Audio, Visual dan Kinestetik, Mana Gaya Belajar Kamu?


Menurut kalian, gaya belajar yang nyaman seperti apa? Setiap orang memiliki gaya belajar yang berbeda. Ada yang suka belajar sambil mendengarkan musik, ada juga yang lebih suka suasana tenang. Ada yang suka belajar dari praktik, ada juga yang lebih suka belajar hanya dari buku. Dengan referensi belajar yang berbeda tersebut, masing-masing memiliki cara belajar efektif yang berbeda satu sama lain.

Untuk memudahkan proses belajar, tentunya harus mengetahui terlebih dahulu gaya belajar mana yang sesuai dengan karakter masing-masing. Ini akan sangat berguna, terutama bagi mereka yang belum tahu cara belajar yang benar.

Gaya belajar seperti apa aja sih yang bisa kita gunakan? Menurut Bobby De Potter, gaya belajar seseorang dibagi menjadi tiga tipe, yaitu:

  1. Visual
    Gaya belajar visual berfokus pada melihat. Biasanya ketika mempelajari hal-hal baru, tipe ini perlu melihat sesuatu secara visual agar lebih mudah dipahami dan dipahami. Selain itu, tipe visual juga lebih nyaman untuk belajar menggunakan warna, garis, dan bentuk. Itulah sebabnya orang dengan tipe visual cenderung memiliki pemahaman yang mendalam tentang nilai-nilai seni seperti kombinasi warna dan lain-lain.

  2. Auditori
    Bagi mereka yang memiliki gaya belajar auditori, umumnya lebih mengandalkan mendengarkan informasi dan pengetahuan. Orang dengan tipe pendengaran tidak memiliki masalah dengan tampilan visual saat mengajar. Penting untuk mendengarkan dengan cermat dan jelas percakapan guru. Oleh karena itu, tipe pendengaran biasanya yang paling peka dan mengingat setiap ucapan yang didengar, bukan yang dilihat.

  3. Kinestetik
    Gaya belajar ini menyukai pembelajaran yang melibatkan gerakan. Biasanya orang dengan tipe ini lebih mudah untuk belajar, tidak hanya membaca buku, tetapi juga mempraktekkannya. Dengan membuat atau menyentuh objek yang diteliti, tipe kinestetik menerima pengalamannya sendiri. Akibatnya, orang dengan gaya belajar kinestetik umumnya merasa tidak nyaman berada di kelas dalam waktu yang lama.

Hal itulah yang menjadi perbedaan dari tiga gaya belajar menurut Bobby De Potter. Bagaimana? Apakah sudah lebih memahami tipe belajar dirimu?

Referensi
Ruangguru. (2021). Visual, Auditori, dan Kinestetik, yang Mana Gaya Belajar Kamu?. Diakses pada Kamis, 30 September 2021 melalui https://www.google.com/amp/s/www.ruangguru.com/blog/tiga-gaya-belajar%3Fhs_amp=true
image: freepik.com

topik yang sangat menarik!

terkadang saya bingung dengan gaya belajar saya, karena disisi lain saya lebih suka mendengarkan dengan jelas dan cermat selain itu saya juga mudah menghapal ucapan orang lain. tetapi terkadang saya juga merasa lebih menyukasi visual karena saya suka sekali membuat mind map dari suatu hal yang saya pelajari dengan warna warni stabilo dan tambahan sticky notes.

saya dengan mudah menganalisis gaya belajar orang disekitar saya, tetapi saya tidak menemukan secara spesifik saya termasuk yang mana.

Topik yang menarik, sehingga gaya pendidikan kita tidak bisa disamaratakan semua, masing-masing individu memiliki cara tersendiri untuk mempelajari sesuatu lebih mudah, atau setidaknya dibagi menjadi tiga kelompok seperti ini.

Kalau saya sendiri baik menjelaskan dan memahami lebih ke visual. Saya sering merasa kesulitan apa yang dimaksud hal-hal rumit tersebut. Misalnya angka-angka dan rumus pada fisika, jauh lebih mudah bila hal tersebut dijelaskan dalam bentuk visual.

Lalu kemudian untuk menjelaskan sesuatu, saya juga lebih mudah dalam bentuk visual karena saya termasuk kurang begitu baik dalam berbicara, sehingga tidak jarang tidak dapat dipahami apa sih yang saya maksud.

Kalo aku sendiri sih tipe yang dominan visual ya, meskipun aku juga bisa masuk ke tipe auditori. Untuk gerakan sendiri sih, aku ngerasa kurang cocok, karena aku sering lupa sama gerakan yang diajarin kalau ga dilakukan berulang-ulang. Visual tuh menurutku enak banget, aku tetep bisa belajar meskipun lingkungannya ga kondusif dan masih tetep bisa masuk ke otak meskipun dalam jangka waktu yang pendek. Tapi untuk jangka waktu panjang, kombinasi visual sama auditori menurutku yang paling the best, karena pastinya untuk belajar jangka panjang ini kitanya pasti ada di liingkungan kondusif dan mendukung sekali juga untuk belajar.

Saya pribadi lebih senang menggunakan gaya Kinestetik, karena saya tidak suka yang berbelit-belit dan kebanyakan teori. Saya tipe orang yang bisa langsung akan praktik, seperti lebih seru dan lebih mudah saya terima ke otak.