Apa yang harus diperhatikan ketika melakukan pernikahan beda agama ?

Pernikahan beda agama

Apa yang harus diperhatikan ketika melakukan pernikahan beda agama ?

Setiap agama memiliki peraturannya masing-masing dalam mengatur pernikahan. Pun setiap pernikahan adalah sesuatu yang sakral bagi setiap pasangan yang saling mengikat janji setia di hadapan Tuhan. Menurut kacamata islam, pernikahan berbeda agama haram hukumnya. Sebaiknya, pernikahan beda agama dihindari saja karena bertentangan dengan hukum islam. Pencegahannya adalah dengan mencegah untuk jatuh cinta dan memiliki hubungan spesial dengan orang yang tidak seagama sehingga tidak akan terjadi pernikahan beda agama.

Berikut adalah pandangan agama islam mengenai pernikahan berbeda agama, yaitu:

  • Menikah adalah pelengkap agama
    Sebaik-baiknya obat untuk orang yang jatuh cinta adalah menikah. Maka, jika kita saling jatuh cinta pada seseorang, tujuan dari cinta yang kita rasakan adalah untuk menikah dan beribadah pada Allah. Jika pasangan kita berbeda agama, bagaimana kita bisa melanjutkan ke jenjang pernikahan yang sah?

  • Suami adalah pemimpin keluarga
    Jika seorang wanita bersikeras untuk mencintai seorang laki-laki non-Muslim, ingatlah bahwa laki-laki adalah pemimpin keluarga. Dia seharusnya akan membimbing istri dan anak-anaknya menuju surga Allah dengan bersama-sama beribadah pada Allah dengan ajaran Islam. Jika suami non-Muslim, bagaimana dia bisa membimbing keluarganya?

  • Istri adalah pendidik anak yang utama
    Melanjutkan poin sebelumnya, seorang wanita nantinnya akan menjadi madrasah pertama untuk anak-anaknya. Jika seorang laki-laki Muslim mencintai seorang wanita non-Muslim, pertimbangkanlah hal ini. Apakah wanita yang dicintai tersebut mau mengikuti bimbinganmu sesuai ajaran Islam? Apakah dia akan mampu mendidik anak-anaknya sesuai syariat Islam?

  • Cinta pada Allah dan Rasul Allah adalah yang utama
    Sebesar apapun cintamu pada pujaan hatimu, tetap letakkan Allah dan Rasul-Nya di urutan pertama cintamu. Selalu kembalikan pada kebaikan ‘hubunganmu’ dengan Allah dan Rasul-Nya sebelum kamu memikirkan hubungan dengan pujaan hatimu. Dengan begitu, kamu bisa melihat lebih objektif baik-buruknya cinta beda agama yang kamu alami.

  • Muslim adalah orang yang terhormat
    Muslim adalah orang yang terhormat. Bahkan, disebutkan dalam surat Al Baqarah ayat 22, hamba sahaya laki-laki (atau perempuan) yang beriman lebih baik daripada laki-laki (atau perempuan) yang musyrik meskipun dia menarik hati. Maka, apakah kamu bisa membayangkan betapa terhormatnya seorang muslim itu?

Allah berfirman dalam surat An Nur ayat 26,

“Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang tidak baik adalah untuk wanita yang tidak baik pula. Wanita yang baik untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk wanita yang baik”.

Sumber : https://dalamislam.com/hukum-islam/pernikahan/cinta-beda-agama-menurut-islam