Apakah seorang developer/pengembang Sistem Operasi Open Source(Linux) mendapatkan penghasilan dari profesinya?


(Renaldy Wijaya Putra) #1

Sistem Operasi Open Source atau biasa kita kenal Linux memang sebagai sistem operasi yang gratis bagi semua orang, dan bebas untuk merubah dan mengembangkan nya sendiri sesuai keinginan user.
Namun apakah mereka mendapatkan profit dari profesi nya tersebut ? Sedangkan OS yang mereka kembangkan atau mereka buat free tidak ada biaya sama sekali untuk bisa menggunakan nya.

Berbeda dengan OS Windows dan iOS yang harus membeli bila ingin menggunakan OS tersebut, walaupun masih sekarang sudah banyak hasil bajakan nya .


(Himawat Aryadita) #2

Linux Foundation pada tahun 2016 telah mengeluarkan pernyataan resmi terkait bagaimana linux dibuat dengan judul laporan “Linux Kernel Development: How Fast It is Going, Who is Doing It, What They are Doing and Who is Sponsoring It. [2016]”

Berdasarkan laporan tahunan linux foundation tersebut, ada beberapa informasi yang bisa menjawab pertanyaan, “Apakah seorang developer/pengembang Sistem Operasi Open Source(Linux) mendapatkan penghasilan dari profesinya?”

Saat ini terdapat 1.582 developer aktif yang terlibat dalam pengembangan linux, dimana terdapat 221 perusahaan berkontribusi dalam mengembangkan linux.

Lebih dari 13.500 developers dan lebih dari 1.300 perusahaan telah berkontribusi terhadap Linux kernel sejak tahun 2005.

Dari grafik diatas dapat dilihat bahwa sejak versi 2.6.12, jumlah developers yang berkontribusi mempunyai tren yang selalu naik.

Apabila melihat TOP 30 perusahaan-perusahaan yang berkontribusi terhadap pengembangan linux kernel, lebih dari 50% kontribusi terhadap linux kernel disumbang oleh perusahaan-perusahaan.

Yang menarik, jumlah kontribusi dari developer yang tidak dibayar selalu menurun setiap tahunnya. Pada tahun 2012 terdapat 14,6% developer yang tidak dibayar. Tahun 2013 terdapat 13,6% dan tahun 2014 terdapat 11,8%. Hingga laporan ini diterbitkan, jumlah kontributor yang tidak digaji turun hingga menjadi hanya sekitar 7,7%.

Kernel developers are in short supply, so anybody who demonstrates an ability to get code into the mainline tends not to have trouble finding job offers…

Oleh karena itu, terlihat bahwa berdasarkan data yang ada, developer linux mempunyai keuntungan lebih di dunia profesional. Banyak head hunter (pencari bakat) perusahaan mencari talenta-talenta terbaik dengan cara melihat kontribusi mereka di proyek open source.

Berikut infografik yang dikeluarkan oleh linux foundation dalam keterangan resminya.

Referensi :


(Ade Listiawan) #3

Iya, kita dapat mendapatkan penghasilan maupun benefit pada hal tersebut. Meskipun apabila kita telah memasang open source tersebut secara gratis seperti pada situs resmi github. Karena meskipun hal tersebut open source, namun lisensi masih atas nama kita dan kita dapat mendistribuskan kode tersebut sesuai kehendak kita. Entah dijual atau gratis dengan donasi seikhlasnya. Berikut keuntungannya

Keuntungan Open Source Softwar

Beberapa karakteristik yang menyebabkan Open Source model mendapatkan keuntungan :
a. Ketersedian source code dan hak untuk memodifikasi
Ini merupakan hal yang penting. Hal ini menyebakan perubahan dan improvisasi pada produk software. Selain itu, hal ini memunculkan kemungkinan untuk meletakan code pada hardware baru, agar dapat diadaptasi pada situasi yang berubah-ubah, dan menjangkau pemahaman bagimana sistem itu bekerja secara detail.
b. Hak untuk mendistribusikan modifikasi dan perbaikan pada code
Hal ini merupakan titik perbedaan Open Source Software dengan Free Software. Pada kenyataannya, hak pendistribusian diakui dan merupakan hal yang umum, ini adalah hal yang berpengaruh bagi sekumpulan developer ( pengembang ) untuk bekerja bersama dalam project Open Source Software.
c. Hak untuk menggunakan software
Ini merupakan kombinasi dari hak pendistribusian, menjamin ( jika software cukup berguna ) beberapa user yang mana membantu dalam menciptakan pasar untuk mendukung dan berlangganan software. Hal ini juga membantu dalam improvisasi kualitas dari produk dan improvisasi secara fungsi. Selain itu akan menyebabkan sejumlah user untuk mencoba produk dan mungkin menggunakannya secara regler.