Bagaimana Agar Bisa Terbuka Kepada Orang Lain?

terbuka kepada orang lain

Mengevaluasi Apa Yang Diucapkan – keterbukaan seseorang kepada orang banyak dan kemauan untuk mendengarkan apa yang dikatakan dan bukan apa yang mereka pikir seharusnya diucapkan atau apa yang akan dikatakan.

Umumnya setiap orang memiliki satu bentuk kepribadian dominan dalam dirinya; Introvert yang cenderung menutup dirinya dari dunia luar, lebih banyak berpikir dan senang berada di lingkungan sunyi dan tenang. Ekstrovert, kebalikan dari introvert, orang orang yang aktif dan vokal, lebih senang berada di keramaian dan berpartisipasi dalam sebuah interaksi. Dan ambivert, dimana seseorang memiliki kedua jenis kepribadian dalam dirinya (introvert dan ekstrovert) yang dapat berubah ubah sehingga orang dengan jenis kepribadian seperti ini sering terlihat moody.

Bagi orang orang dengan kepribadian introvert, mengungkapkan sesuatu kepada orang lain apalagi di depan umum adalah tantangan tersendiri, walaupun sebenarnya mereka telah memiliki apa yang diungkapkan itu didalam pikirannya namun akan sulit bagi mereka untuk mengungkapkannya. Berikut 10 hal yang dapat dilakukan untuk orang yang merasa malu atau tidak berani untuk mengkungkapkan pemikirannya kepada orang lain :

  1. Pelajari hal hal baru
    Semakin banyak mempelajari sesuatu dan banyak membaca akan memperkaya pengetahuan. Ketika pengetahuan semakin luas, koneksi baru dengan orang lain pasti akan bertambah

  2. Perhatikan syarat non-verbal
    Salah satu hal yang penting ketika berkomunikasi dengan orang lain, beberapa gerak tubuh saat berkomunikasi bermakna suatu hal, apakah orang lain benar benar mendengarkan atau tidak tertarik dengan apa yang dibicarakan.

  3. Dengarkan orang lain dengan baik
    Mendengarkan dengan seksama ketika orang lain berbicara adalah suatu bentuk penghargaan. Sehingga akan memberikan rasa nyaman kepada diri sendiri saat tiba gilirannya untuk kita berbicara.

  4. Tanyakan pertanyaan yang sebenarnya
    Cobalah bicarakan hal hal yang dapat didiskusikan, seperti menanyakan pendapat tentang hingar bingar isu nasional, perkembangan teknologi, atau hal apapun. Proses interaksi seperti ini akan melatih keterbukaan diri terhadap orang lain

  5. Abaikan rasa takut
    Rasa takut adalah hal terbesar yang menghalangi keterbukaan diri terhadap orang lain. Cobalah untuk percaya terhadap diri sendiri.

  6. Temukan cara untuk berkomunikasi
    Seperti yang telah dijabarkan diatas, menemukan cara untuk berkomunikasi dapat dimulai dengan mendiskusikan hal yang saling disuka, dan saling berbagi pengetahuan dengan orang lain akan membantu menjadi orang yang dapat terbuka terhadap orang lain.

  7. Sabar
    Salah satu ketakutan seseorang untuk menjadi terbuka adalah rasa takut ketika seseorang mulai menghakimi. Tetaplah percaya diri dan sabar.

  8. Jangan terpengaruh pada masa lalu
    Kesalahan yang mungkin dilakukan pada masa lalu mungkin tetap menjadi pikiran bagi seseorang. Sehingga membuatnya menjadi pribadi tertutup dan menghindari keterbukaan dengan orang lain. Stay in the momment fokuslah pada apa yang terjadi hari ini dan apa yang akan dihadapi dimasa depan.

  9. Berfikir secara spesifik
    Jawablah pertanyaan seseorang dengan lengkap, sehingga mereka tidak harus bertanya berulang ulang untuk mendapatkan jawaban yang lengkap. Karena mungkin bagi sebagian orang hal tersebut cukup menjengkelkan

  10. Jangan terburu buru
    Beusahalah rileks dan tidak terburu buru ketika berbicara dengan orang lain. Bersabarlah. Sehingga setiap topik yang dibicarakan tersampaikan dengan baik.

Menjadi orang yang terbuka terhadap orang lain akan memperkaya pilihan dan membuka jalan menuju kesuksesan. Tidak perlu memaksakan diri menjadi pribadi yang ekstrovert, cukup menjadi pribadi yang sedikit terbuka dengan lingkungan sekitar.

1 Like

Menjadi pribadi yang terbuka berarti kita terbuka terhadap apa yang orang lain katakan tentang kita atau tentang mereka sendiri. Selain itu pribadi yang terbuka juga berarti menjadi pendengar yang baik. Pahami bahwa sesuatu itu penting bagi mereka dan mereka mempercayai perasaannya kepada kita.
Menurut Counseling and Wellness Center, berikut adalah 5 cara untuk menjadi pribadi yang lebih terbuka

  1. Janganlah menjadi orang yang munafik. Segala perbuatan yang kita lakukan haruslah sama dengan apa yang kita pikirkan atau rasakan.

  2. Focus on feelings.Tunjukan perasaan atau emosi kepada orang lain. Berbagi perasaan dengan orang lain sangatlah sulit, maka cobalah perlahan-lahan untuk berbagi apa yang sedang kita rasakan dengan orang lain. Dengan begitu kita tidak perlu menanggung perasaan tersebut sendirian.

  3. Try to change your questions into statements (Rubahlah pertanyaan menjadi pernyataan). Daripada bertanya “Apa kamu senang hari ini denganku?” lebih baik mengatakan “Aku senang hari ini denganmu.” Dengan begitu lawan bicara kita akan langsung mengetahui perasaan kita yang sebenarnya.

  4. Try to make your communication in the first person (Berusahalah untuk berkomunikasi menggunakan kata ganti orang pertama).
    Mulailah pembicaraan dengan kata “aku” daripada “kamu”, seperti “aku sangat senang kamu ada disini” daripada “apa kamu senang kamu berada disini?”. Sebisa mungkin untuk memulai kalimat dengan “aku”.

  5. Try not to say, “I don’t know.” (Hindari berkata “aku tidak tahu”).
    Secara tidak langsung ini akan membuat orang lain berasumsi bahwa kita malas untuk berpikir dan tidak peduli atas pertanyaan tersebut. Mungkin kita akan menemui titik dimana menjadi pribadi yang terbuka membuat kita gelisah. Jadi cobalah untuk memulai keterbukaan dengan orang-orang yang kita percaya terlebih dahulu sebagai sarana berlatih sebelum terbuka kepada orang lain.

1 Like

MENJADI ORANG YANG LEBIH TERBUKA

Untuk bergaul dengan semua orang kita harus lebih bersifat terbuka dalam arti jangan terlalu menjadi orang yang pendiam bagaimana menjadi orang yang lebih terbuka ? seperti yang dikatakan oleh Nancy Ancowitz

1. Listen
Terlalu banyak orang salah paham apa yang orang lain katakan , komunikasi dan mendengarkan sangat penting agar saat kita menjadi orang yang lebih terbuka kita tidak salah mengatakan hal tersebut terhadap orang lain.

2. Bagi apa yang anda pikirkan
Orang tidak dapat melihat pikiran Anda di tempat kerja, dan Anda tidak akan mendapatkan kredit untuk pikiran Anda jika mereka tetap di kepala Anda. "Introvert tidak berbagi semua yang mereka miliki. Hanya meludahkannya. Saya sering ingin tahu lebih banyak. Membantu saya memahami apa yang Anda pikirkan, "

3. Tunjukkan wajahmu
Jadilah cerdas dan strategis tentang bagaimana dan di mana Anda menghabiskan waktu Anda. “Anda tidak perlu menjadi pembicara paling keras dan melontarkan lelucon terbesar. Sebaliknya, Anda adalah orang yang selalu sekitar dan yang menyediakan informasi dan kontak”.

4. Dapatkan orang lain untuk menyebarkan ide-ide Anda.
Terkadang beri waktu untuk orang lain menyampaikan ide apa yang anda miliki , cukup sekali anda mengatakan dan itu akan langsung terdoktrin di pikiran rekan-rekan kerja anda sehingga anda tidak perlu harus menyebarkannya kembali ke orang lain , biarkan orang lain mendapatkan info tersebut dari teman anda.