Apakah fungsi lemak dalam tubuh?

Lemak seringkali dijadikan penyebab berbagai macam penyakit. Namun pada porsi yang tepat lemak sangan bermanfaat bagi tubuh.
Apakah fungsi lemak dalam tubuh?

4 Likes

Molekul lemak terdiri dari unsur karbon ©, hidrogen (H), dan oksigen (O) seperti halnya karbohidrat.

Fungsi utama lemak adalah memberikan tenaga kepada tubuh. Satu gram lemak dapat dibakar untuk menghasilkan sembilan kalori yang diperlukan tubuh. Disamping fungsinya sebagai sumber tenaga, lemak juga merupakan bahan pelarut dari beberapa vitamin yaitu vitamin: A, D, E, dan K.

Bahan-bahan makanan yang mengandung lemak banyak akan memberi rasa kenyang yang lama, selain itu lemak memberi rasa gurih pada makanan. Menurut sumbernya lemak dapat dibedakan menjadi dua, yaitu lemak nabati dan lemak hewani.

Menurut Sunita almatsier (2009: 52) klasifikasi lipida menurut fungsi biologisnya di dalam tubuh adalah:

Lemak simpanan yang terutama terdiri atas trigliserida yang disimpan di dalam depot-depot di dalam jaringan tumbuh-tumbuhan dan hewan. Lemak merupakan simpanan sumber zat gizi esensial. Komposisi asam lemak trigliserida simpanan lemak ini bergantung pada susunan lemak.

Lemak struktural yang terutama terdiri atas fosfolipida dan kolestrol. Di dalam jaringan lunak lemak struktural ini, sesudah protein merupakan ikatan struktural paling penting di dalam tubuh. Di dalam otak lemak-lemak struktural terdapat dalam konsentrasi tinggi.

Fungsi lemak menurut Sunita Almatsier (2009: 60) antara lain:

  • Lemak merupakan sumber energi paling padat yang menghasilkan 9 kalori untuk setiap gram, yaitu 2,5 kali besar energi yang dihasilkan oleh karbohidrat dan protein dalam jumlah yang sama.
  • Lemak merupakan sumber asam lemak esensial, asam linoleat, dan linolinat.
  • Alat angkut vitamin larut lemak yaitu membantu transportasi dan absorpsi vitamin larut lemak A, D, E, dan K.
  • Menghemat penggunaan protein untuk sintesis protein, sehingga protein tidak digunakan sebagai sumber energi.
  • Lemak memperlambat sekresi asam lambung, dan memperlambat pengosongan lambung, sehingga lemak memberi rasa kenyang lebih lama. Disamping itu lemak memberi tekstur yang disukai dan memberi kelezatan khusus pada makanan.
  • Sebagai pelumas dan membantu pengeluaran sisa pencernaan.
  • Memelihara suhu tubuh, lapisan lemak dibawah kulit mengisolasi tubuh dan mencegah kehilangan panas secara cepat, dengan demikian lemak berfungsi juga dalam memelihara suhu tubuh.
  • Pelindung organ tubuh, lapisan lemak yang menyelubungi organ tubuh seperti jantung, hati, dan ginjal membantu menahan organ tersebut tetap di tempatnya dan melindungi terhadap benturan dan bahaya lain.

Konsumsi lemak sebanyak 15-30 % kebutuhan energi total dianggap baik untuk kesehatan. Jumlah ini memenuhi kebutuhan akan asam lemak esensial dan untuk membantu penyerapan vitamin larut lemak.

Di antara lemak yang dikonsumsi sehari-hari dianjurkan paling banyak 10% dari kebutuhan energi total berasal dari lemak jenuh, dan 3-7% dari lemak tidak jenuh ganda. Konsumsi kolestrol yang dianjurkan adalah <300 mg sehari.

Secara umum dapat dikatakan bahwa lemak memenuhi fungsi dasar bagi manusia, yaitu:

  • Menjadi cadangan energi dalam bentuk sel lemak. 1 gram lemak menghasilkan 39.06 kjoule atau 9,3 kcal.

  • Lemak mempunyai fungsi seluler dan komponen struktural pada membran sel yang berkaitan dengan karbohidrat dan protein demi menjalankan aliran air, ion dan molekul lain, keluar dan masuk ke dalam sel.

  • Menopang fungsi senyawa organik sebagai penghantar sinyal, seperti pada prostaglandin dan steroid hormon dan kelenjar empedu.

  • Menjadi suspensi bagi vitamin A, D, E dan K yang berguna untuk proses biologis

  • Lemak juga merupakan sarana sirkulasi energi di dalam tubuh dan komponen utama yang membentuk membran semua jenis sel.

  • Pelindung organ penting saat terjadi goncangan karena memiliki struktur seperti bantalan.

  • Melindungi tubuh dari perubahan suhu lingkungan. Lemak dapat melindungi tubuh dari suhu yang rendah.

  • Salah satu bahan dasar yang dibutuhkan untuk produksi hormon vitamin, membran sel dan membran organel sel.

  • Mengoptimalkan fungsi pencernaan, lemak dapat memperlambat sistem pencernaan saat proses pencernaan berlangsung sehingga rasa lapar tidak muncul terlalu cepat.

Fungsi Lemak

  1. Sebagai penghasil energi, tiap gram lemak menghasilkan sekitar 9 sampai 9,3 kalori, energi yang berlebihan dalam tubuh disimpan dalam jaringan adipose sebagai energi potensial.

  2. Sebagai pelindung organ tubuh, menjaga kehilangan panas tubuh dan pengatur temperatur tubuh.

  3. Sebagai penghemat protein, dalam hal ini kalau tersedianya energi dalam tubuh telah tercukupi oleh lemak dan karbohidrat maka pemanfaatan protein untuk penimbul energi dapat dikurangi atau tidak diperlukan.

  4. Sebagai penghasil asam lemak esensial dikarenakan asam lemak esensial tidak dapat dibentuk dalam tubuh melainkan harus tersedia dari luar, berasal dari makanan.

  5. Sebagai pelarut vitamin tertentu, seperti A, D, E, K sehingaa dapat dipergunakan tubuh.

  6. Sebagai pelumas diantara persendian dan membantu pengeluaran sisa-sisa makanan dari dalam tubuh.

  7. Sebagai pengangguh rasa lapar sehubungan dengan dicernakannya lemak lebih lama, selain itu lemak juga memberi cita rasa lebih tahan lama dan lebih memuaskan pada makanan yang dikonsumsi.

Referensi

Banowati, Lilis. 2014. Ilmu Gizi Dasar. Yogyakarta : Deepublish.

Lemak sangat dibutuhkan untuk memenuhi fungsi sebagai berikut:

  • Empat macam vitamin, yaitu A. D, E, dan K adalah larut dalam lemak, dan terdapat dalam makanan yang berlemak dan berminyak. Vitamin tersebut diserap dengan terlarut dalam lemak sehingga penyerapannya membutuhkan asupan lemak. Diet sangat rendah lemak akan menurunkan penyerapan vitamin ini sehingga jumlahnya tidak memadai untuk memenuhi

  • Ada persyaratan untuk mengonsumsi sejumlah asam lemak yang dibutuhkan untuk fungsi-fungsi tertentu. Hal ini yang disebut sebagai asam lemak esensial. Asam lemak esensial tidak dapat dibentuk dalam tubuh tetapi harus disediakan dalam makanan.

  • Lemak memberikan rasa kenikmatan ketika mengonsumsi makanan.

  • Lemak melumasi makanan dan membuatnya lebih mudah untuk mengunyah dan menelan.

Referensi

Wijayanti, Novita. 2017. Fisiologi Manusia dan Metabolisme Zat Gizi. Malang : UB Press.