Apakah OS Tizen dari samsung bisa menandingi Android dan IOS?

  • Agree
  • Not Agree

0 voters

Beberapa bulan lalu Samsung yang terkenal akan smartphone Androidnya telah meluncurkan OS terbaru buatan mereka yang di beri nama Tizen, yang dipakai Samsung z1, z2, z3. dan di indonesia telah banyak beredar samsung z2, pertanyaannya sekarang yaitu akankah OS tersebut bisa menandingi OS Android dari Google, atau IOS dari Apple yang saat ini masih banyak digunakan oleh smartphone di dunia.

3 Likes

:negative_squared_cross_mark: Not Agree

Saya rasa OS Tizen tidak akan bisa menandingi dominasi Android dan IOS, karena sebenarnya tidak ada sesuatu yang terlalu istimewa dari OS Tizen. OS Tizen keluar sebagai alternatif sederhana dari Android maupun IOS. Apabila Samsung nantinya akan tetap mengusung smartphone dengan OS Tizen, maka Samsung harus menyuguhkan keistimewaan yang khas dari OS tersebut. sehingga pengguna smartphone pun akan berfikir dua kali untuk menggunakan atau tidak OS tersebut.

Referensi :

1 Like

:negative_squared_cross_mark: Not Agree

Salah satu faktor sulitnya os Tizen untuk menandingi Android dan IOS adalah kurangnya aplikasi di Tizen store. Tak bisa dipungkiri bahwa Android adalah os yang paling banyak digunakan di dunia saat ini yang kemudian disusul oleh IOS. Android dan IOS memiliki banyak sekali aplikasi yang ada di marketnya terutama android. namun untuk os Tizen hingga saat ini baru memiliki sedikit aplikasi di marketnya karena para developer enggan membuat apllikasi untuk os Tizen karena masih sedikitnya penngguna. hingga samsung saat ini menawarkan hadiah untuk developer yang mau membuat aplikasi untuk os Tizen

referensi :

:white_check_mark: Agree

Menurut saya OS Tizen mampu bersaing dengan OS lain karena pada dasarnya OS Tizen dinaungi langsung oleh Samsung yang merupakan salah satu produsen smartphone terbesar di dunia. Mr Manu Sharma, Wakil Presiden, Mobile Business, Samsung India Electronics, mengatakan "Samsung Z2 membuat 4G diakses dan relevan dengan kebutuhan unik pengguna feature phone dan pembeli smartphone pertama kalinya. Ini membawa konsumen pengalaman mobile internet yang cepat dan terjangkau yang akan demokratisasi penggunaan 4G di negara ini. "

Referensi :

:white_check_mark: Agree

Saya setuju dan sependapat dengan pernyataan yang diberikan oleh @ajil_eksono, samsung memang salah satu produsen terbesar di dunia smartphone, TV dan memori-chip, dan telah mengembangkan OS Tizen selama bertahun-tahun bersama-sama dengan Intel Corp. Keunggulan-keunggulan yang ditawarkan antara lain, OS Tizen tidak hanya dapat digunakan untuk smartphone saja, tetapi OS Tizen juga dapat digunakan untuk TV, mobil, tablet, perangkat smarthome, serta perangkat lainnya. Salah satu yang dapat dilakukan OS Tizen adalah memungkinkan TV untuk melakukan sinkronisasi dengan perangkat lain, termasuk smartphone melalui koneksi Wi-Fi yang memungkinkan konten untuk dibagi antar perangkat.
.

Referensi : http://www.wsj.com/articles/samsung-tvs-to-use-tizen-operating-system-1420088613

:white_check_mark: Agree

Selain itu, masih banyak keuntungan-keuntungan yang didapatkan apabila menggunakan OS Tizen ini, antara lain :

  • OS Tizen adalah sebuah sistem operasi open source, dimana kode program terbuka dan disediakan oleh pengembangnya secara umum agar dapat dipelajari, diubah atau dikembangkan lebih lanjut dan disebar luaskan.
  • OS ini kompatibel dengan berbagai platform mobile. Aplikasi yang dibangun pada OS Tizen dapat diluncurkan pada iOS dan Android.
  • OS Tizen sangat fleksibel, mampu menawarkan dan beradaptasi terhadap berbagai macam aplikasi.
  • Kemampuan personalisasi yang besar dikarenakan didukung oleh prosesor x86 ARM

Referensi : http://top7mobiles.com/latestmobiles/tizen-os-featuresadvantages-over-android-and-ios

1 Like

:negative_squared_cross_mark: Not Agree

Kepala Divisi Bisnis Konsumen Huawei, Ricard Yu, mengatakan “Sangat mudah untuk merancang OS baru, tapi yang menjadi masalah adalah membangun ekosistem di sekitarnya”. Hal tersebut jelas menggambarkan bahwa sangat susah untuk mematahkan dominasi Android dan IOS. Apalagi untuk meyakinkan konsumen smartphone butuh waktu yang tidak singkat dan harus terus melakukan inovasi agar produk akan lebih mudah dilirik. Android dan IOS juga butuh waktu bertahun-tahun sampai bisa menjadikan dirinya sebagai OS penguasan smartphone dunia. Jadi apabila OS Tizen ingin bisa menyamakan atau bahkan melebihi dua OS tersebut, maka harus lebih giat untuk berinovasi dan mengembangkannya.

Referensi :
http://www.idigitaltimes.com/samsung-tizen-os-fail-huawei-boss-says-it-has-no-chance-beating-android-377450

:negative_squared_cross_mark: Not Agree

Generator Research’s chief analyst Andrew Sheehy juga menyatakan bahwa OS Tizen “mati di dalam air”. Bahkan Samsung sendiri-pun juga sepertinya sudah menyerah pada OSnya tersebut. hal tersebut dibuktikan dengan penundaan peluncuran smartphone berbasis OS Tizen pertama mereka Samsung Z. Kesimpulannya, kalau Samsung sepertinya sudah pesimis akan OSnya sendiri bagaimana Ia akan meyakinkan konsumen untuk menggunakan smartphone berbasis OS tersebut. Perlu dipertanyakan untuk hal tersebut. karena sebagai konsumen kita juga perlu adanya kepastian dan jaminan kualitas akan produk yang akan kita gunakan.

Referensi :
http://www.idigitaltimes.com/samsung-tizen-os-fail-huawei-boss-says-it-has-no-chance-beating-android-377450

:white_check_mark: Agree

Tentunya OS Tizen telah merancang suatu ciri khas didalam fiturnya.
Anda dapat melihat bahwa kotak Dinamis memainkan peran besar dalam nuansa keseluruhan User Interface dan dapat kembali ukuran untuk mengungkapkan informasi lebih lanjut dari aplikasi.
Tizen juga akan mencakup menggesek bawah notifikasi bar dengan beralih bar seperti yang digunakan dalam TouchWiz UI dan diatur untuk mendukung multitasking, penghematan daya terpadu, firewall untuk memblokir situs dan fitur lainnya sudah tersedia di ponsel Samsung saat ini.
Fitur ini terlihat simpel dan sangat fungsional. Hal ini membuat para pengguna merasakan experience yang berbeda dari OS lainnya.
Dan apabila semua produk smartphone samsung, TV dan memori chip menggunakan OS Tizen maka akan membuat sebuah ekosistem baru dimana semua user menggunakan OS Tizen.

Referensi :

:negative_squared_cross_mark: Not Agree

Saya juga sangat setuju dengan apa yang disampaikan oleh rekan kontra saya @fitrawahyuda bahwa OS Tizen masih sangat minim aplikasi di Tizen Store. OS Tizen juga tidak memiliki integrasi layanan populer seperti Android dan IOS. Jadi meskipun OS Tizen lebih kompatibel dengan berbagai platform mobile, OS Tizen tidak akan terlalu terkesan menarik karena kecenderungan konsumen smartphone saat ini adalah mencari aplikasi yang beragam guna mendukung kehidupan sehari-hari mereka.

Awal tahun ini (2014), Strategy Analytics menerbitkan sebuah laporan tentang penggunaan Samsung aplikasi di beberapa smartphone yang paling populer seperti Galaxy S3 dan Galaxy S4. Laporan tersebut mengungkapkan bahwa penggunaan Samsung apps tertinggal dari aplikasi Google. Samsung berencana untuk menutup layanan IM nya yaitu ChatOn mulai Februari 2015, yang sudah bisa menggambarkan kegagalan Samsung dalam memelihara aplikasinya sendiri.

Referensi :

:negative_squared_cross_mark: Not Agree

Pengembang aplikasi populer akan mengabaikan platform yang lebih kecil. Kedatangan OS Tizen disebut-sebut tidak akan memberikan pengaruh besar terhadap kegagahan raksasa platform Google dan Microsoft. Tentu saja para pengembang aplikasi akan berfikir dua kali, akankah mereka mengembangkan aplikasi untuk Tizen?

Ada kemungkinan besar bahwa pengembang bahkan tidak mungkin mempertimbangkan untuk membuat aplikasi untuk Tizen karena sumber daya yang terbatas dan prioritas yang lebih tinggi akan diberikan untuk platform lainnya yang sudah memiliki nama besar. Hal serupa sudah terjadi dengan Windows Phone. Jadi secara perkiraan kasar OS Tizen akan mengalami kegagalan seperti apa yang sudah dialami oleh Windows Phone.

Referensi :

:negative_squared_cross_mark: Not Agree

Samsung berusaha memasarkan produk smartphone berbasis OS Tizennya ke beberapa negara berkembang seperti India, Srilanka, maupun Bangladesh. Padahal pasar smartphone dunia yang berbasis Android sudah lebih dulu masuk ke dalam pasar smartphone untuk negara berkembang karena memang keuntungan yang dihasilkan sangat menjanjikan. Jadi apabila Samsung dengan OS Tizennya ingin dilirik oleh pasar smartphone di negara berkembang, maka harus berusaha dengan giat untuk membuat pengguna Android bisa melirik Tizen. Dan hal tersebut tentunya tidak mudah.

Referensi :
https://www.quora.com/How-good-is-Tizen-OS-Can-it-be-a-strong-competitor-of-Android-or-iOS-in-the-near-future-If-yes-then-why

:negative_squared_cross_mark: Not Agree

Saya yakin Samsung akan sangat berat hati sekali apabila harus meninggalkan Android dan memilih untuk menggunakan Tizen. Dengan Android Samsung bisa berhasil mengalahkan kompetisi dengan berbagai produsen smartphone kelas dunia dan memproklamirkan dirinya sebagai produsen smartphone nomor 1 di dunia. Dan saya yakin bahwa Samsung tetap akan memprioritaskan Android daripada OS buatannya sendiri yaitu Tizen.

Referensi :

:negative_squared_cross_mark: Not Agree

Saya semakin tidak percaya akan OS buatan Samsung, karena sebelumnya Samsung juga pernah membuat OS nya sendiri yaitu OS Bada dan itu tidak berhasil. Dengan bukti konkrit tersebut, semakin membuat saya ragu dengan OS Tizen yang dikeluarkan oleh Samsung. Kecuali Samsung mau jeli melihat apa yang telah membuatnya gagal di OS sebelumnya dan mau memperbaiki untuk kedepannya.

Referensi :

:negative_squared_cross_mark: Not Agree

Samsung pasti memiliki kekuatan keuangan untuk menjaga kelangsungan hidup OS Tizen selama apapun yang mereka inginkan, tetapi jika mereka tidak berhasil untuk membuatnya tumbuh pada tingkat tertentu (yang diharapkan), saya yakin bahwa peluang kegagalan Samsung akan terbuka lebar. Menurut pendapat saya, Samsung bisa melakukan lebih banyak upaya dengan meningkatkan penawaran TouchWiz mereka daripada meluncurkan benar-benar “baru” OS keluar di pasar demi menjaga pamor mereka sebagai produsen smartphone nomor 1 di dunia.

Referensi :

:negative_squared_cross_mark: Not Agree

Samsung memiliki tantangan besar kedepannya apabila ingin tetap bertahan pada OS Tizennya tersebut. Untuk mendapatkan jangkauan yang sama seperti Google, Tizen perlu menawarkan atau memberikan alternatif untuk semua layanan Google yang telah menjadi bagian terintegrasi dari Android. Jika tidak, mereka akan memiliki penghalang yang akan menghambat konsumen dari beradaptasi dengan sistem operasi terbaru. Apabila konsumen merasa terhambat dalam beradaptasi dengan OS brau seperti Tizen, maka bisa dipastikan dalam waktu yanng berangsur-angsur kepercayaan mereka terhadap OS tizen akan berkurang dan berujung pada ditinggalkannya OS tersebut.

Referensi :
https://www.androidpit.com/tizen-vs-android-is-samsung-stronger-than-google

:negative_squared_cross_mark: Not Agree

os tizen saat ini hanya punya sedikit aplikasi tetapi samsung tidak bisa mengajak perusahaan besar yang mendadi developer aplikasi untuk android dan ios untuk membuatnya juga untuk tizen. dan para pengguna pun pastinya akan berfikir ulang saat mau membeli smartphone dengan os tizen karena jika mereka sebelumbya memakai android atau ios pasti bisa dengan mudah menghubungi orang lain dengan facebook, whatsapp, dll. tetapi kalau mereka pindah ke tizen kebanyakan aplikasi tersebut tidak ada dan itu akan menghambat aktivitas mereka terutama bagi orang dengan mobilitas yang tinggi

referensi :
http://www.gsmarena.com/newscomm-10747p84.php

:negative_squared_cross_mark: Not Agree

android dan ios merupakan os yang sangat banyak digunakan bahkan menurut Menurut IDC, sebuah organisasi survei pasar, Google Android mengambil 81,5 persen dari pasar OS mobile global, sementara Apple iOS mengambil 14,8 persen, dan kurang dari 5% adalah os lain. dan ini merupakan masalah yang sangat besar bagi samsung apabila ingin menandingi keduanya terutama android. dan 2 os tersebut tidak akan memberikan ruang untuk pendatang baru contohnya nokia yang awalnya menggunakan os symbian san menjadi penguasa mobile phone sekarang harus beralih ke android karena kurangnya konsumen. blackberry dengan blackberry os sekarang juga beralih ke android dengan alasan serupa. terus apakah samsung dengan os tizennya bisa menandingi android dan ios

referensi :
http://www.businesskorea.co.kr/english/news/ict/12540-underdog-os-will-samsung’s-tizen-beat-android-and-ios

:white_check_mark: Agree

Saya tidak setuju dengan pernyataan yang diberikan oleh @Dhikisekti , justru pihak Samsung menaruh harapan besar pada sistem operasi Tizen buatannya. Sistem operasi alternatif Android tersebut akan dijadikan sebagai pondasi untuk membangun ekosistem Internet of Things (IoT), Samsung optimis OS Tizen bisa menandingi Android dan IOS dikarenakan bahwasanya pada tahun 2015 Samsung telah berhasil menjual total tiga juta ponsel Tizen, dimana 900.000 terjual selama kuartal keempat 2015. Hal ini menjadikan Tizen menduduki empat besar OS paling populer diawal kemunculannya.

Referensi : http://www.digitaltrends.com/mobile/samsung-tizen-market-share-2015/

:white_check_mark: Agree

Saya malah berpendapat bahwasanya Samsung saat ini sangat yakin sistem operasi buatannya yaitu OS Tizen dapat menjadi OS yang populer di pasaran, dikarenakan Samsung berani menginvestasikan uang yang sangat banyak jumlahnya untuk perkembangan OS Tizen ini. Mulai bulan Februari tahun 2017, Samsung siap menghadiahkan uang tunai untuk para pengembang aplikasi selama aplikasi mereka terus berada di antara aplikasi yang paling sukses di Tizen Store, Samsung bersedia menghabiskan $ 1.000.000 setiap bulan selama sembilan bulan berturut-turut hanya untuk memastikan bahwa Tizen Store akan diisi dengan aplikasi-aplikasi yang berkualitas.

Referensi : http://www.ibtimes.com/samsung-opens-tizen-mobile-app-incentive-program-ahead-release-new-tizen-smartphones-2445402