Apa yang Menjadi Perhatian Utama Kamu dalam Mendengarkan Musik? Nada atau Lirik?

Untitled-9

Musik adalah suara yang disusun sedemikian rupa sehingga mengandung irama, lagu, nada dan keharmonisan. Musik merupakan salah satu seni yang digemari oleh banyak orang, tidak hanya dari kalangan muda, kalangan tua pun juga menyukainya. Mendengarkan musik tentunya dapat memberikan ketenangan dan kebahagiaan tersendiri bagi seseorang. Jenis musik pun beragam, di antaranya adalah pop, R&B, indie, klasik, rock, jazz, dangdut, ballad, dll. Seiring berjalannya waktu, teknologi semakin canggih dan industri musik semakin berkembang. Banyak platform yang dapat digunakan atau diakses oleh semua orang untuk mendengarkan musik, salah satunya adalah YouTube. Melalui YouTube, kita dapat mengeksplorasi dan mendengarkan musik yang kita sukai. Banyak orang yang menyukai musik karena memiliki nada yang enak dan asik, lalu bagaimana dengan liriknya? Karena saat ini banyak musik yang enak didengar tetapi memiliki lirik yang kurang baik atau bahkan tidak senonoh.

Nah menurut Youdics, dalam mendengarkan musik, khususnya lagu, penting gak sih untuk mengetahui dan memahami liriknya? Atau yang terpenting adalah enak didengar aja?

Referensi

4 Fakta Unik Tentang Musik yang Jarang Diketahui, Punya Manfaat untuk Jantung - Hot Liputan6.com

Image Source

https://unsplash.com/photos/F-B7kWlkxDQ

Untuk aku pribadi, dalam menikmati musik pertama kali yang kunilai adalah dari nadanya terlebih dahulu. Jikalau genre dan beat musik tersebut sudah bisa kuterima dan dirasa cocok, oke mungkin aku akan suka dengan lagu itu untuk jangka beberapa lama waktu. Disaat mungkin aku tidak sengaja terdengar lagu tersebut dan sedang tidak ada kerjaan sambil mendengarkan lagu tersebut, untuk menghilangkan rasa kebosanan biasanya aku mulai mencari tahu lirik dari lagu tersebut, apa sih sebenernya yang diomongin di lagu ini? soal asmara? atau galau? atau sedang bahagia? dan lain sebagainya. Selanjutnya untuk kedepannya saya akan mulai bisa mengikuti lirik dari lagu tersebut apabila lagu tersebut diputar kembali, walaupun tidak langsung bisa hafal semuanya.

wahh… mendengarkan musik itu bagiku adalah hobi. Saat aku mendengarkan musik yang aku perhatiin pertama itu adalah nada karena jika menurutku nadanya enak didengar pasti akan ku jadiin playlist, setelah itu baru aku baca-baca liriknya walaupun memang sekarang banyak musik yang liriknya terdengar keras atau tak senonoh. Akan tetapi aku tetep perhatiin nada dulu. Untuk penting tidaknya mengetahui dan memahami lirik pastinya penting sekali yaa, karena musik itu kan bisa tercipta dari suasana hati seseorang, kejadian-kejadian tertentu, ataupun hal lainnya. Jadi sebaiknya kita cari musik yang nadanya enak didengar dan memiliki lirik yang pantas untuk dibaca.

Yang paling menjadi sorotan pertama sih nadanya. Kalau nadanya enak didengar, pasti kita jadi kepo dengan lagu tersebut sampai mencari lirik dan mungkin makna dari lagu itu. Apalagi kalau lagu yang berbahasa asing, malah kadang aku pribadi masih suka salah lirik atau pengucapannya. Menurutku, memahami sebuah lagu bisa dibilang penting agar tidak salah dalam membawakan lagu tersebut khususnya ketika akan dibawakan di depan orang atau sebuah acara. Tapi, kalau hanya sekedar melepas emosi dan mewakili suara hati, tidak terpenting untuk memaknai dari lagu tersebut. Asalkan nyaman didengar dan dapat mencairkan suasana, it’s okay.

Aku sih nada lebih utama daripada lirik, karena kebanyakan dengerin musik luar negeri jadi ga bisa bahasanya apalagi paham liriknya tapi kalau nadanya bagus jadi enak didengar, bisa bikin semangat, memperbaiki mood, bikin nostalgia, dll. Genre juga berperan penting selain nada dan lirik, jadi genre adalah perhatian utamaku dalam mencari lagu, kalau genre udah pas sama mood, suasana, kondisi, dan nadanya juga enak, wah cocok banget itu untuk didengerin. Tapi kalau untuk buat backsound aja sih ga perhatiin nada sama lirik, yang penting genrenya cocok aja bisa kujadiin backsound buat aktivitas yang perlu serius tapi santai.

Kalau aku lebih utamakan lagu. Aku penikmat lagu luar tetapi kadang aku tidak tau liriknya. Aku dengerin musik tersebut karena lagunya enak didengar. Menurutku genre juga penting. Aku dengerin musik juga sesuai genre. Kalau tidak sesuai pasti gak bisa menikmati. Aku lebih suka lagu yang slow, kalem karena enak untuk dinikmati dan bisa mengangkat mood aku.

Yang menjadi perhatian saya untuk menyukai musik itu tidak ada, karena mau musik apapun tapi kalau saya senang dengarnya ya saya senang berarti, dan list yang biasa saya dengar itu random banget dari berbagai genre maupun lokal/international. Jadi saya terpenting enak didengar, untuk liriknya biasanya saya tidak peduli wkwkk yang penting saya enjoy dengan nada dan ketukan instrumentnya, maupun suara bagus penyanyi tersebut.

Pastinya yang jadi perhatian pertama adalah nadanya. Kalau cocok pasti bakalan aku dengerin terus. Aku juga suka banget baca dan ngulik lirik lagu-lagu yang aku suka dan biasanya setelah tau lebih dalam tentang liriknya jadi makin dapet gitu feel dari lagunya. Menurut aku bagus sih kalau kita berusaha pahamin liriknya karena sama aja kayak kita ngehargain effort penulisnya. Tapi gak setiap denger lagu aku kayak gitu sih, kadang ada lagu yang didenger aja udah enak dan gak kepikiran untuk pahamin liriknya.

Jika membahas mengenai point of interest ketika mendengarkan musik, aku sendiri tidak bisa memberikan jawaban pasti diantara keduanya karena musik yang kudengarkan itu menyesuaikan kondisi yang sedang aku alami saat itu. Seperti contohnya saat aku sedang mengalami mood yang tidak baik atau sedang feeling blue hehe aku cenderung mendengarkan musik yang memiliki lirik mendalam. Mendengarkan musik dengan lirik yang sesuai dengan apa yang sedang aku alami ini membuat perasaanku menjadi lebih tenang karena setidaknya ada yang pernah mengalami kondisi yang sama seperti yang aku alami saat itu.

Begitupun sebaliknya, ketika aku sedang mengalami situasi yang baik baik saja dan hanya ingin mendengarkan musik saja aku cenderung mendengarkan musik yang nadanya dapat membangkitkan dan menambah keceriaan ku untuk menjalani hari. tak peduli lirik yang ada pada lagu tersebut apa, tapi ketika nadanya enak untuk di dengar ya aku lanjutkan.

Kalau saya pribadi selain nadanya, justru perpaduan nada dengan liriknya. Menurut saya tidak mudah untuk menciptakan sebuah lirik dengan nada yang pas. Ada beberapa lagu yang menurut saya liriknya tidak sesuai dengan nadanya sehingga lagu tersebut tidak terlalu catchy di memori saya. Menurut saya membuat lirik yang pas dengan nadanya butuh keterampilan dan kreativitas yang lebih.

Kalo versi saya sendiri lebih memperhatikan irama, nada dan lirik dari sebuah lagu untuk menikmatinya terlebih lagi dengan suara dari si penyanyi juga semakin membuat menarik dari lagi tersebut. Menurut saya music is universal kita tidak harus paham arti dari sebuah lirik lagu, yang terpenting kita enjoy dengan musik tersebut.

Mendengarkan musik terlebih lagu salah satu hal yang menyenangkan karena bisa menenangkan suasana hati dan mood. Kalo dalam mendengarkan lagu aku lebih memperhatikan nada, karena ketika nada nya enak bakal otomatis kecantol di otak membuat rasa nyaman dan candu tersendiri bahkan menjadi challenge tersendiri untuk mencoba memainkan nada/irama dari lagu tersebut. Lalu setelah nada aku ke bagian liriknya, ketika aku merasa lirik dan nada nya cocok itu sangat enak untuk di dengarkan dan cocok untuk putar terus menerus.

Tergantung perasaan pribadi sih kondisinya sedang seperti apa. Saat sedang sedih aku memilih musik berdasarkan lyricnya sih, aku cari dengan kondisi yang relate kalo bisa biar serasa jadi model video klip plus lebih menghayati gitu. Namun saat senang, aku lebih menyukai memilih berdasarkan nada.

Kalau mendengarkan musik, saya lebih memperhatikan nadanya terlebih dahulu. Ketika nadanya saya suka, maka saya akan mendengarkan dan mungkin memutar musik tersebut berkali-kali. Saya juga akan memasukkan lagu tersebut pada playlist saya. Nada dapat menandakan apakah genre dari lagu tersebut, bisa genre musik edm, slow, RnB, dan berbagai genre musik yang ada. Ketika saya ingin meningkatkan semangat, maka akan memutar musik yang semangat, kalau suasana hati sedang ingin mendengarkan musik yang mellow atau slow maka akan mendengarkan lagu yang slow juga. Apabila nadanya masuk maka akan enak didengarkan.

Mengenai lirik, saya biasanya akan mencari liriknya seperti apa ketika ingin menyanyikan musik tersebut. Setelah mengetahui liriknya saya baru mengerti bagaimana maksud dari musik tersebut, terkadang juga ada pesan yang diberikan oleh berbagai musik tersebut.

Dalam mendengarkan musik saya biasanya lebih memperhatikan nada yang digunakan. Jika lagunya terasa enak didengar maka saya akan mengulangnya beberapa kali hingga mencari liriknya. Entah lagu lokal maupun internasional pun saya perlakukan sama. Seringkali dalam kondisi tertentu musik yang didengar menyesuaikan dengan perasaan saat itu juga. Misalnya dalam beberapa waktu terakhir bisa jadi musik A berulang kali didengar. Esoknya saat perasaan berubah maka musik A sudah terasa tidak cocok lagi dengan suasana hati. Maka, beralihlah ke musik lain yang alunannya lebih mendukung. Tapi, ada masa dimana saya memilih mendengarkan musik semangat saat merasakan kesedihan. Hal ini dikarenakan saat itu harus menyelesaikan tugas tertentu sehingga perlu membangun mood yang bagus. Lain halnya jika perasaan sedang biasa saja, musik apapun akan didengar secara random sesuai keinginan.

Kalau aku biasanya perhatian pertama di nada, tapi karena aku pecinta lagu banget setiap hari pasti mendengarkan musik, nah sekarang ini banyak banget orang-orang yang istilahnya terkena racun tiktok yang akhirnya lagu itu jadi “hits” nah itu biasanya juga terjadi pada orang-orang yang tau musik itu hanya sebatas yang lagi trend aja, dan biasanya itu karena suka sama nada nya, entah apa liriknya yang penting enak di dengar. Nah kalau aku suka sama lagu-lagu yang tidak dalam trending jadi aku suka dengar lagu karena nada dan lirik, i love underrated songs yang benar-benar tidak banyak yang suka bahkan tau, tapi padahal lirik dan makna nya dalem banget dan juga enak untuk didengarkan. Jadi sebenarnya aku suka musik baik dari nada dan lirik.

Kalau aku mendengarkan musik, aku lebih suka instrumental teaser nya dulu sih seperti lagu-lagu K-Pop (karena aku salah satunya Kpopers hihi) dan itu juga aku menyukai lagu-lagu yang bersemangat sih. Aku contohkan saja salah satu lagu K-pop yang instrumental teasernya bagus yaitu lagu Blackpink-Du ddu du ddu. Pertama kali aku denger aku langsung suka padahal waktu itu aku gak terlalu suka dengan Blackpink. Nah karena aku suka teasernya dan lagunya juga aku suka sampai sekarang sering aku ulang terus. Namun, ga menutup kemungkinan juga sih aku juga suka mendengarkan lagu dengan memperhatikan liriknya salah satunya lagu Bebe Rexha-Im a mess bener-bener liriknya menyentuh buat aku karena pas aku suka lagunya pas banget dengan suasana yang sedih. Setiap mendengarkan lagu tersebut suka inget dengan kejadiannya ditambah lagi liriknya juga kan.

Secara keseluruhan aku lebih suka nada nya sih, terutama yang semangat…

Dari aku sendiri, jika lagu berbahasa Indonesia yang kuperhatikan terlebih dahulu adalah liriknya karena mudah memahami bahasanya. Setelah cocok dengan liriknya, baru mengarah ke nadanya. Berbeda halnya dengan lagu berbahasa asing, biasanya yang kuperhatikan adalah nadanya, karena tidak bisa secara langsung memahami liriknya. Jika nadanya sudah cocok, baru mengarah ke liriknya.

Bagi saya pribadi, saya selalu lebih memperhatikan nada ketimbang lirik dari sebuah musik. Sebagai penikmat musik klasik (yang seringkali tidak memiliki lirik, instrumental), komposisi melodi, harmoni, style dan progresi akor merupakan hal yang selalu saya perhatikan. Ketika menonton musik klasik di YouTube pun, sorotan terhadap teknik permainan sang instrumentalis merupakan hal yang mencuri perhatian saya sebagai seorang pianis.

Mungkin ini unpopular opinion ya, bahwa bagi saya lirik itu hal yang “mengganggu” nada. Karena adanya lirik orang jadi lebih lebih terpusat perhatiannya kesana ketimbang pada musik. Keindahan komposisi nada jadi kurang terapresiasi. Walaupun itu sih pilihan masing-masing pribadi ya.

Jika abstraknya bahasa nada saja sudah bisa menyampaikan pesan dan emosi si penggubah, apakah lirik benar-benar diperlukan?

Keduanya. Tentu nada yang akan memberikan kesan pertama apakah tertarik dengan lagu tersebut. Namun, setelahnya saya pasti akan memahami lirik lagu tersebut dan bila saya menyukainya lagu itu akan masuk dalam playlist saya dan akan saya putar berulang kali.