Apakah alat dan teknik yang digunakan dalam plan quality management?

manajemen_proyek

(Klasika Honesty) #1


source image:ignitesocialmedia.com

Plan Quality Management merupakan proses manajemen proyek untuk mengidentifikasi kualitas requirement dan standar dari suatu proyek. Plan Quality Management juga bertanggung jawab untuk mendokumentasikan bagaimana standar dan requirement yang diterapkan pada sebuah organisasi. Dalam membuat Plan Quality Management ada tools dan teknik yang dapat digunakan. Apakah alat dan teknik yang digunakan dalam plan quality management?


(Yunita Titisari) #2

plan management
source image:globalshares.com

Tools dan technique pada plan quality management, terdiri atas:

  • Cost- Benefit Analysis
    Cost-benefit analysis serupa dengan rasio biaya-manfaat. Biaya dan manfaat diukur untuk menganalisis trade-off dalam memberikan kualitas.

  • Cost of quality (COQ)
    Cost of quality (COQ) mencakup semua biaya yang sesuai dengan kualitas proyek yang dipersyaratkan, termasuk biaya untuk memastikan kesesuaian dengan persyaratan dan juga biaya ketidaksesuaian, dan memberikan keseimbangan yang tepat.

    1. Prevention costs dikaitkan dengan menjaga agar produk yang cacat menjauh dari pelanggan. Contohnya termasuk pelatihan kualitas, perencanaan mutu, teknik keandalan, teknik uji, atau analisis data.

    2. Appraisal costs terkait dengan pengecekan produk untuk memastikannya sesuai, seperti inspeksi, pengujian, kalibrasi, studi, atau survei.

    3. Failure costs ,dibagi menjadi 2, yaitu internal dan eksternal. Internal berarti ketidaksesuaian yang ditemukan saat produk masih dalam organisasi pertunjukan disebut biaya kegagalan internal, dan termasuk pengerjaan ulang. Eksternal berarti ketidaksesuaian yang ditemukan saat produk telah diberikan kepada pelanggan disebut biaya kegagalan eksternal, dan termasuk perbaikan atau pengembalian.

  • Additional quality planning tools
    Berbagai macam alat lainnya dapat diterapkan pada perencanaan mutu. Panduan PMBOK mengidentifikasi contoh berikut:

    1. Brainstorming adalah teknik untuk mengumpulkan informasi, di mana beberapa masukan dan ide tanpa filter dicoba dan ditangkap untuk analisis kemudian dan pengambilan keputusan.

    2. Force field analysis (FFA) adalah teknik untuk menganalisis gagasan dengan mengelompokkan karakteristik atau faktor yang diperlukan untuk (pro) dan melawan (kontra) gagasan tersebut.

    3. Nominal group technique (NGT) adalah peningkatan brainstorming yang menambahkan mekanisme untuk menentukan ide. Hal ini didasarkan pada asumsi bahwa kelompok nominal (yang telah setuju untuk bekerja sebagai tim) akan menghasilkan hasil yang lebih baik daripada kelompok yang terlibat dalam brainstorm tradisional. NGT mengumpulkan masukan anonim dari anggota kelompok dan mendorong diskusi tentang semua masukan.

Referensi:
www.globalknowledge.com
www.safaribooksonline.com


(Wido Rahman) #3

Plan Quality Management mempunyai 7 teknik yang terdiri dari :

  • Affinity diagrams
    Untuk menghasilkan gagasan yang dapat dikaitkan dengan membentuk pola pikir terorganisir tentang suatu masalah. Dalam proyek Manajemen, pembuatan WBS dapat ditingkatkan dengan menggunakan Affinity diagrams untuk memberi struktur ke dekomposisi ruang lingkup.

  • Process decision program charts (PDPC)
    Untuk memahami sebuah tujuan dalam kaitannya dengan langkah-langkah untuk mendapatkan
    ke tujuan PDPC berguna sebagai metode untuk perencanaan untuk membantu tim dalam mengantisipasi Langkah menengah yang bisa menggagalkan tercapainya tujuan.

  • Interrelationship digraphs
    Menyediakan proses pemecahan masalah kreatif dalam skenario yang cukup kompleks yang memiliki keterkaitan hubungan logis hingga 50 item yang relevan.

  • Tree diagrams
    diagram sistematis dan dapat digunakan untuk mewakili dekomposisi hierarki seperti WBS, RBS, dan OBS. Karena diagram pohon memungkinkan penciptaan cabang bersarang yang berakhir menjadi a titik keputusan akhir secara sistematis.

  • Prioritization matrices
    Identifikasi masalah utama dan alternatif yang sesuai untuk diprioritaskan sebagai satu set keputusan untuk implementasi sebelum diterapkan ke semua yang tersedia alternatif untuk memperoleh skor matematis

  • Activity network diagrams
    Digunakan dengan metodologi penjadwalan proyek seperti program evaluation and
    review technique (PERT), critical path method (CPM), and precedence diagramming method (PDM).

  • Matrix diagrams
    Alat manajemen yang digunakan untuk menganalisa dalam struktur organisasi dibuat dalam bentuk matriks.Diagram matriks untuk menghubungan antara faktor, penyebab, dan tujuan yang ada di antara baris dan kolom yang terbentuk matriks.

image

sumber :
http://www.learncertification.com/study-material/plan-quality-management-inputs