Apakah anda ingin menjual sampah anda?


(renaldy sabdo jati purboningrat) #1

sampah adalah masalah yang sulit di pecahkan di dunia, khususnya di indonesia akan tetapi jika anda dapat menghasilkan uang dari sampah masih maukah anda membuang sampah sembarangan?


(Marinda Yunella) #2

Tentu saja tidak, contohnya di luar negeri ada sebuah negara yang melakukan inovasi dengan mesin atm sampah. Dimana kita akan mendapatkan uang jika kita memasukkan sampah kedalamnya namun hanya untuk sampah sampah botol dan kaleng. Hal ini tentunya akan banyak menguntungkan kita dan juga lingkungan sekitar


(Vivian Dzikriany Azis) #3

Memang benar. Sampah memang menjadi masalah bagi dunia, terutama di Indonesia. Apalagi jika sampah-sampah tersebut tidak diletakkan di tempat yang benar dan justru dibuang sembarangan, atau bahkan dibuang ke saluran air yang nantinya akan menimbulkan masalah lain bagi penduduk setempat.
Untuk menanggulangi masalah ini, tentunya berbagai negara di dunia memiliki kebijakan tersendiri.

  • Jepang

Mereka telah membuat peraturan tentang pengolahan sampah yang diatur oleh pemerintahan kota. Mereka menyiapkan beberapa kotak sampah yang sebelum dibuang ke dalamnya, sampah-sampah tersebut memiliki beberapa prosedur. Seperti botol minum harus diremukkan terlebih dahulu, atau seperti kotak jus/susu yang harus dilipat sedemikian rupa sebelum dimasukkan ke dalam tempat sampah. Proses daur ulang itu pun sebagian besar dikelola perusahaan produk yang bersangkutan, dan perusahaan lain atau semacam yayasan untuk menghasilkan produk baru. Hebatnya lagi, informasi tentang siapa yang akan mengelola proses recycle juga tertulis dalam setiap kotak sampah.

  • Belanda

Pada abad ke-20, kondisi pengelolaan sampah di Belanda sama seperti kondisi pengelolaan sampah di Indonesia. Sampah-sampah yang sudah menumpuk tersebut akan dibakar dan hal tersebut menimbulkan efek negatif. Namun kini Belanda menerapkan teknologi modern untuk mengelola sampah, yaitu dengan memilahnya terlebih dahulu sesuai kategori bahan sampah tersebut. Hanya yang tidak membahayakan kesehatan yang boleh dibakar. Sampah yang memproduksi gas beracun ketika dibakar harus diamankan dan tidak boleh dibakar. Selain itu, rupanya teknologi ini juga bisa membangkitkan tenaga listrik dari pembakaran sampah tersebut. Keren, bukan?

  • Jerman

Di Jerman, ada sebuah perusahaan yang menangani kemasan bekas dan bertanggung jawab untuk memungut, memilah, mendaur ulang kemasan bekas, yang seluruh prosesnya dibiayai oleh perusahaan-perusahaan yang menggunakan kemasan untuk produknya. Berbeda dengan kondisi Jerman 30 tahun silam, terdapat 50.000 tempat sampah yang tidak terkontrol, tapi kini hanya 400 Tempat Pembuangan Akhir). 10-30 % dari sampah awal berupa slag yang kemudian dibakar di insinerator dan setelah ionnya dikonversikan, dapat digunakan untuk bahan konstruksi jalan.

Selain itu, bagaimana jika sampah itu bisa menghasilkan uang? Atau bagaimana jika sampah tersebut benar-benar bisa menjadi uang?
Di Indonesia ada beberapa rumah makan atau bahkan kantin yang menyediakan makanan dengan sistem pembayaran menggunakan sampah plastik. Mahasiswa Indonesia pun kini sedang mengembangkan sebuah teknologi vending machine yang pembayarannya hanya menggunakan botol plastik. Jadi menurut saya, ide menghasilkan uang dari sampah sekarang bukanlah sebuah ketidakmungkinan. Dan, lagi-lagi, masih maukah kita membuang sampah sembarangan?