Apa yang membuat fenomena K-Pop sangat diminati remaja Indonesia?

K-Pop atau Korean Pop merupakan aliran musik yang saat ini sedang digandrungi terutama oleh kaum Milenial di Indonesia. Salah satu pengaruh dari kehadiran musik K-pop di tanah air yaitu, berubahnya selera musik kaum Milenial maupun generasi Z. Bukan hanya menyukai lagunya, para fans juga biasanya sangat mengidolakan penyanyi favoritnya. Mereka bisa membeli merchandise yang merupakan simbol identitas idolanya walaupun dengan harga yang tidak murah. Hal ini menunjukkan pengaruh yang kuat dari industri musik Korea.

Nah, menurut teman-teman sekalian, apa sih yang membuat K-Pop sangat diminati dan digandrungi para remaja Indonesia? Khususnya teman-teman pecinta K-Pop, apa yang membuat kalian tertarik dengan K-Pop? Yuk diskusi!

Referensi

https://arkademi.com/pengaruh-k-pop-pada-selera-musik-kaum-milenial/

Budaya Korea berkembang pesat dan meluas secara global dalam dua dekade terakhir. Keberadaannya cenderung diterima publik dari berbagai kalangan sehingga menghasilkan suatu fenomena “Korean Wave” atau disebut juga Hallyu. Fenomena ini dapat dijumpai di Indonesia dan dampaknya sangat terasa di kehidupan sehari-hari terutama pada generasi milenial. Perkembangan teknologi informasi yang masif akibat adanya globalisasi menjadi faktor utama penyebab besarnya antusisme publik tehadap Korean Wave di Indonesia. Korean Wave sendiri diawali dan sangat identik dengan dunia hiburan seperti musik, drama, dan variety shows yang dikemas secara apik menyajikan budaya-budaya Korea. Sering berjalannya waktu, budaya Korea banyak diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari para pecinta budaya Korea, mulai dari fashion, make up, korean skincare, makanan, gaya bicara, hingga bahasa.

Salah satu produk Korean Wave yang sangat diminati kaum milenial adalah musik pop. Musik pop Korea ini atau yang sering disebut sebagai K-pop merupakan salah satu sub-sektor hiburan yang mengangkat perekonomian Korea Selatan. Pemerintah Korea Selatan sendiri memang sudah lama memberi perhatian khusus terhadap industri musik mereka. Akhir dekade 1990-an, ketika sebagian besar Asia mengalami krisis keuangan, Korea Selatan justru membentuk Kementerian Kebudayaan dengan departemen khusus K-pop (Putri, 2019). Mereka juga membangun auditorium konser raksasa, membuat teknologi hologram lebih sempurna, dan mengatur noeraebang (bar karaoke) demi melindungi industri K-pop. Hal ini menunjukkan kesungguhan pemerintah Korea Selatan dalam memberdayakan popularitas artis mereka. Contohnya lainnya, pemerintah Korea Selatan mampu menjadikan sebuah halte bus, bekas tempat shooting video klip sebuah idol grup, di daerah pantai yang terpencil sebagai objek wisata populer.

Indonesia yang saat ini merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia merupakan rumah bagi jutaan K-popers atau pecinta K-pop. Pada tahun 2019, Twitter mengumumkan daftar negara yang paling banyak men-tweet terkait artis Kpop sepanjang tahun 2019 dan Indonesia berada pada peringkat 3 setelah Thailand dan Korea Selatan. Sedangkan untuk penayangan video-video K-pop di Youtube berdasarkan negara, Indonesia menempati posisi ke-2 dengan persentase 9.9% (Won So, 2020). Sementara itu, Korea Selatan berada pada posisi pertama dengan persentase yang tak jauh berbeda dari Indonesia yaitu 10.1%.

Indonesia dikenal memiliki fanbase yang besar dan loyal dalam dunia K-pop. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai ‘pasar’ yang sangat potensial untuk perekonomian Korea Selatan dengan adanya Korean Wave. Terkadang, menjadi K-popers bukanlah sesuatu yang murah. Kpopers perlu mengeluarkan banyak uang untuk membeli tiket konser, album, merchandise, vote, dan produk yang diiklankan oleh artis kesukaan mereka. Selain itu, mengunjungi Korea Selatan adalah impian bagi para K-popers di mana hal ini tentu berdampak besar bagi sektor pariwisata Korea Selatan. Sejak dibangunnya hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Korea Selatan pada 1973, Korea Selatan menjadi salah satu negara yang memiliki jumlah investasi terbesar dan tersebar luas di berbagai macam proyek di Indonesia (Bhaskara, 2019). Indonesia dan Korea Selatan juga sepakat untuk meningkatkan perdagangan bilateral mereka menjadi 30 miliar dolar AS pada 2022.

Keberadaan artis Kpop saat ini banyak mempengaruhi preferensi para milenial dalam beberapa hal. Misalnya semakin maraknya penggunaan produk-produk skincare dan make up Korea, style Korea, konsumsi makanan Korea, dan lainnya. Cara pandang mereka pun juga berubah menjadi lebih terbuka terhadap berbagai aspek kehidupan, menjadi lebih bahagia dan bahkan banyak yang bangkit dari depresi. Mereka juga sering menyelipkan kata-kata dengan bahasa Korea dalam kehidupan sehari-hari seperti annyeong, saranghae, hyung, dan hwaiting. Selain itu, para fans dari artis-artis Korea biasanya mendirikan fanbase atau komunitas yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Contohnya, NCTzen Yogyakarta yang merupakan tempat berkumpulnya para fans NCT (idol grup) di Yogyakarta. Mereka memiliki kepengurusan yang terstruktur layaknya organisasi pada umumnya dan aktif mengadakan event-event untuk fans NCT.

Referensi
E. W. Wuryanta, “Di antara Pusaran Gelombang Korea (Menyimak Fenomena K-Pop di Indonesia),” J. Ultim. Comm , vol. 4, no. 2, pp. 79–94, 2012, doi: 10.31937/ultimacomm.v4i2.209.

1 Like

Kenapa K-pop sekarang banyak digemari menurut saya sih karena wajah idol K-pop itu rata-rata ganteng dan cantik pastinya. Selain itu bakat menyanyi dan dance nya juga yang bagus. Kalau saya sendiri sih suka K-pop itu karena bakat dari idolnya sendiri apalagi suaranya itu yang enak didengar. Dan banyak juga kisah-kisah perjuangan idol K-pop yang bisa memotivasi.

1 Like

Menurut aku kenapa K-pop banyak diminati oleh kalangan remaja diIndonesia itu adalah karena mereka memiliki kreativitas tanpa batas, sehingga mereka mampu menghasilkan lagu yang asik dan enak didengar, suaranya merdu, koreografi dancenya yang keren, videonya yang unik, serta kualitas editan videonya yang sangat bagus dan keren. Hal tersebut mampu membius dan memikat hati orang untuk menyukai mereka. Terlebih lagi banyak lagu-lagu korea yang tidak hanya sekedar lagu yang enak didengar, tetapi juga memiliki arti yang bermakna.

1 Like

Menurut saya, mengapa KPop banyak diminati adalah yang paling utama karena mereka ada dimana-mana. Kita bisa menggandrungi sesuatu karena sesuatu tersebut ada di hadapan kita. Karena kPop merupakan sesuatu yang sering muncul terutama di kalangan remaja, para remaja pun menjadi penasaran dengan KPop ini, “Mengapa sih KPop ini banyak disukai? Memang KPop ini seperti apa?”
Kemudian, musik mereka yang kebanyakan energik serta penampilan fisik yang terlihat menarik, membuat rasa penasaran mereka berubah menjadi rasa suka.
“Ternyata ganteng-ganteng ya, musiknya juga enak!”
Ada pula remaja yang langsung menyukai KPop karena munculnya foto member grup KPop yang menurut mereka tampan sehingga mereka penasaran dengan lagunya.
Selain itu, agensi-agensi hiburan di Korea sudah terbiasa memperlakukan fans dengan sangat baik, seperti menjual album dengan berbagai merchandise, mengadakan fanmeeting, konser, serta perlakuan member grup KPop kepada fans penuh perhatian membuat banyak remaja yang tertarik dengan KPop.

1 Like

Bagiku sendiri sebagai penikmat K-POP, K-POP banyak digandrungi karena tiap grup memiliki genre lagu yang bervariasi. Dengan genre yang bervariasi ini, pendengar tidak merasakan bosan dan semakin tau/paham mengenai bakat-bakat dari grup tersebut. Tidak hanya dari lagu, koreografi yang berenergi, koreografi yang unik, serta tata panggung yang menarik membuat K-POP semakin memanjakan mata. Music videonya pun memiliki efek CGI yang apik sehingga membuat penonton sangat terkesan.

Tidak hanya soal musik, lagu, dan konser; K-POP juga memberikan banyak hiburan seperti konten di youtube dan variety/reality show. Bakat juga tidak kalah saing dengan yang lain, terkadang bakat ini ditonjolkan dengan variety/reality show tadi, seperti bakat dalam berolahraga maupun bakat dalam membuat lirik dan mengcompose lagunya sendiri.

Fans K-Pop memang paling terkenal dengan loyalitasnya pada para artisnya. Yang membeli marchandise, album, memberikan banyak hadiah kepada mereka juga, dll. Yang membuat saya tertarik dengan K-Pop ya… banyak sebenarnya. Mereka menawarkan banyak hal yang tidak bisa saya dapatkan di Indonesia. Fan service Korea Selatan benar-benar baik.

Setiap peluncuran album selalu ada fan-meeting yang digelar, mereka juga sering comeback, lagu-lagunya menurut saya seperti ganti genre dari satu album ke album lainnya. Menurut saya juga para agensi ini benar-benar niat dalam memberikan fan service, seperti fandom EXO, memiliki website di mana sebagai fans bisa bertukar pesan dengan anggota EXO. Atau yang paling terkenal belakangan adalah aplikasi bubble, dengan berlangganan, fans-fans KPop bisa berinteraksi melalui personal chat dengan para artis yang digemari.

Kalo dari segi penglohatan aku sih banyak faktor pemicunya sih.

  1. Ada yang suka K-pop berawal dari ikut-ikutan teman dan supaya lebih nyambung saat ngobrol sama mereka, karena rata-rata remaja saat ini tahu banget seluk beluk dunia perfilman K-pop an.

  2. Suka K-pop karena dulunya haters yang sering ngikutin dan bikin argumen K-pop plastik atau apapun yang akhirnya malah jadi bucin banget sama dunia per K-pop an karena mereka baru sadar bahwa mereka sudah terjebak dari dunia per K-pop an.

  3. Suka K-pop karena penyanyi nya rata-rata cantik dan tampan untuk ukuran standar kecantikan orang Indonesia. Yah, meskipun dulunya ga tertarik buat suka jadi suka karena melihat visual yang oke-oke banget dari penyanyinya.

  4. Suka K-pop karena ga sengaja dengerin lagunya yang ternyata enak banget melodinya dan nadanya, ya meskipun pada gatau arti dari bahasa Korea yang mereka nyanyiin.

  5. Ada yang suka K-pop karena awalnya buat ngelatih bahasa Korea mereka.

Jadi banyak banget alasan kenapa remaja saat ini suka banget sama K-pop. Entah karena ikut-ikutan atau karena keinginan sendiri. Kalo aku sendiri sih awal mulai suka sama K-pop karena dengerin nada dan melodinya yang enak banget di kuping aku sendiri.