Bagaimana cara berinteraksi dengan orang lain yang baik?


(Vina Shaw) #1

Seringnya Interaksi dengan Orang Lain (Frequent Interaction with Others) – Bekerja membutuhkan “orientasi orang lain” yang kuat daripada orientasi kerja. Bekerja akan berurusan dengan banyak interupsi dalam basis kontinual maka dari itu mengatur tatap muka dengan orang lain sangatlah penting.


Kompetensi soft skill apa saja yang dibutuhkan saat ini ?
(Ivan Davy) #2

Kemampuan untuk berkomunikasi secara efektif sangat penting dalam hubungan, pendidikan, dan pekerjaan. Inilah beberapa langkah dan tips untuk membantu Anda mengembangkan kemampuan komunikasi yang baik.

Memahami Dasar-dasar Kemampuan Komunikasi

1. Mengetahui apa yang dimaksud dengan komunikasi. Komunikasi adalah proses mengirimkan sinyal/pesan antara pengirim dan penerima melalui berbagai macam metode (tulisan, isyarat nonverbal, dan lisan). Komunikasi juga merupakan mekanisme yang kita gunakan untuk membangun dan memodifikasi hubungan.

2. Milikilah keberanian untuk mengatakan apa yang dipikirkan. Milikilah rasa percaya diri bahwa Anda dapat memberikan kontribusi yang berharga dalam percakapan. Luangkan waktu setiap hari untuk mengenali pendapat dan perasaan Anda sehingga Anda dapat menyampaikan pada orang lain. Orang yang ragu untuk berbicara karena merasa pendapatnya tidak berharga tidak perlu takut. Apa yang penting atau berharga untuk seseorang mungkin tidak berlaku bagi orang lain dan mungkin lebih berharga bagi orang yang satunya lagi.

3. Berlatihlah. Mengembangkan kemampuan komunikasi yang baik dimulai dengan interaksi yang sederhana. Kemampuan komunikasi bisa dilatih setiap hari baik baik untuk interaksi sosial hingga profesional. Kemampuan baru membutuhkan waktu untuk ditingkatkan. Namun, setiap kali Anda menggunakan kemampuan komunikasi, maka Anda akan membuka diri terhadap berbagai kesempatan dan hubungan di masa depan.

Libatkan Lawan Bicara

1. Lakukan kontak mata. Apapun posisi Anda, entah itu sebagai pembicara atau pendengar, memandang mata orang lain yang Anda ajak bicara akan membuat interaksi menjadi lebih berhasil. Kontak mata menunjukkan ketertarikan dan membuat lawan bicara menjadi tertarik juga untuk berinteraksi dengan Anda.

Salah satu teknik untuk membantu hal ini adalah memandang salah satu mata pendengar lalu berpindah ke mata lain. Memandang berpindah-pindah dari satu mata ke mata lain akan membuat Anda terlihat berbinar-binar. Cara lain adalah dengan membayangkan huruf “T” pada wajah si pendengar, dengan garis horisontal sepanjang alis dan garis vertikal sampai tengah hidung. Pusatkan mata untuk terus memandang zona “T” tersebut.

2. Gunakan gestur. Gestur ini meliputi tangan dan wajah Anda. Buatlah agar seluruh tubuh Anda bicara.Gunakan gestur yang lebih kecil untuk perorangan dan kelompok kecil. Gestur yang lebih besar digunakan saat menghadapi kelompok lawan bicara yang lebih besar.

3. Jangan mengirimkan pesan yang campur aduk. Selaraskan antara kata-kata, gestur, ekspresi wajah, dan nada suara. Menghukum seseorang sambil tersenyum akan mengirimkan pesan yang campur aduk dan tindakan ini tidak efektif. Jika Anda mengirimkan pesan yang negatif, selaraskan kata-kata, ekspresi wajah, dan nada suara dengan pesan tersebut.

4. Hati-hati dengan apa yang dikatakan oleh tubuh. Bahasa tubuh dapat lebih berbicara banyak daripada kata-kata yang keluar dari mulut. Sikap yang terbuka dengan posisi lengan yang santai mengisyaratkan bahwa Anda mudah didekati dan terbuka untuk mendengarkan apa yang ingin dikatakan orang lain.

  • Sebaliknya, lengan yang terlipat dan bahu yang membungkuk menunjukkan ketidaktertarikan pada percakapan atau tidak bersedia untuk berkomunikasi. Komunikasi seringkali bisa dihentikan dengan bahasa tubuh sebelum dimulai yang menandakan Anda tidak ingin berbicara.
  • Postur yang tepat dan sikap yang mudah didekati dapat membuat percakapan yang kaku sekalipun mengalir dengan lancar.

5. Tunjukkan sikap dan kepercayaan yang konstruktif. Sikap yang Anda tunjukkan saat berkomunikasi akan memberikan pengaruh yang besar pada cara Anda mengatur diri dan berinteraksi dengan orang lain. Bersikaplah jujur, sabar, optimis, tulus, menghargai, dan menerima orang lain. Bersikaplah sensitif terhadap perasaan orang lain dan percaya pada kemampuan orang lain.

5. Kembangkan kemampuan mendengar yang efektif. Seseorang tak hanya dituntut untuk mampu berbicara secara efektif, namun juga harus mendengarkan orang lain dan terlibat dalam pembicaraan yang sedang dibicarakan oleh orang lain. Hindari sikap hanya mendengarkan akhir kalimatnya saja sehingga Anda ikut berbicara pada saat yang bersamaan dengan orang lain yang sedang berbicara.

Gunakan kata-kata Anda

1. Utarakan kata-kata Anda. Berbicaralah dengan jelas dan jangan menggumam. Jika orang selalu meminta Anda mengulang kata-kata, cobalah untuk melatih diri mengucapkan kata-kata dengan jelas.

2. Ucapkan kata-kata dengan jelas. Orang akan menilai kompetensi Anda lewat kosakata yang diucapkan. Jika Anda tidak yakin untuk mengucapkan suatu kata, jangan gunakan kata itu.

3. Gunakan kata-kata yang tepat. Jika Anda tidak yakin dengan arti sebuah kata, jangan gunakan. Bukalah kamus dan mulailah belajar satu kata baru setiap hari. Gunakan sesekali kata baru itu dalam percakapan sepanjang hari.

4. Perlambatlah cara bicara Anda. Orang akan mengetahui Anda sedang cemas dan tidak percaya diri jika Anda berbicara dengan cepat. Namun hati-hati, jangan memperlambat cara bicara pada titik di mana orang mulai menyelesaikan kalimat Anda hanya untuk membantu Anda selesai berbicara.

Gunakan Suara Anda

1. Kembangkan suara Anda. Suara yang tinggi atau melengking tidak dianggap sebagai sebuah kewibawaan. Nyatanya, suara yang tinggi dan lembut akan membuat Anda seperti mangsa bagi rekan kerja yang agresif atau membuat orang lain tidak menganggap Anda secara serius. Mulailah untuk berlatih menurunkan nada suara. Cobalah untuk menyanyikan lagu-lagu favorit Anda, namun dengan oktaf yang lebih rendah. Berlatihlah dan setelah beberapa lama, nada suara Anda akan mulai merendah.

2. Hidupkan suara Anda. Hindari suara yang monoton dan gunakan suara yang dinamis. Nada suara harus naik dan turun secara periodik. Penyiar radio adalah contoh yang bagus untuk urusan ini.

3. Gunakan volume suara yang sesuai. Gunakan volume suara yang sesuai dengan situasi. Bicaralah dengan suara lebih lembut jika Anda seorang diri dan akrab dengan lawan bicara. Bicaralah dengan suara yang lebih besar ketika berhadapan dengan jumlah lawan bicara yang lebih besar atau berada di ruang yang lebih besar.

Tips

  • Pastikan Anda menggunakan tata bahasa yang tepat.
  • Milikilah rasa percaya diri saat berbicara, tak perlu risau dengan pendapat orang lain.
  • Gunakan volume suara yang sesuai dengan situasi percakapan.
  • Jangan memotong pembicaraan orang lain atau ikut berbicara saat orang lain bicara. Tindakan itu akan merusak * * * * * suasana percakapan. Pemilihan waktu adalah sesuatu yang penting.
  • Pembicara yang baik adalah pendengar yang baik.
  • Reaksi dari lawan bicara dapat memastikan Anda mengerti apa yang sedang dibicarakan.
  • Cobalah untuk berbicara dengan fasih dan pastikan orang lain bisa mendengar Anda ketika berbicara.
  • Jangan terlalu memuji diri sendiri di depan lawan bicara.

Sumber


(Ahmad Jay) #3

Berinterasi dengan orang lain tentu membutuhkan teknik-teknik yang sesuai, agar menjadi dasar dalam berinteraksi dengan orang lain, berikut beberapa teknik cara berinteraksi dengan orang lain dengan baik.

  1. Berikan kesan bahwa anda antusias berbicara dengan mereka – Beri mereka kesan bahwa anda lebih suka berbicara dengan mereka daripada orang lain di muka bumi ini. Ketika anda memberi mereka kesan bahwa anda sangat antusias berbicara dengan mereka dan bahwa anda peduli kepada mereka, anda membuat perasaan mereka lebih positif dan percaya diri. Mereka akan lebih terbuka kepada anda dan sangat mungkin memiliki percakapan yang mendalam dengan anda.

  2. Ajukan pertanyaan tentang minat mereka – Ajukan pertanyaan terbuka yang akan membuat mereka berbicara tentang minat dan kehidupan mereka. Galilah sedetail mungkin sehingga akan membantu mereka memperoleh perspektif baru tentang diri mereka sendiri dan tujuan hidup mereka.

  3. Beradaptasi dengan bahasa tubuh dan perasaan mereka – Rasakan bagaimana perasaan mereka pada saat ini dengan mengamati bahasa tubuh dan nada suara. Dari sudut pandang ini, anda dapat menyesuaikan kata-kata, bahasa tubuh, dan nada suara anda sehingga mereka akan merespon lebih positif.

  4. Tunjukkan rasa persetujuan: Katakan kepada mereka apa yang anda kagumi tentang mereka dan mengapa – Salah satu cara terbaik untuk segera berhubungan dengan orang adalah dengan menjadi jujur dan memberitahu mereka mengapa anda menyukai atau mengagumi mereka. Jika menyatakan secara langsung dirasakan kurang tepat, cobalah dengan pernyataan tidak langsung. Kedua pendekatan tersebut bisa sama-sama efektif.

  5. Dengarkan dengan penuh perhatian semua yang mereka katakan – Jangan terlalu berfokus pada apa yang akan Anda katakan selanjutnya selagi mereka berbicara. Sebaliknya, dengarkan setiap kata yang mereka katakan dan responlah serelevan mungkin. Hal ini menunjukkan bahwa anda benar-benar mendengarkan apa yang mereka katakan dan anda sepenuhnya terlibat di dalam suasana bersama dengan mereka. Juga pastikan untuk bertanya setiap kali ada sesuatu yang tidak mengerti pada hal-hal yang mereka katakan. Anda tentu saja ingin menghindari semua penyimpangan yang mungkin terjadi dalam komunikasi jika anda ingin mengembangkan hubungan yang sepenuhnya dengan orang tersebut.

  6. Beri mereka kontak mata yang lama – kontak mata yang kuat mengkomunikasikan kepada orang lain bahwa anda tidak hanya terpikat oleh mereka dan apa yang mereka katakan tetapi juga menunjukkan bahwa anda dapat dipercaya. Ketika dilakukan dengan tidak berlebihan, mereka juga akan menganggap anda yakin pada diri anda sendiri karena kesediaan anda untuk bertemu mereka secara langsung. Akibatnya, orang secara alami akan lebih memperhatikan anda dan apa yang anda katakan.

  7. Ungkapkan diri anda sebanyak mungkin – Salah satu cara terbaik untuk mendapatkan kepercayaan seseorang adalah dengan mengungkapkan diri seterbuka mungkin. Bercerita tentang kejadian yang menarik dari hidup anda atau hanya menggambarkan contoh lucu dari kehidupan normal sehari-hari. Ketika anda bercerita tentang diri anda, pastikan untuk tidak menyebutkan hal-hal yang menyimpang terlalu jauh dari minat mereka atau bahkan berlebihan. Anda dapat membiarkan mereka mengetahui lebih jauh tentang diri anda seiring berjalannya waktu.

  8. Berikan kesan bahwa anda berdua berada di tim yang sama – Gunakan kata-kata seperti “kami, kita ” untuk segera membangun sebuah ikatan. Bila anda menggunakan kata-kata tersebut, anda membuatnya tampak seperti anda dan mereka berada di tim yang sama, sementara orang lain berada di tim yang berbeda.

  9. Berikan mereka senyuman terbaik anda – Ketika anda tersenyum pada orang, anda menyampaikan pesan bahwa anda menyukai mereka dan kehadiran mereka membawa anda kebahagiaan. Tersenyum pada mereka akan menyebabkan mereka sadar ingin tersenyum kembali pada anda yang secara langsung akan membangun hubungan antara anda berdua.

  10. Menawarkan saran yang bermanfaat – Kenalkan tempat makan yang pernah anda kunjungi, film yang anda tonton, orang-orang baik yang mereka ingin temui, buku yang anda baca, peluang karir atau apa pun yang terpikirkan oleh anda. Jelaskan apa yang menarik dari orang-orang, tempat atau hal-hal tersebut. Jika anda memberi ide yang cukup menarik perhatian mereka, mereka akan mencari anda ketika mereka memerlukan seseorang untuk membantu membuat keputusan tentang apa yang harus dilakukan selanjutnya.

  11. Beri mereka motivasi – Jika orang yang anda hadapi lebih muda atau dalam posisi yang lebih sulit dari anda, mereka mungkin ingin mendengar beberapa kata motivasi dari anda karena anda lebih berpengalaman atau anda tampaknya menjalani kehidupan dengan baik . Jika anda ingin memiliki hubungan yang sehat dengan orang tersebut, anda tentu saja tidak ingin tampak seperti anda memiliki semuanya sementara mereka tidak. Yakinkan mereka bahwa mereka dapat melampaui masalah dan keterbatasan mereka, sehingga mereka akan berharap menjadikan anda sebagai teman yang enak untuk diajak bicara.

  12. Tampil dengan tingkat energi yang sedikit lebih tinggi dibanding orang lain – Umumnya, orang ingin berada di sekitar orang-orang yang akan mengangkat mereka, bukannya membawa mereka ke bawah. Jika anda secara konsisten memiliki tingkat energi yang lebih rendah daripada orang lain, mereka secara alami akan menjauh dari Anda menuju seseorang yang lebih energik. Untuk mencegah hal ini terjadi, secara konsisten tunjukkan dengan suara dan bahasa tubuh anda bahwa anda memiliki tingkat energi yang sedikit lebih tinggi sehingga mereka akan merasa lebih bersemangat dan positif berada di sekitar Anda. Namun jangan juga anda terlalu berlebihan berenergik sehingga menyebabkan orang-orang tampak seperti tidak berdaya. Energi dan gairah yang tepat akan membangun antusiasme mereka.

  13. Sebut nama mereka dengan cara yang menyenangkan telinga mereka – nama seseorang adalah salah satu kata yang memiliki emosional yang sangat kuat bagi mereka. Tapi hal itu belum tentu seberapa sering anda katakan nama seseorang, namun lebih pada bagaimana anda mengatakannya. Hal ini dapat terbantu dengan cara anda berlatih mengatakan nama seseorang untuk satu atau dua menit sampai anda merasakan adanya emosional yang kuat. Ketika anda menyebutkan nama mereka lebih menyentuh dibanding orang lain yang mereka kenal, mereka akan menemukan bahwa anda lah yang paling berkesan.

  14. Tawarkan untuk menjalani hubungan selangkah lebih maju – Ada beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk memajukan persahabatan anda dengan seseorang: tawaran untuk makan dengan mereka, berbicara sambil minum kopi, melihat pertandingan olahraga, dll. Meskipun jika orang tersebut tidak menerima tawaran anda, mereka akan tetap tersanjung bahwa anda ingin mereka menjalani persahabatan ke tingkat yang lebih dalam. Di satu sisi, mereka akan memandang anda karena anda memiliki keberanian untuk membangun persahabatan bukan mengharapkan persahabatan yang instan.
    Menjadi Seorang Komunikator yang Terampil

Jika anda dapat mengembangkan beberapa saja dari teknik ini, anda secara dramatis akan meningkatkan kemampuan anda untuk berhubungan dengan orang dari semua lapisan dalam hidup anda. Luangkan waktu untuk mengamati orang yang paling sosial dalam kehidupan anda dan anda akan melihat banyak dari metode-metode diatas yang diaplikasikan. Mereka tidak melakukan dengan cara yang kaku, mereka melakukannya secara alami dan dengan cara yang cocok dengan situasi saat itu.

Untuk hasil terbaik, santai saja dan biarkan teknik ini mengalir dari dalam diri anda secara alami. Pilih teknik-teknik yang paling cocok dengan kepribadian anda dan apa tujuan anda ketika berinteraksi dengan orang. Belajarlah untuk bisa merasakan teknik mana yang cocok ataupun tidak cocok dengan berbagai macam karakter orang dan situasi sesuai dengan kepridadian anda.

Ketika anda berhasil mengembangkan kemampuan anda berkomunikasi dengan orang-orang, maka akan membawa anda pada banyak sekali peluang baru yang tidak tersedia untuk anda sebelumnya. Itulah kekuatan dari keterampilan komunikasi yang efektif.

Sumber


(Tere Mariana) #4

Menurut berbagai survei, sekitar 85% persen dari kesuksesan dalam hidup berkaitan secara langsung dengan kemampuan berkomunikasi dan keterampilan membina hubungan.

Hal itu menandakan bahwa tidak peduli seberapa ambisius seseorang atau berapa banyak mereka mengatasi ketakutan mereka atau seberapa tinggi tingkat pendidikan, mereka masih memiliki kemungkinan yang rendah untuk melangkah lebih jauh dalam hidup mereka tanpa kemampuan komunikasi yang efektif yang diperlukan dalam berhubungan dengan orang-orang.

Dan ketika saya mengatakan berhubungan dengan orang-orang, hal ini tentu saja bukan orang-orang yang secara natural memiliki kemiripan karakter dengan anda, karena berhubungan dengan orang-orang tersebut tidak membutuhkan banyak usaha atau kemampuan dalam berkomunikasi.

Saya mengacu pada orang-orang yang anda sukai namun anda seringkali menemukan kesulitan untuk membina hubungan dengan mereka karena anda tidak yakin apa yang akan anda katakan atau lakukan.

Dibutuhkan keterampilan untuk memperluas hubungan dari lingkaran kecil orang-orang dimana anda berada saat ini menuju lingkaran besar orang-orang yang akan anda temui. Keterampilan semacam ini yang menjamin akan melontarkan keberhasilan Anda dalam kehidupan.

Mengembangkan kemampuan komunikasi Anda

Bila anda mencoba untuk terhubung dengan lingkaran orang-orang yang lebih besar, anda perlu menanyakan 5 pertanyaan ini pada diri anda sendiri :
– Apakah anda menemukan kesamaan antara anda berdua?
– Apakah anda membuat mereka merasa nyaman?
– Apakah anda membuat mereka merasa dimengerti?
– Apakah hubungan anda dengan jelas didefinisikan?
– Apakah mereka merasakan emosi yang positif akibat berinteraksi dengan Anda?

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, anda harus mempertimbangkan penjelasan dibawah ini.

14 Kemampuan Komunikasi Yang Efektif

1. Berikan kesan bahwa anda antusias berbicara dengan mereka – Beri mereka kesan bahwa anda lebih suka berbicara dengan mereka daripada orang lain di muka bumi ini. Ketika anda memberi mereka kesan bahwa anda sangat antusias berbicara dengan mereka dan bahwa anda peduli kepada mereka, anda membuat perasaan mereka lebih positif dan percaya diri. Mereka akan lebih terbuka kepada anda dan sangat mungkin memiliki percakapan yang mendalam dengan anda.

2. Ajukan pertanyaan tentang minat mereka – Ajukan pertanyaan terbuka yang akan membuat mereka berbicara tentang minat dan kehidupan mereka. Galilah sedetail mungkin sehingga akan membantu mereka memperoleh perspektif baru tentang diri mereka sendiri dan tujuan hidup mereka.

3. Beradaptasi dengan bahasa tubuh dan perasaan mereka – Rasakan bagaimana perasaan mereka pada saat ini dengan mengamati bahasa tubuh dan nada suara. Dari sudut pandang ini, anda dapat menyesuaikan kata-kata, bahasa tubuh, dan nada suara anda sehingga mereka akan merespon lebih positif.

4. Tunjukkan rasa persetujuan: Katakan kepada mereka apa yang anda kagumi tentang mereka dan mengapa – Salah satu cara terbaik untuk segera berhubungan dengan orang adalah dengan menjadi jujur dan memberitahu mereka mengapa anda menyukai atau mengagumi mereka. Jika menyatakan secara langsung dirasakan kurang tepat, cobalah dengan pernyataan tidak langsung. Kedua pendekatan tersebut bisa sama-sama efektif.

5. Dengarkan dengan penuh perhatian semua yang mereka katakan – Jangan terlalu berfokus pada apa yang akan Anda katakan selanjutnya selagi mereka berbicara. Sebaliknya, dengarkan setiap kata yang mereka katakan dan responlah serelevan mungkin. Hal ini menunjukkan bahwa anda benar-benar mendengarkan apa yang mereka katakan dan anda sepenuhnya terlibat di dalam suasana bersama dengan mereka. Juga pastikan untuk bertanya setiap kali ada sesuatu yang tidak mengerti pada hal-hal yang mereka katakan. Anda tentu saja ingin menghindari semua penyimpangan yang mungkin terjadi dalam komunikasi jika anda ingin mengembangkan hubungan yang sepenuhnya dengan orang tersebut.

6. Beri mereka kontak mata yang lama – kontak mata yang kuat mengkomunikasikan kepada orang lain bahwa anda tidak hanya terpikat oleh mereka dan apa yang mereka katakan tetapi juga menunjukkan bahwa anda dapat dipercaya. Ketika dilakukan dengan tidak berlebihan, mereka juga akan menganggap anda yakin pada diri anda sendiri karena kesediaan anda untuk bertemu mereka secara langsung. Akibatnya, orang secara alami akan lebih memperhatikan anda dan apa yang anda katakan.

7. Ungkapkan diri anda sebanyak mungkin – Salah satu cara terbaik untuk mendapatkan kepercayaan seseorang adalah dengan mengungkapkan diri seterbuka mungkin. Bercerita tentang kejadian yang menarik dari hidup anda atau hanya menggambarkan contoh lucu dari kehidupan normal sehari-hari. Ketika anda bercerita tentang diri anda, pastikan untuk tidak menyebutkan hal-hal yang menyimpang terlalu jauh dari minat mereka atau bahkan berlebihan. Anda dapat membiarkan mereka mengetahui lebih jauh tentang diri anda seiring berjalannya waktu.

8. Berikan kesan bahwa anda berdua berada di tim yang sama – Gunakan kata-kata seperti “kami, kita ” untuk segera membangun sebuah ikatan. Bila anda menggunakan kata-kata tersebut, anda membuatnya tampak seperti anda dan mereka berada di tim yang sama, sementara orang lain berada di tim yang berbeda.

9. Berikan mereka senyuman terbaik anda – Ketika anda tersenyum pada orang, anda menyampaikan pesan bahwa anda menyukai mereka dan kehadiran mereka membawa anda kebahagiaan. Tersenyum pada mereka akan menyebabkan mereka sadar ingin tersenyum kembali pada anda yang secara langsung akan membangun hubungan antara anda berdua.

10. Menawarkan saran yang bermanfaat – Kenalkan tempat makan yang pernah anda kunjungi, film yang anda tonton, orang-orang baik yang mereka ingin temui, buku yang anda baca, peluang karir atau apa pun yang terpikirkan oleh anda. Jelaskan apa yang menarik dari orang-orang, tempat atau hal-hal tersebut. Jika anda memberi ide yang cukup menarik perhatian mereka, mereka akan mencari anda ketika mereka memerlukan seseorang untuk membantu membuat keputusan tentang apa yang harus dilakukan selanjutnya.

11. Beri mereka motivasi – Jika orang yang anda hadapi lebih muda atau dalam posisi yang lebih sulit dari anda, mereka mungkin ingin mendengar beberapa kata motivasi dari anda karena anda lebih berpengalaman atau anda tampaknya menjalani kehidupan dengan baik . Jika anda ingin memiliki hubungan yang sehat dengan orang tersebut, anda tentu saja tidak ingin tampak seperti anda memiliki semuanya sementara mereka tidak. Yakinkan mereka bahwa mereka dapat melampaui masalah dan keterbatasan mereka, sehingga mereka akan berharap menjadikan anda sebagai teman yang enak untuk diajak bicara.

12. Tampil dengan tingkat energi yang sedikit lebih tinggi dibanding orang lain – Umumnya, orang ingin berada di sekitar orang-orang yang akan mengangkat mereka, bukannya membawa mereka ke bawah. Jika anda secara konsisten memiliki tingkat energi yang lebih rendah daripada orang lain, mereka secara alami akan menjauh dari Anda menuju seseorang yang lebih energik. Untuk mencegah hal ini terjadi, secara konsisten tunjukkan dengan suara dan bahasa tubuh anda bahwa anda memiliki tingkat energi yang sedikit lebih tinggi sehingga mereka akan merasa lebih bersemangat dan positif berada di sekitar Anda. Namun jangan juga anda terlalu berlebihan berenergik sehingga menyebabkan orang-orang tampak seperti tidak berdaya. Energi dan gairah yang tepat akan membangun antusiasme mereka.

13. Sebut nama mereka dengan cara yang menyenangkan telinga mereka – nama seseorang adalah salah satu kata yang memiliki emosional yang sangat kuat bagi mereka. Tapi hal itu belum tentu seberapa sering anda katakan nama seseorang, namun lebih pada bagaimana anda mengatakannya. Hal ini dapat terbantu dengan cara anda berlatih mengatakan nama seseorang untuk satu atau dua menit sampai anda merasakan adanya emosional yang kuat. Ketika anda menyebutkan nama mereka lebih menyentuh dibanding orang lain yang mereka kenal, mereka akan menemukan bahwa anda lah yang paling berkesan.

14. Tawarkan untuk menjalani hubungan selangkah lebih maju – Ada beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk memajukan persahabatan anda dengan seseorang: tawaran untuk makan dengan mereka, berbicara sambil minum kopi, melihat pertandingan olahraga, dll. Meskipun jika orang tersebut tidak menerima tawaran anda, mereka akan tetap tersanjung bahwa anda ingin mereka menjalani persahabatan ke tingkat yang lebih dalam. Di satu sisi, mereka akan memandang anda karena anda memiliki keberanian untuk membangun persahabatan bukan mengharapkan persahabatan yang instan.


(ahmad luthfi teguh adinegoro) #5

Manusia adalah makhluk social yang tidak bias lepas dengan kehidupan berkelompok dn kegiatan social, salah satu kegiatan adalah berinetraksi. Berikut beberapa cara berinteraksi dengan orang lain yang baik :

  1. Tersenyum . membuat suasana gembira sangat penting dalam berinteraksi salah satu caranya adalah tersenyum. Walau dengan memaksa untuk tersenyum, hal itu akan membuat diri anda merasa lebih baik. Tersenyum sangat penting jika Anda mencoba untuk menarik seseorang, karena itu menunjukkan bahwa Anda adalah orang yang positif dan menyenangkan.

  2. Membuat bahasa tubuh yang menyambut baik. BerusahA untuk tiak terlihat sibuk atau merasa terganggu karena orang pergi akan meninggalkan anda. Jangan menyilangkan tangan dan membua kerutan Pada dahi. Buat lah bahasa tubuh yang menggambarkan anda bahagia dan siap untuk berbicara dengan orang lain. Lakukan kontak mata dengan orang yang anda ajak bicara .

  3. Tulus . anda harus selalu menunjukan minat yang tulus dalam percakapan untuk memuat orang yang anda ajak berbicara lebih bersemagat dalam berinteraksi. hindari melakuakn hal-hal lain dalam percakapan seperti memainkan hp ,itu akan membuat orang yang anda ajak bicara merasa tersinggung.

  4. Ajukan pertanyaan tentang diri mereka. Jangan selalu memicarakan tentang diri sendiri, lawan bibcara anda pun ingin menceritakan tentang mereka. Tayakna bagaimana kabar meraka, apa yang dia rasakan atau sesekali menanyaan pertanyaan pribadi, itu akan membuat mereka merasa di pedulikan.

  5. Lebih membuka pikiran. Jangan menutup diri untuk menerima siapa saja yang ingin terbuka kepada anda. Jangan menila orang lain terlebih dahulu sebelum menngenalnya. Berbicaralah dengan orang beberapa kali untuk dapat membaca kepribadianya dengan baik.

Referensi : http://www.wikihow.com/Become-a-More-Social-Person


(Rendi Ardian) #6

Salah satu cara manusia berinteraksi adalah berkomunikasi secara verbal. Untuk dapat berkomunikasi dengan baik maka terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan. Menurut sebuah artikel berikut cara berkomunikasi dengan baik dan benar :

Gunakan kalimat pembuka
Selalu gunakan kalimat pembuka ketika anda ingin memulai pembicaraan. Kalimat pembuka seperti kalimat sapaan selamat pagi, selamat siang bisa anda gunakan untuk memulai percakapan, atau jika anda seorang muslim maka kalimat sapaan salam akan memberikan kesan yang sangat baik untuk anda.

Melakukan Kontak Mata
Salah satu bentuk penghormatan bahwa kita memperhatikan apa yang dibicarakan oleh lawan jenis kita yaitu dengan menatap mata lawan jenis ketika sedang berbicara. Hal ini akan membuat lawan bicara merasa di hargai dan akan membuatnya memperhatikan apa yang kita bicarakan juga.

Menggunakan kalimat sopan
Perlakuan sopan bisa ditunjukkan dengan menggunakan bahasa yang sopan dan pantas ketika tengah berbicara dengan lawan bicara. Semua orang pasti ingin diperlakukan sopan, bahkan preman sekalipun ingin di perlakukan sopan. Menyusun kalimat yang terdiri dari kata – kata sopan akan sangat membantu anda menarik perhatian lawan bicara anda.

Ciptakan situasi yang santai
Usahakan untuk selalu menciptakan suasana yang santai, misalnya dengan menambahkan sedikit gurauan.

Hilangkan perasaan gugup
Berbicara dengan perasaan grogi adalah hal yang wajar apalagi ketika anda berhadapan dengan klien besar atau berbicara dengan pejabat tinggi. Namun usahakan untuk menghilangkan perasaan gugup tersebut sebelum anda bertemu dengan lawan bicara anda.

Usahakan menggunakan bahasa yang mudah dipahami
Aturan fleksibel sangat berlaku ketika anda hendak melakukan percakapan dengan lawan bicara anda. Anda harus menyesuaikan bahasa yang paling sesuai dengan latar belakang lawan bicara anda agar lawan bicara anda mengerti apa yang anda ingin sampaikan.

Menggunakan intonasi yang jelas
Anda tentunya akan merasa sangat jengkel ketika anda mendengar lawan bicara anda tidak jelas dalam menyampaikan isi dari pembicaraan, oleh karena itu jangan biarkan lawan bicara anda merasakan hal yang sama. Gunakan intonasi yang baik agar maksud yang anda ingin sampaikan dapat tersalurkan dengan baik.

Jangan gunakan nada tinggi
Menggunakan nada tinggi dalam sebuah pembicaraan bisa diartikan anda sedang mencari masalah dengan lawan bicara anda. Gunakan nada yang santai, agar suasana lebih kondusif dan tidak menegangkan.

Salah satu cara manusia berinteraksi adalah berkomunikasi secara verbal. Untuk dapat berkomunikasi dengan baik maka terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan. Menurut sebuah artikel berikut cara berkomunikasi dengan baik dan benar :

Gunakan kalimat pembuka
Selalu gunakan kalimat pembuka ketika anda ingin memulai pembicaraan. Kalimat pembuka seperti kalimat sapaan selamat pagi, selamat siang bisa anda gunakan untuk memulai percakapan, atau jika anda seorang muslim maka kalimat sapaan salam akan memberikan kesan yang sangat baik untuk anda.

Melakukan Kontak Mata
Salah satu bentuk penghormatan bahwa kita memperhatikan apa yang dibicarakan oleh lawan jenis kita yaitu dengan menatap mata lawan jenis ketika sedang berbicara. Hal ini akan membuat lawan bicara merasa di hargai dan akan membuatnya memperhatikan apa yang kita bicarakan juga.
Menggunakan kalimat sopan
Perlakuan sopan bisa ditunjukkan dengan menggunakan bahasa yang sopan dan pantas ketika tengah berbicara dengan lawan bicara. Semua orang pasti ingin diperlakukan sopan, bahkan preman sekalipun ingin di perlakukan sopan. Menyusun kalimat yang terdiri dari kata – kata sopan akan sangat membantu anda menarik perhatian lawan bicara anda.
Ciptakan situasi yang santai
Usahakan untuk selalu menciptakan suasana yang santai, misalnya dengan menambahkan sedikit gurauan.
Hilangkan perasaan gugup
Berbicara dengan perasaan grogi adalah hal yang wajar apalagi ketika anda berhadapan dengan klien besar atau berbicara dengan pejabat tinggi. Namun usahakan untuk menghilangkan perasaan gugup tersebut sebelum anda bertemu dengan lawan bicara anda.
Usahakan menggunakan bahasa yang mudah dipahami
Aturan fleksibel sangat berlaku ketika anda hendak melakukan percakapan dengan lawan bicara anda. Anda harus menyesuaikan bahasa yang paling sesuai dengan latar belakang lawan bicara anda agar lawan bicara anda mengerti apa yang anda ingin sampaikan.
Menggunakan intonasi yang jelas
Anda tentunya akan merasa sangat jengkel ketika anda mendengar lawan bicara anda tidak jelas dalam menyampaikan isi dari pembicaraan, oleh karena itu jangan biarkan lawan bicara anda merasakan hal yang sama. Gunakan intonasi yang baik agar maksud yang anda ingin sampaikan dapat tersalurkan dengan baik.
Jangan gunakan nada tinggi
Menggunakan nada tinggi dalam sebuah pembicaraan bisa diartikan anda sedang mencari masalah dengan lawan bicara anda. Gunakan nada yang santai, agar suasana lebih kondusif dan tidak menegangkan.
Jangan memotong pembicaraan
Memotong pembicaraan lawan bicara adalah hal yang harus anda hindari. Selain tidak sopan, hal tersebut juga akan membuat lawan bicara anda merasa jengkel dan kesal. Jika anda ingin menjawab apa yang ia sampaikan maka sebaiknya anda menunggu sampai beliau selesai dan barulah anda menyampaikan apa yang ingin anda sampaikan.
Berikan salam penutup
Tips yang terakhir dari 10 cara berbicara dengan baik dan benar yaitu salam penutup. Ucapan terima kasih atau kalimat sapaan yang lain akan sangat membantu anda untuk memberkan kesan bahwa pembicaraan tadi adalah pembicaraan yang menyenangkan.

Jangan memotong pembicaraan
Memotong pembicaraan lawan bicara adalah hal yang harus anda hindari. Selain tidak sopan, hal tersebut juga akan membuat lawan bicara anda merasa jengkel dan kesal. Jika anda ingin menjawab apa yang ia sampaikan maka sebaiknya anda menunggu sampai beliau selesai dan barulah anda menyampaikan apa yang ingin anda sampaikan.

Berikan salam penutup
Tips yang terakhir dari 10 cara berbicara dengan baik dan benar yaitu salam penutup. Ucapan terima kasih atau kalimat sapaan yang lain akan sangat membantu anda untuk memberkan kesan bahwa pembicaraan tadi adalah pembicaraan yang menyenangkan.


(Farhani Ayu Amalina) #7

Komunikasi adalah kunci untuk hidup positif dan sangat penting untuk kita berkomunikasi/berinteraksi dengan baik dan seefektif mungkin terhadap orang lain. DIbawah ini adalah tips-tips agar dapat berkomunikasi dengan efektif :

  1. Memberi jeda sebelum menanggpai perkataan orang lain. Yang dimaksudkan disini kita tidak usah terlalu terburu-buru untuk menanggapai perkataan seseorang. Kita harus mencerna terlebih dahulu dan benar-benar memahami apa yang orang lain katakan dan merumuskan pikiran dengan baik apa yang akan kita sampaikan kemudian baru kita menanggapinya.

  2. Dapat diperacaya dan jujur. Jika kita terbuka dan jujur, kita akan memiliki waktu yang jauh lebih mudah berkomunikasi dengan orang lain dan orang lain akan banyak lebih bersedia untuk berkomunikasi dengan kita.

  3. Jangan terburu-buru saat berkomunikasi. Ini kembali ke no 1. Ketika kita bergegas dan mencoba untuk berkomunikasi dengan cepat saat itulah hal-hal yang kita katakan bisa jadi salah. Seringkali ketika kita sedang terburu-buru, kita melupakan hal-hal atau salah menempatkan suatu hal.

  4. Memperkenalkan ide-ide yang kita miliki kepada orang lain. Kita sering memiliki satu set gambar (ide) dalam pikiran kita dan ide ini tidak selalu mudah disampaikan kepada orang lain. Jika kita benar-benar ingin ide-ide kita didengar, kita harus memperkenalkan ide kita dengan baik dan sedikit meluangkan waktu, agar dapat berkomunikasi dengan efektif.

  5. Menikmati moment. Bila kita mencurahkan perhatian penuh kepada orang yang berkomunikasi dengan kita, itu akan memiliki hasil yang lebih baik.

  6. Memperhatikan isyarat non-verbal. Terkadang orang yang berkomunikasi dengan kita tidak menyampaikannya secara langsung, terkadang hanya melalui isyarat non verbal, jika kita mencoba memahami isyarat tersebut itu akan berdampak baik untuk komunikasi kita dengan orang lain.

  7. Mencoba memahami. Terlalu sering kita tidak benar-benar mencoba untuk memahami apa yang dikatakan orang lain melainkan mencoba untuk menemukan cara untuk melompat dari poin mereka untuk kita sendiri. Cobalah memahami dengan baik apa yang dikatakan orang lain sehingga kita dapat menjawabnya dengan baik sesuai dengan apa yang orang lain katakan sebelumnya.

  8. Bersabar dan berpikiran terbuka. Komunikasi terkadang bisa jadi sulit , yang mengapa begitu sangat penting untuk menjadi sabar dan berpikiran terbuka dalam interaksi kita dengan orang lain. Mengakui bahwa kita mungkin tidak selalu berkomunikasi secara efektif seperti yang kita inginkan dan ingat untuk juga bersabar dengan diri sendiri. Tidak peduli apa situasinya, ada cara untuk berkomunikasi terkadang itu hanya membutuhkan waktu. Bersabar dan menjaga pikiran kita terbuka untuk cara-cara baru berbagi dan memahami.

referensi : http://www.positivelypresent.com/2010/08/10-ways-to-communicate-effectively.html


(Muhammad Audi) #8

Manusia adalah makhluk sosial dimana sudah menjadi kodratnya bahwa manusia tidak mampu hidup tanpa adanya keterlibatan atau campur tangan orang lain disekitarnya. Oleh karena itu , kita harus memiliki sebuah skill atau pemahaman interaksi sosial yang baik dan terarah sebagai bekal kita untuk terjun langsung dalam kehidupan bersosial dan bermasyarakat. Berikut adalah beberapa tips dari groco yang dapat dilakukan untuk dapat meningkatkan kemampuan interaksi sosial kita. Diantaranya adalah :

1. Greet Someone
Menyapa seseorang adalah pilihan yang tepat sebagai pintu masuk memulai proses interaksi sosial . Menyapa seseorang merupakan indikator apakah kita diterima dengan baik atau tidak oleh seseorang . Dengan menyapa seseorang , kita telah menumbuhkan sikap peduli kepada orang lain dan membantu kita untuk membangun hubungan baik dan kerjasama dengan orang tersebut.

2. Engage in conversation
Pada umumnya saat melakukan interaksi sosial , orang – orang disekitar kita memiliki rasa ingin tahu tentang kita . Akantetapi , rasa ingin tahu ini sulit untuk diungkapkan karena ada perasaan malu atau segan terhadap orang tersebut. Langkah yang tepat untuk memulai sebuah percakapan adalah dngan obrolan sederhana seperti halnya menanyakan kabar atau apa yang sedang dilakukan.

Hal ini sebagai pemanasan untuk masuk ke percakapan yang lebih mendalam. Ha -hal yang perlu diperhatikan saat melakukan komunikasi ini adalah dengan tidak menggunakan kata-kata yang tidak pantas ( menjaga dan memilih penggunaan kata), teratur , dan tidak terlalu mendominasi percakapan.

3. Volunteering
Posisikan diri kita untuk siap membantu orang – orang yang memerlukan bantuan atau kemampuan yang kita miliki. Hal ini akan menambah nilai diri kita dimata orang lain dan juga akan menambah kepercayaan orang lain terhadap kita.

4. Ask for advice
Sebisa mungkin dalam proses interaksi sosial kita dapat menjauh sifat keras kepala dan sombong seakan kita tidak perlu pandangan atau nasihat orang lain . Interaksi sosial juga dapat dilakukan melalui meminta pendapat , pandangan , atau nasihat orang lain untuk sesuatu hal . Saling menasihati akan dapat memecahkan suatu permasalahan yang dihadapi . Dengan memberikan nasihat ini , kita dapat menumbuhkan sikap saling percaya dan menghormati orang lain.

5. Network
Proses interaksi sosial tidak akan lepas dari yang namanya networking atau pergaulan dengan orang lain yang memiliki kemampuan yang berbeda dari diri kita . Hal ini juga akan melatih diri kita untuk lebih peka terhadap permasalah sosial dan juga sebagai sarana untuk menigkatkan kemampuan dan pengetahuan yang kita dapat dari orang lain.


(Dictio Community) pisahkan topik ini #9

A post was merged into an existing topic: Bagaimana cara mengembangkan komunikasi yang baik?


(Dictio Community) pisahkan topik ini #10

A post was merged into an existing topic: Bagaimana cara mengembangkan komunikasi yang baik?


(Inggrid E. A. Siahaan) #11

Ada berbagai macam sifat manusia. Ada yang mudah berinteraksi dengan orang lain, ada pula yang kesulitan berinteraksi baik dengan orang orang yang dikenal ataupun tidak dikenal, sehingga lebih memilih diam. Sementara jika seseoang melakukan banyak interaksi dengan orang lain, maka banyak pula hal-hal yang akan ia dapat. Untuk itu, setiap orang sebenarnya wajib belajar bagaimana cara berinteraksi yang baik dengan orang lain. Berikut akan dijelaskan cara-caranya berdasarkan artikel wikiHow:

PART 1: REMOVING HURDLES

  1. Identifikasi Keraguan Anda
    Mengapa Anda tidak berinteraksi dengan orang-orang sekarang? Apakah Anda berinteraksi dengan orang-orang tapi merasa seperti Anda salah melakukannya? Jika Anda dapat mengidentifikasi masalahnya, itu akan membantu Anda mengatasinya.

  2. Atasi Kecemasan Anda
    Bagi banyak orang, berinteraksi dengan orang lain adalah hal yang membuat stres. Jika Anda khawatir tentang bagaimana berbicara kepada orang-orang, Anda mungkin bisa fokus pada mengatasi kecemasan Anda.

  3. Percaya Diri
    Jika Anda takut bahwa Anda akan gagal untuk mendapat teman, Anda akan sangat sulit berinteraksi dengan orang lain. Percaya pada diri sendiri dan Anda akan lebih mudah dan semakin mudah dalam berinteraksi.

  4. Membangun Harga Diri
    Jika Anda menghabiskan banyak waktu berpikir bahwa tidak ada yang ingin berbicara dengan Anda karena mereka jauh lebih baik daripada Anda, Anda akan kehilangan pada dunia interaksi Anda! Luangkan waktu untuk menyadari betapa menakjubkan Anda dan Anda akan melihat dunia dalam sudut pandang yang berbeda.

  5. Yakin
    Kurangnya kepercayaan diri bisa membuatnya benar-benar sulit untuk berinteraksi dengan orang-orang Maka dari itu yakinlah dan bangun rasa percaya diri Anda.

  6. Praktek
    Seperti halnya keterampilan, Anda bisa mendapatkannya dengan lebih baik jika anda berlatih. Latih kemampuan sosial Anda dengan praktek sebanyak mungkin. Anda bisa mulai berinteraksi dengan anggota keluarga atau bahkan hanya orang asing yang Anda lihat, seperti pedagang dan teller bank.

PART 2: STARTING INTERACTION

  1. Perkenalkan Dirimu
    Ketika berinteraksi dengan seseorang untuk pertama kalinya, itu ide yang baik untuk memperkenalkan diri. Dimana dalam percakapan Anda memperkenalkan diri, bagaimanapun, itu akan tergantung pada percakapan pribadi Anda.

  2. Berbicara dengan Orang Asing
    Berbicara dengan orang asing tidak seburuk kedengarannya. Temukan alasan untuk berbicara dan biarkan sesuatu terjadi secara alami. Siapa tahu: mungkin Anda akan bertemu teman baru.

  3. Berteman
    Bagi orang yang pemalu atau tidak bersosial, mencari teman bisa menjadi hal yang sulit. Tapi dengan beberapa ketekunan dan kesabaran, Anda dapat membuat banyak teman. Hanya perlu mengingat untuk menjadi diri sendiri.

  4. Perlakukan Teman dengan Baik
    Memperlakukan teman dengan baik akan membantu Anda berinteraksi, seperti membantu orang yang mengalami kesulitan dengan cara berinteraksi dengan mereka atau mendengarkan mereka ketika mereka menceritakan sebuah kisah tentang hari mereka.

  5. Bebicara dengan Temanmu
    Bahkan ketika Anda merasa seperti Anda tidak punya apa-apa untuk dibicarakan, Anda harus mencoba untuk memulai percakapan. Keheningan canggung dapat menyebabkan teman khawatir atau gugup bahkan membuat mereka merasa diabaikan.

  6. Membuat Percakapan yang Baik
    Cara untuk membuat percakapan yang baik adalah seperti mengajukan pertanyaan, benar-benar mendengarkan, dan mengambil peran aktif dalam percakapan.

PART 3: CREATING OPPORTUNITY

  1. Memanfaatkan Rekan
    Baik jika Anda seorang pelajar atau orang dewasa, Anda harus memiliki orang-orang dalam hidup Anda yang dapat Anda ajak berinteraksi.

  2. Bergabung dengan Komunitas Online
    Terutama bagi orang-orang dengan banyak kecemasan sosial, komunitas online dapat menjadi tempat yang bagus untuk berlatih interaksi sosial. Anda dapat menemukan kelompok penggemar untuk acara TV atau buku yang Anda suka.

  3. Bergabung dengan Klub Lokal
    Klub lokal bisa ada dimana saja seperti di sekolah atau perpustakaan lokal ataupun pusat komunitas.

  4. Bergabung dengan Kelompok Rohani
    Entah itu sebuah gereja, kuil, atau jemaat agama lain, tempat-tempat ini dapat menyediakan lingkungan yang aman untuk bertemu orang-orang dan berinteraksi, membuat teman baru dengan minat dan nilai-nilai yang sama.

  5. Menjadi Sukarelawan
    Menjadi sukarelawan adalah cara yang bagus untuk bertemu orang-orang.

  6. Jadilah Lebih Bersosial Bersama Teman-teman Anda
    Cobalah untuk mengadakan pesta yang tenang atau memulai sebuah klub buku atau apapun yang terdengar baik untuk Anda dan menyenangkan untuk teman-teman Anda.

PART 4: INTERACTING WELL

  1. Bersikap Baik
    Jadilah baik ketika Anda berbicara dengan orang lain. Akui mereka dan positiflah dalam berinteraksi. Jangan berbohong atau berbicara tentang mereka di belakang. Perlakukan mereka sebagaimana Anda ingin diperlakukan.

  2. Bersikap Sopan
    Jadilah sopan ketika Anda berbicara dengan orang, bahkan ketika mereka kasar kepada Anda. Jangan lupa mengatakan hal-hal seperti “tolong” dan “terima kasih”, dan biarkan mereka selesai berbicara sebelum Anda mulai berbicara. Anda juga harus bersabar dengan mereka.

  3. Jadilah Rendah Hati
    Jadilah rendah hati ketika berbicara dengan orang lain. Jangan membual atau menghabiskan banyak waktu untuk membicarai diri sendiri. Hal ini membuat orang-orang tidak menyukai Anda dan tidak ingin berbicara dengan Anda lagi. Berikan setiap orang kesempatan untuk berbicara.

  4. Bersikap Ramah
    Jadilah ramah ketika Anda berbicara dengan orang. Jangan memperlihatkan rasa tidak tertarik atau seperti Anda tidak peduli tentang mereka. Jaga kontak mata, tersenyum, mendengarkan, berikan mood positif (bahkan jika Anda berada dalam satu hal buruk).

  5. Bersikap Hormat
    Jadilah hormat kepada setiap orang yang Anda berinteraksi dengan. Memberi mereka kesempatan untuk berbicara, tidak mengatakan atau melakukan sesuatu menghina, menghormati perbedaan mereka, dan umumnya memperlakukan mereka sebagaimana Anda ingin diperlakukan.

  6. Mendengarkan
    Bagian yang paling penting dari berinteraksi baik dengan orang lain adalah untuk mendengarkan mereka.

Referensi: http://www.wikihow.com/Interact-With-People


(Ulya Nuzulir) #12

Pentingnya Meningkatkan Kemampuan Berinteraksi dengan Orang Lain

Manusia merupakan makhluk sosial, tidak dapat melakukan segalanya sendiri. Secara naruli manusia akan melakukan interaksi sosial. Interaksi sosial yang dimaksud dapat berupa interaksi individu satu dengan individu lain, kelompok satu dengan kelompok lain, maupun individu dengan kelompok.

Banyak manfaat yang dapat diperoleh dari berinteraksi denga orang lain. Ketika kita memperlakukan orang lain dengan baik, maka orang tersebut akan berlaku baik pula pada kita. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kemampuan kita dalam berinteraksi dengan orang lain. Berikut merupakan tips untuk meningkatkan kemampuan interaksi kita dengan orang lain :

1. Berempati
Cobalah untuk lebih peduli pada pernyataan orang lain. Misalnya ketika kita diberikan ucapan selamat tentang pencapaian kita oleh pesaing kita, janganlah terlalu senang. Selipkanlah kata motivasi sembari mengucapkan terimakasih untuk pesaing kita tersebut.

2. Menjadi Lebih Pribadi
Contohnya ketika seseorang bertanya apa kabar, dari pada menjawab dengan jawaban singkat dan seperti “robot”, jawablah lebih panjang dan berbeda. Hal tersebut akan memberikan kesan pribadi yang tidak berlebihan.

3. Bertanya
Manusia cenderung lebih senang berbicara tentang diri mereka sendiri. Semakin kita menunjukkan banyak minat pada orang lain, semakin mereka tertarik pada kita.

4. Mendengarkan
Jangan memoton ataupun mengalihkan pandangan ketika seseorang berbicara. Jagalah fokus kita pada orang yang sedang berbicara pada kita, anggukkan kepala dan tunjukkan bahwa kita mendengarkan mereka. Kita akan mengetahui lebih banyak tentang seseorang dari cara mendengarkan mereka berbicara.

5. Jadilah Diri Sendiri
Jangan merasa kita berkewajiban untuk menjadi orang lain. Saran ini mungkin terlihat klise, namun hanya dengan menjadi diri sendiri kiya akan jauh lebih mudah untuk memahami dan mendapatkan kepercayaan orang lain.

Referensi : Tips to Improve the Way You Interact with Other People


(Laras Miranti Sanyoto) #13

Berinteraksi dengan Orang Lain

Communicate With Confidence : 10 Quick How-To Tips

Bahasa tubuh dan cara anda berinteraksi dengan orang lain ternyata sangat penting dalam hal berkomunikasi. Seseorang yang terlihat percaya diri akan lebih mudah menyampaikan tujuan dan mendapatkan apa yang ia inginkan. Bagaimana perilaku anda dalam berkomunikasi mencerminkan ketertarikan dan keseriusan anda dalam sebuah percakapan. Faktanya, bagaimana anda berinteraksi kadang lebih penting dari kata-kata yang akan anda sampaikan.
Kepercayaan diri dalam berkomunikasi membuat diri anda merasa lebih baik, serta membuat orang lain juga tertarik dengan apa yang kita bicarakan. Hal itu akan membuat banyak orang senang mendengarkan anda berbicara. Uniknya, jika anda merasa kurang percaya diri saat berkomunikasi dengan orang lain, anda dapat bertindak seolah-olah anda memang memiliki rasa percaya diri yang baik.

  1. Berbicaralah dengan intonasi yang stabil dan jelas, tentunya hal ini memerlukan latihan secara berkala. Usahakan untuk tidak berbisik atau mengeluarkan suara terlalu lantang ketika berbicara dengan orang lain.
  2. Tatap mata lawan bicara anda, hal ini sangat memberikan dampak yang luar biasa dalam berkomunikasi. Jika anda tidak bisa menatap mata lawan bicara anda terlalu lama, tatap matanya ketika anda sedang melakukan penekanan dalam beberapa hal yang dianggap penting. Jangan terlalu sering menatap lantai atau mengalihkan pandangan terlalu lama. Hal itu menunjukan bahwa anda tidak tertarik dengan obrolan tersebut.
  3. Dengarkan lawan bicara anda, hal ini membuat anda bisa mendapatkan pandangan baru tentang suatu hal.
  4. Jangan menyerang atau memberikan ancaman, jangan terlalu agresif. Orang yang mampu berkomunikasi dengan baik biasanya mampu menerima perbedaan pendapat dan berkompromi dengan lawan bicaranya.
  5. Berbicaralah dari hati, munculkan rasa kepastian dan kesungguhan anda saat berkomunikasi dengan orang lain.
  6. Coba cari kesepakan yang saling menguntungkan, ketika anda berdiskusi tentang sesuatu, carilah solusi yang menguntungkan kedua belah pihak.
  7. Gunakan humor-humor, Ketika sesuaitu sangat penting untuk didiskusikan, terkadang pembicaraan berlangsung dengan alot. Gunakan sedikit humor-humor yang bisa mencairkan suasana.
  8. Mengungkapkan rasa terimakasih, hal ini merupakan cara paling efektif dalam mempererat hubungan. Jangan terlalu menyombongkan diri, sering-seringlah berterimakasih.
  9. Meminta maaf ketika salah.
  10. Mengakui orang lain, berikanlah pujian dan pahamilah kesulitan orang lain.

(Iqbal Caraka Altino) #14

Berinteraksilah Dengan Efektif!

Diambil dari (http://lifehacker.com/top-10-ways-to-improve-your-communication-skills-1590488550)

“I certainly have not the talent which some people possess," said Darcy, "of conversing easily with those I have never seen before. I cannot catch their tone of conversation, or appear interested in their concerns, as I often see done.” Jane Austen, Pride and Prejudice

Berinteraksi dengan baik akan membuat kita mampu menyampaikan pesan secara efektif dan efisien kepada lawan bicara kita. Selain itu dengan interaksi yang baik maka dengan mudah kita memahami materi yang orang lain bicarakan kepada kita. Dengan interaksi yang baik juga maka dapat membangun hubungan yang baik dengan kita sehingga komunikasi berjalan dengan lancer tanpa canggung atau merasa aneh. Berikut merupakan beberapa tips untuk berinteraksi dengan baik :

1. Watch your body language
Tunjukan kepada lawan bicaramu bahwa kita adalah lawan bicara yang baik dengan menunjukan bahasa tubuh yang baik juga. Dengan bahasa tubuh yang baik maka lawan interkasi kita akan merasa nyaman berbicara dengan kita.

2. Get Rid of Unnecessary Conversation Fillers
Tampil lah secara percaya diri dengan melakukan konversasi yang baik tanpa adanya Conversation Fillers seperti ‘ummms’. Berbicara lah secara santai dengan terkadang berhenti sebentar sebelum mengatakan sesuatu. Hal ini bisa menunjukan kepercayaan diri yang baik dan mampu membuat nyaman lawan bicara kita.

3. Have a Script for Small Talk and Other Occasions
Berbicara ringan adalah seni dimana tidak semua orang bisa melakukannya. Meskipun begitu, berbicara ringan sangat lah pentin untuk dilakukan,bagaimana tidak melalui basa-basi kita mampu menemukan beberpa kesamaan dengan orang lain dan membuatnya merasa nyaman.

4. Tell a story
Cerita memilik kekuatan. Secara umum ketika kita bercerita tentang suatu hal maka orang lain akan membuat sebuah perhatian penuh kepada apa yang kita bicarakan. Hal tersebut akan meningakatkan interaksi kita kepada lawan bicara dihadapan kita.

5. Ask Question and Repeat the Other Person
Pada kenyataanya sering kita temui bahwa lawan berbicara kita tertidur atau bahkan salah dengar tentang apa yang kita bicarakan. Maka bertanyalah tentang sesuatu untuk mengembalikan perhatian mereka terhadap apa yang kamu bicarakan.

6. Put Away The Distraction
Sangat lah tidak baik ketika kita sedang melakukan sesuatu ketika kita berbicara dengan lawan bicara kita. Hindari hal tersebut seperti berbicara sedangkan dirimu sedagn menggunakan mobile phone.

7. Tailor Your Communication to Your Audience
Sesuaikan gaya bicaramu dengan siapa kita berinteraksi. Tidak hanya gaya bicara tetapi juga topik dan level pembicaraan yang harus sesuai dengan lawan interaksi kita. Hal ini agar interaksi yang terjalin dapat dimengerti antara satu dengan lainya.

8. Up Your Empathy
Interkasi merupakan 2 jalur komunikasi. Maka dari itu terkadang kita perlu mengerti sudut pandang orang lain saat berinteraksi dengan kita. Sudut pandang inilah yang memudahkan kita untuk memahami dan berempati terhadap apa yang orang lain bicarakan dengan kita.

9. Listen, Really Listen
Mendengarkan jauh lebih penting dibanding kita terus berbicara terhadap lawan bicara kita. Dengan mendengarkan kita dapat mengerti apa saja yang mereka katakan dengan baik.


(Claudio Canigia Guntara) #15

Cara berkomunikasi atau berinteraksi dengan orang lain merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki. Dengan berbicara dengan jelas , kepercayaan diri dalam berbicara sehingga memberikan bahasa tubuh yang mendukung pembicaraan dan kemudian sikap tenang yang ditampilkan membuat lawan bicara dengan sendiri menghormati dan terbangun sebuah hubungan dengan lawan bicara. Berikut adalah 7 tips cara berkomunikasi atau berinteraksi dengan baik :

1.Think before you speak
Mengatur terlebih dahulu hal apa yang akan anda bicarakan. Hal ini dapat membantu dalam berbicara dengan menghilangkan kesan jeda yang sering terjadi ketika berbicara kemudian membantu dalam menyampaikan hal yang ingin dibicarakan dengan ringkas

2. Be Clear and Concise
Berbicara dengan jelas dan ringkas merupakan cara yang efektif untuk mengungkapkan pendapat. Sehingga orang lain dapat memahami apa yang dibicarakan dengan mudah dan tidak merasa binggung apabila menggunakan kalimat yang berbelit - belit

3. Speak with confidence
Kepercayaan diri dalam berbicara dapat menarik perhatian lawan berbicara karena dengan pemilihan kata , nada suara dan bahasa tubuh yang dimunculkan ketika berbicara menarik perhatian dari lawan bicara.

4. Vary your vocal tone
Penggunaan variasi nada suara dalam berbicara itu penting dilakukan. dengan variasi nada membuat lawan bicara dapat membedakan poin - poin mana saja kah yang menjadi poin penting dari yang dibicarakan dan juga dengan variasi nada berbicara berguna menghilangkan kesan membosankan karena penggunaan nada yang mononton.

5. Be a good listener
Untuk menjadi sebuah interaksi yang baik bukan hanya dalam berbicara akan tetapi harus juga bisa menjadi pendengar yang baik bagi orang lain . Sehingga orang lain merasa dihargai keberadaanya dan apa yang telah dia ungkapkan , dan hal itu dapat meningkatkan kualitas interaksi yang terjadi

6. Be aware of your non - verbal communication cues
Penggunaan bahasa yang baik dapat membantu lawan bicara dalam menafsirkan apa yang anda bicarakan . Dengan begitu bisa membantu mengurangi kesalah pahaman yang mungkin saja terjadi. Dengan memperhatikan gerakan tubuh dan ekspresi wajah yang ditampilkan.

7. Think about the perspective of your audience
Menghargai pemikiran orang lain juga harus diperhatikan karena tidak semua lawan bicara anda memilki pengetahuan yang sama seperti anda . maka dari itu coba berfikir bagaimana orang lain bisa mengerti dengan apa yang hendak anda coba komuikasikan.

SUMBER


(Mohamad Nurhuda Prayogi) #16

Berinteraksi Dengan Orang Lain

Dalam dunia kerja kita telah melakukan pekerjaan dengan baik, sudah menyelesaikan segala tanggung jawab. Namun apakah anda menikmati kehidupan anda di kantor atau tempat kerja?. Tempat anda bekerja mempunyai banyak sekali pegawai yang berasal dari mana-mana dan memiliki latarbelakang yang berbeda. Keharmonisan hubungan anda dengan karyawan yang lain dapat membuat anda lebih nyaman saat berada di kantor. Berikut ini adalah hal-hal yang perlu anda perhatikan jika ingin berinteraksi dengan baik :

1. A Friendly Smile
Senyum dapat memberikan dampak yang sangat luar biasa saat anda akan berinteraksi dengan orang lain. Saat tersenyum anda memberikan kesan yang ramah, tentunya akan membuat orang lain lebih santai.

2. Maintaining Eye Contact
Mata juga memberikan dampak yang baik saat berinteraksi. Melakukan kontak mata memberikan efek seperti tertarik dan menunjukkan ekspresi anda. Namun melakukan kontak mata perlu di control. Kontak mata yang baik dilakukan selama 4-5 detik kemudian lihatlah hal lain, ulangi. Intinya kita harus memberikan jeda saat melakukan kontak mata.

3. Body Language
Penting untuk menarik perhatian orang lain saat kita sedang berbicara. Bahasa tubuh yang baik dapat meningkatka ketertarikan orang lain. Contohnya saat melakukan presentasi didepan kelas, lebih menarik mana orang yang menerangkan dengan bahasa tubuh dibandingkan orang yang hanya berbicara saja?.

4. Making Small Talk
Tekadang saat bertemu dengan orang kita langsung menuju inti pembicaraan. Hal ini kurang baik karena kita hanya akan mendapatkan apa yang kita butuhkan saja. Mulailah pembicaraan dengan basa-basi yang membuat nyaman orang yang kita ajak berbicara. Contohnya mulai dengan pertanyaan sederhana seperti : Bagaimana keadaan anda? apakah anda suka dengan tempat ini?.

5. Having a Proper Conversation
Setelah melakukan pembicaraan kecil atau basa-basi, saatnya untuk memulai percakapan yang terbuka. Hindari pertanyaan-pertanyaan yang dapat dijawab dengan mudah seperti “iya” atau “tidak”.

6. Empathic Communication
Saat berkomunikasi dengan orang lain, ada saatnya ketika kita harus mendengarkan. Tapi terkadang kita sulit untuk memahami maksud dari perkataannya. Empathic Communication bergantung pada kemampuan anda untuk memahami emosi orang lain saat anda mendengarkan perkataanya. Salah satu cara mudah untuk melakukan hal ini adalah dengan mengulang konten yang dibicarakan. Contohnya :

Teman anda : “Saya memiliki tugas yang sangat banyak dan saya tidak yakin akan menyelesaikan semuanya tepat waktu”.

Anda : Benar-benar menyebalkan ya. Anda mungkin merasa agak tak berdaya (mencerminkan perasaan), mengetahui bahwa Anda memiliki begitu banyak pekerjaan yang harus dilakukan (mengulang konten).

7. Keeping Friendships Alive
Menjaga pertemanan membutuhkan komitmen dan dedikasi. Jangan berpikir bahwa hanya karena orang tersebut adalah teman sekelas ataupun tetangga anda, mereka akan berteman dengan anda. Anda perlu untuk berusaha untuk bertemu langsung dan berinteraksi langsung.

Sumber : https://explorable.com/e/how-to-interact-with-others
Penulis : Alexander Draghici


(Ahmad Baihaqy) #17

Berinteraksi dengan orang lain itu hal yang sangat penting dalam sebuah kehidupan. Cara cara berinteraksi dengan orang lain adalah sebagai berikut :

  1. Who
    Pertama kali kita harus mengetahui siapa yang kita ajak bicara.

  2. What
    Setelah kita mengetahui siapa yang kita ajak bicara, kita harus mempersiapkan, apa yang harus dibicarakan dan dibahas agar saling nyaman dan nyambung

  3. When
    Setelah semua sudah diketahui ingin berbicara dengan siapa, dan apa yang dibahas, maka bisa dijadwalkan kapan bertemunya untuk berinteraksi. Sehingga dalam berinteraksi dapat dilakukan dengan situasi dan kondisi yang nyaman.

Menurut Latif Hendra S.Kom bahwa suatu komunikasi itu dibangun dari sebuah kenyamanan. Kenyamanan dibangun dengan cara mengetahui siapa yang diajak berinteraksi. Karena setiap orang selalu berbeda dan tidak bisa disamakan semuanya


(Yudistira Maulana) #18

Cara Mudah untuk Berinteraksi dengan Orang Baru

Berinteraksi dengan orang yang baru pertama ditemui adalah sebuah tantangan. Ada banyak kejadian dimana kita berada di suatu tempat yang penuh dengan orang yang tidak kita kenal, cobalah untuk memberanikan diri untuk memulai percakapan dengan orang yang benar-benar asing. Dibawah ini adalah beberapa tips untuk membantu kita untuk berinteraksi dengan lebih efektif.

  1. Tersenyum
    Ini terdengar sangat simple tetapi jika kita tersenyum pada seseorang, itu memberikan kemudahan tersendiri untuk memulai percakapan. Jika kita tersenyum dengan orang yang kita temui, ini akan membuat mereka mulai untuk mengobrol dengan kita.

  2. Membuat kontak mata
    Jika kita merasa malu disekitar orang baru, mungkin kita akan menghindari kontak mata langsung. Ini bisa jadi terlalu intense dan sedikit intim. Melihat seseorang di matanya membuat kita merasa lebih mudah bergaul, dan nyaman. Ini bisa membantu kita mengerti apa yang sedang lawan bicara kita rasakan dan pikirkan. Ini juga memberikan kesan bahwa kita memberikan fokus kepada orang lain, yang berarti bisa lebih menyenangkan.

  3. Tampilkan gerak tubuh yang positif
    Perhatikan gerak tubuh. Apa kita seperti menyambut? Apakah kita terlihat ramah dan membuat orang ingin memulai berbicara dengan kita? Semakin positif dan terbuka bahasa tubuh yang kita tampilkan, semakin menarik untuk seseorang mau memulai berbicara dengan kita.

  4. Buatlah semacam observasi
    Sebagai gerakan pertama untuk memulai berbicara dengan orang baru, cobalah buat observasi tentang situasi disekitar kita. Kita bisa mengomentari cuaca, musik, film atau bahkan tentang menariknya tempat dimana kita berada. Apapun yang bisa membuat cair suasana. Ini sangat baik untuk memulai sebuah percakapan.

  5. Tanyakan pertanyaan yang menarik
    Kebanyakan orang suka untuk membicarakan dirinya sendiri. Memiliki daftar pertanyaan yang bisa kalian tanyakan untuk menggali lebih dalam tentang lawan bicara kita dan mulailah percakapan. Buatlah semua tentang dia. Tanyakan pertanyaan terbuka untuk menggali lebih banyak tentang lawan bicara kita.

  6. Jadilah pendengar yang baik
    Kita juga bisa menarik perhatian dengan aktif mendengarkan. Kita mungkin bisa mendengarkan untuk menemukan pertanyaan yang baru atau untuk memberikan opini kita pada lawan bicara kita. Cobalah membuat diri anda terlihat tertarik untuk mendengarkan apa yang dibicarakan oleh lawan bicara. Biarkan mereka berbicara sampai benar-benar mereka selesai untuk mengemukakan apa yang ada dipikiran mereka. Sekali kita menjadi pendengar yang baik, ini akan membuat kita merasa lebih baik untuk merinteraksi dengan orang lain, seperti orang yang suka jika mereka didengarkan.

  7. Siapkan diri untuk menerima penolakan
    Penolakan merupakan salah satu perasaan buruk yang bisa kita jadikan pengalaman. Jika kita merasa bahwa kehadiran kita tidak diinginkan , itu bisa menyebabkan sakit hati. Saat penolakan dari orang yang baru saja kita temui, ada beberapa cara untuk menerimanya. Kesimpulan pertama bukanlah personal. Kebanyakan orang senang untuk bertemu dengan orang baru, tetapi beberapa orang justru sebaliknya, kita tidak bisa merubah hal itu, kita hanya bisa menerimanya. Pembelajaran kedua adalah tidak semua interaksi yang kita lakukan dengan orang lain berjalan lancar. Jangan berkeringat jika seperti itu, kita hanya perlu indentifikasi apa yang salah dan tetaplah berlatih.

Referensi: http://www.thechangeblog.com/interact-with-new-people/


(Intan Camila) #19

Interaksi adalah salah satu hal yang akan selalu ada selama kehidupan. Tanpa adanya interaksi, dunia akan terasa hampa. Sebagai seorang manusia, berinteraksi dengan orang lain baik yang baru saja dikenal ataupun yang sudah lama dikenal yang baik sangatlah mempengaruhi hubungan sesama. Berinteraksi dengan orang lain, menjadi pendengar yang baik dan tidak asal dalam berkata adalah satu hal yang dapat berdampak positif bagi kehidupan.

Berikut beberapa aturan dasar berinteraksi dengan baik

  1. Jangan Menyambi
    Maksud dari jangan menyambi tidak hanya meletakkan gadget yang sedang dimainkan atau tidak memikirkan hal lain. Kita harus adam harus berada pada momen tersebut. Jangan memikirkan hal yang tidak sedang dalam topik pembicaraan. Jika kurang nyaman dengan percakapan, silahkan tinggalkan jangan setengah-setengah sehingga orang lain tidak merasa diri kita tidak bisa diajak untuk fokus

  2. Jangan Menggurui
    Jika ingin menyampaikan pendapat, berilah ruang bagi yang berbicara untuk menyampaikan pendapatnya juga

  3. Gunakan Pertanyaan terbuka
    Saat berinteraksi dengan orang lain, gunakan lah pertanyaan-pertanyaan yang terbuka seperti “Bagaimana kesannya?” “Lalu, apa yang anda rasakan?” Sehingga orang lain dapat merasakan bahwa anda sangat peduli dengan apa yang diceritakan. Dan dengan demikian, kita akan mendapatkan jawaban yang menarik pula sehingga interaksi dapat berjalan dengan baik

  4. Ikuti alur percakapan
    Tidak perlu mengarahkan pembicaraan ke topik lain, jika melakukan hal tersebut akan terbaca seperti tidak dapat menjadi pendengar yang baik

  5. Berkata Jujur
    Jika kita tidak tahu, katakanlah tidak tahu. Jangan menjawab seakan mengetahui nya, hal ini nantinya akan membuat orang lain kurang percaya dengan kita

  6. Berpikir sebelum berkata
    Hal ini adalah yang paling penting. Berpikirlah terlebih dahulu apa yang akan dibicarakan. Karena, kata apapun yang dikeluarkan tanpa berpikir terlebih dahulu bagaimana dampaknya akan membuat interaksi berjalan dengan tidak baik karena sifat manusia berbeda-beda. Ada yang dapat menerima kekurangan kita saat berbicara yang tidak semestinya, ada pula yang mudah tersinggung dengan apa yang kita katakan


(Diah Destaningrum) #20

Agar dapat berinteraksi dengan orang lain tentunya kita harus berkomunikasi. Komunikasi dapat diartikan sebagai interaksi yang menggunakan media bahasa dengan satu orang atau lebih. Untuk berkomunikasi dengan baik kepada seseorang membutuhkan latihan, tapi hal itu tidak sesulit seperti yang kamu bayangkan.
Teori dalam berkomunikasi umumnya hanya sebagai pedoman, keberhasilan di tentukan dengan seberapa sering kamu mempraktekannya dengan orang lain. jika kamu sering praktek, kamu akan dengan mudah untuk berbicara secara baik dengan siapapun lawan bicara kamu.

1. Cari tahu beberapa hal tentang lawan bicara kamu sebelum kamu melakukan percakapan.

Cari tau dari Facebook dan Twitter profil dapat menjadi sumber informasi yang baik. Kamu dapat menjadikan bahan bicara segala informasi yang kamu peroleh, asalkan kamu berhati-hati dalam penyamaranmu sebagai penguntit. Namun demikian jagan membicarakan informasi yang terlalu pribadi.

2. Kamu perlu memancing dengan pertanyaan yang memungkinkan lawan bicara kamu menjawab secara panjang lebar mengenai dirinya.
Contoh : “hari ini kamu pengen nglakuin apa sih ?”. simple kan, hal itu akan membuat orang berfikir bahwa kamu simpati terhadap orang tersebut.
Ajukan pertanyaan untuk klarifikasi. Jika lawan bicara kamu sedang berbicara tentang suatu pekerjaan atau kegiatan yang membuat kamu tidak mengerti, hal tersebut memberi kesempatan kamu untuk belajar lebih banyak. Pastikan bahwa kamu sangat antusias dengan topik yang dibahas. Menjaga kontak mata dan mengangguk kepala atau sisipkan komentar seperti, “Itu menarik.”

3. Mendengarkan secara aktif.
Fokuskan dirimu pada percakapan lawan bicara kamu. Jangan sibuk sendiri dengan melakukan hal-hal yang tidak penting. Bukan hanya kamu akan ketinggalan topik pembicaraan, tapi kamu juga akan lupa apa yang ingin kamu katakan.
Mengutip kembali apa yang kamu dengar dari apa yang lawan bicara kamu katakan. Hal ini menunjukkan penghormatan terhadap lawan bicara kamu dan memberikan dia kesempatan untuk memperbaiki pemahaman kamu, jika kamu salah faham.

4. Jangan Egois

Tipe lawan bicaramu mungkin berbeda-beda. ada yang lebih suka mendengar ada pula yang lebih suka didengar. Untuk tipe lawan bicara yang lebih suka didengar, kamu harus menjauhkan diri dari ego untuk lebih ingin didengar oleh lawan bicaramu. Salah-salah lawan bicaramu akan merasa tidak nyaman dan kemudian jenuh untuk berbicara denganmu.

5. Katakan opini kamu dengan sopan tanpa menyinggung perasaan lawan bicara kamu.

pada tips kelima ini berlaku terutama jika kamu merasa tidak setuju dengan opini lawan bicara kamu. Karena jika kamu menyampaikan pendapat dengan emosi, dikawatirkan akan menimbulkan pertengkaran atau bahkan keributan.

6. Berikan jeda saat kamu sedang terlibat obrolan dengan lawan bicara kamu.

Dengan memberikan jeda saat kamu sedang terlibat obrolan dengan lawan bicara kamu, Hal tersebut akan memancing untuk membicarakan topik obrolan yang baru. Kamu bisa minum atau makan cemilan saat jeda obrolan itu berlangsung, sehingga pembicaraan lebih rileks dan santai.

7. Pahami mana yang patut dan tidak untuk dibicarakan.

Manusia adalah makhluk sosial. Mereka tidak bisa hidup tanpa bantuan orang lain. saat hidup bermasyarakat, kamu pasti sudah pernah mengenal norma-norma atau etika bergaul dengan masyarakat. Ada begitu banyak etika yang orang lain merasa bahwa itu tidak umum untuk dibicarakan, tapi menurut kamu itu lazim. Kamu harus menghormati lawan bicara kamu yang tidak sependapat dengan pikiran kamu. Masih banyak topik lain yang bisa kamu obrolin tanpa menyangkut ha-hal yang dia anggap tidak patut untuk dibicarakan.

Rata-rata seseorang menganggap membahas masalah agama dan politik itu umumnya bagus. Jika kamu pikir kamu dapat berdiskusi dengan seseorang tanpa membuat lawan bicara terancam oleh keyakinan kamu, go for it!
Cinta adalah topik sensitif lainnya dalam pembicaraan kamu dengan lawan bicaramu. Jangan mencampuri kehidupan orang lain dengan mencoba membahas topik percintaan dengan lawan bicara kamu. Jika kamu membahas topik percintaan, kemungkinan lawan bicara kamu akan berfikir kamu menyukainya. Katakan “mungkin itu bukan topik yang bagus deh” kemudian meminta maaflah dan ajak lawan bicara kamu pindah ke topik lain.

8.Ceritakan kisah lucu. Cerita lucu adalah bumbu kehidupan.

Dengan Cerita lucu yang bersumber dari realita kehidupan sehari-hari mungkin lebih menarik. Dalam menceritakan kisah yang lucu, berbicaralah perlahan kepada lawan bicara kamu. Biarkanlah lawan bicara kamu memahami dan mencerna setiap kalimat yang kamu sampaikan. Berikanlah efek dramatis dengan mengatur dinamika suara kamu saat bercerita dengan lawan bicara kamu. Sehingga perbincangan tidak terlihat monoton dan membosankan .

9. Dalam keadaan darurat, ketika kamu merasa canggung saat berbicara dengan lawan bicara kamu, kamu bisa memanfaatkan kecanggungan kamu sebagai topik obrolan.

Ceritakan sebagai humor segar ditengah-tengah kecanggungan yang menyebalkan. Sehingga setiap menit bisa berganti topik yang baru, agar lawan bicara mu tidak ikutan diam dan hening. Sekian.
 
Sumber :
www.nilni.com/2014/09/cara-berkomunikasi-yang-baik-dengan.html.