Authenticity dalam kepemimpinan

leadership

(William Fabrianto) #1

Authenticity atau yang biasa disebut sebagai otentisitas/passion adalah suatu keadaan dimana ketika seseorang berada dalam tingkat kenyamanan dan mempunyai minat yang tinggi dalam melakukan suatu, baik pekerjaan, maupun hal lainya.

Authenticity menggambarkan tingkatan kekuatan pribadi, spirit, dan karakter seseorang dalam menghadapi pengaruh tekanan lingkungan eksternal.

Dalam psikologi, authenticity menunjukkan kehendak kuat untuk hidup menurut kata hati ketimbang tekanan dan tuntutan masyarakat.

Seseorang dapat menempuh perjalanan suksesnya tak lepas dari segi kecintaanya pada apa yang dikerjakanya, maka dari itu passion menimbulkan ketekunan dan motivasi yang sangat signifikan bahkan berlebih dalam menghadapi suatu tantangan atau masalah pada bidangnya tersendiri.

Memilih pekerjaan sesuai passion menaikkan angka kemungkinan untuk menghasilkan sebuah karya yang hebat. Passion berasal dari hobby dan minat yang ada pada diri manusia, seorang pemimpin yang memiliki karakter authenticity cenderung akan senantiasa melakukan secara sukarela dan menekuni (bahkan menjadikanya hobby atau sesuatu yang menyenangkan) pekerjaanya dan mengembangkanya lebih dalam hingga terciptanya sebuah inovasi-inovasi baru yang orisinil.

Beberapa hal ini adalah cara untuk menemukan passion:

1. Kemungkinan Besar Hobi Anda Bisa Menjadi Passion Anda
Secara umum, passion merupakan kencintaan kita terhadap suatu kegiatan, sedangkan hobby merupakan rasa senang dalam melakukan aktifitas. Rasa senang inilah yang akan kerap kali menjadi cikal bakal passion. Dengan mendalami kegiatan yang merupakan hobby, seseorang dapat menemukan passionya dengan mudah.

2. Ubahlah Hobi Menjadi Sesuatu yang Bermanfaat dan Produktif
Kegiatan produktif adalah kegiatan yang bernilai dan bisa menghasilkan . Menghasilkan di sini tidak melulu tentang uang, bisa tentang menghasilkan rasa puas orang lain, menghasilkan apresiasi/pujian dari orang lain, dan sebagainya.

3. Cintai Passion Anda dan Hiduplah dengan Passion Tersebut
Hal ini yang merupakan poin paling utama selanjutnya, passion haruslah menjadi bagian dari keseharian kita, dengan begitu passion merupakan kegiatan yang tak terlepas dari kehidupan sehari-hari, semakin sering mengasah kemampuan dan passion yang kita miliki, maka akan semakin terlihat pula produktifitas berkat passion.

Salah satu pengusaha sukses yang memiliki passion dan tekad yang kuat menurut saya adalah Mark Elliot Zuckerberg. Sejak kecil ia menyukai alat-alat yang berbau dengan teknologi dan ia mempelajarinya, mengotak-ngatiknya sendiri dengan tekun hingga ia mampu menciptakan perangkat plug-in bersama dengan temanya untuk dijual gratis di internet, kemudian perangkat itu dibeli oleh Microsoft.

Pria yang termasuk “The Youngest `Self-made’ Billionaire on the Planet” tahun 2008 ini memulai ranah Facebooknya pada masa kuliahnya di Harvard bersama teman kampusnya, berawal dari menghack situs kampusnya yang bernama “facemash”. Ia kembangkan menjadi facebook.com.

Berkat passion dan tekad yang kuat, ia berhasil mendirikan perusahaan facebook bersama teman sekampusnya yang kemudian memutuskan untuk tak melanjutkan pendidikanya. Passion sangat berpengaruh dengan kesuksesan dan pencapaian seseorang, apakah seorang pemimpin membutuhkan passion yang kuat? Ya! Tentu saja. Bagaimana menurut anda?

Referensi:

  1. http://juliefisipuns.blogspot.co.id/2011/05/opini_3187.html
  2. http://caramemulaibisnis.info/cara-menemukan-passion-untuk-sukses/
  3. http://startupbisnis.com/sukses-bukan-tentang-bakat-dan-kecerdasan-tetapi-passion-dan-menjalankannya-marahton-dalam-jangka-panjang/
  4. http://biografi-orang-sukses-dunia.blogspot.co.id/2013/09/biografi-mark-elliot-zuckerberg-pendiri.html