Apakah yang dimaksud dengan Operation Management?

Source : https://thumbs.dreamstime.com/z/operations-management-chart-keywords-icons-49748441.jpg

Operation Management


Jika anda tertarik untuk mulai berbisnis dengan membuka perusahaan maupun organisasi yang bersifat benefit, maka hal pertama hal yang harus anda lakukan adalah mempelajari tentang operation management atau manajemen operasional. Manajemen operasional merupakan suatu bidang multi disiplin yang berfokus pada pengelohaan semua aspek operasi organisasi.[1] Menurut Departemen Amerika Serikat, manajemen operasi adalah bidang yang bersangkutan dengan mengelola dan mengarahkan fungsi fisik dan atau teknis dari perusahaan atau organisasi, terutama yang berkaitan dengan pengembangan produk, produksi, dan manufaktur. program manajemen operasi biasanya mencakup instruksi dalam prinsip-prinsip manajemen umum, manufaktur dan produksi sistem, manajemen pabrik, peralatan manajemen pemeliharaan, pengendalian produksi, hubungan kerja industrial dan pengawasan perdagangan terampil, kebijakan manufaktur strategis, analisis sistem, analisis produktivitas dan pengendalian biaya, dan bahan perencanaan.[2] Untuk lebih singkatnya aspek yang paling mendasar yang harus kita tahu yaitu aspek tentang produksi, pemasaran maupun pendanaan. Semua aspek ini merupakan suatu hal yang paling fundamental dalam kelangsungan suatu perusahaan maupun organisasi untuk bisa survive di dunia bisnis. Dengan mempelajari aspek produksi kita dapat mengetahui bahan apa saja yang dapat di beli dengan harga yang lebih murah dan bagaimana cara untuk meminimalisir dana produksi sehingga tidak memberatkan harga jual. Setelah itu untuk aspek pemasaran hal ini juga sangat penting dikarenakan bagaimana cara kita bisa tahu apa yang sedang menjadi trending pada masyarakat luas dan apa yang menjadi minat masyarakat yang akan dijadikan sasaran dari produk tersebut. Setelah itu untuk yang terakhir yaitu tentang pendanaaan atau pencarian investor. Dalam hal ini kita harus pandai dalam mempresentasikan kelebihan dari project kita sehingga para investor mudah untuk didapatkan. Setelah itu Untuk lebih singkatnya aspek yang paling mendasar yang harus kita tahu yaitu aspek tentang produksi, pemasaran maupun pendanaan. Semua aspek ini merupakan suatu hal yang paling fundamental dalam kelangsungan suatu perusahaan maupun organisasi untuk bisa survive di dunia bisnis. Dengan mempelajari aspek produksi kita dapat mengetahui bahan apa saja yang dapat di beli dengan harga yang lebih murah dan bagaimana cara untuk meminimalisir dana produksi sehingga tidak memberatkan harga jual. Setelah itu untuk aspek pemasaran hal ini juga sangat penting dikarenakan bagaimana cara kita bisa tahu apa yang sedang menjadi trending pada masyarakat luas dan apa yang menjadi minat masyarakat yang akan dijadikan sasaran dari produk tersebut. Setelah itu untuk yang terakhir yaitu tentang pendanaaan atau pencarian investor. Dalam hal ini kita harus pandai dalam mempresentasikan kelebihan dari project kita sehingga para investor mudah untuk didapatkan.Untuk sebagian besar, orang yang berperan dalam Operation Management dikenal dengan sebutan Manajer Operasional. Dalam bisnis berorientasi layanan, orang yang bertanggung jawab untuk peran manajer operasi sering disebut dengan nama lain, salah satu yang membahas layanan yang ditawarkan. Contohnya termasuk manajer proyek, konsultan, pengacara, akuntan, manajer kantor, manajer datacenter, dll. [3]

Sejarah

Sejarah produksi dan sistemoperasi dimulai sekitar 5000 SM ketika imam Sumeria mengembangkan sistem kuno pencatatan persediaan, pinjaman, pajak, dan transaksi bisnis. Aplikasi sejarah utama berikutnya dari sistem operasi terjadi di 4000 SM.ini merupakan waktu disaat orang Mesir mulai menggunakan perencanaan, organisasi, dan kontrol dalam proyek-proyek besar seperti pembangunan piramida.1100 SM, dimulai di cina dan sekitar 370 SM, Xenophon menggambarkan keuntungan dari membagi berbagai operasi yang diperlukan untuk produksi sepatu antara individu-individu yang berbeda di Yunani kuno. [4][5]

Tujuan [6]

Tujuan utama dari operation management yaitu menggunakan sumber daya yang ada secara efektif dan efisien sehingga dapat memaksimalakan laba yang kita dapat dan meminimalisir pengeluaran.

Kunci masalah utama dalam suatu manajemen organisasi

Dalam belajar manajemen organisasi kita harus tau kunci utama apa yang harus kita kuasai dalam manajemen operasi, yaitu :

  1. Designing System
    Maksud dari designing system di sini yaitu merancang sistem dengan mulai mengembangkan produk. Sedangkan untuk pengebangan produk itu sendiri kita harus tau apa yang sedang dibutuhkan oleh pasar dan juga tren saat ini. Setelah mengetahui produk apa yang ingin kita buat lalu kita membuat rincian tentang produk tersebut dimulai dari dana, kebutuhan sdm maupun sda dan bagaimana cara controlling terhadapat suatu sistem sehingga produk dapat selesai tepat waktu. Jika produk telah selesai maka hal terakhir yang kita butuhkan yaitu Desain Produk yang digunakan untuk menjadi cara menarik minat pelanggan.[7]

  2. Implementasi
    Implementasi merupakan suatu hal yang kita terapkan atau lakukan ketika kita sudah mentukan desain produk. Namun dalam penerapannya implementasi masih susah untuk dilakukan dikarenakan banyaknmya terjadi penyimpangan dalam suatu perusahaan dan organisasi. Sehingga apabila kita ingin membuat suatu operation management yang sukses kita harus membuat suatu aturan yang membuat implementasi berjalan dengan lancar.Dan yang terpenting dari implementasi ini yaitu sikap fleksibel dalam menghadapi suatu masalah.[8]

  3. Planning and Forecasting
    Untuk membuat suatu sistem produksi yang efisien dibutuhkan banyak rencana.
    Rencana yang kita bicarakan disini yaitu rencana jangka pendek maupun rencana jangka panjang. Masing – masing rencana memiliki fungsi masing masing dalam menghadapi suatu masalah yang akan datang. Untuk kompleksitas rencana,rencana jangka panjang lebih unggul dikarenakan melibatkan para tenaga kerja, mengembangkan program pelatihan, bekerja sama dengan pemasok untuk meningkatkan kualitas produk, meningkatkan sistem pengiriman, dan menentukan jumlah bahan untuk memesan secara agregat. Sedangkan untuk rencana jangka pendek berfungsi dalam perencanaan produksi untuk pesanan pekerjaan tertentu (yang akan melakukan pekerjaan, peralatan apa yang akan digunakan, yang bahan akan dikonsumsi, ketika pekerjaan akan dimulai dan berakhir, dan transportasi yang akan digunakan untuk mengirim produk. [9]

  4. Managing The System
    Managing The System merupakan suatu proses yang melibatkan banyak orang dalam proses partisipasi guna meningkatkan kinerja organisasi. Manajemen partisipatif dan kerja sama tim merupakan bagian penting dari operasi yang sukses, seperti kepemimpinan, pelatihan, dan budaya. Selain itu, manajemen material dan kualitas adalah dua bidang utama manajemen concern.Material termasuk keputusan mengenai pengadaan, kontrol, penanganan, penyimpanan, dan distribusi bahan. manajemen material menjadi lebih penting karena, dalam banyak organisasi, biaya bahan baku yang dibeli terdiri lebih dari 50 persen dari total biaya produksi. Pertanyaan tentang jumlah dan waktu pesanan bahan perlu ditangani di sini juga ketika perusahaan mempertimbangkan kualitas berbagai pemasok.[10]

Strategic Versus Tactical Operations Decision[11]

Keputusan operasi merupakan keputusan yang sangat berpengaruh dalam pelaksanaan suatu organisasi. Setiap keputusan memiliki kelebihan masing dan kekurangan masing masing yang membuat adanya suatu Strategic and Tactical Operations Decisions.

Untuk Strategic Operation Decision merupakan suatu keputusan strategis yang digunakan untuk jangka panjang dengan ketentuan :

  1. Keputusan lokasi fasilitas,
  2. Jenis teknologi yang akan digunakan dalam produksi,
  3. Menentukan bagaimana jumlah tenaga kerja dan peralatan yang terorganisir,
  4. Mentukan waktu yang diperlukan organisasi untuk memenuhi permintaan pelanggan.

Sedangkan untuk Tactical Operation dcision merupakan suatu keputusan yang digunakan untuk jangka pendek dengan ketentuan :

  1. penjadwalan tenaga kerja,
  2. membangun prosedur jaminan kualitas,
  3. kontrak dengan vendor,
  4. mengelola persediaan,
  5. keputusan operasi strategis dan taktis menentukan seberapa baik organisasi dapat mencapai tujuannya. Mereka juga memberikan kesempatan bagi organisasi untuk mencapai keunggulan kompetitif yang unik yang menarik dan mempertahankan pelanggan

keputusan operasi strategis dan taktis menentukan seberapa baik organisasi dapat mencapai tujuannya. Mereka juga memberikan kesempatan bagi organisasi untuk mencapai keunggulan kompetitif yang unik yang menarik dan mempertahankan pelanggan.

Organisasi tentang Operation management[12]

  • Association for Operations Management (APICS) yang mendukung Produksi dan Manajemen Persediaan Journal
  • European Operations Management Association (EurOMA) yang mendukung International Journal of Operations & Manajemen Produksi
  • Production and Operations Management Society (POMS) yang mendukung jurnal Produksi dan Manajemen Operasi
  • Institute for Operations Research and the Management Sciences (INFORMS)
  • The Manufacturing and Service Operations Management Society (MSOM) of INFORMS yang mendukung jurnal Manajemen Manufacturing & Service Operations
  • Institute of Operations Management (UK)
  • Association of Technology, Management, and Applied Engineering (ATMAE)

Ringkasan

Operation Sytem merupakan hal yang sangat fundamental bagi setiap organisasi, tidak ada terkecuali termasuk bidang IT. Dengan adanya Operation System perusahaan IT sekarang telah berkembang pesat yang mengakibatkan zaman Industri berubah zaman menjadi zaman TI.

Referensi
  1. http://www.inc.com/encyclopedia/operations-management.html
  2. http://nces.ed.gov/pubs2002/cip2000/occupationallookup6d.ASP?CIP=52.0205
  3. Lester, Tom. “Why Manufacturers Must Take Advantage of Design Counsel Co-operation Between Managers and Designers Holds the Key to the Success of a Product and Even of the Company Behind It.” The Financial Times. 27 February 2006.
  4. Friedrick Klemm, A history of Western Technology, Charles Scribner’s Sons 1959 in D. A. Wren and A. G. Bedeian, The Evolution of Management Thought, Wiley 2009
  5. Xenophon, Cyropedia, Book VIII, Delphi Classics
  6. https://www.boundless.com/business/textbooks/boundless-business-textbook/operations-management-10/introduction-to-operations-management-69/operations-management-327-7790/
  7. Ruffini, Frans A. J., Harry Boer, and Maarten J. Van Riemsdijk. “Organization Design in Operations Management.” International Journal of Operations and Production Management. July 2000.
  8. Sharma, Anand, and Patricia E. Moody. The Perfect Engine: Driving Manufacturing Breakthroughs with the Global Production System. Simon and Schuster, 2001
  9. Magnuson Coe, Thomas. Electronic Supply Chain Collaboration for Small Job Shop Manufacturers. Universal Publishers, March 2005.
  10. Nie, Winter. “Waiting: Integrating Social and Psychological Perspectives in Operations Management.” Omega. December 2000.
  11. https://www.boundless.com/business/textbooks/boundless-business-textbook/operations-management-10/introduction-to-operations-management-69/operations-management-327-7790/
  12. https://en.wikipedia.org/wiki/Operations_management#cite_note-5

A post was merged into an existing topic: Apa yang dimaksud dengan Manajemen Operasi?