Apakah perbedaan antara Artefak, Ekofak dan Fitur?

###Artefak

Artefak atau artifact merupakan benda arkeologi atau peningalan benda-benda bersejarah, yaitu semua benda yang dibuat atau dimodifikasi oleh manusia yang dapat dipindahkan.

Contoh artefak adalah alat-alat batu, logam dan tulang, gerabah, prasasti lempeng dan kertas, senjata-senjata logam (anak panah, mata panah, dll), terracotta dan tanduk binatang. barang yang bersejarah ini sangatlah penting untuk diletakkan di museum sehingga semua orang dapat melihat dan mempelajarinya.

Artefak dalam arkeologi mengandung pengertian benda (atau bahan alam) yang jelas dibuat oleh (tangan) manusia atau jelas menampakkan (observable) adanya jejak-jejak buatan manusia padanya (bukan benda alamiah semata) melalui teknologi pengurangan maupun teknologi penambahan pada benda alam tersebut. Ciri penting dalam konsep artefak adalah bahwa benda ini dapat bergerak atau dapat dipindahkan (movable) oleh tangan manusia dengan mudah (relatif) tanpa merusak atau menghancurkan bentuknya.

###Ekofak

Dalam arkeologi, ekofak atau dikenal pula dengan nama biofak merupakan objek yang ditemukan pada situs arkeologi dan memiliki signifikansi arkeologis, tetapi benda tersebut tidak pernah memiliki perubahan yang dilakukan oleh manusia.

Obyek ini terkait dengan lingkungan, seperti tanduk hewan, arang, tanaman, dan polen. Ekofak merupakan objek alami yang biasanya terkait dengan temuan artefak dan fitur. Ekofak memperlihatkan bagaimana manusia pada masa lampau beradaptasi terhadap lingkungannya.

Jenis ekofak yang umum ditemukan adalah sisa-sisa tanaman, yang sering disebut sebagai botani makro, dapat memberikan berbagai macam informasi dari pola makan hingga obat dan tekstil. Polen memberikan informasi bagi arkeolog mengenai lingkungan pada masa lampau, dan makanan yang diproses atau ditanam oleh masyarakat pada masa tersebut. Polen juga dapat memberi tahu mengenai perubahan lingkungan dan pola makan.

Ekofak lainnya, seperti biji, dapat memberi tahu arkeolog mengenai spesies tanaman yang dipergunakan pada masa lampau. Jika biji tersebut terdapat dalam jumlah yang banyak pada suatu situs, dapat diambil kesimpulan bahwa spesies tanaman tersebut ditanam atau dikembangkan untuk makanan atau benda lainnya yang berguna untuk manusia, seperti pakaian, atau bahkan benda persembahan.

Tipe ekofak lainnya adalah kayu. Kayu terbuat dari selulosa, karbohidrat, dan lignin.

Pada temuan batang kayu, dapat dilihat berapa umur sisa pohon tersebut dari cincin yang terdapat pada tubuh pohon, sehingga dapat dilakukan penanggalan dedrokronologi.

Arang adalah kayu yang terbakar, dimana biasa ditemukan pada situs gua. Arang ini dapat diketahui penanggalannya dengan menggunakan carbon-14, sehingga dapat memberikan informasi mengenai lingkungan disekitarnya dan adaptasi manusia dalam penggunaan api.

###Fitur

Fitu adalah artefak yang tidak dapat dipindahkan tanpa merusak tempat kedudukannya (matrix), misalnya: candi, masjid, gua dan lain sebagainya.