Bagaimana Alibaba dapat bertahan ditengah-tengah persaingan ketat pada era dot com boom dan menjadi e-commerce terbesar di china

Saya chelsea, saya ingin bertanya. Seperti yang kita ketahui Alibaba merupakan sebuah startup e-commerce yang berbasis di china. Perusahaan ini memiliki beberapa produk seperti taobao.com, tmall.com, aliexpress, lazada, dll. dengan berbagai produknya, alibaba menjadi salah satu perusahaan terbesar di dunia. Kira-kira bagaimana Alibaba dapat bertahan ditengah-tengah persaingan ketat pada era dot com boom dan menjadi e-commerce terbesar di china?

Menurut saya alasan Alibaba dapat bertahan di era dot com boom yaitu tidak terlepas dari karakter founder Alibaba itu sendiri yaitu Jack Ma. Setiap produk sukses pasti dibalik itu ada seseorang yang hebat, karena sejatinya setiap produk pasti ada yang menciptakan. Ada beberapa sifat Jack Ma yang berpengaruh terhadap bertahannya Alibaba di era dot com boom dan menjadi raksasa di China yaitu sifat inovatif dan tidak mudah menyerah.

  • Inovatif

Pada era sebelum dot com boom Alibaba memang sudah mendapat banyak pendanaan dan namanya sudah mulai dikenal banyak orang. Hal ini lantas tidak menjadikan Alibaba kebal terhadap efek dot com boom. Saat itu Alibaba gagal mendapat pendanaan untuk jangka waktu yang pendek, namun disinilah karakter inovatif dari Jack Ma dibuktikan. Saat itu Jack Ma membuat fitur baru pada produk Alibaba yaitu premium membership dan terbukti berhasil untuk mendanai operasional dari Alibaba. Jack Ma tidak hanya mengandalkan label perusahaan berbasis internet saja tetapi tetap memperhatikan produk yang dibuat agar dapat diterima oleh pasar yang dapat menjadi pertahanan di era dot com boom. Terbukti dari dikeluarkannya produk Alibaba yaitu Taobao.com yang dibuat untuk melawan eBay dan memang diterima oleh masyarakat China karena cocok dengan budaya disana.

  • Tidak Mudah Menyerah

Selain inovatif sifat dari Jack Ma yang dapat membuat Alibaba bertahan di era dot com boom yaitu sifat tidak mudah menyerah. Jika diisaat itu banyak perusahaan yang jatuh maka berbeda dengan Alibaba yang tidak hanya menerima keadaan tetapi selalu mencoba untuk menghadapi permasalahan itu. Walaupun sudah beberapa kali ditolak untuk mendapat pendanaan tetapi Jack Ma tidak menyerah dan hingga akhirnya dapat bertahan.

Sumber

https://idntrepreneur.com/kisah-sukses-jack-ma-pendiri-alibaba-raksasa-ecommerce-dunia

Menurut pendapat saya, Alibaba berhasil keluar dari krisis era dot com boom karena dapat bertahan dan mengalahkan salah satu pesaing terbesarnya yaitu eBay pada masa tersebut. Pada era dot com boom memang banyak sekali persaingan ketat antara perusahaan-perusahaan baru yang mencoba masuk untuk mencoba mencari peluang kesuksesan. Era ini dimulai dengan pengenalan sistem toko online atau e-commerce dan banyaknya traffic jumlah pengguna internet yang semakin hari terus bertambah. Dari sini pendiri Alibaba yaitu Jack Ma mulai mendirikan Alibaba, dia melihat peluang bisnis yang terbuka di depannya dan mulai membentuk Alibaba.

Alibaba merupakan layanan e-commerce yang berfokus pada jenis bisnis B2B. Dari situ mulai banyak bisnis kecil hingga menengah yang memakai Alibaba. Alibaba boleh berjaya sampai adanya krisis internet bubble yang dianggap sebagai masa terkelam dunia bisnis internet. Internet bubble membuat semua saham teknologi dunia turun drastis dan perekonomian perusahaan internet hancur total. Banyak juga perusahaan yang memilih mundur dari bisnis ini. Alibaba pun juga mengalami krisis yang sama. Pada saat itu Jack Ma mengambil keputusan untuk memindahkan Alibaba ke Amerika Serikat. Akan tetapi disini keputusan Alibaba tersebut berbuah kesalahan yang mengakibatkan kondisi Alibaba semakin memburuk karena tim Alibaba yang berada di China dan Amerika Serikat bersaing memperebutkan kekuasaan. Pada waktu itu juga sempat muncul salah satu pesaing terbesar Alibaba yaitu eBay yang datang ke China dengan mengakuisisi Eachnet.com. Alibaba tidak gentar melawan eBay. Dikutip dari salah satu artikel pada www.forbes.com dimana Jack Ma menyampaikan bahwa:

“eBay mungkin adalah seekor hiu di lautan, akan tetapi Aku adalah seekor buaya di sungai yangtze. Jika kami bertarung di laut mungkin eBay yang akan menang-tapi jika kami bertarung di di sungai, kami(Alibaba) lah yang menang”

Jack Ma menganggap bahwa eBay tidak memahami konsumen yang ada di China. Kesalahan eBay adalah membebankan fee pada member. Langkah yang diambil Jack Ma kemudian adalah mendirikan platform C2C baru yaitu Taobao.com yang memberikan fasilitas gratis selama 3 tahun yang membuat konsumen berpindah ke Taobao.com dan mengalahkan eBay. Inilah sebabnya eBay gagal mengusai segmen pasar di China pada waktu itu.

Sumber

https://www.forbes.com/sites/helenwang/2014/08/07/alibaba-saga-iv-a-crocodile-in-the-yangtze-river/

Menurut saya, Alibaba bisa menjadi salah satu perusahaan terbesar di china karena mereka memiliki beberapa stategi bisnis yang sukses seperti :

  • Ekspansi Bisnis Secara Global
    Perusahaan Alibaba melakukan bisnis secara global ke berbagai negara untuk memasarkan produknya. Contohnya LAZADA yang dipasarkan ke negara-negara asia tenggara seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, dll. Dalam hal ini Alibaba ingin terus berekspansi untuk mengembangkan bisnisnya

  • Fokus Pada Pelanggan
    Alibaba disini selalu memiliki fokus utama dalam hal ini kepada pelangganya. Disini Alibaba ingin selalu mengutamakan kepuasan pelanggan. Karena kepuasan maupun kepercayaan pelanggan bisa membuat pelanggan bertahan dan selalu betah menggunakan produk-produk Alibaba

  • Investasi ke beberapa perusahaan
    Sebagai perusahaan besar, Aliaba tidak lupa untuk melakukan investasi untuk berkembang. Disini Alibaba melakukan beberapa investasi ke beberapa perusahaan seperti ke Tokopedia, LAZADA, dll. Disini Alibaba ingin mendapatkan feedback yang menguntungkan dari perusahaan yang mereka investasikan karena mereka percaya bahwa perusahaan yang mereka investasikan akan berkebembang dan menghasilkan keuntungan yang besar.

Sumber :

Saya setuju dengan pendapat mas fajar, reza, dan seoling. Produk yang bagus dihasilkan dari teamwork yang bagus dan kita lihat dari sisi pendirinya, yaitu Jack Ma. Keinginan kuat dari Jack sendiri, sebagai warga negara cina yang memahami kebiasaan warga di cina, beliau ingin mempertahankan e-commerce miliki nya agar tidak tergusur oleh e-commerce lain atau diluar dari negaranya.

Jack pernah mengatakan bahwa:

eBay tumbuh dengan kuat. Pada saat itu ,hanya ada dua perusahaan di Cina yang memahami pasar online, eBay dan Alibaba. Saya sangat khawatir eBay akan tumbuh dan membunuh bisnis Alibaba untuk bersaing di ruang B2B. Di Cina, tidak ada batas yang begitu jelas antara individu (C2C commerce) dan usaha kecil (B2B commerce). Ada banyak orang yang memiliki spirit kewirausahaan. Saya perlu menghentikan eBay untuk melindungi Alibaba, apalagi eBay mentarget business users dan consumer users secara bersamaan.

Jack Ma ingin supaya Alibaba memiliki kearifan lokal atau budaya yang kuat, memahami lebih mendalam tentang konsumen cina. Perbedaan budaya antara Alibaba dengan eBay, dari desain website, konsumen cina suka desain web yang “busy” penuh dengan warna yang kuat, sedangkan orang-orang western lebih suka dengan desain web yang simple seperti Google.

Menurut saya, Jack sudah kuat menghadapi masalah-masalah hidup, seperti ketika beliau masuk perguruan tinggi yang gagal sampai melamar pekerjaanpun gagal sebagai pegawai restaurant cepat saji. Sehingga terbentuk dalam dirinya, yang siap menghadapi tantang.

Menurut Jack ada beberapa alasan mengapa ia berhasil:

  • Pada awalnya, ia tidak punya banyak uang, tidak ada teknologi, dan tidak punya recana. setiap dollar yang digunakan harus jelas digunakan untuk apa. Kantor dibuka di apartemennya dan baru ekspansi setelah ada raise fund dari investor

  • Global vision, local win, menurut kepercayaan Jack Ma sebagai warga negara cina. Beliau harus mendesain business modelnya sendiri yang memiliki tujuan untuk membantu perusahaan kecil dan menengah agar dapat menghasilkan uang. Beliau tidak pernah menjiplak business model dari US, seperti yang dilakukan oleh entrepreneur Cina lainnya.

  • Filosofi KungFu atas pelajaran Harvard, Jack Ma gemar membaca novel-novel legendaris dari Cina dan sangat terinspirasi oleh filosofi novel Kung Fu:

If you want to be a 1st class Kung Fu player, you have to suffer a lot, you have to practice, you have to learn, you have to be good people. You have to have the spirit of never give up, the fighting spirit, keep on doing. If you don’t give up, you still have a chance. - Jack Ma (CNN Interview)

Sumber:
https://startupbisnis.com/bagaimana-alibaba-yang-dipimpin-jack-ma-mengalahkan-ebay-di-china/2/