Bagaimana cara belajar keras tanpa membuat kita kelelahan ?

belajar keras

Ketika belajar seringkali kita merasakan seperti memaksakan diri untuk mempelajari suatu materi sampai sampai otak atau pikiran kita terasa kelelahan atau terasa seperti “terbakar” karena terlalu memikirkan atau berusaha untuk memahami materi yang dipelajari.

Bagaimanakah cara yang efektif dalam belajar keras agar hal tersebut tidak terjadi?

Belajar merupakan aktivitas yang menurut beberapa orang adalah hal yang berat untuk dilakukan secara terus menerus, susah untuk fokus, tetapi apakah belajar akan di pandang tidak menyenangkan selamanya ?.

Ada beberapa orang yang menghabiskan waktunya untuk belajar, tetapi yang dia peroleh hanya sebagian kecil dari apa yang dia pelajari, tentu ini jangan sampai terjadi, maka dari itu efisiensi dalam belajar mungkin penting untuk dilakukan

Berikut ini beberapa tips ini mungkin dapat membantu anda dalam belajar tetapi tetap fokus.

1. Jadwalkan

Jangan berasumsi ketika anda belajar hanya pada saat ada waktu luang, tetapi biasakanlah untuk membuat jadwal tetap dalam belajar, jika tidak ada jadwal tetapnya anda akan mengulur-ngulur waktu untuk belajar hingga ke esokan harinya dan akhirnya tidak belajar. Temukan kapan waktu yang sesuai untuk anda belajar dan tetapkanlah waktunya, dan lakukanlah itu secara konsisten.

2. Masuklah zona nyamanmu

Lakukanlah kebiasaan yang membuat anda nyaman dalam belajar, jika mendengarkan musik membuatmu menjadi lebih fokus maka lakukanlah, jangan selalu berfikir bahwa untuk belajar memerlukan suasana yang sepi, hening, tidak semua orang begit. Cara setiap orang berbeda-beda dalam menemukan zona nyamannya, jadi temukanlah caramu sendiri menentukan zona nyamanmu dalam belajar.

3. Kumpulkan materi anda

Letakkan segala sesuatu yang anda butuhkan, mulai dari makanan ringan, keperluan untuk menulis, note, buku, minuman mungkin, dan yang lainnya ke dalam lingkup yang dapat anda raih, tanpa harus anda berjalan untuk mengambilnya. Mungkin terlihat sepele, tetapi fokus anda akan terganggu jika beranjak dari suatu zona nyaman anda dan akan terasa berbeda ketika anda kembali.

4. Jadwalkan istirahat kecil

Membuat jadwal untuk istirahat sejenak dalam belajar mungkin akan sangat berguna untuk sejenak melepas penat dalam belajar, fungsikanlah alarm untuk mengingatkan anda agar istirahat sejenak. Lakukanlah aktivitas yang ringan-ringan saja, contohnya berdiri, minum air, peregangan otot, jalan-jalan kecil, tetapi jangan terlalu lama 2-3 menit mungkin cukup.

5. Jadilah pelajar yang aktif

Belajar yang mengandalkan buku catatan, note, membaca merupakan contoh dari pembelajaran pasif, mengapa pasif ?, karena di dalamnya tidak ada interaksi bertukar pikiran dan evaluasi mengenai materi yang sedang di pelajari, berbeda halnya dengan pembelajaran aktif yang melibatkan iskusi atau melakukan evaluasi satu sama lain dengan orang lain

Ketika anda dapat bertukar pikiran dengannya, hal ini membuat informasi melekat pada otak anda menjadi lebih lama karena mengandalkan pendengaran, penglihatan. Pembelajaran aktif menggunakan keduanya dalam proses pembelajaran yang akan sangat membantu anda dalam belajar dan membuat memori pembelajarannya akan lebih lama tersimpan di otak.

6. Temukan tempat belajar

Dalam belajar, tempat untuk belajar merupakan aspek yang penting, tempat belajar yang menentukan anda dapat fokus atau tidak dalam memusatkan pikiran anda, carilah tempat belajar yang membuat anda nyaman dan dapat berkonsentrasi. Jika terdapat gangguan di tempat belajar itu maka carilah tempat yang lain untuk penggantinya. Perpustakaan dan café biasanya merupakan tempat yang popular.

Jika anda memerlukan sirkulasi yang segar untuk belajar, cobalah untuk belajar di taman kota atau café yang menyediakan taman terbuka hijau, itu akan sangat membantu dalam berkonsentrasi dalam belajar.

Temukanlah tempat belajar yang cocok untuk anda, jangan memaksakan untuk berada di satu tempat yang membuat anda sulit untuk berkonsentrasi.

Sumber

Belajar menghindari kehabisan tenaga adalah langkah penting menuju menjadi seorang siswa profesional yang sukses. Pada saat Anda mencapai universitas, Anda akan memiliki banyak tugas yang mungkin tampak luar biasa! Inilah tiga hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah agar tidak terbakar habis.

Membuat rencana
Setelah Anda tahu berapa banyak waktu yang dapat Anda lakukan setiap hari, ikuti waktu di kalender Anda. Kalender Google sangat membantu (tapi Anda juga bisa mencoba aplikasi tim saya dan saya sedang mengerjakan Chipper! Kami akan memberi tahu Anda kapan beta siap untuk dicoba).

Jadwal waktu luang
Anda akan mulai kehilangan motivasi dan menjadi kurang produktif jika Anda belajar selama beberapa jam secara langsung. Anda menyebutkan bahwa Anda memiliki sekitar 4 jam kerja per hari. Saya merekomendasikan penjadwalan beberapa waktu istirahat pendek setiap jam atau setengah jam.

“Otak kita tidak dimaksudkan untuk belajar berjam-jam tanpa istirahat. Sebagai gantinya, fokuskan pada sebuah proyek untuk melakukan sprint selama 30 sampai 45 menit, kemudian istirahat selama beberapa menit sebelum pindah ke item berikutnya dalam daftar Anda.”

Kunci dari metode ini sederhana

Batasi jam belajar Anda, tapi jadikan kualitasnya lebih tinggi.

Berikut adalah tiga langkah, yang akan saya jelaskan secara rinci:

  • Jam Belajar Konkrit dengan Waktu Istirahat yang Cukup

    Kesalahan pertama adalah anda percaya bahwa Anda bisa belajar tanpa henti. Ini adalah godaan yang berbahaya.

    Saya tidak akan mengatakan bahwa jumlah jam belajar yang optimal harus sedikit. Jika Anda ingin belajar dengan giat, Anda harus bekerja keras. Cara termudah untuk melakukan hal ini adalah dengan mengatur waktu konkrit yang memungkinkan Anda cukup waktu untuk belajar dan beristirahat.

    Berselancar di internet, ngobrol dengan teman atau bermain game bukanlah kegiatan istirahat yang baik. Frekuensi istirahat sangat bergantung pada jenis aktivitas yang anda lakukan.

  • Mengalihkan Tugas Pembelajaran Pasif ke Aktif

    Jika mental Anda dalam keadaan jatuh dan mulai merasa bahwa Anda terlalu banyak memaksa, tubuh Anda dapat mengimbanginya dengan cara menghancurkan fokus Anda.

    Bila fokus Anda rusak, kecepatan belajar Anda akan dibatasi secara signifikan. Jangan paksakan untuk belajar apabila anda berada pada konsisi tersebut.

    Untuk mengatasi masalah ini adalah dengan mengalihkan tugas Anda dari yang pasif ke yang aktif. Banyak berdiskusi dengan teman anda adalah salah satu cara belajar yang aktif

  • Bangun Lingkungan Kerja yang Nyaman, namun Bebas Gangguan

    Jika Anda bekerja di tempat yang memiliki gangguan, Anda akan terganggu. Senyapkan telepon Anda dalam mode diam, atau bahkan jangan sampai menggangu saat Anda belajar. Buatlah kondisi lingkungan belajar yang ideal sehingga Anda tidak tergoda untuk menyerah dalam belajar.

Sumber : https://www.scotthyoung.com/blog/2014/04/01/study-hard-no-burnout/