Apakah cacing tanah berpengaruh bagi kualitas tanah?

Apakah cacing tanah memiliki manfaat atau sebaliknya berbahaya bagi kualitas tanah?

Menurut saya, cacing tanah berpengaruh bagi kualitas tanah, bahkan cacing tanah disebut sebagai sahabat petani, loh.

kenapa?

cacing tanah terbagi menjadi 3 kelompok:

  1. epigeik: cacing tanah yang hidup di lapisan organik (lapisan atas), bergerak secara horizontal, tidak membentuk saluran, dan berwarna gelap.
  2. endogeik: cacing tanah yang hidup pada lapisan bawah, memakan bahan mineral, bergerak secara vertikal, membentuk saluran, dan berwarna merah muda.
  3. anesik: cacing tanah yang hidup di lapisan bawah namun mencari makan di lapisan organik (lapisan atas), membentuk saluran dengan bagian ujungnya terbuka di permukaan, warna tubuh gelap diatas namun erang pada bagian bawah.

ketiga kelompok cacing tersebut berperan dalam meningkatkan kualitas tanah melalui

  1. memperbaiki tata ruang tanah.
    seperti yang telah disampaikan sebelumnya, cacing tanah endogeik dan anesik membentuk saluran. Saluran-saluran yang telah dibuat akan memperbesar ruang pori tanah, sehingga tanah menjadi lebih gembur. Tanah yang gembur baik untuk perakaran tanaman. Akar tanaman akan cepat untuk menangkap air, udara, ataupun zat-zat hara yang dibutuhkan tanaman.
  2. Berperan dalam infiltrasi dan perkolasi
    Pori tanah yang membesar disebabkan oleh cacing tanah akan membuat infiltrasi (masuknya air ke permukaan tanah) dan perkolasi (masuknya air ke dalam pori tanah) menjadi lancar. Hal tersebut akan mencegah erosi tanah dan kebutuhan akar tanaman akan air menjadi terpenuhi.
  3. Kotoran cacing kaya akan unsur hara
    cacing tanah kelompok epigeik memakan bahan organik sehingga dikenal sebagai penghancur seresah. Bahan organik yang dimakan cacing kemudian akan diproses dalam tubuh cacing dan kemudian akan menjadi cast atau kotoran cacing yang mengandung unsur hara yang dibutuhkan tanaman.
  4. Cacing sebagai agen bioturbasi
    biotubasi tanah secara sederhana adalah proses pembalikan tanah yang dilakukan oleh cacing tanah. Bioturbasi yang dilakukan oleh cacing tanah sangat baik untuk meningkatkan kualitas tanah karena tanah dapat ter-olah secara alami, memperbaiki struktur tanah, ataupun membantu mengangkut sejumlah lapisan tanah secara alami sehingga tanah menjadi gembur dan baik untuk pertanian.

Kascing sebagai feces dari cacing tanah merupakan bahan organik yang berperan penting dan merupakan faktor kunci dalam berbagai proses biokimia dalam tanah yang menentukan tingkat kesuburan tanah untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Aktivitas cacing tanah yang membuat liang di dalam tanah dengan memakan massa tanah dan bahan organik dapat mencegah pemadatan tanah pada suatu lahan. Melalui kascing, dapat meningkatkan stabilitas agregat tanah dan menempatkan hara maupun bahan organik di daerah rhizosfir sehingga nilai fungsi hara maupun bahan organik untuk pertumbuhan tanaman menjadi efektif. Cacing tanah dengan jumlah banyak diduga akan menyuburkan tanah karena cacing tanah berperan untuk membuat aerasi tanah dan mencegah pemadatan tanah . Cacing tanah juga menghasilkan kascing yang mengandung banyak kadar hara N, P dan K 2,5 kali kadar hara bahan organik.

Fungsi cacing tanah terhadap kesuburan tanah yaitu karena sebagian besar bahan tanah mineral yang dicerna cacing tanah dikembalikan kedalam tanah dalam bentuk nutrisi yang mudah dimanfaatkan oleh tanaman. Selain itu, kotoran cacing tanah juga kaya unsur hara karena aktivitas cacing tanah mampu meningkatkan ketersediaan unsur hara N, P, dan K didalam tanah. Unsur-unsur tersebut merupakan unsur pokok bagi tanaman.

Peran cacing tanah terhadap sifat fisik tanah yaitu lubang bekas jalan cacing tanah berada berfungsi memperbaiki aerasi dan drainase di dalam tanah sehingga tanah menjadi gembur. Cacing tanah membantu dalam menguraikan bahan organik didalam tanah, membantu pengangkutan sejumlah lapisan tanah dari bahan organik dan memperbaiki struktur tanah. Aktivitas cacing tanah dapat merombak bahan organik tanaman menjadi mineral dan sebagian tersimpan sebagai bahan organik tanah. Bahan organik tanah sangat berperan dalam memperbaiki sifat fisik tanah, meningkatkan aktivitas biologi tanah dan meningkatkan ketersediaan hara bagi tanaman.

Referensi

Dwiastuti, S., Sajidan & Suwarno. 2015. Hubungan Kepadatan Cacing Tanah dan Kascing pada Berbagai Penggunaan Lahan di Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Seminar Nasional XII Pendidikan Biologi FKIP UNS.

Jawabannya adalah cacing sangat berpengaruh untuk memperbaiki kualitas tanah, yang dapat diuraikan sebagai berikut:

Cacing tanah merupakan salah satu kelompok fauna tanah yang berperan penting dalam memperbaiki produktivitas serta kualitas tanah melalui peningkatan perkolasi-infiltrasi dan mengurangi erosi tanah, perbaikan agregasi dan aerasi tanah, pengendalian dan peningkatan ketersediaan hara, serta meningkatkan aktivitas hayati tanah.

Cacing tanah membuat liang di dalam tanah dan mendekomposisi bahan organik dengan cara memakan dan menguraikan serasah daun dan sisa tumbuhan yang mati menjadi partikel-partikel kecil, selanjutnya dirombak organisme tanah lainnya. Hasil dekomposisi dan mikroorganisme disebarkan ke lapisan tanah yang lebih dalam serta meningkatkan aerasi tanah. Cacing tanah yang mati sebagai sumber makanan mikroorganisme tanah dan hara bagi tanaman, sehingga cacing tanah juga berperan meningkatkan jumlah populasi mikroba dan kesuburan tanah.

Referensi

www.litbang.pertanian.go.id > cacing tanah mampu memperbaiki kesuburan tanah

Cacing di bidang pertanian sangat berperan penting untuk menyuburkan tanah karena sifatnya yang menggemburkan tanah.

Peran cacing tanah sebagai makrofauna tanah memainkan peran penting dalam ekosistem yang berhubungan dengan siklus hara dan aliran energi karena organisme ini melakukan proses pelapukan bahan organik dan akhirnya memberikan kontribusi pada faktor kesehatan tanah. Aktivitas Cacing Tanah
dapat mengubah struktur tanah, aliran air tanah, dinamika hara dan pertumbuhan tanaman, keberadaannya tidak penting bagi sistem tanah yang sehat tetapi lebih merupakan “ bioindikator” dari tanah yang sehat sehingga cacing tanah ini mempunyai fungsi menguntungkan bagi ekosistem (Handayanto dan
Kohiriah.2007).

Potensi dan peran cacing tanah sangat bermanfaat terhadap kesuburan tanah yaitu untuk manfaat biologi berperan dalam mengubah bahan organik menjadi humus hal ini dilakukan melalui aktivitas
cacing tanah dengan membawa bahan organik kebagian bawah tanah. Didalam liang cacing menghancurkan seresah dan mencernanya kemudian mencampurnya dengan tanah dan terbentuklah cast yang
mengandung 40 % humus. Dari aspek kimia bahan organik mati dicerna oleh cacing bersama partikel tanah dan selanjutnya disekresikan dalam bentuk cast disimpan dipermukaan tanah.

Secara alami cacing mencari makan di permukaan tanah, kelebihan cahaya dapat memaksa cacing bersembunyi sehingga
konsumsi makan turun. Hal ini sesuai dengan sifat-sifat biologis cacing tanah yaitu tidak tahan cahaya atau
matahari langsung, hidup ditempat gelap, tidak tahan genangan air serta lebih aktif dimalam hari. Cacing tanah mendaur ulang (recycle) bahan organik dengan cara memakan bahan tanaman dan hewan yang mati, kotoran hewan dan organisme tanah yang lain. Dari aspek fisik cacing tanah mampu menjaga liang-liang
didalam tanah dimana struktur tanahnya selalu dalam keadaan terbuka dan menciptakan kanal-kanal yang
memungkinkan proses aerasi dan drainase.

Sumber Referensi :
Dwiastuti, S. (2012). Kajian tentang kontribusi cacing tanah dan perannya terhadap lingkungan kaitannya dengan kualitas tanah. In Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning (Vol. 9, No. 1).

Organisme tanah seperti yang banyak diketahui, sangat berperan penting dalam proses dekomposisi bahan organik, mineralilasi senyawa organik, fiksasi hara, pelarut hara, nitrifikasi dan denitrifikasi. Salah satu ontohnya adalah cacing tanah. Cacing tanah adalah salah satu fauna yang dapat membantu proses dekomposisi sehingga dapat meningkatkan hara. Cacing tanah dapat mempercepat proses dekomposisi 2-5 kali cepat dibandingkan tanpa adanya cacing tanah.

Aktivitas cacing tanah berperan penting dalam ekosistem tanah melalui proses memakan dan mengeluarkan tanah dalam bentuk kasting, sehingga memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah. Pada tanah mineral, cacing tanah mempengaruhi bobot isi tanah, meningkatkan pori total dan pori aerasi, sehingga cacing tanah disebut sebagai bioagregrat.

biomassa cacing tanah telah diketahui merupakan indikator yang baik untuk mendeteksi perubahan pH. Beberadaan horison organik, kelembaban tanah dan kualitas humus

Referensi

Maftuah, E., Maulia, A., S. 2009. Komunitas Cacing Tanah Pada Beberapa Penggunaan Lahan Gambut Di Kalimantan Tengah. Banjarbaru