Bagaimana cara agar kita tidak menunda-nunda pekerjaan?

Menunda-nunda pekerjaan adalah suatu aktivitas yang cenderung lebih memilih untuk tidak mengerjakan sesuatu yang harus dikerjakan untuk kemudian dikerjakan dilain waktu. Hal ini tentu akan membuat pekerjaan tersebut menumpuk ditambah lagi pekerjaan pekerjaan lain yang berdatangan dapat mengakibatkan semakin menumpuknya pekerjaan tersebut. Lantas, bagaimanakah solusi atau langkah langkah agar kita tidak menunda-nunda pekerjaan ?

Tak jarang kita temui disekitar kita akan maraknya fenomena menunda-nunda pekerjaan ini. Disaat kita menunda nunda pekerjaan, kita telah membuang waktu luang kita dan mengabaikan tugas penting yang harus kita kerjakan. Dan saat sudah dekat dengan batas waktunya, kita seringkali panik dan menyesal kenapa kita tidak mengerjakannya lebih dulu.

Para penunda pekerjaan tingkat ‘kronis’ yang saya tahu telah menghabiskan bertahun tahun hidupnya dengan bermalasan, menunda pekerjaan, mengulur waktu, bersembunyi dari pekerjaan, dan hanya mengerjakan sesuatu yang tidak dapat di hindari yang dimana akan terus menerus begitu. Ini adalah salah satu kebiasaan buruk yang sering terlihat di sekitar kita yang secara tidak sadar menjadikan kita korban dan mencegah kita untuk memperoleh hasil yang lebih besar kedepannya.

Jangan biarkan kebiasaan menunda nunda ini mengambil alih hidupmu. Sekarang, saya akan membagikan beberapa saran dan tips dari saya yang mungkin dapat diterapkan untuk menekan rasa ingin menunda-nunda ini.

1. Bagi pekerjaanmu menjadi beberapa bagian

Salah satu alasan mengapa kita sering menunda-nunda pekerjaan adalah karena pekerjaan itu terlalu berat buat kita. Jadi, bagilah pekerjaan itu menjadi beberapa bagian, kemudian fokus untuk mengerjakan per bagiannya dalam satu waktu. Dan jika kamu masih menunda-nundanya, bagilah lagi bagian bagian tadi menjadi beberapa bagian lagi. Dan perlahan lahan, secara tidak sadar pekerjaan tersebut akan terlihat lebih mudah sehingga dapat mengubah pola pikir kita untuk menyelesaikannya dengan baik.

2. Ubah keadaan lingkunganmu

Lingkungan yang berbeda memiliki dampak yang berbeda pula bagi produktivitas kita. Lihatlah meja kerja dan kamarmu. Apakah lingkunganmu dapat membuatmu ingin bekerja ataukah membuatmu ingin tidur ? Jika ingin membuatmu tidur, maka kamu harus mulai berpikir untuk mengubahnya.

Satu hal yang perlu jadi catatan bahwa sebuah lingkungan yang dapat menginspirasi kita sebelumnya, mungkin dalam waktu lama akan membuat kita tidak mendapatkan inspirasi seperti sebelumnya, dan dengan demikian perlu kita mengganti atau mengubah posisi dari ruang kerja atau kamar tidur kita.

3. Membuat detail linimasa beserta batas waktu yang spesifik

Memiliki hanya 1 batas waktu sebenarnya merupakan salah sat penyebab munculnya sifat menunda-nunda pekerjaan ini. Karena kita akan berpikir bahwasannya waktu yang kita miliki cukup untuk melakukan aktivitas lain sebelum mengerjakan pekerjaan tersebut. Yang harus dilakukan sebenarnya adalah lakukan seperti tips nomor (1), yang kemudian setiap bagian bagiannya dibuatkan batas waktunya masing masing.

Dengan cara ini kita dapat meyelesaikan pekerjaan dengan metode cicilan ini dengan tepat waktu sesuai dengan apa yang kita tuliskan.

4. Mulailah harimu dengan pekerjaan yang paling berat

Buatlah rencana di pagi hari dengan memulainya dengan tugas yang paling berat dulu. Kamu akan lebih mudah mengerjakan pekerjaan yang lebih berat ini di awal hari ketimbang di sore hari karena kita akan lebih berenergi di pagi hari, terlebih lagi jika sudah sarapan dan dengan tidur yang berkualitas. Dan jika telah selesai, mulailah untuk pindah ke tugas yang lebih mudah.

Sumber:


Menunda-nunda segala sesuatu tentu tidak bagus. Alangkah baiknya jika segera dikerjakan. Dalam semua hal seperti beribadah, bekerja dan belajar menunda adalah hal yang harus dihindari. Karena mayoritas orang yang suka menunda-nunda pekerjaannya pada akhirnya tidak terlaksana. Contohnya seorang pelajar mendapatkan tugas dari sekolah, karena jangka waktu (deadline) –nya masih panjang ia berfikir untuk mengerjakannya nanti dan nanti. Tanpa pelajar itu sadari, besok adalah hari dimana semua tugas harus diserahkan pada gurunya. Banyak nya tugas membuat pelajar itu bingung harus dimulai darimana dan pada akhirnya ia tidak mengerjakan sama sekali. Waktunya terbuang untuk hal yang tidak penting.

Dari contoh tersebut, tidak sepantasnya kita menunda-nunda kewajiban kita meskipun jangka waktunya masih panjang karena itu membuat diri kita sendiri dirugikan akibat kelalaian kita. Ada beberapa cara untuk berhenti dari namanya penundaan, yaitu :

1.Mulailah pekerjaanmu dari langkah-langkah terkecil
Seperti yang kita ketahui tidak semua tugas atau kewajiban kita lainnya mudah ada pula yang sulit. Maka dari itu kerjakanlah kewajiban kita dari yang terkecil yang kita rasa mudah untuk mengerjakannya. Sehingga tanpa kita sadari, kita telah selesai mengerjakan setengah dari keseluruhan tugas kita tanpa membuang-buang waktu hanya untuk memikirkan tugas yang susah. Baru setelah selesai mengerjakan yang mudah kita dapat mulai focus mengerjakan tugas yang sulit.

2.Ubahlah lingkunganmu
Lingkungan disini yang dimaksud adalah ruang lingkup diri sendiri. Dalam diri tentu saja lebih menyukai kebebasan dan bersenang-senang dan membenci apa yang kita anggap itu beban atau membosankan. Mengubah kebiasaan buruk kita dengan beranggapan bahwa kewajiban kita adalah hal yang terpenting dan harus segera dilaksanakan. Keluarlah dari zona ternyamanmu dan mulai mengenal bagaimana kerasnya dunia luar. Jika kita terus hanya berfikiran tentang kesenanganmu sekarang, tidak menjamin di masa depan kita masih bisa bersenang-senang atau sebaliknya hidup dalam keterpurukan.

3.Membuat daftar/rincian dalam jangka waktu tertentu
Tentu semua orang memiliki daftar kegiatan apa yang akan ia lakukan untuk waktu kedepan. Membuat daftar kegiatan, target yang harus dicapai, dan cara pencapaiannya perlu dilakukan. Bukan hanya untuk para pelajar atau mahasiswa saja, tapi semua kalangan wajib memiliki daftar kegiatan dan target mereka kedepannya.

4.Eliminasi penundaanmu
Menghapus penundaanmu dengan mulai mengerjakan atau melaksanakan semua kewajibanmu dari yang termudah.

5.Bergaul dengan seseorang yang dapat menginspirasimu
Tak elak bahwa kita mudah terpengaruh oleh seseorang yang membuat kita ikut menyukai dan dan mengikuti apa yang ia kerjakan. Bergaul dengan orang yang dapat menginspirasi kita bukanlah ide yang buruk. Selain menjalin tali persaudaraan dengan berteman, kita juga akan ikut kebiasaan-kebiasaan baik yang ada pada dia. Namun jangan kita ikuti kebiasaan buruknya. Harus selective dalam membedakan mana yang baik dan buruk.

6.Ceritakan pada teman atau yang lain tentang targetmu
Ceritakan apa yang ingin kamu capai di masa depan pada orang sekelilingmu. Dengan begitu kita akan memiliki tekad dan semangat yang besar untuk berusaha mencapai target yang sudah kita buat.

7.Carilah seseorang yang sudah mencapai hasil atau targetnya
Kadang kalanya kita perlu bertanya pada orang yang sudah bisa mencapai hasilnya. Bertanya bagaimana caranya ia bisa hingga menjadi seperti saat ini, apa yang membuatnya termotivasi hingga memiliki tekad yang begitu besar dan bagaimana cara pencapaiannya.

8.Berhentilah terlalu rumit
Janganlah buat dirimu menjadi rumit. karena pasti akan membuatmu malas untuk mengerjakan kewajibanmu dan hanya berfikir untuk sesuatu hal yang sebenarnya tidak rumit. Berfikir positif dan berkenyakinan bahwa aku pasti bisa dengan begitu semua hal yang tadinya terhambat atau tertunda akan segera selesai. Segala sesuatu tidak akan selesai atau tercapai jika hanya diangan-angan tanpa adanya usaha.

Referensi : http://www.Lifehack.org/?ref=header-logo

Kita semua terbiasa dengan fenomena menunda-nunda. Ketika kita menunda-nunda, kita membuang waktu luang dan menunda tugas penting yang harus kita lakukan sampai terlambat. Dan bila memang sudah terlambat, kita panik dan berharap kita mulai lebih awal. Namun, apa daya waktu tak dapat diputar kembali.

“Jangan pernah menyia-nyiakan waktu karena waktu adalah hal yang paling langka dan hal yang paling mahal.”

  1. Tentukan tujuan Anda dan beri tenggang waktu
    Jika Anda membuat sebuah tujuan yang besar maka Anda akan semakin terbebani dan ingin segera menyelesaikannya. Jika tujuan tersebut terasa menakutkan dan berat maka lakukan langkah demi langkah, selesaikan mulai dari masalah terkecil.

  2. Visualisasikan masa depan Anda
    Bayangkan Anda sedang menikmati kesuksesan Anda. Duduk manis menikmati jerih payah Anda. Lalu bagaimana untuk meraih semua itu, tentunya butuh kerja keras bukan? Maka dengan memvisualisasikan masa depan Anda yang cerah, semangat Anda untuk meraihnya akan terbentuk.

  3. Jangan terpuruk karena sebuah kegagalan
    Semua orang pasti pernah mengalami kegagalan. Jangan gadikan kegagalan tersebut sebagai alasan untuk menunda atau bahkan berhenti dalam menggapai tujuan Anda. Saat mengalami kegagalan jangan terlalu lama meratapinya, jangan terlalu lama terlarut dalam kesedihan. Karena jika Anda terlalu menyesali apa yang sudah terjadi bisa jadi Anda akan sulit untuk keluar dari zona tersebut dan tentunya waktu Anda akan terbuang sia-sia. Lebih baik Anda segera bangkit, tidak membuan-buang waktu, manfaatkan masa sekarang dengan baik sehingga masa depan Anda akan terbangun.

  4. Segera laksanakan apa yang ada pada benak Anda
    Bermimpi akan masa depan yang cerah memang dianjurkan agar semangat Anda terpacu. Tetapi jangan terlalu larut dalam hayalan Anda. Segeralah melakukan aksi. Jika Anda terlalu asik bermain di dunia hayalan, maka bisa jadi Anda akan melupakan dunia nyata dan tidak segera melakukan tindakan.

  5. Pisahkan menjadi bagian-bagian kecil
    Terkadang kita enggan mengerjakan tugas-tugas kita karena tugas tersebut berat bagi kita, akhirnya kitapun jadi menunda-nundanya. Solusinya adalah pecah tugas-tugas Anda menjadi bagian-bagian kecil. Dengan begitu kita akan berhenti untuk menunda-nunda pekerjaan.

  6. Ubah lingkungan Anda
    Tatalah ruang kerja dengan sebaik mungkin, atur hingga ruang kerja Anda tersebut nyaman untuk ditempati. Dengan catatan, singkirkan segala hal yang di ruangan Anda yang membuat enggan untuk segera melaksanakan pekerjaan, contohnya adalah ranjang.

  7. Berhenti melakukan hal-hal yang rumit
    Hal-hal rumit yang dimaksud adalah menunggu waktu yang tepat untuk melakukan suatu hal. Jika Anda terus menunggunya, Anda tidak akan pernah mencapai apapun. Perfeksionisme adalah salah satu alasan terbesar untuk menunda-nunda.

  8. Carilah orang yang telah mencapai tujuan tersebut
    Anda dapat mencari seseorang yang sudah meraih tujuan yang sama dengan Anda. Jadi, Anda dapat meminta masukan darinya agar tugas Anda dapat segera terselasaikan dengan mudah.

  9. Beritahu orang lain tentang tujuan Anda
    Jika Anda sudah memberi tahu banyak orang mengenai tujuan Anda, maka secara tidak langsung Anda akan termotivasi untuk meraih tujuan tersebut dan membuktikan kepada orang-orang tersebut bahwa Anda dapat melakukannya. Hal tersebut juga akan membuat Anda berpikir bahwa jika Anda tidak dapat menggapai tujuan tersebut maka nama baik Anda akan dipertaruhkan.

  10. Carilah teman
    Semakin sulit suatu tugas maka semakin besar kemungkinan kita untuk menunda-nunda tugas tersebut. Tugas akan lebih mudah jika diselesaikan oleh lebih dari satu kepala, maka carilah teman untuk bekerja sama menyelesaikan tugas tersebut.

Sumber: www.lifehack.org & www.forbes.com