Apakah kita perlu membuat backup sebuah data?

Data merupakan aset vital dari suatu perusahaan maupun individu. Keberadaan suatu data dapat menentukan nasib jalannya sebuah perusahaan, sehingga bisa dibilang suatu perusahaan tidak bisa maju dan eksis tanpa adanya data. Pertanyaan saya adalah Apakah kita perlu membuat backup sebuah data?

Saya yakin kita pernah menghapus permanen sebuah file dan suatu ketika kita membutuhkan file tersebut, mungkin saat itu juga kita menyesal mengapa file tersebut kita hapus. Ya, itulah fungsi utama dari backup. Kita tidak akan khawatir, menyesal, ataupun takut bila file yang kita miliki tiba-tiba hilang ataupun rusak karena kita memiliki cadangannya. Melakukan backup merupakan hal yang sangat krusial dalam dunia IT, namun masih banyak pihak yang menganggapnya sepele. Data dan informasi merupakan bagian vital dari sebuah perusahaan, bila datanya hilang atau bocor bukan tidak mungkin perusahaan tersebut akan segera gulung tikar.

Backup yang dimaksudkan disini adalah membuat salinan file-file penting dan menyimpannya di tempat yang berbeda. Yang harus ditekankan disini adalah file penting, kita tidak perlu melakukan backup seluruh file karena itu hanya akan membuang-buang tempat penyimpanan di dalam hardisk. Backup ini sangat penting karena kita tidak tahu kapan komputer kita terkena virus, rusak, terjadi kebakaran, atau hal kecil seperti terkena tumpahan kopi.

Berikut adalah alasan dan pertimbangan mengapa harus melakukan Backup :

  1. Suatu hari hardisk pasti rusak
    Setiap segala sesuatu pasti memilki waktu hidupnya masing-masing. Itu juga berlaku untuk hardisk, meskipun kamu merawatnya baik-baik pasti ada saatnya hardiskmu mengalami kerusakan. Selagi hardiskmu masih baik-baik saja, maka lakukanlah backup.

  2. Menyesal saat kehilangan
    Seperti pepatah “Kau akan tahu seberapa berharga sesuatu itu ketika kamu kehilangannya”. Data juga penting untuk kita backup agar kita tidak menyesal di kemudian hari.

  3. Backup itu mudah dan murah
    Sekarang sudah banyak teknologi cloud storage sehingga backup mudah untuk dilakukan. Misalnya pengguna Microsoft bisa menggunakan OneDrive, atau pengguna Google bisa membackup data lewat Google Drive, dan yang terpenting adalah itu semua gratis. Jika kita tidak punya koneksi internet, masih ada alternatif lain yaitu dengan menyalin file ke Flashdisk atau komputer lain.

Sekarang sudah tahu kan kenapa kita harus melakukan backup, lakukanlah backup data setidaknya 4 bulan sekali agar file kita aman dan kita memilki salinannya jika suatu saat kita membutuhkan file tersebut.

Sumber :

http://www.bullguard.com/bullguard-security-center/pc-security/computer-threats/backup-of-data-files-why-it-is-important.aspx

Data merupakan komponen terpenting dalam kehidupan apalagi dalam sebuah perusahaan. Karena dengan adanya data akan ada informasi, dan dengan adanya informasi akan ada knowledge, dan dengan adanya knowledge sebuah perusahaan bisa mengambil keputusan atau decision untuk menentukan langkah selanjutnya. Jadi bisa dibilang data adalah sesuatu yang vital dan krusial, dan sesuatu yang vital membutuhkan cadangan atau keamanan ganda agar jika terjadi hal - hal yang tidak diinginkan kita tidak menyesal di kemudian hari.

Banyak sekali faktor - faktor yang dapat membuat data hilang, contohnya adalah Malware, virus, musibah, pencurian, umur drive, maupun kesalahan penggunaan. Jadi intinya kita perlu untuk membuat backup sebuah data.

Sumber:

  1. http://www.toptenreviews.com/software/articles/the-importance-of-backing-up-your-data/

Data adalah aspek terpenting komputer kita. Penting bahwa kita selalu mencadangkan informasi penting kita dan memiliki rencana untuk pulih dari kegagalan sistem. Penyerang bisa merusak sistem operasi komputer atau data mungkin rusak atau terhapus oleh masalah perangkat keras. Komputer bisa hilang, dicuri, atau dihancurkan dalam kebakaran atau musibah lainnya.

Ada beberapa saran untuk membackup data :

  1. Enkripsikan backup yang berisi data sensitif.
  2. Simpan backup ekstra di luar lokasi di lokasi yang aman (jika terjadi kerusakan properti).
  3. Verifikasi backup Anda untuk memastikan file dapat di-retrievable.
  4. Sanitasi atau hancurkan backup Anda (mis., Kaset, CD) sebelum membuangnya.

Sumber :
http://www.riscitsolutions.com/news/archived-news/why-you-should-backup