Apakah penggunaan e-Wallet dapat menjadi prioritas cara dalam melakukan transaksi pembayaran di masa yang akan datang?

Di era revolusi teknologi saat ini, sudah tidak asing akan kehadiran berbagai macam temuan dan inovasi teknologi terbaru dengan berbagai fitur-fitur canggih yang meniminalisir gerak dari seorang pengguna. Akses-akses yang seharusnya dilakukan dengan jarak tempuh dan waktu yang panjang dapat dipersingkat dan memudahkan pengguna untuk melakukan akses dengan duduk manis menggunakan smartphone masing-masing.

Seiring dengan cepatnya perkembangan di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi membuat infrastruktur perusahaan atau instansi untuk membangun sistem dalam memobilisasi segaal aktivitas manusia, salah satu contohnya adalah E-Wallet.

e-Wallet atau Dompet Elekronik adalah sebuah alternatif untuk semua metode pembayaran tradisional. Anda dapat mendaftar hanya dengan mengisi aplikasi online singkat, dengan persyaratan minimal, untuk identifikasi dan tidak ada pemeriksaan kredit. Account Anda akan aktif secepat ini telah disampaikan. Kemudahan dalam pelayanan yang diberikan dapat menguntungkan pengguna dalam melakukan transaksi. Efisiensi waktu dalam melakukan pembayaran dapat pula terjamin. Penggunaannya dapat dilakukan dengan NFC atau Near Field Communication atau menciptakan komunikasi antara dua perangkat dengan cara mendekatkan kedua perangkat pada jarak hingga beberapa cm saja sehingga terjadilah suatu transaksi yang mudah.

Oleh karena itu, menurut pendapat Anda, apakah e-Wallet dapat menjadi prioritas cara dalam melakukan transaksi pembayaran di masa yang akan datang?

Referensi :

  • AGREE
  • DISAGREE

0 pemilih

3 Likes

:negative_squared_cross_mark: Not Agree

Menurut saya tidak. karena e-wallet merupakan sebuah sistem pembayaran online, dimana apabila ingin menggunakannya, pengguna harus terkoneksi internet sedangkan dalam satu negara saja belum seluruh daerah terjangkau oleh internet. Belum lagi melihat banyaknya orang yang masih terhantui dengan ketakutan akan tindakan para hacker yang bisa saja mencuri identitas pengguna e-wallet dan mengambil alih e-wallet pengguna. hal ini yang menjadikan di masa mendatang, e-wallet tidak akan menjadi prioritas cara dalam melakukan transaksi.

Refensi

:white_check_mark: Agree

Terima kasih Annisa Meidy telah menanggapi pernyataan mengenai setuju atau tidak jika penggunaan e-Wallet nantinya akan menjadi prioritas cara dalam melakukan transaksi di masa yang akan datang.

Meskipun penggunaan e-Wallet masih sangat jarang terjadi di Indonesia, saya setuju bahwa keberadaan e-Wallet nantinya akan menjadi prioritas. Berdasarkan beberapa artikel yang saya baca, posisi e-Wallet sudah menggantikan kartu kredit dan debit. Selain tanggapan kontra Anda terhadap keberadaan e-Wallet, tentunya banyak keuntungan yang diperoleh jika menggunakan e-Wallet dan merupakan faktor utama penyebab eksistensi e-Wallet akan terus bertahan, diantaranya;

  • Efisien dalam penggunaan ketika melakukan transaksi pembayaran tanpa harus menjelasan kartu atau nomor kartu, serta mengeluarkan uang

  • Memiliki banyak keuntungan yang ditawarkan oleh pihak e-Wallet bagi pengguna, seperti cashback dan diskon

  • Pelayanan yang diberikan kepada konsumen sangat fleksibel dalam segala hal, seperti pembayaran air, gas, listrik, pendidikan dan lain-lain.

  • Keamanan yang terjamin dikarenakan ketika menggunakan e-Wallet, pengguna hanya perlu mengisi total harga yang dibeli dan melakukan scan barcode secara pribadi sehingga kasir tidak perlu melakukan proses pembayaran secara langsung menggunakan telepon genggam pengguna demi menghindari kejahatan pencurian dan sebagainya.

Untuk Indonesia, saya rasa dapat menjadikan e-Wallet prioritas nantinya karena penggunaan teknologi yang berkembang pesat dalam kehidupan sehari-hari, sikap sosial masyarakat untuk menggunakan cara-cara yang lebih efektif serta efisien dalam melakukan suatu transaksi atau pembayaran.

Referensi :

:negative_squared_cross_mark: Not Agree

Menanggapi pernyataan Anda saudari Nealagita, memang e-wallet memiliki banyak keuntungan, tetapi dibalik keuntungan yang ditawarkan, e-wallet juga memiliki kelemahan dibandingkan kartu kredit dan debit yang malah nantinya akan menjatuhkan eksistensi e-wallet. Beberapa kelemahan e-wallet dibandingkan kartu kredit :

  1. Pembatasan Internasional
    Seperti yang kita ketahui, setiap Negara memiliki layanan yang berbeda sehingga e-wallet yang berbeda dengan Negara lain, akan menjadi hambatan ketika kita ingin melakukan transaksi di Negara lain. Sedangkan apabila kita memilih mendaftar e-wallet di Negara lain lagi, menurut beberapa artikel yang saya baca beberapa e-wallet mengenakan biaya registrasi yang cukup mahal. Tidak hanya itu, beberapa e-wallet juga mengenakan biaya setiap transaksinya.
  2. Pedagang
    Saat ini, memang ada beberapa platform yang mendukung e-wallet, namun banyak juga toko online yang tidak menawarkan e-wallet dalam sistem transaksinya.
  3. Tergantung pada perangkat tertentu
    Seperti yang kita ketahui e-wallet hanya dapat digunakan secara online dan
    melalui perangkat seperti laptop, smartphone atau tablet, sehingga
    penggunaan e-wallet sangat bergantung pada perangkat seperti yang saya sebutkan tadi. Jika Anda tidak dapat mencapai smartphone atau laptop karena masalah seperti baterai yang low atau alasan lain, otomatis e-wallet tidak ada gunanya. Ini juga alasan utama mengapa e-wallet tidak bisa mengalahkan kartu kredit dan debit.
  4. Bahaya kehilangan
    Sama halnya dengan kartu kredit dan debit, e-wallet juga memiliki resiko kehilangan. Namun, resiko kehilangan kartu dan debit lebih bisa di antisipasi daripada e-wallet. Ini dikarenakan sebagian besar bank memberikan password yang aman dan password, hanya Anda yang mengetahuinya. Apabila ada tindakan perampokan dan sebagainya yang mengakibatkan kartu kredit dan debit Anda hilang, Anda bisa langsung menghubungi call center bank untuk memblokir rekening kartu kredit dan debit Anda. Dengan begitu, uang anda akan tetap aman. Tapi tidak pada e-wallet. Dalam sebuah kasus, apabila Anda melewatkan smartphone atau laptop Anda, maka siapapun yang meraih smartphone atau laptop Anda dapat mengakses e-wallet Anda. Apabila ponsel atau laptop Anda password pun akan ada banyak cara untuk membobol password smartphone atau laptop Anda. Dengan begitu, Anda akan kehilangan Smartphone atau laptop Anda sekaligus kehilangan e-wallet Anda.

Apabila banyak orang yang sadar akan paparan saya di atas, hal ini akan menggeser eksistensi e-wallet sebagai prioritas cara pembayaran di masa yang akan datang.

Referensi :

:white_check_mark: Agree

Terima kasih atas pernyataan yang diberikan Saudari, Annisa Meidy. Terdapat beberapa pendapat dari beberapa orang mengenai keuntungan dalam penggunaan e-Wallet dan banyak orang yang merasa sangat terbantu setelah menggunakan e=Wallet (berdasarkan review dari amazon.com)

Menanggapi pernyataan Anda tentang kekurangan mengenai bahaya kehilangan, menurut saya, e-Wallet sendiri dibuat untuk pengguna menjaga informasi personal secara aman di lingkungan digital. Karena pengguna dapat menyimpan password, nomor pin, nomor kartu debit dan kredit di suatu lokasi aman, yaitu e-Wallet.

Pengaksesan e-Wallet sendiri telah tersedia untuk PC, MAC, Blackberry, iOS, Android yang mana mengizinkan penggguna untuk melakukan sinkronasi pada media penyimpanan, seperti iOS memiliki iCloud sehingga data-data terasa lebih aman.

Keamanan yang telah diperketat oleh penggunaan e-Wallet adalah penggunaan enskripsi 256-bit AES untuk melindungi informasi yang disimpan. 256-bit AES adalah proteksi paling kuat saat ini untuk informasi-informasi sensitif, khsusunya dalam hal keuangan, transaksi, dan lain-lain.

Sehingga menurut saya, keberadaan e-Wallet nantinya akan berada pada puncak prioritas penggunaan dalam transaksi pembayaran karena hanya dari segi keamanan aja misalnya sudah sangat terjamin.

Referensi :