Apakah belanja online lebih menyenangkan dan efektif dibandingkan belanja offline?

Belanja online

  • Agree
  • Not Agree

0 pemilih

Shopping atau kegiatan berbelanja merupakan hal yang pasti hadir dalam kehidupan kita sehari-hari. Misal ketika berbelanja secara offline, kita dapat mengecek seberapa pas bajunya secara langsung, atau juga bisa seberapa bagus bahannya.

Tapi apa yang terjadi jika semua kegiatan tersebut hanya dilakukan dengan hanya beberapa klik dari mouse kita?

Pada era modern saat ini, teknologi sangatlah berkembang pesat. Pada sektor manapun pasti teknologi tidak pernah absen. Sampai-sampai kegiatan keseharian kita berbelanja pun diusik dengan kemajuan teknologi lewat kepraktisan belanja via online. Belanja lewat online sendiri sering disebut dengan e-Commerce.

Pengertian dasar dari e-Commerce itu sendiri adalah perdagangan sebuah produk atau jasa yang difasilitasi menggunakan jaringan komputer sejenis internet atau lainnya.Dari definisi tersebut sudah terdapat perbedaan antara belanja yang tradisional (offline) dan belanja via online, yakni fasilitasnya.

Mengapa e-Commerce saat ini sangatlah diminati, bahkan masyarakat Indonesia pun sangatlah bergantung dari sektor e-Commerce ini.

  • Mudah - Mengapa mudah? Karena kita sekarang sudah dapat mengakses jaringan internet dengan sangat mudah, dan kemudahan tersebut juga berlaku untuk e-Commerce yang dasarnya menggunakan fasilitas internet. Fakta menyebutkan bahwa 27% penjualan di UK, diakses melalui tablet dan juga 95% pengguna tablet dan 72% pengguna smartphone melakukan aktivitas belanjanya dirumah melalui tablet dan smartphone-nya.
  • Murah - Karena biasanya dalam e-Commerce, penjual tidak perlu menyewa lapak untuk berdagang yang berarti tidak banyak mengeluarkan modal. Yang akan berdampak pada penjualan barang atau jasa tersebut kepada konsumen. Dengan pedagang yang mengeluarkan modal lebih sedikit, maka harga jual dari barang atau jasa tersebut akan lebih murah. Itulah mengapa e-Commerce saat ini sangat menjadi trend.
    Fakta lainnya adalah 71% orang yang belanja online lebih percaya mereka akan mendapatkan barang yang lebih murah dibanding beli secara offline. Dan juga karena menggunakan modal yang sedikit maka pedagang dalam mengantarkan barangnya akan menggratiskan ongkos kirim barang tersebut (47% dari semua transaksi online adalah bebas biaya kirim).

Jadi bagaimana tanggapan anda terhadap belanja via online?

Sumur

:white_check_mark: Agree

Tanggapan saya dari data yang saya dapat meskipun tujuan dari kedua di dalam toko dan e-commerce pemasar adalah untuk meningkatkan penjualan mereka harus menggunakan teknik yang berbeda untuk menghasilkan hasil yang sama.
Sebenarnya marketing untuk toko ritel fisik dan website e-commerce adalah dua usaha yang berbeda karena cara masing - masing menarik pelanggan.
Konsumen tidak tersandung perusahaan online dengan cara yang sama mereka lakukan toko fisik mereka pergi langsung ke website. Oleh karena itu, e-commerce bisnis harus menempatkan pemasaran berat berfokus pada akuisisi langsung. Sebaliknya di dalam toko pengecer harus memposisikan diri sebagai dikenali dan harus meningkatkan kesadaran merek sehingga konsumen akan berinteraksi dan produk - produk tertentu asosiasi dengan perusahaan - perusahaan. pemasaran yang taktik yang harus Anda terapkan untuk sukses baik di dalam toko dan ruang ritel online?

• In-Store vs Teknik Pemasaran Online

Berikut adalah rincian dari beberapa perbedaan antara teknik pemasaran yang digunakan untuk toko fisik dan yang digunakan hanya untuk pengecer e-commerce:

  1. Bermerek vs bahasa langsung
    In-store pemasar dapat lebih kreatif dari pemasar e-commerce karena bahasa mereka tidak harus menjadi seperti langsung. Mengambil “Just Do It” kampanye Nike, misalnya. Ia tidak memberitahu konsumen untuk pergi membeli produk sebaliknya hal itu menyebabkan respon emosional yang membuat konsumen merasa baik tentang merek.
    Dimana di dalam toko perusahaan dapat mengandalkan menarik perhatian toko online memerlukan panggilan untuk bertindak.

  2. Interaksi vs lalu lintas berbasis pengalaman pengguna
    In-store pengecer dapat menggunakan taktik pemasaran yang lebih fisik atau tradisional seperti billboard atau topi akhir dari kaleng online.
    Sekali lagi hal ini karena dua media memiliki tujuan akhir yang berbeda.
    Toko online ingin mengarahkan pelanggan ke situs mereka sedangkan di toko bisnis ingin menunjukkan mengapa produk mereka lebih unggul.
    Di toko pelanggan secara fisik dapat berinteraksi dengan produk karena toko bata-dan-mortir menempatkan fokus yang lebih tinggi pada pengalaman pengguna karena pengembalian investasi tidak dapat dilacak dengan cara yang sama seperti dengan upaya pemasaran online.

  3. Lokal vs lokasi di Bumi
    situs E-commerce langsung memiliki lebih banyak kompetisi dari pengecer di toko karena hampir setiap pesaing di ruang digital - lokal atau tidak - dapat dianggap sebagai ancaman langsung terhadap bisnis. Di sisi lain, toko fisik memiliki kontrol atas lokasi mereka dan, sebagai akibat, pesaing terdekat. Oleh karena itu, mereka dapat menyusun strategi pemasaran di dalam toko untuk fokus pada mengalahkan mereka beberapa pesaing daripada semua kompetisi online.

• Memanfaatkan Kedua Spaces

Merek yang sukses tahu bagaimana melaksanakan teknik pemasaran yang efektif untuk kedua toko fisik dan digital mereka.
Jadi, apa rahasia yang menciptakan keberhasilan dalam kedua ruang?
Seperti disebutkan, Nike menonjol karena keberhasilannya dalam ritel baik online dan di toko.
Perusahaan ini menempatkan banyak usaha untuk membuat lokasi fisik sebagai berguna untuk pembelanja dan merek-berorientasi mungkin, serta memastikan situs e-commerce yang sederhana dan user-friendly. Nike terus dengan tuntutan konsumen di kedua ruang, yang pada akhirnya meningkatkan penjualan.
Intinya adalah bahwa meskipun di dalam toko dengan menawarkan fasilitas yang e-commerce tidak bisa ditebak cocok, potensi pengembalian pemasaran online produk jauh lebih tinggi daripada di toko. Pemasar harus mempertimbangkan manfaat dari masing - masing pendekatan dan hati - hati menentukan apa yang terbaik untuk merek mereka melayani, yang kemungkinan beroperasi di perpaduan dari pasar ritel di toko dan online.

Erik Huberman adalah pendiri dan CEO dari Hawke Media, agen CMO digital outsourcing.

Sumber :

:negative_squared_cross_mark: Not Agree

Di era modern ini, teknologi informasi sudah sangat berkembang. Perkembangan tersebut dikatakan hampir seluruh aspek kehidupan kita sekarang ini, tidak luput halnya seperti berbelanja. Saat ini berbelanja pun dapat dilakukan melalui online dengan langsung mengontak penjual maupun melalui e-commerce dan marketplace. Walaupun demikian, proses berbelanja secara offline atau secara konvensional masih tetap ada. Mengapa demikian? Seberapa efektifkah kedua hal tersebut?

Efektif sendiri berarti mencapai hal yang sesuai dengan harapan atau hasil yang diperoleh sesuai dengan harapan.

Berbelanja secara offline lebih efektif dan menyenangkan dibanding berbelanja secara online.

Berikut ini merupakan hal dimana berbelanja secara offline lebih efektif dibandingkan dengan online , yaitu :

  • Anda dapat mengetahui secara pasti produk yang Anda beli.
  • Tidak perlu menunggu barang yang Anda beli (proses pengiriman).
  • Kualitas dapat Anda ketahui secara langsung, karena Anda melihat sendiri bagaimana produk Anda.
  • Tidak perlu dipusingkan karena masalah ongkos pengiriman barang,
  • Tidak perlu khawatir tentang masalah proses pengiriman. Masalah yang seringkali terjadi yakni, produk rusak saat pengiriman maupun terlambat sampai ke tempat Anda.

Apakah berbelanja online lebih menyenangkan dibanding berbelanja secara offline?

Tidak, berbelanja secara online tidak lebih menyenangkan dibanding berbelanja secara offline atau konvensional. Mengapa? Karena berbelanja secara offline kita dapat melihat produk tersebut secara langsung, mencoba secara langsung contohnya pakaian, dan kualitas sudah dapat kita nilai sendiri. Ada kepuasan tersendiri bila Anda langsung melihat barang atau produk yang Anda inginkan secara langsung. Hal itu tidak dapat dirasakan apabila kita berbelanja secara online.

Referensi :

:white_check_mark: Agree

Menanggapi dua balasan diatas, berbelanja online masih lebih efektif dan menyenangkan dibandingkan belanja offline karena,

  • Kenyamanan
    Satu hal yang orang pedulikan saat belanja adalah kenyamanan. Dan ada beberapa orang yang sama sekali tidak menikmati menghabiskan berjam-jam berkeliling di pasar atau mall untuk mencari barang yang diinginkan. Dan ini yang menjadikan alasan mengapa toko online lebih banyak dipilih, karena dengan belanja online, kita akan dengan sangat mudah mencari barang yang kita butuhkan dengan hanya beberapa klik.
  • Info tentang barang yang ingin dibeli
    Memang dalam berbelanja online, kita tidak akan ditemani oleh sales staff yang akan menginfokan kita tentang barang yang kita inginkan. Tetapi itu tidak masalah, belanja online pun masih bisa menghadirkan hal tersebut dalam bentuk live chat dengan admin toko misalnya. Kita membuat suatu website yang berisikan info tentang barang tersebut secara detail. Dan pelanggan pun juga dipermudah karena dalam belanja online mereka dapat mencari dulu info barang yang ingin dibeli via google misalnya. Dan melihat review atau pendapat tentang barang tersebut dari beberapa sumber.
  • 24/7
    Tidak seperti di mall atau pasar, toko online buka 24 jam dalam seminggu, yang berarti toko tersebut tidak pernah tutup. Walau kadang ada juga yang tidak buka 24 jam, namun toko online lebih memberikan kebebasan pada pelanggan untuk berbelanja kapan saja.
  • Tidak perlu antri
    Ya salah satu keuntungan lagi dalam berbelanja adalah kita tidak perlu antri. Ketika membeli barang secara online, tidak ada antrian panjang yang dimana kita harus bertahan mengantri hanya untuk membeli barang. Ide dari belanja online adalah menghapus kebiasaan buruk berdiri dalam antrean panjang dan hanya menunggu.
  • Lebih banyak pilihan
    Belanja online memungkinkan Anda untuk menemukan banyak produk yang kita tidak akan dapat temukan di toko atau mall. Sebagian besar toko di mall atau pasar memiliki keterbatasan stock. Mereka hanya bisa menampung sedikit saja pilihan, hal itu disebabkan karena ada banyak kebijakan yang mempengaruhi ketersediaan produk.
Sumur

:negative_squared_cross_mark: Not Agree

Menanggapi postingan sebelumnya, ada beberapa hal yang harus di garis-bawahi terkait dengan efektifitas berbelanja secara online menurut pernyataan Anda.

  • Info tentang barang yang ingin dibeli
    Memang dalam berbelanja online, kita tidak akan ditemani oleh sales staff yang akan menginfokan kita tentang barang yang kita inginkan. Tetapi itu tidak masalah, belanja online pun masih bisa menghadirkan hal tersebut dalam bentuk live chat dengan admin toko misalnya. Kita membuat suatu website yang berisikan info tentang barang tersebut secara detail. Dan pelanggan pun juga dipermudah karena dalam belanja online mereka dapat mencari dulu info barang yang ingin dibeli via google misalnya. Dan melihat review atau pendapat tentang barang tersebut dari beberapa sumber.

Apabila Anda ingin membeli suatu produk, Anda tentu mencari info tentang produk yang ingin Anda beli. Mencari info tentang produk tersebut baik untuk berbelanja online maupun offline dapat dilakukan via google. Bukan hanya diperuntukan untuk berbelanja online saja. Sebagai konsumen yang cerdas, bukan berarti jika berbelanja secara offline hanya dapat mencari informasi melalui sales staff saja.

  • 24/7
    Tidak seperti di mall atau pasar, toko online buka 24 jam dalam seminggu, yang berarti toko tersebut tidak pernah tutup. Walau kadang ada juga yang tidak buka 24 jam, namun toko online lebih memberikan kebebasan pada pelanggan untuk berbelanja kapan saja.

Pada kenyataannya, memang toko offline tidak selalu buka selama 24 jam dalam seminggu. Sedangkan, toko online dapat buka hingga 24 jam dalam seminggu. Ya, Anda dapat berbelanja secara online sebebas mungkin kapan saja. Walaupun demikian, Anda juga harus menunggu barang Anda untuk sampai ke tujuan Anda yang berarti waktu Anda juga tersita untuk menunggu barang sampai ke tujuan. Bagaimana jika Anda memerlukan produk yang benar-benar mendesak, akankah hal itu efektif?

Terlebih lagi, hal yang perlu disoroti terkait berbelanja secara online

  • Masalah keamanan.
    Keamanan merupakan hal penting. Seringkali, dalam berbelanja online Anda merasa khawatir bila Anda dapat tertipu, terutama dengan orang yang tidak pernah Anda temui. Walaupun Anda berbelanja di marketplace ternama sekalipun. Walaupun mereka menyediakan layanan pengaduan apabila penjual bermasalah, pada kenyataannya hal itu merepotkan. Anda juga harus memilih toko online yang memang terpercaya terlebih dahulu.

Hal-hal yang merupakan poin lebih dalam segi efektifitas dalam berbelanja secara offline :

  • Lebih mudah jika ingin melakukan retur
    Hal ini sangat berguna jika produk yang Anda beli mengalami masalah. Anda dapat pergi ke toko tersebut untuk komplain dan retur. Walaupun kebijakan retur barang yang telah dibeli tergantung dari masing-masing toko.
  • Kualitas yang dapat diketahui secara langsung
    Anda yang menilai sendiri bagaimana produk yang akan Anda beli secara langsung. Terutama untuk produk seperti parfum. Jika Anda ingin membeli parfum baru, Anda dapat pergi ke toko dan mencoba secara langsung berbagai pilihan parfum sebelum Anda memutuskan untuk membeli.

Referensi :

1 Like

:white_check_mark: Agree

Seorang pembeli online, dan seorang pembeli offline, memiliki beberapa cara pandang berbeda. Jika di contohkan seperti orang modern dan orang yang belum mengenal dunia iptek. Bisa dilihat dalam hal hal sepele seperti sebuah keamanan sistem, kepercayaan yang bisa ditunjukan dari penjual online kepada pembeli, kemudian dibidang pembayaran, maupun di bidang pengiriman barang, lebih kedalam lagi pada bidang retur barang apabila terjadi kejanggalan saat suatu kegiatan jual beli secara online terjadi.

Pertama, apabila seorang pembeli ingin mencari sebuah info dari barang yang ingin dibeli atau di cari.
Kita bisa melihat perkembangan sebuah aplikasi pencarian sebuah kata dari user yang di input kedalam sistem dengan cara otomatis, sebuah search engine ini bisa memberikan info info yang dibutuhkan seorang pembeli online melalui link link yang diberikan kepada user tersebut. Apalagi sekarang sudah keluar sebuah aplikasi yang memang benar benar memberikan fasilitas untuk user melakukan pembelian dengan info info yang sudah bisa diterima dengan ringan hati dan sudah banyak tersebar di store store yang ada di smartphone dari user.

Kedua, adalah di bidang keamanan. Dibidang keamanan ini memanglah harus diperhatikan secara lebih, apalagi seorang pembeli dengan cara online baru pertama kali melakukan kegiatan ini. Sehingga memunculkan sebuah rasa cemas dari diri nya sendiri. Sehingga para penjual online ini, memberikan sebuah starup yaitu dengan memberikan jaminan secara resmi atau bisa dilihat dari komentar komentar dari pembeli lainnya dengan cara testimony, atau bisa dilakukan dengan cara memastikan dengan pribadi dengan melakukan kontak telpon dengan penjual barang ini, atau bisa menelpon seorang admin dari sebuah aplikasi jual beli ini.

Ketiga, dalam hal efektifitas. Dalam hal ini, malah sebuah toko online atau kegiatan jual beli online ini sangat lah lebih unggul dibidang efektifitas. Bisa dilihat dengan perbandingan waktu, kita bisa dengan sentuhan kepada smartphone kita memilah dan memilih sebuah barang dengan melihat dari keunggulan keunggulan barang yang ada atau yang di tampilkan, jika memang tidak suka kita bisa memilih iklan lain dan iklan lainnya sehingga kita cocok. Kemudian sekarang sudah memunculkan starup lagi dengan pengiriman gratis atau jika kita mengeluarkan biaya pengiriman dengan biaya yang sangat rendah. Sehingga kita bisa menilai bahwa jual beli online ini sangatlah lebih efektif dibandingkan dengan kegiatan jual beli offline dengan membutuhkan waktu berjalan kesebuah toko satu dengan toko lainnya yang membutuhkan waktu dan akhirnya kita bisa lupa mana barang yang kita tadi ingin bandingkan.

sumber :

:white_check_mark: Agree

Menanggapi dari pihak kontra,

  • On Target
    Seringkali kita saat belanja ke toko di mall atau pasar manapun, kita pasti melihat-lihat banyak produk. Setelah kita membeli barang yang benar-benar dibutuhkan, seringkali kita juga merambah membeli produk yang lain. Yang padahal kita juga tidak terlalu membutuhkan. Atau juga bisa setelah belanja, kita menuju ke restoran atau cafe untuk istirahat sejenak. Hal seperti itu membuat pengeluaran bertambah. Berbeda dengan belanja online, misal kita sedang dirumah, lalu kita membeli sesuatu di toko online, paling kita hanya mengeluarkan uang untuk ongkos kirim sebagai tambahan. Maka dari itu, belanja online menjadi lebih efektif karena kita langsung membeli dan hanya membeli yang barang yang dibutuhkan.
  • Rahasia
    Misal kita ingin berbelanja suatu barang yang tidak ingin orang lain lihat saat kita membelinya. Itulah gunanya toko online, yang tau hanya kita dan penjual tersebut saja. Jadi toko online lebih menjaga privasi dari apa yang kita beli di toko tersebut.
Sumur

http://upstreamcommerce.com/blog/2012/02/14/8-reasons-consumer-likes-shop-online

:negative_squared_cross_mark: Not Agree

Menanggapi dari pihak pro.

  • On Target
    Seringkali kita saat belanja ke toko di mall atau pasar manapun, kita pasti melihat-lihat banyak produk. Setelah kita membeli barang yang benar-benar dibutuhkan, seringkali kita juga merambah membeli produk yang lain. Yang padahal kita juga tidak terlalu membutuhkan. Atau juga bisa setelah belanja, kita menuju ke restoran atau cafe untuk istirahat sejenak. Hal seperti itu membuat pengeluaran bertambah. Berbeda dengan belanja online, misal kita sedang dirumah, lalu kita membeli sesuatu di toko online, paling kita hanya mengeluarkan uang untuk ongkos kirim sebagai tambahan. Maka dari itu, belanja online menjadi lebih efektif karena kita langsung membeli dan hanya membeli yang barang yang dibutuhkan.

Tidak selamanya apabila kita membeli barang melalui toko offline kita selalu membeli barang yang kita tidak terlalu butuhkan. Saat kita membeli barang melalui toko online sekalipun kita dapat melakukan hal yang sama. Mengapa demikian? Karena di toko online terutama toko online yang besar, seringkali diadakan diskon untuk berbagai produk. Hal itu dapat membuat Anda juga tergiur untuk membeli barang yang tidak terlalu Anda butuhkan. Anda juga hanya perlu search and click untuk menemukan promo-promo tersebut

Referensi

http://hubpages.com/business/online-shoppingtips