Apa yang dimaksud Laporan Keuangan atau Financial Report?

image

laporan keuangan atau financial report merupakan laporan mengenai posisi keuangan dan hasil usaha, sama dengan neraca, laporan rugi laba.

Sumber: Soemardjo Tjitrosidojo, Sri Dewi Subijanto, John Aristianto Prasetio, Ruddy Koesnadi, Timoty E. Marnandus, 1985, Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan,Jakarta.

Pengertian Laporan keuangan

Catatan tertulis yang mengungkapkan rincian keuangan dan aktivitas bisnis perusahaan. Pernyataan ini diaudit untuk akurasi oleh pemerintah, kantor akuntan, atau akuntan independen.

4 Jenis Laporan Keuangan

Laporan laba rugi

Laporan laba rugi, juga dikenal sebagai laporan laba rugi, merangkum pendapatan, pengeluaran, dan laba perusahaan. Laporan laba rugi pada dasarnya menunjukkan berapa banyak bisnis yang diperoleh atau hilang selama periode waktu tertentu dan pada akhirnya menentukan laba bersih perusahaan atau “bottom line.”

Neraca keuangan

Neraca memberikan gambaran tentang aset, kewajiban, dan ekuitas perusahaan pada satu titik waktu.

Laporan Laba Ditahan

Laporan laba ditahan mengungkapkan perubahan ekuitas perusahaan selama periode akuntansi standar.

Laporan arus kas

Laporan arus kas (CFS) menunjukkan jumlah uang tunai yang masuk dan keluar dari bisnis. CFS memberikan gambaran kepada pemangku kepentingan tentang bagaimana bisnis beroperasi dan mengelola uang tunai untuk melunasi hutang dan mendanai pengeluaran saat ini dan investasi masa depan.

Laporan keuangan dapat mencakup hal-hal berikut:

  • Laporan keuangan dan catatan kaki terkait
  • Informasi keuangan apa pun yang ditampilkan di situs web perusahaan
  • Catatan seputar saham biasa dan sekuritas tambahan
  • Laporan triwulanan dan tahunan kepada pemegang saham
  • Laporan keuangan yang dikeluarkan untuk Securities and Exchange Commission (SEC) dan badan pengatur lainnya.
  • Siaran pers yang mencakup laporan pendapatan triwulanan

Persyaratan dan Peraturan Pelaporan Keuangan

Laporan keuangan untuk perusahaan swasta dan publik yang berbasis di AS harus mengikuti Prinsip Akuntansi yang Diterima Secara Umum (GAAP), sementara sebagian besar perusahaan internasional melaporkan di bawah Standar Pelaporan Keuangan Internal (IRFS). Sementara kedua kerangka akuntansi memberikan aturan dan pedoman standar, ada sedikit perbedaan antara kedua sistem pelaporan keuangan.

Meskipun IFRS masih dalam pengembangan, konsensus umum adalah bahwa hal itu memungkinkan perusahaan internasional untuk menerbitkan laporan keuangan yang singkat, bersih, dan ramah pembaca. US GAAP mengharuskan laporan keuangan menjadi jauh lebih teliti dan mengikuti seperangkat aturan dan pedoman yang unik.

Ada beberapa inisiatif untuk menggabungkan kedua kerangka kerja atau hanya mengurangi perbedaannya. Terlepas dari perbedaan ini, kedua sistem menyediakan kerangka kerja standar untuk membuat laporan keuangan akurat dan konsisten di seluruh papan.

Laporan keuangan adalah dokumen informasi yang berisi tentang kesehatan keuangan perusahaan yang meliputi neraca, laporan laba rugi dan laporan arus kas. Menyusun laporan keuangan memerlukan ketelitian karena dengan laporan keuangan kita dapat mengetahui kondisi bisnis. Kesalahan dalam laporan keuangan dapat mengakibatkan perusahaan salah mengambil keputusan bisnis yang berakibat fatal bagi perusahaan tersebut.

Tujuan laporan keuangan

Tujuan khusus laporan keuangan adalah menyajikan posisi keuangan, hasil usaha, dan perubahan posisi keuangan lainnya secara wajib. Serta sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum. Sedangkan tujuan umum laporan keuangan terbagi untuk memberikan informasi yang terpercaya Informasi yang diberikan tentang sumber daya ekonomi dan kewajiban perusahaan.

Urutan laporan keuangan

Ada beberapa tahapan dalam menyusun laporan keuangan yaitu:

  1. Tahap Persiapan
  • Menentukan kerangka waktu atau periode laporan
  • Melakukan review akun buku besar
  • Mengumpulkan data dan Informasi yang keliru atau terlewatkan
  1. Mempersiapkan Neraca
  • Mempersiapkan halaman neraca
  • Membuat format neraca
  • Mendaftarkan aset
  • Mendaftarkan kewajiban
  • Mendaftar seluruh sumber ekuitas
  • Memeriksa saldo
  1. Mempersiapkan Laporan Laba Rugi
  • Menyiapkan laporan laba rugi
  • Mendaftar sumber pendapatan
  • Menyiapkan laporan biaya barang yang dijual
  • Mencatat biaya operasional
  1. Mempersiapkan Laporan Arus Kas
  • Menyiapkan halaman laporan arus kas
  • Membuat bagian kegiatan operasi
  • Membuat bagian kegiatan investasi
  • Menambahkan catatan atau narasi penting