Apakah benar kacang dapat memicu jerawat?

Seringkali kita memakan kacang ketika sedang bersantai atau sedang sibuk melakukan sesuatu, apakah benar memakan kacang dapat memicu jerawat ?

Sampai saat ini mungkin masih banyak yang sering mengatakan “Jangan makan kacang! Nanti mukanya jerawatan, lho” Tapi benar nggak sih kacang merupakan salah satu faktor penyebab munculnya jerawat?

Jerawat sendiri timbul karena adanya minyak berlebih pada wajah yang menutupi lubang pori-pori, penggunaan kosmetik berlebihan yang dapat menutupi pori-pori, konsumsi obat-obatan baik berupa krim atau yang diminum, telepon genggam, stres, dan lain sebagainya.

Memang tak dipungkiri ada kandungan lemak di dalam kacang, namun kandungan ini tidak sampai membuat penumpukan dan penyumbatan lemak pada pori pori kulit. Sebuah riset dari American Academy of Dermatology untuk urusan kecantikan kulit menyatakan bahwa mitos kacang dapat menyebabkan jerawat itu tidak benar. Mereka berpendapat bahwa jerawat tidak disebabkan oleh cokelat, es krim, ataupun makanan seperti kacang.

Justru makanan manis yang banyak mengandung gula dan tinggi karbohidratlah yang menyebabkan jerawat. Konsumsi gula yang terlalu banyak akan meningkatkan kadar hormon insulin dalam darah dan akan memicu produksi hormon androgen yang meningkatkan aktivitas kelenjar minyak sehingga akan membuat produksi minyak meningkat dan terjadilah jerawat. Jadi sesungguhnya, konsumsi makanan yang harus dikurangi untuk mencegah timbulnya jerawat adalah makanan yang mengandung kadar gula yang tinggi.

Beberapa kacang seperti kacang almond dan kacang mete malah mengandung asam oksalat yang baik untuk merawat kulit dan mencegah jerawat. Kacang kedelai juga kaya akan asam lemak omega 3 yang baik untuk kecantikan kulit. Omega 3 dari kacang kedelai telah terbukti dapat melawan inflamasi di tubuh dan mencegah kulit kering serta menjadikan kulit tampak muda.

Referensi