Apakah yang dimaksud dengan aliran primitif?

Primitif adalah suatu aliran dari kebudayaan masyarakat atau individu tertentu yang belum mengenal dunia luar atau jauh dari peradaban. Aliran primitif mempunyai arti tidak mengenal peradaban dan tidak mengenal kesopanan atau tatakrama. Kata primitif sering digunakan untuk suatu kebudayaan atau masyarakat yang hidupnya masih tergantung alam ataupun tidak mengenal dunia luar.

Dinamakan primitif karena dari segi cara pengungkapannya tampak adanya spontanitas, bentuk-bentuk yang diungkapkannya cenderung ekspresif, dan bukan peniruan dari realitas bentuk alam. Kecenderungan gaya ekspresi tersebut didasari oleh dorongan spiritualitas dan kepentingan magis. Para pelukisnya belum mempertimbangkan rasio mereka dalam berkarya budaya, dan tidak pula berfilsafat untuk mendasari karya-karyanya. Mereka berkarya secara intuitif dan emosional. Melalui pendekatan emosional inilah tampaknya mewarnai citra estetik yang cenderung simbolistik karena ungkapan perasaannya dilambangkan oleh simbol-simbol sebagai hasil pemikirannya yang naif (bisa juga primordial).

Karya Lukisan Prasejarah seperti Lukisan gua yang menggambarkan goresan-goresan yang umumnya melukiskan binatang perburuan, lukisan arwah nenek moyang, tanda telapak tangan dan kaki tersebut dapat digolongkan ke dalam karya-karya yang primitif. Seorang seniman yang memiliki tujuan magis menjadikan lukisan yang dibuat untuk mendatangkan magis atau sihir. Lukisan ini bersifat primitif. Akan tetapi, pelukis modern juga banyak yang melukis tema dan motif primitif agar menimbulkan kesan magis. Mereka menganut paham primitivisme. Seniman-seniman yang banyak melukis tema dan motif primitif banyak terdapat di Bali.

Aliran primitif bisa dikatakan aliran dari budaya atau gaya tradisional. Serta bisa juga dikenal dengan Naif Primitivesme, yang berasal dari kata Naif berarti kekanak-kanakan dan Primitif berarti Sederhana. Jadi, dapat diartikan bahwa aliran Naif Primitivesme merupakan aliran dalam seni lukis yang sederhana dan kekanak- kanakan. Aliran ini diikuti oleh pelukis Henri Rousseau (1844 – 1910), Moris Utrillo dan Marval.

Berdasarkan nama alirannya (Primitivisme) yang berasal dari kata Primitif yang berarti sangat sederhana dan belum maju1. Dapat kita simpulkan bahwa Seni Lukis Aliran Primitivisme merupakan aliran yang bersifat sederhana dan jauh dari teknik-teknik lukis modern. Aliran Lukis ini memiliki sifat sahaja, spontan, serta tidak terikat dengan profesionalisme teknik baik dalam proses penggarapan teknik maupun dalam perwanaannya. Seni Lukis aliran Primitivisme juga tidak mengenal latihan untuk pembuatannya.