Apakah First Impression itu penting?

Saat ini, kita berhadapan dengan informasi yang sangat banyak seiring dengan perubahan dunia. Sekarang kita dapat bertemu dengan orang baru begitu mudah, terutama dengan majunya teknologi transportasi dan teknologi informasi belakangan ini. Hal ini memaksa seseorang untuk dapat membuat keputusan dengan cepat. Bahkan, sebagian besar keputusan dibuat oleh otak bawah sadar kita ( subconscious mind ). Maka dari itu, seseorang seringkali mengambil keputusan berdasarkan kesan pertama – apakah itu keputusan untuk merekrut, untuk bekerja sama, atau berteman.

Jadi menurut para Youdics sendiri, Apakah first impression atau kesan pertama itu penting? Kenapa? dan bagaimana caranya untuk membuat kesan pertama yang baik? Yuk mari kita diskusi…

Menurut saya, iya penting karena sebagai kesan utama dalam memandang sesuatu. Hal ini berhubungan dengan persepsi orang. Persepsi adalah mengenai bagaimana seseorang menilai atau memaknai sesuatu. Kesan pertama yang diberikan individu kepada orang lain dapat sangat mempengaruhi bagaimana mereka diperlakukan dan dilihat dalam banyak konteks kehidupan sehari-hari. Walaupun “Don’t judge book by cover” tetapi menurut saya kesan pertama juga akan memberikan pengaruh untuk kita mau melanjutkan pemahaman mengenai persepsi dari kesan pertama tersebut atau tidak.

1 Like

Menurutku, membangun kesan pertama itu sangat penting karena dapat memicu terbentuknya suatu persepsi atau pandangan seseorang kepada orang lain yang baru pertama kali ditemui. Kesan pertama dapat terbentuk dalam berbagai momen, mulai dari momen santai hingga momen sangat penting. Kesan pertama dapat memainkan perannya pada momen santai seperti saat pertama kali bertemu teman baru. Dari situ kita entah secara sengaja atau tidak akan melakukan judgement atau penghakiman terhadap sikap dia, seperti dia itu asik, enak diajak ngobrol, atau mungkin dia pemalu, pendiam, suka berbohong, dan sebagainya. Kesan pertama pada momen santai itu dapat kita jadikan sebagai pengambil keputusan apakah kita ingin berteman atau bahkan kita harus menjauhinya karena alasan keamanan.

Selain itu, kesan pertama juga dapat berperan besar dalam momen yang penting seperti saat wawancara kerja. Di situlah kita harus benar-benar memperhatikan sikap dan penampilan kita karena hal tersebut dapat menciptakan suatu persepsi di diri pewawancara yang mewakili perusahaan yang kita inginkan.

Berikut cara membangun kesan pertama yang baik:

  1. Disiplin waktu
    Memiliki kebiasaan yang hadir beberapa menit sebelum waktu yang telah ditentukan dapat menguntungkan diri kita sendiri dan dapat memberikan kesan pertama yang baik. Kita jadi punya waktu lebih untuk mempersiapkan diri dan cenderung akan menghasilkan persepsi bahwa kita adalah seseorang yang disiplin, menghargai waktu, dan tentunya menghargai orang yang kita temui.

  2. Memancarkan aura positif melalui bahasa tubuh
    Posisikan diri untuk selalu tersenyum (atau minimal tidak berekspresi murung), mempertahankan kontak mata, antusias untuk mendengarkan, dan bernada optimis saat berbicara dapat memiliki dampak yang luar biasa dalam membangun kesan pertama yang baik. Lawan bicara kita cenderung akan yakin dengan kita jika kita memiliki kepercayaan diri yang tinggi dan aura yang positif. Oiya, selalu kurangi penggunaan gadget saat sedang berbicara dengan orang lain ya!

  3. Menjadi diri sendiri
    Jika ingin membangun kesan pertama yang baik, selalu jadilah diri kamu sendiri. Bersikaplah seperti biasanya, namun tetap harus bersikap baik. Dengan menjadi diri sendiri, maka rasa gugup cenderung akan dapat dikuasai.

Sumber

Cara Mudah Membentuk Kesan Pertama yang Baik

2 Likes

Menurut saya penting. Para peneliti juga menemukan, seseorang membuat keputusan tentang orang dalam hitungan detik hingga menit pertama kali melihatnya. Jadi, sangat wajar jika seseorang mengusahakan agar first impression berjalan dengan baik.

Selain itu dalam sebuah survey terhadap anggota Konsultan Personil Amerika, mereka yang bertanggung jawab untuk merekrut orang untuk perusahaan besar, para anggota setuju bahwa mereka membuat keputusan untuk lulus atau tidaknya seseorang dalam waktu 30 detik dari pertemuan pertama.

1 Like

Menurut saya, kesan pertama atau first impression itu penting. Karena akan menjadi acuan bagi orang lain dalam memandang sesuatu atau menilai. Lebih baiknya kita memperlihatkan siapa diri kita sendiri sejak bertemu orang lain, jika kita menjadi orang lain saat itu juga maka akan menjadi sebuah bencana bagi diri kita sendiri, kita akan kehilangan orang tersebut atau kita akan dimusuhi orang tersebut. Menjadi diri sendiri ketika kesan pertama lebih baik daripada menjadi orang lain saat kesan pertama itu.

1 Like

Menurut saya, first impression atau kesan pertama merupakan suatu hal yang sangat penting dalam hal apapun seperti berkencan, berbisnis atau menjalin hubungan sosial lainnya. Hal itu karena belum tentu kita mendapat kesempatan untuk bertemu kembali dengan orang tersebut. Para peneliti juga menemukan, bahwa seseorang membuat sebuah keputusan tentang orang hanya dalam hitungan detik hingga menit pertama kali melihatnya. Sehingga, diusahakan ketika pertama kali bertemu seseorang kita menunjukkan kesan yang baik.

Namun, bagaimana cara menciptakan kesan pertama yang baik bagi orang lain? Berikut uraiannya:

1. Perhatikan penampilan dengan Benar
Penampilan dan cara berpakaian merupakan hal yang sangat penting, hal itu karena dapat mempengaruhi seseorang dalam menilai orang lain terhadap karakter dan kemampuan yang dimiliki.

2. Be Positive
Ketika bertemu dengan orang baru, bukalah percakapan dengan senyuman yang ramah sehingga membuat lawan bicara merasa nyaman terhadap diri kita. Kemudian, arahkan pada topik yang positiv atau membahas sesuatu yang sedang viral. Namun, yang tidak kalah penting adalah bersikap sopan terutama jika lawan bicara yang ditemui lebih tua.

3. Perhatikan Bahasa Tubuh
Bahasa tubuh menunjukan siapa dan bagaimana diri kita, usahakan untuk selalu bersikap sopan dan tetap rileks.

4. Buat Kontak Mata
Dalam berbicara dengan orang lain, perlu adanya kontak mata untuk membantu kita agar tampak lebih jujur, mudah diingat dan menciptakan hubungan yang lebih erat. Namun, jangan berlebihan.

5. Perhatikan Postur tubuh
Postur tubuh berpengaruh terhadap persepsi orang lain, karena menunjukkan apakah kita memiliki ketertarikan untuk bisa kenal dan berkomunikasi dengan orang baru tersebut atau tidak.

Summary

https://ibrand.id/tips-first-impression-yang-baik/

1 Like

Banyak dari kita sudah merasakan pentingnya kesan pertama dari sebuah pertemuan. Mau itu pertemuan untuk berbisnis, kencan atau menjalin hubungan sosial lainnya, kesan pertama menjadi kunci kesuksesan hubungan tersebut. Para peneliti juga menemukan, seseorang membuat keputusan tentang orang dalam hitungan detik hingga menit pertama kali melihatnya. Jadi, sangat wajar jika seseorang mengusahakan agar first impression berjalan dengan baik.

Menurutku, kesan pertama ini juga memiliki kecenderungan untuk membuat penilaian cepat untuk menentukan apakah orang asing ini menimbulkan ancaman atau tidak. maka dari itu, jika kita ingin dinilai baik/ agar berjalan sesuai yang diinginkan pada pertemuan pertama, buat lah diri kita dapat dipercaya oleh lawan bicara kita. Beritkut ada beberapa cara mengelola perilaku untuk memengaruhi kesan pertama dengan lebih baik untuk hasil yang positif.

Look Clean
Hal yang penting dalam memberikan kesan pertama adalah cara kamu berpakaian. Berpenampilan menarik atau nyaman untuk dilihat membuat orang lain yang ada di sekitar kamu tertarik untuk berbicara dengan kamu. Don’t to much, karena gak semua orang suka dengan penampilan yang demikian, seperti menggunakan parfum yang berlebihan, riasan yang mencolok, gel rambut yang mengkilat, dan sebagainya.

Perhatikan Nada Bicara
Penelitian di Universitas Glasgow dari McAleer, Todorov, dan Belin (2014) menunjukkan bahwa mereka membuat penilaian tentang kepribadian orang berdasarkan nada suara mereka. Para peneliti menemukan, pria dan wanita yang berbicara dengan suara bernada tinggi dinilai lebih dapat dipercaya dan disukai. Meskipun penilaian ini tidak selalu akurat.

Body language
Bahasa tubuh atau yang dikenal body language ternyata memberikan pengaruh penting dalam menciptakan first impression. Bahasa tubuh ini dapat meliputi berbagai macam hal, mulai dari gerak tubuh hingga mimik wajah. Bahasa tubuh yang baik akan memberikan kesan yang baik pula. Jadi teman-teman dapat memulai dengan hal-hal kecil, seperti tersenyum, menjaga kontak mata dengan baik, serta memerhatikan postur tubuh lawan bicara.

Referensi

You Only Make One First Impression
Penjelasan Psikologis Tentang First Impression yang Baik

2 Likes

First impression atau yang biasa kita singkat menjadi FI merupakan hal yang penting apabila kita bertemu dengan orang baru. FI adalah kesan pertama ataupun persepsi awal yang melibatkan evaluasi secara positif ataupun negatif yang berdasarkan karakteristik fisik dan psikologis seseorang. Kesan seperti ini biasanya terbentuk pada informasi paling awal yang diterima setelah melihat seseorang, seringkali melalui pertemuan secara langsung. Dengan memberikan FI yang bagus, maka persepsi atau pandangan orang lain juga akan bagus kepada kita.

Pembangunan FI penting di saat formal ataupun saat informal. Contoh pada saat formal adalah wawancara menjadi anggota suatu organisasi ataupun wawancara kerja. Pada saat inilah kita akan dievaluasi oleh penanya atau penguji seperti apakah kita, layak atau tidak menjadi anggota organisasi atau bekerja di perusahaan tersebut, dan lain sebagainya. Pembentukan FI yang bagus dapat membentuk reputasi dan persepsi jangka panjang diri kita pada saat diterima pada suatu organisasi atau perusahaan. Sedangkan dalam saat informal adalah pada saat kita bertemu dan berkenalan dengan orang baru. Pembentukan FI dapat terjadi melalui karakteristik fisik kita, pada saat mengobrol santai, gestur yang kita tunjukkan, dan lain sebagainya. FI yang kita bentuk ini akan menjadi keputusan bagi orang lain untuk “meneruskan” hubungan dengan kita yaitu menjadi kenalan lalu menjadi teman atau memilih untuk tidak ingin bertemu dengan kita lagi.

Cara memberikan first impression yang baik menurutku adalah menjadi diri kita sendiri. Karena dengan menjadi diri kita sendiri, kita akan lebih percaya diri. Namun, perlu diingat bahwa menjadi diri sendiri haruslah tetap menjadi baik, berusahalah untuk tidak tunjukkan sisi gelap kita di hadapan orang baru. Dengan menjadi diri kita sendiri, kita akan tetap bisa menjaga “persona” kita di mata orang lain karena dengan seiring berjalannya waktu, tentu kita akan menghadapi masa suka dan duka dalam hubungan kita dengan orang lain tersebut, baik sebagai teman atau lebih dari sekedar teman. Di saat seperti itulah kecenderungan seseorang untuk menampakkan sifat asli mereka. Kemudian kita juga bisa memberikan FI yang baik dengan cara kebijaksanaan kita dalam menggunakan waktu atau bahasa lainnya adalah disiplin. Saat melakukan janjian atau pertemuan, diusahakan untuk datang sebelum waktu yang ditentukan agar kita bisa mempersiapkan diri lebih baik lagi dan tentunya kita juga dinilai untuk menghargai orang lain.

2 Likes

Aristoteles pernah berkata, manusia adalah makhluk sosial. Atau, mungkin kita pernah mendengar tentang ungkapan “Homo Sociologicus” (Manusia Sosial). Kita mempraktikkan interaksi sosial setiap hari, apapun pekerjaan, jenis kelamin, dan rasnya. Ada dorongan untuk bersosialisasi, karena itu adalah naluri, sehingga kemudian kita bisa bertemu orang baru. Tanpa disadari, ketika perkenalan pertama, bagi kedua belah pihak juga ada kesan pertama yang terlibat.

Kenapa kesan pertama itu penting? karena hanya terjadi pada pertemuan pertama dan bersifat irreversible. Penilaian dapat terjadi pada 4-10 detik pertama. Bahkan otak kita cenderung membentuk kesan sepersekian detik tentang faktor sifat orang lain seperti kepercayaan dan kompetensi. Menurut Willis dan Todorov, mereka melakukan ini berdasarkan penampilan wajah dan perilaku sederhana orang lain. Misalnya, ketika seseorang berada di lift, dan dia dekat dengan tombol lift tetapi tidak mau menekannya, dia bisa dianggap dingin, malas, atau sombong.

Oh ya, ternyata bahasa tubuh sangat mempengaruhi sebuah kesan pertama. Pada sebuah studi dari University of York, para ilmuwan menemukan bahwa kesan pertama umumnya paling dipengaruhi oleh komunikasi nonverbal dan bahasa tubuh. Pakaian, gaya rambut, dan
penampilan seseorang memiliki pengaruh yang lebih kecil pada kesan pertama.

Pada akhirnya kita harus menerima bahwa kesan pertama ada dalam hidup kita sehari-hari. Hal itu merupakan hal yang wajar dan naluriah manusia sebagai makhluk sosial. Toh, kita sendiri juga sering kan membangun kesan pertama terhadap orang lain? Demikian juga mereka terhadap kita.

Referensi
Setra, Nicholaus. (2020). First Impression is Important. Essay.

1 Like

Menurut Argumentasi saya terkait Apakah First Impression itu Penting?

gambar

1. FIRST IMPRESSION.

  • Kesan Pertama seringkali adalah hal yang penting ketika pertama kali bertemu dengan seseorang, dengan waktu sepersekian detik orang dapat menyimpulkan kesan pertama dari seseorang melalui gerakan verbal dan non verbal, dan disaat itulah orang bisa menilai kita termasuk orang yang disenangi atau tidak.

2. FIRST IMPRESSION ITU AKAN MENUNJUKKAN DIRIMU YANG SEBENARNNYA.

Bagaimana bisa? Begini….

  • Pada saat anda pertama kali bertemu dengan seseorang, anda pasti akan langsung dapat menilai orang tersebut dari cara berpakaiannya, dari penampilannya.

  • Sama hal nya seperti seorang HRD, seorang HRD yang menseleksi karyawan yang ingin direkrut, ga mungkin dong kalo dia harus mengenal calon karyawannya satu persatu secara mendalam. Seorang HRD harus akan menseleksi calon karyawannya dengan waktu yang singkat, dia pasti menilai penampilan anda. Maka dari itu FIRST IMPRESSION sangatlah penting.

REFERENSI

Anke Dwi Saputro, Jati Diri Notaris Indonesia Dulu, Sekarang, dan Dimasa Datang, PT. Gramedia Pustaka, Jakarta, 2010.

Huan. ( 2017 ). FIRST IMPRESSION itu PENTING. Paper.

1 Like

Kesan pertama atau first impression menurut saya penting karena berkaitan dengan keputusan selanjutnya dimana kita pertama kali bertemu seseorang dengan waktu yang hanya seperkian detik dan kita menyimpulkan keputusan kesan pertama kita kepada orang tersebut dalam waktu 30 detik baik dilihat dari gerakan verbal dan non verbal.

1 Like

Saat ini, kita berhadapan dengan informasi yang sangat banyak seiring dengan perubahan dunia. Sekarang kita dapat bertemu dengan orang baru dengan begitu mudah, terutama dengan majunya teknologi transportasi dan teknologi informasi belakangan ini. Hal ini memaksa seseorang untuk dapat membuat keputusan dengan cepat. Bahkan, sebagian besar keputusan dibuat oleh otak bawah sadar kita (subconscious mind) berdasarkan data yang pernah dialami sebelumnya. Oleh karena itu, seseorang seringkali mengambil keputusan berdasarkan kesan pertama – apakah itu keputusan untuk merekrut, untuk bekerja sama, atau berteman.

1 Like

Dari pengalaman aku sendiri, mungkin first impression dulu tidak terlalu penting karena memang aku belum menemukan atau berinteraksi kepada banyak orang, namun seiring berjalannya waktu sekarang aku mulai dipenuhi kegiatan kegiatan dalam maupun luar kampus yang untuk tergabung didalamnya harus melewati tahap wawancara yang pastinya memerlukan sekali untuk mendapatkan kesan pertama yang baik agar bisa bergabung bersama organisasi atau program yang kita targetkan karena itu salah satu hal yang menentukan apakah kita bisa melanjutkan untuk bergabung atau tidak tentunya dengan syarat dan ketentuan yang sudah dibuat, so manfaatkan kesempatan “first impression” ini baik baik, ini akan sangat menentukan jalan kedepannya!

2 Likes

Sebagai mahkluk sosial pasti setiap individu bertemu dengan orang-orang baru dalam semua tahap kehidupannya, baik dari kelas bawah, kelas menengah hingga kelas atas. Namun sayangnya, kebanyakan orang tidak memiliki waktu yang cukup untuk mengenal semua orang yang ditemui. Mereka mungkin pernah melihat kita tetapi belum tentu memiliki first impression tentang diri kita. First impression adalah salah satu faktor utama yang sangat penting untuk ditunjukan oleh setiap individu, karena orang lain akan terus mengingat kita. Mereka bisa menilai baik buruknya seseorang dari kesan yang dirasakan sejak pertama bertemu. Memang tidak menutup kemungkinan bahwa pandangan orang terhadap diri kita akan berubah seiring berjalannya waktu.

Menurut Liquidsilva musisi asal Kanada yang juga seorang entertainer, berpendapat bahwa first impression adalah hal yang sangat penting terutama dalam dunia entertainment, bahkan dalam berhubungan dengan lawan jenis ataupun relasi bisnis.

“As an artist, I have the certain things that people can’t copy because that’s my style. How you attract your audience, in the first stage somebody don’t know you but they like the way you look or maybe the way you sound, then you have new fans. Once you attract the audience you must keep that impression and be yourself!” - Liquidsilva

1 Like

kira kira untuk menciptakan first impression yang baik pada pertemuan virtual apakah sama seperti yang telah dijabarkan di atas ?

Kalau menurut saya first impression atau kesan pertama itu penting, dengan persepsi kesan pertama yang dihasilkan akan sangat mempengaruhi bagaimana seseorang dapat mengambil keputusan untuk berikutnya. Manusia merupakan makhluk sosial, yang kesan pertama selalu dijadikan acuan. Banyak kesempatan tergantung dengan kesan pertama, contohnya ketika ingin wawancara pekerjaan, bertemu dengan orang baru, dan lain-lain. Karena ketika manusia bertemu seseorang pertama kali, otak manusia akan langsung menganalisa orang lain mulai dari penampilan, body language, dan pola pikirnya. Dan untuk kedepannya manusia akan menandakan orang tersebut sesuai dengan hasil analisis nya.

Kesan pertama sangat penting. Mereka dapat membuat atau menghancurkan peluang. Sudah menjadi sifat manusia untuk membuat penilaian tentang seseorang ketika Anda pertama kali bertemu dengannya, tetapi tahukah Anda bahwa orang dapat merumuskan pendapat tentang Anda dalam waktu kurang dari 20 detik! … Untuk alasan ini, sangat penting bahwa kesan pertama Anda selalu yang terbaik.

Ya, menurut saya first impression itu penting dan menentukan kelanjutan dari sebuah hubungan entah dalam konteks pertemanan, bisnis, hubungan romantis dan berbagai hubungan sosial lainnya. Dari first impression, kita bisa menentukan seberapa cocok kita dengan orang ini, apakah sefrekuensi atau bagaimana hubungan kita dengan orang ini selanjutnya? Apakah berlanjut atau berakhir? Jika berlanjut, akan berlanjut ke hubungan yang seperti apa? Apakah sampai di tahap kenalan saja atau berubah menjadi teman dekat? Meskipun first impression belum memperlihatkan keseluruhan sifat seseorang, namun tetap saja akan menjadi patokan kita untuk menentukan kelanjutan hubungan kita dengan seseorang.

menurutku first impression itu penting sebagai upaya dari beberapa persen penggambaran diri. namun yang perlu disadari adalah, bahwa first impression atau kesan pertama ini sebenarnya bukanlah segalanya. jadi, ketika kita bertemu seseoramg lalu kesan pertama yang ia berikan todak begitu baik. maka jangan beri penilaian bahwa oramg tersebut 100% seperto itu. seperti istilah “we don’t know what struggle that their fighting for, so be kind”