Apakah yang dimaksud Aksiologi?

Aksiologi politik

Aksiologi merupakan pendekatan yang mempertanyakan kebergunaan dari sesuatu hal.

Aksiologi meliputi nilai-nilai (values) yang bersifat normatif dalam pemberian makna terhadap kebenaran atau kenyataan sebagaimana kita jumpai dalam kehidupan kita yang menjelajahi berbagai kawasan, seperti kawasan sosial, kawasan simbolik atau pun fisik material.

Aksiologi berasal dari bahasa yunani axios yang memiliki arti nilai, dan logos yang mempunyai arti ilmu atau teori

Lebih dari itu nilai-nilai juga ditunjukkan oleh aksiologi ini sebagai suatu conditio sine quanon yang wajib dipatuhi dalam kegiatan kita, baik dalam melakukan penelitian maupun di dalam menerapkan ilmu.

Conditio sine qua non artinya setiap akibat dapat ditentukan sebab-sebabnya dan masing-masing sebab memiliki pengaruh terhadap terjadinya suatu akibat

Aksiologi mencakup nilai-nilai sebagaimana etika dan moral yang secara emperatif menjadi dasar dan arah penggalian, penelitian dan penerapan ilmu.

Menurut Bramel, Aksiologi terbagi tiga bagian, yaitu :

  • Moral conduct, yaitu tindakan moral, bidang ini melahirkan disiplin khusus, yaitu etika.
  • Estetic expression, yaitu ekspresi keindahan. Bidang ini melahirkan keindahan.
  • Sosio-political life, yaitu kehidupan sosial politik, yang akan melahirkan filsafat sosial politik.