© Dictio 2017 - 2019, Inc. All Rights Reserved. Terms of Use | About Us | Privacy Policy


Apakah makna Istighfar dalam Diri Manusia?

Istighfar

Istighfar (Arab: إستغفار, Istiġfār) atau Astaghfirullah (أستغفر الله‎ ʾastaġfiru l-lāh) adalah tindakan meminta maaf atau memohon keampunan kepada Allah yang dilakukan oleh umat Islam.

Berikut ayat-ayat Al-Quran yang membahas terkait mohon ampun kepada Allah SWT, antara lain:

Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Surat An-Nisa’ Ayat 110

maka aku katakan kepada mereka: 'Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, -sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun-. Surat Nuh Ayat 10

dan mohonlah ampun kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Surat An-Nisa’ Ayat 106

maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat. Surat An-Nasr Ayat 3

Dan mohonlah ampun kepada Tuhanmu kemudian bertaubatlah kepada-Nya. Sesungguhnya Tuhanku Maha Penyayang lagi Maha Pengasih. Surat Hud Ayat 90

Dan katakanlah: “Ya Tuhanku berilah ampun dan berilah rahmat, dan Engkau adalah Pemberi rahmat Yang Paling baik”. Surat Al-Mu’minun Ayat 118

Dan selalu memohonkan ampunan diwaktu pagi sebelum fajar. Surat Az-Zariyat Ayat 18

1 Like

Makna secara umum dari ucapan astaghfirullah adalah thalabul maghfirah atau pengakuan dari dosa-dosa dan meyakini akan adanya ampunan Allah Subhanahu wa Ta’ala

Menurut Gus Mus, istighfar mempunyai tujuan untuk selalu meminta petunjuk dan ampunan kepada Allah dari perbuatan yang setiap hari dilakukan manusia.

Tulisan Emha Ainun Nadjib dalam Syair Tukang Bakso ini dapat menjadi renungan terkait makna pentingnya ber-istighfar dalam diri manusia,

“Kita memerlukan baca istighfar lebih dari seribu kali dalam sehari,” Pak Ustadz melanjutkan, “karena kita masih tergolong orang-orang yang ditawan oleh rasa takut terhadap apa yang kita anggap derajat rendah, takut tak memperoleh pekerjaan di sebuah kantor, takut miskin, takut tak punya jabatan, takut tak bisa menghibur istri dan mertua, dan kelak takut dipecat, takut tak naik pangkat… Masya Allah, sungguh kita masih termasuk golongan orang-orang yang belum sanggup menomorsatukan Allah!

Istighfar adalah permohonan hamba kepada Allah agar dosanya ditutupi, tidak disiksa karenanya, dan agar dirinya dilindungi dari siksaan. Secara istilah, istighfar adalah memohon dua hal sekaligus,ditutupinya dosa dan dimaafkan. Keduanya tidak terpisahkan. Sebab, ditutupi dosa tidak otomatis akan menggugurkan siksaan. Terkadang Allah menutupi dosa seseorang yang akan Dia siksa dan tidak akan Dia siksa. Ringkasnya, ampunan itu berarti terjagnya hamba dari akibat buruk suatu maksiat disertai penutupnya.

Makna Istighfar itu sendiri, antara lain :

  1. Menyesali perbuatan dosa dan kesalahan yang telah dilakukan. Menyesali dengan sebenar-benarnya atas segala perbuatan dosa dan kesalahan, baik dengan lisan terlebih dengan hati yang paling dalam. Penyesalan harus dilakukan dengan kesadaran dan ketulusan yang sebenar-benarnya.

  2. Sungguh-sungguh untuk tidak mengulangi perbuatan dosa dan kesalahan yang sama. kesungguhan harus disertai dengan tekad yang kuat untuk tidak melakukan dosa dan kesalahan itu lagi, yaitu dengan memaksakan diri untuk meninggalkan dan tidak melakukannya lagi. Dengan meninggalkan dosa dan kesalahan berarti seseorang telah menunjukkan kesungguhannya untuk bertaubat.

  3. Melakukan perbaikan dan kebajikan, baik kepada Allah maupun kepada sesamanya. Kepada Allah seseorang harus melaksanakan apa yang diperintahkan-Nya dan menjauhkan apa yang dilarang- Nya dengan sungguh-sungguh. Sedangkan kepada sesama manusia, apabila seseorang menyakiti orang lain, ia harus meminta maaf. Jika seseorang membuat janji maka harus ditepati. Setiap dosa dan kesalahan yang disertai dengan kebaikan serta pertaubatan maka dosanya akan mudah terhapus.

Istighfar adalah sesuatu yang penting bagi manusia. Bukan saja karena manusia mempunyai khas yang lebih besar untuk berbuat dosa, tetapi juga karena Allah SWT berulangkali memerintahkan baik lewat firman-firmanNya dalam Al-Qur‟an maupun lewat lisan utusan-Nya (Rasulullah SAW).

Artinya :

Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Q.S Az-Zumar: 53)