Apa yang dimaksud "Legal Disputes"?


Apakah yang dimaksud dengan “legal disputes” seperti yang tertera pada Pasal 36 (2) Statuta Mahkamah Internasional?

Ada beberapa pengertian mengenai dispute yang bisa dipergunakan. Pertama, menurut “Black’s Law Dictionary (Seventh Edition)”, dispute didefinisikan sebagai “a conflict or controversy, especially one that has given rise to a particular law suit”.

Sedangkan, yang kedua, menurut J.G. Merrills, dalam bukunya yang berjudul “International Dispute Settlement”, dispute dapat didefinisikan sebagai “specific disagreement concerning a matter of fact, law or policy in which a claim or assertion of one party is met with refusal, counter-claim or denial by another”.

Dalam konteks hukum internasional, Merrills menambahkan bahwa international dispute dapat lahir ketika munculnya “disagreement involves governments, institutions, juristic persons (corporations) or private individuals in different parts of the world.”

Pasal 36 (2) Statuta Mahkamah Internasional (“Statuta”) memang tidak menyebutkan definisi dari legal disputes. Statuta hanya menyatakan hal-hal tertentu yang dapat dikategorikan sebagai legal disputes, yaitu:
a. the interpretation of a treaty;
b. any question of international law;
c. the existence of any fact which, if established, would constitute a breach of an international obligation;
d. the nature or extent of the reparation to be made for the breach of an international obligation.

Dari beberapa pengertian di atas, maka pengertian legal dispute dalam konteks Mahkamah Internasional dapat diartikan sebagai “ketidaksepakatan antara subyek hukum internasional berbentuk negara mengenai penafsiran perjanjian internasional; permasalahan hukum internasional; fakta yang dapat berakibat pada pelanggaran kewajiban internasional; dan untuk menentukan besarnya ganti rugi atas pelanggaran terhadap kewajiban internasional”.

sumber: hukumonline.com