Bagaimana bentuk rekayasa sosial?

Begitu banyak problem sosial yang terjadi di kalangan masyarakat dan kompleksitas problem sosial tersebut terjadi di segala bidang kehidupan yakni dalam bidang sosial, politik, pendidikan, agama dan lain sebagainya. Sehingga diperlukan upaya untuk memecahkan masalah dan memperbaiki sistem sosial yang mengarah kepada kehidupan masyarakat yang ideal.

Hal ini harus diimbangi dengan langkah konkret yang memiliki visi dan misi yang jelas. Sehingga rencana untuk mengubah setting pola pikir masyarakat dapat berjalan berdasarkan tujuan. Problem sosial yang terjadi disebabkan oleh kesalahan berfikir dan mitos-mitos yang telah berkembang di masyarakat dan di sinilah diperlukannya suatu rekayasa sosial untuk memecahkan masalah tersebut. Disamping itu diperlukan agen-agen yang mampu memberikan solusi dalam pemecahan masalah sosial yang berperan sebagai pembaharu dan bergerak dalam upaya rekayasa sosial yang bersifat positif.

Bagaimana bentuk rekayasa sosial?

Bentuk-bentuk Rekayasa Sosial antara lain :

1. Evolusi

Di bidang Ilmu Pengetahuan Alam kita juga mengenal istilah evolusi yakni sutu perubahan yang memakan waktu yang sangat lama. Perubahan perubahan ini pun merupakan perubahan yang memakan waktu yang lama, melingkar dikalangan elit. Sehingga penguasa leluasa merekayasa agenda perubahan yang ada demi kepentingan pribadinya.

2. Revolusi

Dapat dikatakan sebagai perubahan yang terjadi secara ekstrim karena memberhangus suatu zaman dan digantikan dengan zaman baru tanpa meninggalkan sisa zaman yang lama. Perubahan yang beresiko, sporadis. bermakna peristiwa sosial yang dahsyat, mengelorakan perasaan, menjungkirbalikan tatanan nilai dan lembaga sosial.

3. Reformasi

Reformasi
Reformasi secara umum berarti perubahan terhadap suatu sistem yang telah ada pada suatu masa.

Sebuah bentuk perubahan yang parsial, tidak cepat tapi tidak juga lambat. Pertengahan antara evolusi dengan revolusi. Reformasi sendiri pernah terjadi di Indonesia pada tahun 1998 saat penggulingan Soeharto.