Apakah tantangan terbesar untuk menjadi mahasiswa?


(Ade Listiawan) #1

Saat kita menjadi seseorang yang lebih dewasa, itu sangat sulit karena kita harus lebih bertanggung jawab terhadap nasib kita sendri dan harus jauh lebih mandiri. Apakah ada tantangan terbesar saat kita mencoba menjadi lebih dewasa atau menjadi mahasiswa? dan apakah ada solusi/tips dari anda untuk kami terutama mahasiswa baru?


(I Made Andwi Raditya Prabhawa) #2

Keluar dari dunia SMA, kita akan memasuki dunia baru perkuliahan. Kita tidak akan lagi memakai seragam. perbedaan akan kita alami dari suasana lingkungan, pertemanan dan yg lainnya. Tetapi peralihan dari siswa menjadi mahasiswa adalah tantangan yang cukup besar. Kita harus mempersiapkannya dengan baik agar kita bisa menjadi mahasiswa seperti yang kita inginkan. Memasuki suatu fase yang baru seperti menjadi mahasiswa baru, tentu memiliki tantangan sendiri bagi setiap orang. Namun pada dasarnya, tantangan utamanya adalah adaptasi.

Proses adaptasi merupakan faktor penting yang mempengaruhi konsistensi mahasiswa selama kuliah. Adaptasi waktu, adaptasi tempat, adaptasi sosial dan sebagainya. Dari keempat adaptasi tersebut, yang paling rumit adalah adaptasi waktu.
Berbicara soal adaptasi waktu, maka akan terkait dengan apa tujuan kita menjadi mahasiswa. Jika tujuannya adalah IPK cum laude, maka jadilah mahasiswa kupu-kupu (kuliah-pulang-kuliah-pulang) atau kuper-kuper (kuliah-perpus-kuliah-perpus). Jika tujuannya adalah menambah relasi dan eksis, maka jadilah kura-kura (kuliah-rapat-kuliah-rapat). Dan jika tujuannya adalah semuanya maka kuncinya adalah time management. Setiap orang punya gayanya sendiri dalam mengatur 24 jam dalam hidupnya. Namun yang pasti, kondisikan agar kita yang mengatur waktunya, jangan sampai kita yang diatur oleh waktu.Sekedar tips dalam mengatur waktu, yang mungkin sangat umum, tetapi sering dilupakan,

  1. Selalu sempatkan waktu 10 menit di pagi hari, untuk menentukan apa yang akan dilakukan selama satu hari. Tuliskan kegiatannya serta alokasi waktunya. Buatlah alokasi yang rasional dan alokasikan waktu dalam menit bukan jam!

  2. Selalu patuhi apa yang menjadi kegiatan kita hari ini. Jika ada kegiatan yang mendesak, maka alokasikan kegiatan hari ini pada hari dimana kegiatan mendesak tadi harusnya terlaksana, atau jika memungkinkan gunakan sistem multitasking.

  3. Selalu fokus pada apa yang dikerjakan. Fkus sangat menentukan efisiensi suatu pekerjaan. Oleh karenanya selalu jaga kondisi badan dan pikiran. Alokasikan waktu dimana badan dan pikiran menjadi segar, misal olahraga, berendam, atau sekedar bengong menatap hijauan.

  4. Selalu evaluasi di akhir hari, berapa waktu yang sudah dimanfaatkan, dan berapa waktu yang terbuang. Ini akan membuat kita semakin merevisi To Do List kita.

Menjadi mahasiswa yang sukses dalam akademik dan organisasi bukanlah perkara mudah. Selain perkara waktu, juga perkara fisik dan bathin. Oleh karena itu, fokuskan diri kita pada apa yang menjadi tujuan utama, dan maksimalkan potensi kita pada apa yang menjadi bakat kita.

source : https://harumipadmaswari.wordpress.com


(Restian Parengga) #3

Tantangan besar menjadi mahasiswa ada 3, yaitu:

1.Kuantitas Vs Kualitas

Banyaknya perguran tinggi di Indonesia yang menjadi tempat belajar mahasiswa merupakan bagian kecil dari ukuran kalau di negara kita bisa dikatakan terdidik. Namun, yang jauh lebih penting dari itu, apakah kualitas mahasiswa di negara kita juga didukung dengan kualitas keilmuannya, kualitas profesionalismenya, kualitas skill-nya, dan kualitas kreativitasnya?

2.Networking, Lebih dari Sekadar Penting

Mahasiswa di jaman sekarang ini bukan hanya dituntut untuk pintar dari segi intelektual, melainkan juga harus ahli dari segi perluasan jaringan. Oleh karena itu, tantangan mahasiswa adalah bagaimana bisa memperkuat jaringan ke luar kampus. Menguasai di dalam kelas atau kampus memang penting, tetapi memilki jaringan di luar kampus lebih dari sekadar penting.

3.Peka Peluang

Mahasiswa dari berbagai jurusan sekarang ini dituntut untuk bisa memiliki kepekaan dalam melihat dan memprediksi adanya peluang, di mana mahasiswa itu dapat berkiprah. Apalagi sekarang kita dihadapkan pada persaingan dan kompetisi yang cukup ketat, terutama dengan adanya kebijakan Asean Economic Community yang akan digulirkan pada 2015 mendatang. Otomatis, mahasiswa sebagai asset negara memiliki tanggung jawab untuk meneruskan tongkat estafet bangsa.

Maka, tantangan ini bisa disikapi secara dewasa.
Source: http://media.ihram.asia/2014/12/03/inilah-3-tantangan-besar-mahasiswa-era-kini/


(Ade Listiawan) #4

Terima kasih atas segala pendapat dari Mas radit dan mas Tian. Nih aku mau tanya lagi yang belum sempet aku tanyain sebelumnya. Nih kan kita sering ketemu banyak jadwal yang sangat padat. Nah apabila kita sering networking dengan mengikuti organisasi, bagaimana kita cara membagi waktu tersebut? Terima kasih atas perhatiannya