Apakah Web apps lebih baik daripada Native apps?

  • Agree
  • Not Agree

0 pemilih

Secara singkat Web application atau biasa disingkat web apps adalah aplikasi yang disimpan di suatu server dan dijalankan dengan internet melalui browser. contohnya adalah saat kita membuka facebook.com melalui browser yang ada di handphone kita.

Sedangkan Native application adalah aplikasi yang dirancang hanya untuk platform tertentu. Seperti dulu kita mengenal Blackberry messenger yang hanya bisa di akses jika kita memiliki handphone dengan merek Blackberry.

Dengan adanya perbedaan diatas, apakah menurut anda Web apps lebih superior dibanding Native apps ?

3 Likes

:white_check_mark: Agree

Web Apps adalah aplikasi berbasis web yang dapat digunakan oleh semua user melalui berbagai sistem operasi antara lain IOS dan Android. Sedangkan native apps, adalah aplikasi yang harus terlebih dahulu diinstal di suatu sistem tertentu. Jadi, menurut saya, web apps jauh lebih baik daripada native karena antara lain yaitu :

  1. Semua user dapat membuka aplikasi nya lewat browser mereka, entah itu pada pc maupun mobile sekalipun
  2. Tidak perlu menginstall terlebih dahulu aplikasinya
  3. Gampang di update
  4. Biaya pengembangan dari web apps lebih murah daripada native apps karena hanya menggunakan bahasa sederhana saat membangun sebuah web
    Terimakasih :smile:

sumber : https://www.technocrat.com.au/blog/comparison-native-apps-vs-web-apps

:white_check_mark: Agree

Saya setuju bahwa Web Apps lebih baik daripada Native Apps
Dari artikel yang saya baca, Native Apps merupakan sebuah aplikasi yang harus di instal terlebih dahulu melalui Google Play atau Apple’s App Store dan aplikasi ini dikembangkan secara khusus untuk satu platform dengan berbagai fitur. Sedangkan Web Apps bukanlah sebuah aplikasi yang harus di instal terlebih dahulu melainkan website yang sesungguhnya.

Selain itu, Native Apps yang hanya memiliki platform khusus membuat aplikasi tersebut tidak dapat mengakses berbagai macam web yang karena web yang dapat diakses hanya web yang sesuai dengan platform aplikasi tersebut. Sedangkan Web Apps dapat lebih banyak mengakses berbagai web dan situs karena bukan merupakan aplikasi ber-platform khusus.

Untuk lebih mendalam, dapat dibaca di : Mobile: Native Apps, Web Apps, and Hybrid Apps

Terimakasih sebelumnya.

:negative_squared_cross_mark: Not Agree


@karin @dinirahmatika

Native Apps mempunyai performa yang lebih baik dari pada Web Apps karena Native Apps dikembangkan secara khusus untuk platform tertentu sehingga developer dapat menyocokan fitur yang dibutuhkan oleh aplikasi tersebut dengan kelebihan - kelebihan yang dimiliki oleh platformnya . Hal inilah yang membuat Native Apps memiliki kelebihan dibandingkan dengan Web Apps dalam urusan performa aplikasi.

Native Apps juga lebih unggul dalam hal kemudahan untuk mendapatkan aplikasi. Native Apps mendapat dukungan penuh dari platformnya sehingga Native Apps dapta didapatkan dengan mudah melalui Playstore atau Apple Store

Karena mendapatkan persetujuan dari Playstore atau Apple Store keamanan dari applikasi tersebut sudah terjamin. Berbeda kalau kita mengakses Web Apps yang memungkinkan kita di redirect menuju halaman - halaman lain.

Native Apps juga memiliki tingkat user experience yang lebih tinggi dibanding Web Apps karena Native Apps memiliki akses terhadap fitur yang ada di perangkat mobile seperti kamera, notifikasi dan bahkan gestur sentuhan layar.

sumber : https://www.lifewire.com/pros-and-cons-of-native-apps-and-mobile-web-apps-2373173

2 Likes

:negative_squared_cross_mark: Not Agree


@dinirahmatika @karin
Bedasarkan artikel yang saya baca Native Apps bisa bekerja secara offlime dan itu dapat memudahkan user dalam menunakan aplikasi tersebut tidak seperti Web Apps harus terkoneksi oleh internet terlebih dahulu, kemudian jika user mengakses Native Apps dan Web App.

Native Apps dapat membuat batterai smarthphone tidak boros karena bisa digunakan dalam keadaan offline tidak seperti Web App yang dapat membuat batterai smarthphone cepat habis karena harus mengakses internet dahulu.

sumber : https://crew.co/blog/native-app-vs-web-app

1 Like

:white_check_mark: Agree

@dodoasido @Erlan_Erlangga
Berikut adalah kekurangan dari Native Apps :

  1. Biaya pengembangan maintenance lebih banyak dikarenakan pengembangan yang dilakukan tidak hanya pada 1 platform khusus, melainkan untuk beberapa platform seperti iOS, Android dan Windows Phone.

  2. Waktu pengembangan maintenance nya juga lebih lama karena teknis pengembangan nya lebih rumit dan kompleks.

  3. Bahasa pemrograman Native Apps adalah bahasa pemrograman C++ yang jarang digunakan website website pada umumnya sehingga memungkinkan terjadinya kegagalan saat mengakses website.

  4. Native Apps tidak bisa di index oleh Search Engine karena pada dasarnya Native Apps adalah aplikasi yang hanya terdapat pada device tertentu.

  5. Update yang dilakukan secara periodik pada Native Apps akan menciptakan kondisi dimana terdapat versi yang berbeda beda yang digunakan oleh pengguna.

selebihnya bisa dilihat di :

  1. http://www.magicwebsolutions.co.uk/blog/the-benefits-of-web-based-applications.htm

  2. http://www.multipie.co.uk/2014/05/native-app-vs-web-app/

:white_check_mark: Agree

@Erlan_Erlangga

Memang benar bahwa Native Apps dapat dibuka secara offline atau tanpa koneksi internet. Namun, menurut pendapat saya kelemahan Native Apps justru terletak pada penjelasan anda bahwa Native Apps dapat dibuka secara offline. Alasannya, karena jika kita ingin mengubah desain atau konten dari aplikasi tersebut, anda hanya perlu meng-update ke server dan secara otomatis perubahan akan segera terlihat. Misalnya jika anda ingin mengubah tampilan pada blog anda, yang perlu anda lakukan hanyalah meng-update blog tersebut, dan perubahan akan terlihat.

Menurut referensi : https://www.technocrat.com.au/blog/comparison-native-apps-vs-web-apps

:negative_squared_cross_mark: Not Agree


@dinirahmatika @karin

sebuah Native Apps dapat mendongkrak pendapatan perusahaan. Saya akan menganmbil contoh BlackBerry Messenger.

BlackBerry Messenger adalah sebuah aplikasi yang memungkinkan penggunanya untuk berbalas pesan dengan menggunakan internet. Hal ini jelas lebih efektif dibandingkan dengan SMS yang memerlukan pulsa tiap kali ingin mengirim pesan. Seseorang hanya dapat menggunakan aplikasi ini jika memiliki handphone dengan merek BlackBerry.

BlackBerry Messenger dengan cepat meraih popularitas di pasar dan bahkan dapat menggeser raja pasar pada saat itu, Nokia. Dengan meroketnya pupolaritas BlackBerry Messenger otomatis penjualan handphone BlackBerry pun meningkat. Begitu juga dengan pendapatan dari perusahaan yang memprodusksi BlackBerry yaitu RIM (Research In Motion)

Bisa dikatakan bahwa BlackBerry adalah trendsetter untuk pasar mobile sekarang dengan Native Apps nya yaitu BlackBerry Messenger

Dengan penjelasan singkat diatas dapat dikatakan bahwa Native Apps dapat merubah nasib suatu perusahaan atau bahkan dapat merubah kondisi pasar, yang menurut saya merupakan suatu keunggulan yang sangat besar dari Native Apps dan akan sangat sulit untuk dimiliki oleh tipe tipe aplikasi lainnya.

Sumber :

:negative_squared_cross_mark: Not Agree


@dinirahmatika @karin

Dalam bidang bisnis Native Apps sangat bagus digunakan karena terdapat keunggulan - keunggulan jika menggunakan Native Apps dalam bidang bisnis.

Keunggulan yang pertama adalah dengan Native Apps perusahaan - perusahaan bisa mengetahui data - data beharga tentang pelanggan mereka, dengan memanfaatkan data - data tersebut perusahaan bisa menghasilkan uang lebih banyak lagi.

Keunggulan yang kedua adalah dengan Native Apps perusahaan dapat memberikan kenyamanan kepada pelanggan dalam membeli produk mereka, karena pelanggan dapat dengan mudah mencari produk apa saja yang mereka inginkan dan itu bisa menaikkan jumlah pelanggan perusahaan tersebut.

Keunggulan yang ketiga adalah dengan Native Apps perusahaan dapat berinteraksi dengan pelanggan mereka dengan cara memulai dialog dengan pelanggan mereka, sehingga para pelanggan dapat berkomunikasi dengan perusahaan tersebut. Jika pada saat mereka mendapatkan masalah pada saat ingin membeli sebuah produk mereka bisa langsung mengadukannya kepada perusahaan tersebut, dan hal itu dapat membuat pelanggan merasa nyaman.

Semua penjelasan diatas memberitahukan bahwa sesungguhnya menggunkan Native Apps dalam bidang bisnis sangat menguntungkan karena dapat membuat seluruh pelanggan nyaman dalam melakukan transaksi, kemudian keuntungan bagi perusahaan adalah bisa menaikkan jumlah pelanggan dan menaikkan jumlah penghasilan perusahaan tersebut.

Sumber:

:white_check_mark: Agree

@Erlan_Erlangga @dodoasido
Native apps memang seakan kelihatan lebih populer jika dilihat dari konsumen yang memakainya. Namun tidak sedikit juga yang berpikir atau berpendapat bahwa lebih baik mengembangkan bisnis lewat Web Apps dibanding menggunakan Native apps. Berikut alasannya :


IMPLEMENTASI “WEB APPS” YANG TIDAK SERUMIT "NATIVE APPS"

Jika seseorang ingin membuat aplikasi, mereka tentu ingin semua orang menggunakan aplikasinya. Jadi, yang perlu mereka lakukan adalah dengan membuat aplikasi mereka dapat menjangkau semua platform smartphone maupun tablet sekalipun. Namun ada banyak sekali tipe ponsel yang orang - orang gunakan misalnya Android, iPhone, Blackberry, atau Windows. Kemudian, jika kita menggunakan native apps, maka kita harus membangun 4 aplikasi terpisah pada smartphone maupun tablet, yang berati anda harus membangun 4 aplikasi pada smartphone dan 4 lainnya pada tablet. Bukankah itu memerlukan banyak biaya dan banyak waktu yang terbuang sia - sia?

Nah, dengan menggunakan Web apps. Semua akan lebih mudah dibangun. Anda hanya perlu membuat 1 aplikasi pada smartphone dan 1 lagi pada tablet. Hanya dengan membangun 2 aplikasi web mobile, kita bisa menjangkau seluruh platform pada smartphone maupun tablet. Its so simple.

Dan terlebih lagi jika kita menggunakan Native apps untuk membangun sebuah aplikasi, kita harus yakin apakah orang - orang akan menggunakan aplikasi anda atau tidak. Penelitian menunjukkan bahwa konsumen hanya akan mengunakan aplikasi pada ponsel mereka hanya jika mereka memerlukannya. Setelah mereka merasa aplikasi tersebut tidak penting lagi, maka otomatis mereka akan menghapusnya karena akan membebani penyimpanan telepon pengguna. Nah, sekarang bandingkan jika kita membangun aplikasi menggunakan Web apps. Aplikasi berbasis web tidak akan membebani memori penyimpanan pada smartphone atau tablet anda. Anda hanya memerlukan koneksi internet untuk membuka aplikasi tersebut. Lebih mudah bukan?


untuk lebih jelasnya dapat anda baca disini :

:negative_squared_cross_mark: Not Agree


@karin @dinirahmatika

Sangat banyak aplikasi yang memudahkan devepoler untuk membuat Native apps seperti :

  1. Xamarin
  2. PhoneGap
  3. Appcelerator
  4. iFactr
  5. Kony
  6. SAP

Sudah banyak sekali aplikasi yang dikembangkan untuk membuat aplikasi multi platform. Contohnya adalah Xamarin.

Xamarin didirikan tahun 2011, Xamarin adalah aplikasi yang memungkinkan Developer membuat aplikasi yang bersifat multi platform, mulai dari Android, iOS, Windowsphone bahkan webapps. Sesuai dengan mottonya yaitu:

“Any developer, any app, any platform.”

Dengan adanya bantuan dari aplikasi semacam Xamarin developer kecil pun dapat membuat Native apps yang multi platform. Sehingga waktu, tenaga dan bahkan biaya sebenernya sudah bukan menjadi masalah utama lagi dalam pembuatan Native apps.

Sumber :

:white_check_mark: Agree

@Erlan_Erlangga @dodoasido

Aplikasi web sangat berguna untuk setiap bisnis, terutama untuk mempublikasikan bisnis tersebut. Sebagian besar pemilik bisnis lebih memilih menggunakan web apps yang dapat diterapkan di berbagai platform. Selain itu, web developers bisa menggunakan banyak tool yang sudah pasti digunakan untuk pengembangan bisnis. Dan hampir semua bisnis berbagai bidang yang menggunakan web apps.

Why Web Apps Are Important For Businesses Today? dan AngularJS: The Platform to Create Amazing Web Apps menjelaskan bahwa web apps sangat dibutuhkan untuk bisnis dan platform yang baik untuk mengembangkan web apps