Apakah menanam tanaman dapat mengurangi stress?

Tidak semua orang dikaruniai green thumb atau kepiawaian berkebun, itu benar. Meski demikian, semua orang bisa mendapatkan manfaat berkebun untuk kesehatan mental mereka, terutama mengusir rasa cemas berlebih. Rutinitas berkebun dengan segala detilnya bisa membuat seseorang tak lagi berkutat dengan pikiran negatif. mengapa demikian?

1 Like

Semakin banyak metode yang bisa dilakukan untuk mengatasi stres, mulai dari cara profesional, hingga yang paling sederhana. Salah satu cara sederhana yang bisa dilakukan untuk mengatasi stres adalah berkebun. Meski terkesan tua dan identik dengan orang yang sudah lanjut usia, manfaat dari kegiatan yang satu ini sama sekali tidak boleh dianggap sepele.

Salah satu manfaat yang bisa didapat dari berkebun adalah merawat kesehatan mental. Bercocok tanam bisa menjadi salah satu cara mengurangi perasaan tertekan atau stres. Sebab, aktivitas ini bisa membantu tubuh lebih rileks, sehingga pikiran menjadi lebih tenang dan terhindar dari stres.

Berkebun menjadi salah satu aktivitas yang dinilai ketinggalan zaman dan membosankan. Padahal, manfaat dari kegiatan yang satu ini sama sekali tidak boleh dianggap sepele. Saat berkebun, kamu akan melakukan kontak langsung dengan tanaman, hewan, tanah, dan lingkungan alam. Hal itulah yang disebut berhubungan dengan kondisi fisik dan mental seseorang.

Nyatanya, dekat dengan alam dan melakukan interaksi dengan makhluk hidup lain, termasuk tanaman dan hewan bisa menjadi hal yang baik untuk mental. Jika dilakukan secara rutin, kegiatan ini nyatanya bisa membuat tubuh dan pikiran menjadi lebih rileks sehingga menurunkan risiko mengalami stres. Selain itu, bercocok tanam juga bisa memberi “bekal” untuk menangkal stres.

Orang yang gemar berkebun cenderung akan berkembang dan memiliki sifat penyabar, penuh kasih dan sayang, bertanggung jawab, dan bisa merawat diri sendiri serta lingkungan sekitar dengan lebih baik. Dengan bekal tersebut, seseorang tentu akan memiliki keseimbangan dalam hati dan pikiran sehingga bisa menjadi orang yang tidak mudah terserang stres.

Kenapa berkebun baik untuk kesehatan mental?

Tim Lang, PhD, seorang professor kebijakan pangan di City University London, mengatakan bahwa melakukan kontak langsung secara rutin dengan tanaman, hewan, dan lingkungan alam dapat meningkatkan kesehatan fisik dan kesejahteraan mental seseorang. Itu sebabnya, baik anak-anak dan orang dewasa, berkebun bisa jadi salah satu alternatif untuk menangani masalah kesehatan fisik atau mental yang mungkin sedang mereka alami.

Berikut ini beberapa manfaat melakukan kegiatan berkebun yang harus Anda ketahui.

  1. Menjadikan diri lebih sabar

Hilda Burke seorang psikoterapis mengatakan jika yang membuat berkebun berbeda dan unik dengan kegiatan lainnya seperti menjahit ataupun membuat kue adalah kegiatan ini secara tidak langsung menghubungkan manusia dengan bumi. Bersentuhan dengan tanah, menanam sesuatu, sabar menunggu hasil, dan memelihara bibit akan menawarkan pelajaran berharga bagi kehidupan pribadi seseorang.

Nah, hal ini yang membuat orang yang gemar berkebun menjadi seseorang yang sabar, penuh kasih, bertanggung jawab, serta bisa merawat diri dengan baik.

  1. Dekat dengan alam

Tidak dipungkiri jika bercocok tanam akan membuat Anda bersentuhan langsung dengan alam. Tanah, tanaman, air, udara, suara alam, dan lainnya yang Anda sentuh akan membuat Anda terhubung dengan makhluk hidup lainnya. Berkebun bisa bertindak sebagai pengingat jika Anda bukanlah satu-satunya pusat alam semesta. Itu sebabnya, berkebun adalah cara yang baik bagi Anda untuk belajar merawat dan menghormati sesama makhluk hidup.

Selain itu, kegiatan ini juga sebagai salah satu cara untuk mengembangkan apresiasi terhadap keajaiban alam. Jadi jangan heran, jika banyak orang mengaku melakukan kegiatan ini sebagai cara untuk meditasi atas apapun yang sudah mereka lakukan dan capai selama ini. Nah, inilah yang mengingatkan seseorang untuk selalu bersyukur dan menghormati sesama makhluk hidup di alam.

  1. Sarana olahraga dan penyegaran pikiran

Pada dasarnya berkebun akan mendorong Anda untuk berolaharga dan menghabiskan waktu di luar rumah lebih lama. Pasalnya kegiatan seperti menyiangi tanaman, memupuk, menyiram, sampai membersihkan taman akan membuat anda terus bergerak dan berkonsetrasi tinggi. Meski terlihat melelahkan, hal ini tentu baik bagi Anda, bukan?

Selain untuk menghilangkan rasa jenuh dan suntuk di rumah, kegiatan ini pun akan membuat Anda aktif bergerak sambil menghirup udara segar dan lebih mengenal lingkungan sekitar. Ingat, apapun yang baik bagi tubuh, nantinya juga akan berpengaruh pada pikiran Anda. Jadi tidak hanya sehat, berkebun juga bisa jadi ajang penyegaran pikiran Anda yang mungkin sedang ruwet.

  1. Mempertajam daya ingat

Selain sebagai salah satu bentuk olahraga yang baik untuk tubuh Anda, berkebun juga nyatanya bisa jadi salah satu latihan otak. Hal ini berdasarkan hasil penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Alzheimer’s Disease.

Para ilmuwan menemukan melakukan kegiatan menanam dan merawat tumbuhan di kebun adalah cara yang ampuh untuk menjaga kesehatan kognitif, meningkatkan volume otak dan mengurangi risiko penyakit Alzheimer hingga 50 persen. Hal ini dikarenakan selain melibatkan aktivitas fisik, berkebun juga membutuhkan konsentrasi yang tinggi.

  1. Murah dan mudah

Sebagian orang mungkin berpikiran kalau mau berkebun butuh tanah yang luas. Padahal, tidak begitu. Ingat, segala sesuatu itu dimulai dari kecil. Jadi Anda tidak perlu ragu ataupun pusing. Satu pot gantung atau beberapa pot dengan tanaman hijau yang menyegarkan mata di tepian jendela juga bisa meningkatkan semangat Anda setiap kali melihatnya.

Tidak punya uang untuk membeli pot? Tenang, Anda masih bisa menggunakan bahan lain yang tersedia di rumah Anda, seperti kaleng bekas, botol minuman, dan barang lainnya yang sudah tidak terpakai di rumah.

Sumber: https://hellosehat.com/hidup-sehat/psikologi/manfaat-berkebun-untuk-kesehatan-mental/
https://www.halodoc.com/artikel/berkebun-bisa-bantu-mengurangi-stres-ini-faktanya

Masa pandemi COVID-19 memaksa setiap orang untuk tinggal di rumah demi memutus mata rantai penyebaran virus. Kondisi ini tidak serta merta membuat kita menjadi tidak produktif. Beragam aktivitas bisa dilakukan, khususnya yang bisa menopang kebutuhan pangan rumah tangga. Salah satu yang bisa dilakukan adalah berkebun di pekarangan rumah. Berkebun atau menanam sesuatu bisa menjadi bagian dari meditasi.
“Kita sering berpikir bahwa untuk bermeditasi kita harus diam dan benar-benar tenang, belajar melepaskan pikiran kita dari jenis meditasi dasar itu. Untuk melepaskan kekhawatiran di masa lalu dan kecemasan tentang masa depan, ketika kita terlibat dalam sesuatu seperti berkebun, kita sangat mampu, dalam arti meditatif, melepaskan pikiran kita dan fokus pada saat ini pada apa yang kita lakukan. Berkebun bisa sangat bermanfaat karena memungkinkan kita melihat bagaimana kita sebagai individu dapat membuat perbedaan. Terutama di saat-saat seperti ini di mana kehidupan bisa terasa sangat stagnan. Bisa mencoba menanam di rumah dengan tanaman simpel, mudah tetapi bisa menghasilkan dan mencukupi kebutuhan pangan di rumah.