Apakah Iklan sangat Berperan dalam Mempengaruhi Keputusan Pembelian Seseorang?

Untitled-5

Di era modern ini, perkembangan teknologi semakin pesat dan semakin canggih. Banyak produsen yang berlomba-lomba untuk meraih pangsa pasar yang lebih luas dengan melakukan berbagai macam cara, salah satunya adalah dengan memperkenalkan produk atau jasa yang ditawarkan melalui iklan. Mereka membuat Iklan sekreaktif dan semenarik mungkin dengan menggunakan berbagai macam bentuk media dengan tujuan agar dapat mencuri hati konsumen untuk melakukan pembelian produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan.

Menurut Youdics, apakah kamu pernah membeli suatu produk atau jasa karena terpengaruh oleh iklan? Dan seberapa besarkah pengaruh iklan terhadap keputusan pembelian kamu?

Image Source

https://unsplash.com/photos/csXTAyTiESo

1 Like

Menurutku iklan sangat memengaruhi kita pas pengen beli suatu barang. Misal saat kita akan memilih merek mie instan apa yang akan dibeli, selain pengalaman yang udah kita punya, maka keputusan kita buat milih suatu merek adalah pengetahuan tentang merek tersebut melalui iklan atau sejenisnya. Keberadaan iklan entah secara sadar atau ga sadar bisa bikin informasi suatu merek buat meresap ke otak kita. Contohnya adalah iklan suatu merek mie yang ada dimana-mana dan meng-endorse banyak artis dan influencer setidaknya dapat membuat kita penasaran untuk mencoba seperti apa rasanya karena kita sangat sering melihat iklannya. Itulah kekuatan dari iklan.

Aku sendiri juga pernah membeli suatu merek barang karena terpengaruh oleh iklan. Mayoritas alasannya adalah karena aku penasaran bagaimana rasa atau pengalaman mengonsumsi produk dengan merek tersebut karena tertarik dengan konsep iklan yang menarik atau kualitas produk terlihat bagus di iklannya. Dari ceritaku itu udah dapat diketahui kalo iklan dapat sangat memengaruhi keputusanku buat memilih merek apa yang akan aku konsumsi dari suatu produk.

Namun, aku juga berpendapat kalo keputusan pembelian suatu produk yang didasari sama perasaan penasaran itu sifatnya hanya sekali saja saat kita belum pernah mengonsumsinya dan ingin mencobanya. Setelah kita udah pernah mencobanya, maka rasa penasaran itu udah terjawab. Jika kualitas produk tersebut ga sesuai sama ekspektasi mereka, maka kemungkinan besar mereka gamau buat beli produk itu lagi. Dari situlah dibutuhkan strategi pemasaran perusahaan yang baik biar konsumen mau membeli produk mereka lagi atau disebut dengan repeat order . Jadi, baiknya perusahaan harus memasang iklan yang menampilkan kualitas produk yang searah dengan kenyataannya agar konsumen tidak merasa tertipu oleh iklan. Dengan demikian, mereka akan merasa benar-benar puas dan peluang untuk melakukan repeat order dapat meningkat.

1 Like

Seperti nya kita tidak dapat menggeneralisir apakah gara gara iklan produk tersebut akan laku atau tidak, balik lagi semua tergantung preferensi konsumen apakah mereka membeli karena khasiat nya atau mungkin memang dari iklannya saja dsb. Menurut saya sebagai konsumen, iklan pun berpengaruh kepada keputusan saya untuk membeli suatu barang karena dengan iklan yang menarik akan membuah saya penasaran untuk mencoba hal tersebut apalagi jika iklan tersebut sangat sering bersliweran, walaupun hal tersebut tidak menjamin bagus atau tidak nya produk tersebut

1 Like

Menurut saya mempengaruhi, karena iklan ini merupakan salah satu komponen dari marketing mix. Survei yang melibatkan 1.800 responden ini menunjukkan adanya pengaruh iklan terhadap keputusan konsumen dalam membeli merek/produk. Sebanyak 37,6% responden menyatakan, pengaruh iklan dalam perilaku pembelian adalah besar dan sangat besar.

Namun masih ada responden yang menganggap pengaruh iklan terhadap keputusannya dalam membeli merek/produk biasa saja atau bahkan kecil. Sekitar separuh responden merasa biasa saja, sedangkan 7% responden lainnya mengatakan kecil pengaruhnya. Ini tentunya merupakan tantangan bagi para advertiser untuk membuat iklan yang bisa mempengaruhi perilaku konsumen. Dalam arti, bisa membuat iklan yang efektif. Untuk menghasilkan iklan yang efektif sekaligus bisa “membius” publik, tentunya dibutuhkan strategi perancangan yang matang. Bukan cuma tampilan fisik atau visual yang “wah”, tapi juga mampu mengomunikasikan pesan atau message yang tersembunyi. Artinya, mampu memadukan pesan yang eksplisit dengan pesan yang implisit. Di sinilah, dibutuhkan strategi cerdas dan bijak agar pesan yang dikedepankan bisa ditangkap dalam durasi waktu tertentu, untuk strata sosial dan usia yang bervariasi.

Jika dilihat dari sisi umur responden, anak muda gampang terpengaruh iklan. Dan kecenderungannya, semakin tua umurnya, semakin kecil pengaruh iklan terhadap keputusannya dalam membeli merek/produk. Kemudian, jika dilihat dari SES, semakin tinggi level SES, semakin kuat pula pengaruh iklan terhadap keputusannya dalam membeli merek/produk. Kecenderungan ini lebih disebabkan oleh faktor daya beli.

Summary

http://blog.ub.ac.id/ronyarthana/2012/04/06/analisis-pengaruh-keefektifan-iklan-terhadap-perilaku-pembelian-konsumen/

1 Like

Menurut saya tentu penting iklan bagi pendorong seseorang untuk membeli. Ketika seseorang memberikan iklan atau penawaran membantu orang lain untuk dapat mengenali produk yang dijual belikan dan selain itu beberapa keunggulan produk juga dapat diketahui oleh konsumen. Fungsi periklanan menurut Tjiptono (2008:226) yaitu: menginformasikan khalayak mengenai seluk beluk produk, mempengaruhi khalayak untuk membeli, serta
menciptakan suasana yang menyenangkan sewaktu
khalayak menerima.

Selain itu, dalam psikologi juga disebutkan bahwa degan pemberian iklan secara terus menerus maka secara tidak langsung akan tertanam dalam pikiran. Misalnya, dengan mendengar iklan dari brand sirup marjan maka meskipun tidak sedang melihat tv maka akan secara tidak langsung dapat mengetahui bahwa itu adalah iklan marjan.

Schiffman dan Kanuk dalam Amirullah (2002:31) berpendapat bahwa perilaku konsumen dalam membeli dapat dipengaruhi oleh faktor psikologis yang meliputi motivasi, persepsi, pembelajaran, kepribadian dan sikap.

1 Like