Apakah Cara Terbaik Ketika Akan Memulai Pekerjaan Sebagai Seorang Freelance Programing, Coding atau Pengembang Aplikasi?

programming
coding
programmer

(sonny Aleandro Wijaya) #1

Sumber: wikihow

Ketika pertama kali masuk dalam dunia Informatika, jujur saja saya kebingungan dengan istilah seperti coding, parameter, Object Oriented(OOP), database, trigger, stored procedure, bahasa pemrogramman yang sangat beragam seperti PHP, HTML, Javascript, Ajax, Java, dll. Bahasa programming ini selalu berkembang dari wakti ke waktu. Membuat saya sangat kebingungan yang mana yang harus saya pelajari terlebih dahulu untuk menjadi seorang yang pandai dalam dunia komputer programming, Anda yang menekuni dunia IT, apakah tips terbaik bagi seseorang yang akan memulai karir dalam dunia IT Programming?


(Gabreil Arganata) #2

Saya akan membantu menjawab sebisa saya. Disini saya juga merupakan orang yang masih belajar dalam dunia IT, khusunya di Web Programming. Untuk memulainya sendiri awalnya saya punya keinginan untuk memperdalam di bidang Web Programming, lama-kelamaan ada teman nih nawarin proyek untuk membuat web suatu pasar swalayan gitu, walaupun bayarannya kecil, tapi namanya juga ingin tahu dan mencari pengalaman (sekaligus buat nambah-nambah portofolio), yasudah akhirnya saya ambil.
Nah, dari pengalaman-pengalaman itupun kita banyak belajar, dan banyak dituntut untuk mempelajari apa yang belum kita bisa, misal bahasa web programming, karena macam-macamnya sudah beragam. Belum lagi framework yang diminta, sudah banyak framework-framework baru dimana kita dituntut untuk bisa disana.
Intinya sih, jalanin aja sesuai kemampuan atau keinginanmu. Percuma jika mampu tp tidak ada keinginan/niat, beda dengan kita ingin tp belum mampu, kita masih bisa belajar, seperti saya ini.
Semoga bisa membantu :smile:


(Abda Akbar) #3

Saya akan sedikit memberikan opini apa yang harus dilakukan ketika pertama kali masuk dalam dunia IT. Disini saya memfokuskan kepada belajar coding berdasarkan sumber yaang telah saya baca, Belajar Coding

Coding memang tidak dapat dipisahkan dari dunia IT, walaupun dalam IT ada beberapa bidang-bidang yang memang tidak “mengharuskan” sangat geek dalam hal code/coding.

Yang terpenting adalah, sebelum berkomitmen pahami dulu tujuan utama Anda belajar coding

Saya mengutip kalimat dari sumber yang telah saya cantumkan.

Belajar coding mungkin akan sepenuhnya tidak berguna dalam membantu Anda mencapai tujuan. Atau malah mungkin terbukti sangat diperlukan.

Anda mungkin seorang siswa yang hanya memikirkan pekerjaan sekolah atau kehidupan sosial (dan ini bukan apa-apa dibandingkan memiliki sebuah pekerjaan full-time). Coding dapat membuka lebih banyak jalan bagi Anda untuk, katakanlah, menjadi miliarder ketika Anda berusia 25 tahun.

Atau mungkin Anda seorang profesional muda yang patah semangat dan sedang mencari sesuatu yang berbeda. Anda sudah mengumpulkan cukup banyak tabungan untuk merambah hal lain. Programming bisa saja menjadi tiket Anda menuju karir yang lebih menjanjikan.

Tentu saja, programming mungkin bukan untuk para CEO perusahaan besar dengan karyawan dan keluarga untuk dinafkahi. Namun jika Anda seorang eksekutif muda yang ingin memulai sebuah perusahaan teknologi dalam jangka waktu satu tahun, belajar programming akan sangat berguna bagi Anda agar mampu bekerja dengan lancar dengan para developer atau menciptakan produk sederhana sendiri.

Anda mungkin akan menemukan bahwa belajar coding merupakan sesuatu yang tidak menyenangkan atau tidak ada gunanya. Itu hal yang biasa. Atau mungkin Anda ingin belajar dengan alasan sederhana seperti ingin masuk ke dalam kelompok yang keren (banyak sekali komedian yang mulai bergelut di bidang komedi karena hal itu), atau mungkin sekadar mencari tahu apakah Anda akan tertarik dengan dunia coding. Atau Anda ingin meningkatkan situasi finansial Anda.

Semua alasan di atas berlaku bagi saya:

Tujuan

Ya, saya ingin menjadi lebih keren.

Hasil

Saya mengganggap diri saya keren, berdasarkan fakta bahwa saya bisa menciptakan sebuah aplikasi menggunakan Ruby on Rails dan memanfaatkan berbagai API, sambil tetap menjaga pekerjaan utama saya sebagai seorang penulis dan editor. Saya juga tetap bertahan ketika banyak orang menyerah, namun saya membuat banyak sekali pengorbanan. Terlepas dari itu, masih banyak level kehebatan yang belum saya capai.

Tujuan

Saya ingin menantang diri sendiri secara intelektual.

Hasil

Saya merasa sangat tertantang.

Tujuan

Saya ingin mencari tahu apakah mengembangkan sebuah website dapat menjadi karir alternatif.

Hasil

Mungkin tidak. Seperti karir lainnya, programming memerlukan tugas tidak menyenangkan seperti pemindahan server, menangani penyusup, dan lain sebagainya.

Tujuan

Saya ingin menggabungkan minat saya dalam teknologi dan media.

Hasil

Tercapai.

Tujuan

Saya ingin menggunakan programming untuk membuat diri saya sendiri lebih produktif.

Hasil

Mungkin tercapai.

Setelah membaca sedikit dari kutipan diatas, bagi Anda yang menginginkan belajar coding, maka tentukanlah tujuan Anda terlebih dahulu sebelum benar-benar berkomitmen dengan yang Anda pilih.

Tentu saja sumber tersebut tidak dapat menjadi patokan Anda dalam menentukan akan berkarir di dunia coding atau tidak karena sumber tersebut menulis sesuai yang dialami oleh penulis aslinya. Semoga bermanfaat :relaxed:


(Himawat Aryadita) #4

Freelancer atau biasa disebut tenaga lepas adalah seseorang yang melakukan pekerjaan secara bebas, tidak terikat dengan instansi atau perusahaan tertentu.

Oleh karena itu, seroang tenaga lepas sangat bergantung atas kemampuan dirinya sendiri. Berbeda dengan apabila kita bergabung dengan perusahaan besar, dimana anda akan mendapatkan pelatihan-pelatihan untuk mengembangkan diri.

Pemrograman adalah proses menulis, menguji, memperbaiki (debug), dan memelihara kode dalam rangka membangun suatu program komputer. Pemrograman sendiri lebih condong ke keahlian (skill)

Oleh karena itu, untuk tenaga lepas bidang pemrograman maka hal yang wajib anda lakukan adalah banyak berlatih dan mempelajari teori-teori pemrograman yang ada. Ikuti aturan yang paling umum, yaitu :

DIbutuhkan waktu 10.000 jam berlatih untuk menjadi ahli dalam keahlian (skill) tertentu.

Dari gambar diatas dapat dilihat bahwa apabila anda ingin mempunyai keahlian programming yang baik, maka anda membutuhkan waktu sekitar 4 tahun berlatih, dengan catatan anda berlatih selama 6,8 jam sehari. Apabila anda berlatih kurang dari 6,8 jam sehari, maka butuh waktu yang lebih lama lagi untuk menjadi ahli.

Sehingga, salah satu cara yang paling utama adalah berlatih dengan tekun dan disiplin.

Sumber gambar : linkedin

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah, buatlah portofolio anda sebaik mungkin dengan cara menyelesaikan project sebanyak mungkin dengan hasil yang baik (pelanggan anda puas).

Banyak situs yang menghubungkan antara freelancer dengan pemberi kerja. Mulailaih dengan project-project yang anda yakin dapat mengerjakan dengan baik.

Track record dan Portofolio merupakan senjata utama freelancer.