Bagaimana cara agar tetap termotivasi dalam belajar ?

motivasi belajar

Dalam proses belajar, motivasi sangatlah penting karena tanpa motivasi kita tidak bersemangat dalam belajar. Dan juga, motivasi itulah yang mendorong kita untuk terus belajar hingga kita mencapai target yang telah kita tentukan. Lalu, bagaimana cara agar kita termotivasi dalam belajar?

Mungkin sering kali kita mendapat pertanyaan, ‘apa motivasi kamu kuliah?’, ‘apa motivasi kamu bergabung di komunitas ini?,’ dsb. Hal tersebut menunjukkan bahwa, motivasi dalam melakukan sesuatu akan menjadi dasar yang sangat penting. Yang bisa membawa kita terus melakukan sesuatu tanpa beban dan tetap bersemangat.

Namun lebih sering lagi yang terjadi adalah semua jawaban atas pertanyaan-pertanyaan itu menguap ketika kita menghadapi satu masalah yang dirasa sulit. Seperti mata kuliah yang sulit, lingkungan yang tidak mendukung dan lain sebagainya. Bahkan untuk memunculkan kembali motivasi tersebut kita juga kesulitan.

Lakukan tips berikut untuk memunculkan motivasi dalam diri sendiri :

  1. Beri reward pada diri sendiri
    Beri reward pada diri sendiri secara tidak langsung mendatangkan efek yang sangat bagus di otak kita. Kita pun semakin terpacu untuk berusaha keras agar tujuan kita tercapai. Dengan kata lain kita akan termotivasi.

    Sebelum menentukan reward apa yang akan kita beri, kita harus menentukan goal atau tujuan yang akan kita capai, seperti rumah yang akan kita tuju nantinya. Lalu pikirkan reward apa yang ingin kita dapat. Dengan catatan jangan pernah berikan reward itu jika kita gagal meraih tujuan kita. Dengan begitu, secara tidak langsung otak akan merespon dan memberi sinyal positif yang akan memotivasi kita.

  2. Seberapa inginkah kita sukses
    Bermimpilah setinggi langit, karena jika jatuh masih ada bintang-bintang yang menahan. Begitulah salah satu kutipan yang sangat memotivasi. Lalu tanyakan pada diri sendiri seberapa inginkah kita sukses? Apakah tujuan kita kuliah hanya memperoleh ijazah dan gelar? Ataukah ingin menjadikan universitas sebagai batu loncatan sebelum benar-benar terjun ke bidang yang kita inginkan? Coba pikirkan itu baik-baik.

    Semakin tinggi cita-cita kita, semakin tinggi pula standar yang kita patok untuk diri kita. Dengan begitu, keinginan untuk mencapainya juga akan semakin tinggi. Berbeda dengan orang yang hanya memasang target rendah dan takut bermimpi. Mereka akan cenderung malas dan melakukan hal yang monoton tanpa tantangan.

    Untuk mengetahui seberapa ingin kita sukses, mulai dengan pertanyaan-pertanyaan untuk diri sendiri seperti, apa tujuan kita di universitas ini, apa tujuan kita setelah lulus dari universitas ini, atau apa yang ingin kita dapat dari universitas ini.

  3. Berpikir positif
    Perkuliahan sangat jauh berbeda jika dibandingkan dengan sekolah. Di perkuliahan, mahasiswa dituntut untuk lebih kreatif dalam belajar dan mandiri, artinya tidak bergantung atau hanya bergantung pada pengajar saja. Namun bukan berarti kita harus merasa kecil dengan hal itu. Jika dari awal kita sudah berpikiran, ‘ah ini mustahil’ atau ‘susah sekali’ maka seterusnya akan begitu. Karena otak telah mencernanya dan mencetaknya.

    Untuk itu yang kita perlukan adalah merubah mindset kita masing-masing. Merubah cara pandang kita terhadap apa yang akan kita hadapi di dunia perkuliaha. Akan lebih baik jika, ‘ah ini mustahil’ diubah menjadi ‘I am making progress’. Dan ‘susah sekali’ diubah menjadi ‘ini menantang’. Dengan begitu otak kita akan mencerna hal-hal positif dan melepaskan energi yang positif pula agar kita termotivasi.

  4. Just do it
    Banyak orang yang mengeluh dan putus asa ketika mereka dihadapkan pada tantangan yang sulit. Lalu akan merasa malas karena di otak kita yang muncul hanyalah pikiran-pikiran negatif dan segala hal buruk yang meliputinya.

    Sebenarnya, dalam menghadapi situasi tersebut, yang perlu kita lakukan hanyalah just do it. Tekan rasa malas dan cemas kita. Dan abaikan segala kemungkinan yang belum terjadi. Karena kemungkinan itu tidak akan menjadi nyata jika kita belum bertindak satu titik pun.

    Jika dirasa perlu, mandi adalah alternatif untuk menghilangkan rasa lelah dan malas. Karena biasanya, setelah tubuh menjadi segar, pikiran pun ikut segar. Dan yang lebih penting adalah tidak menunda pekerjaan. Coba bayangkan konsekuensi apa yang didapat ketika kita menunda pekerjaan, dan berapa rencana lain yang ikut terganggu karenanya. Untuk itu, pikirkan dua kali jika kita ingin menunda pekerjaan dan memilih untuk bermalas-malasan.

  5. Semua akan berakhir
    Rintangan yang menghadang mungkin akan silih berganti. Namun bukan berarti akan selamanya terjadi. Untuk itu, tanamkan pada otak kita, bahwa ini hanyalah sementara. Dan katakana bahwa kita hanya perlu bertahan sebentar saja. Dengan begitu , kita akan me-rileks-kan otak dan mengurangi beban yang kita bawa.

Referensi :

Motivasi belajar, suatu hal yang sering dilupakan oleh kita sebagai pelajar / mahasiswa. Kita sering menganggapnya remeh karena kita menganggap belajar hanyalah suatu kewajiban bukan suatu kebutuhan yang didasari oleh niat dan motivasi. Ketika kita sudah jenuh dan malas untuk belajar, kita akan membiarkan rasa jenuh dan malas tersebut karena kita belajar hanyalah suatu kewajiban. Namun, apabila kita belajar karena niat dan termotivasi maka akan membuat kita membuang jauh jauh rasa jenuh dan malas tadi. Kita akan berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai target kita karena motivasi yang besar pula. Sebalikanya, kita akan berusaha seadanya untuk mecapai target karena kita tidak mempunyai motivasi. Betapa pentingnya sebuah motivasi dalam belajar, berikut cara untuk mendapatkan motivasi-motivasi dalam belajar :

1. Runtuhkan!

Suatu saat kita akan mengalami yang namanya tugas menumpuk, deadline mepet, dan tugas terlalu banyak. Lalu kita akan merasa takut untuk memulai, merasa gelisah, galau, dan merana. Maka apa yang kita lakukan? Runtuhkan semua perasaan tersebut. Karena perasaan tersebut dapat membuat kita bermalas-malasan dan enggan untuk memulai mengerjakan tugas dan belajar. Sebisa mungkin hindari mengeluh, karena dengan mengeluh dapat membuat kita tersugesti bahwa tugas akan terasa tiada habisnya. Mulailah lakukan dan kerjakan tanpa ada satu kata keluhan yang keluar, jalanilah setiap prosesnya.

2. Sepakat dengan gangguan

Semakin jauh kita melangkah, semakin banyak pula gangguan yang kita dapat. Mulai dari ajakan kumpul dengan teman, notifikasi smartphone saat belajar, ajakan kencan oleh pacar, dan lain sebagainya. Stay focus! Ingatlah apa tujuan kita dalam belajar, apakah hanya untuk gugur kewajiba atau untuk meraih target impian. Lakukan dengan langkah kecil yaitu mematika koneksi internet atau menjauhkan alat komunikasi dari jangkauan kita. Jadwalkan kumpul dengan teman, atur waktu kencan, dan banyak hal yang dapat kita lakukan agar kita tetap terjaga motivasi belajarnya.

3. Lakukan yang terbaik

Ketika kita melakukan hal yang terbaik dan maksimal akan membuat kita melakukannya lagi dan lagi. Karena, kita akan mendapatkan hasil yang sesuai dengan apa yang telah kita usahakan tadi. Secara garis besarnya adalah kita akan ketagihan dengan hasil yang kita dapat.

4. Ingat dengan gambar yang besar

Kita melakukan sesuatu pasti ada motivasi tertentu, entah dari keluarga ataupun tokoh idola. Tempelkan gambar dari motivasi atau inspirasi kita di tempat yang sering kita lihat seperti di meja belajar atau lemari. Dengan begitu kita akan ingat untuk apa kita belajar, untuk siapa kita belajar, dan siapa yang ingin kita banggakan. Hal kecil ini dapat membuat kita termotivasi setiap waktu.

5. Jangan biarkan pertanyaan belum terjawab

Saat kita belajar kita akan merasa malas karena tidak dapat menyelesaikan suatu persoalan karena persoalan tersebut belum mendapat jawaban. Hal ini apabila dibiarkan akan membuat kita merasa malas dan terus malas. Untuk itu segeralah konsultasikan persoalan atau pertanyaan kita dengan orang yang lebih paham atau pengajar kita.

6. Ambil waktu istirahat dan hadiahi diri anda

Kita akan merasa tidak termotivasi 100% ketika kita belajar terus menerus selama berjam-jam. Hal itu terjadi karena otak dan tubuh kita sudah merasa lelah dan letih. Ketika belajar sudah lebih dari satu jam atau sudah mencapai target yang sudah ditentukan maka segeralah kita beristirahat dan beri hadiah atas target yang telah kita capai.

Referensi :
https://www.icas.com/education-and-qualifications/six-ways-to-stay-motivated-to-study-student-blog

Semangat dalam melaksanakan sesuatu adalah hal yang sangat penting, terutama ketika kita sedang belajar. Jika kita tidak semangat dalam belajar maupun mengerjakan tugas, maka kita tidak akan bisa menyerap ilmu yang diajarkan dan kemungkinan kita akan menyesal diwaktu yang akan datang. Sebenarnya ada banyak cara yang dapat kita lakukan untuk memotivasi diri kita sendiri. Namun, tidak ada solusi yang mudah dan cepat untuk merasa benar-benar termotivasi dan bersemangat dalam mengikuti pembelajaran. Meskipun begitu, agar motivasi yang telah ditanamkan dapat bertahan untuk jangka waktu yang lama, maka perlu adanya tindakan nyata yang konsisten. Yang semakin hari akan semakin menguatkan motivasi belajar kita. Berikut adalah cara menumbuhkan motivasi belajar.

1. Membuat satu tujuan yang pasti dengan niat dan tekad yang kuat
Membuat tujuan merupakan langkah awal untuk memotivasi diri kita. Dengan membuat tujuan, kita tahu apa yang kita harus tuju ke depannya. Dengan adanya tujuan ini maka kita akan termotivasi untuk mencapai apa yang kita inginkan dan menjadikan kita semangat dalam belajar karena ada pendorong untuk terus bertindak.

2. Memiliki impian
Seseorang yang memiliki impian akan lebih termotivasi dalam belajar dari pada seseorang yang tidak mempunyai impian. Karena dengan impian, seseorang akan menjadi lebih semangat demi mencapai impian yang dicita-citakan sejak dahulu. Jadikanlah impianmu sebagai sumber motivasi dalam belajar. Fokus dan tekad untuk mengembangkan diri untuk mencapai tujuan kita di masa depan.

3. Membuat sistem hadiah dan hukuman
Memberikan hadiah dan hukuman dapat memotivasi seseorang untuk semangat dalam belajar. Dengan cara ini seseorang akan berlomba-lomba untuk mendapatkan nilai bagus demi mendapatkan sebuah hadiah dan berusaha menghindari nilai jelek agar terbebas dari hukuman.

4. Berteman dengan teman yang rajin belajar
Bergaul dengan teman yang rajin belajar juga dapat memotivasi diri kita untuk belajar. Karena ketika teman kita belajar, maka secara otomatis kita juga ikut belajar. Hal ini memungkinkan kita untuk menghindari rasa malas dalam belajar.

5. Memiliki skill dalam belajar
Memiliki skill dalam belajar dapat mempermudah kita dalam proses belajar. Jika kita tidak memiliki skill dalam belajar, maka pembelajaran akan menjadi lebih sulit dan tak jarang membuat kita malas sehingga bisa saja kita tidak memahami materi belajar. Skill belajar dapat berupa strategi dan cara-cara belajar untuk memudahkan dalam belajar.

6. Relevansi Pelajaran dengan Kehidupan
Motivasi belajar akan meningkat secara drastis ketika kita mengetahui relevansi antara meteri pelajaran dengan kehidupan nyata. Semakin relevan materi pelajaran kehidupan nyata, motivasi belajar akan meningkat dengan sendirinya. Akan tetapi jarang sekali seorang yang mengetahui hubungan antara materi pelajaran dengan kehidupan nyata sehingga menimbulkan rasa malas untuk belajar.

7. Jangan cepat puas
Ketika kita mendapatkan nilai bagus dalam ulangan maupun tugas, janganlah kalian merasa puas terlebih dahulu. Karena kita belum mencapai tujuan dan impian kita yang sebenarnya.

8. Menghargai waktu
Menghargai waktu dapat memotivasi diri kita untuk belajar. Karena jika bisa membagi waktu, maka kita akan memiliki cukup waktu untuk belajar. Hal tersebut bisa membuat kita tidak kebingungan memanfaatkan waktu untuk belajar.

Jadi itulah beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk menumbuhkan motivasi diri kita agar bersungguh-sungguh dalam belajar. Dengan melakukan semua langkah di atas, maka kita bisa membuat diri kita bersemangat dalam belajar dan menjadi lebih baik setiap harinya.

Referensi :

Berikut cara-cara Termotivasi untuk Belajar yaitu :

Siapkan Ruang Studi Anda

  • Temukan tempat yang sepi dimana Anda tidak akan terganggu.
    Ini bisa berupa perpustakaan, kafe, kamar di rumah Anda, atau tempat lain yang bebas dari kebisingan dan interupsi yang berlebihan. Hindari tempat di mana Anda cenderung bertemu dengan teman Anda.

  • Persediaan perlengkapan belajar.
    Pastikan Anda memiliki semua pena, pensil, kertas, highlighter, dan Post-Its yang Anda butuhkan. Anda tidak ingin mengganggu waktu belajar Anda untuk mendapatkan lebih banyak.

  • Simpanlah sedikit air dan makanan ringan di sisimu.
    Orang-orang lebih produktif saat mereka terhidrasi dan minum air yang stabil akan membantu menghilangkan rasa haus. Camilan kecil seperti kacang tanah, granola bars atau buah akan membantu Anda tetap bersemangat.

  • Buat ponsel Anda dalam mode diam.
    Anda tidak ingin menerima telepon dari teman dan anggota keluarga saat Anda mencoba untuk belajar. Biarkan mereka tahu sebelumnya bahwa Anda perlu waktu untuk belajar, jika Anda pikir mereka akan khawatir. Lebih baik lagi, taruh saja diam saja dan simpan di tempat yang tidak terlihat sehingga Anda tidak tergoda untuk terus-terusan mengintip.

Tetapkan Tujuan Studi

  • Tetapkan tujuan konkret untuk sesi belajar Anda.
    Pikirkan secara spesifik, tujuan yang dapat dicapai daripada generalisasi yang kabur. Alih-alih mengatakan pada diri sendiri, “Saya harus menjadi ahli matematika,” pikirkan tujuan spesifik seperti, “Saya akan belajar bagaimana membuat grafik persamaan kuadrat.” Mencapai tujuan ini akan membuat Anda merasa selesai pada akhir sesi belajar Anda.

  • Hargai diri Anda saat Anda menyelesaikan tujuan Anda.
    Pikirkan cara kecil untuk menghargai diri sendiri saat memenuhi tujuan Anda. Jika Anda berada di tengah sesi belajar, Anda bisa berjalan cepat, makan granola bar, atau mendengarkan lagu favorit. Jika Anda telah menyelesaikan sesi belajar Anda, merasa bebas bersenang-senang dengan bermain game, berbicara dengan teman, atau menonton video.

  • Pikirkan apa yang akan Anda capai dengan belajar.
    Untuk menjaga sikap positif, cobalah untuk memvisualisasikan hal-hal baik yang akan datang kepada Anda dengan belajar. Bayangkan mendapatkan skor bagus dalam ujian, menerima pujian dari guru Anda, atau perguruan tinggi yang Anda mungkin berencana untuk hadir. Meski belajar terkadang membosankan dan sulit, memikirkan hasil akhirnya akan membuat Anda terus maju.

Persiapkan dirimu

  • Buatlah jadwal belajar.
    Sisihkan blok waktu tertentu untuk belajar setiap hari sehingga Anda memerlukannya daripada mengatakan pada diri sendiri samar-samar, “Saya harus belajar kapan minggu ini.” Merencanakan itu akan memudahkan Anda untuk tetap berpegang pada resolusi Anda.

  • Jangan menunda-nunda.
    Jangan menunggu sampai menit terakhir untuk belajar ujian besar atau membaca bab 90 halaman. Jika ditugaskan Senin dan Jumat, mulai Senin dan selesai di awal minggu sehingga Anda tidak perlu khawatir tentang hal itu pada menit terakhir.

  • Mulai saja! Terkadang itu bisa menjadi bagian tersulit.
    Jika jadwal studi Anda terlihat terlalu menakutkan, tentukan tujuan yang lebih kecil. Pertimbangkan untuk membaca setengah dari bab ini dan setengah besok. Lakukan saja satu atau dua masalah dari buku kerja. Ingat bahwa selalu lebih baik melakukan sedikit sekarang daripada tidak melakukan apa-apa sama sekali.

Referensi : http://www.wikihow.com/Get-Motivated-to-Study