Bagaimana bentuk-bentuk dari diplomasi?

diplomasi

Bagaimana bentuk-bentuk dari diplomasi ?

Ada berbagai ragam diplomasi, yaitu:

  1. Diplomasi Boejuis-Sipil, merupakan diplomasi yang dalam
    penyelesaian permasalahan lebih mengutamakan cara-cara damai
    melalui negosiasi untuk mencapai tujuan (win-win solution)

  2. Diplomasi demokratis, yaitu diplomasi yang berlangsung secara
    terbuka dan memperhatikan suara rakyat.

  3. Diplomasi totaliter, merupakan diplomasi yang lebih menonjolkan
    peningkatan peran negara (pemujaan patriotism dan loyalitas
    kepada negara berapa pun harga pengorbanannya). Diplomasi ini
    marak pada fasisme Italia, fasisme Spanyol, dan nazi Jerman.

  4. Diplomasi Preventif, biasanya diluncurkan ketika masyarakat
    menghadapi suasana genting yang akan memunculkan konflik
    besar atau pecah perang.

  5. Diplomasi Provokatif, bertujuan untuk menyudutkan posisi suatu
    negara untuk menimbulkan sikap masyarakat internasional agar
    menentang politik suatu negara.

  6. Diplomasi Perjuangan, diperlukan saat negara mengahadapi situasi
    genting untuk mempertahankan posisinya dalam memperjuangkan
    hak-hak untuk mengatur urusan dalam negerinya dan menghindari
    campur tangan negara lain.

  7. Diplomasi Multilajur (Multitrack Diplomacy), merupakan diplomasi
    total yang dilakukan Indonesia dimana penggunaan seluruh upaya
    pada aktor dalam pelaksanaan poltik luar negeri.

  8. Diplomasi Publik (Softpower Diplomacy), diplomasi ini
    menekankan gagasan alternatis penyelesaian masalah melalui
    pesan-pesan damai, bukan melalui provokasi, agitasi atau sinisme.