© Dictio 2017 - 2019, Inc. All Rights Reserved. Terms of Use | About Us | Privacy Policy


Apa yang dimaksud dengan Vitamin?

Vitamin

Vita berarti hidup, vitamin berupa penghidupan. Dengan demikian vitamin merupakan zat organik yang diperlukan untuk kelangsungan hidup dan menjaga fungsi normal tubuh dan tidak dapat dibentuk di dalam tubuh. Vitamin merupakan zat gizi esensial. Vitamin berfungsi untuk mengatur proses metabolisme, dan apabila kekurangan vitamin akan menimbulkan penyakit defensiensi atau hipovitaminosis.

Vitamin adalah suatu zat organik yang tidak dapat dibuat oleh tubuh, tetapi diperlukan oleh tubuh untuk pertumbuhan, perkembangan tubuh dan pemeliharaan kesehatan. Dari sudut faat, vitamin bekerja sebagai katalisator. Beberapa vitamin turut dalam reaksi-reaksi enzim sehingga didapat suatu proses metabolisme yang normal. Vitamin dapat dikelompokkan dalam dua golongan besar, yaitu :

Vitamin-vitamin yang larut dalam lemak


1. Vitamin A

Vitamin A hanya terdapat dalam tubuh hewan, seperti minyak ikan, hati, dan lain-lain. Tetapi dalam tumbuh-tumbuhan terdapat suatu zat yang menyerupai vitamin A yang biasa disebut karoten. Setelah sampai dihati karoten diubah menjadi vitamin A, karena itu karoten disebut provitamin A. Guna vitamin A bagi tubuh :

  • Sebagai bahan untuk membuat rodopsin yang diperlukan dalam proses penglihatan
  • Untuk pemeliharaan jaringan pelapis
  • Untuk membantu proses pertumbuhan tubuh.

Beberapa gangguan akibat kekurangan vitamin A adalah :

  • Gangguan penglihatan
  • Perubahan-perubahan pada jaringan epitel
  • Mengganggu pertumbuhan tubuh

Sembilan puluh lima persen dari cadangan vitamin A disimpan oleh tubuh di dalam hati.

2. Vitamin D

Dikenal 4 macam vitamin D, yaitu vitamin D2, D3, D6 dan D5. Vitamin D2 terdapat dalam tumbuhh-tumbuhan dan disebut dengan kalsiferaol, sedangkan vitamin D3 terdapat dalam tubuh hewan dan dikenal dengan ergosterol, yang bila kena matahari (sinar ultra violet)akan berubah menjadi vitamin D aktif. Vitamin D tidak begitu pentingartinya di negara yang beriklim tropis karena agak jarang ditemukan penyakit karena kekurangan vitamin ini, kecuali di beberapa tempat tertentu.

Guna vitamin D dalam tubuh adalah :

  • Mengatur metabolisme garam
  • Mendorong penyerapan garam dan fosfor
  • Mengatur pembentukan garam fosfor dalam tubuh yang digunakan untuk pengerasan tulang

Kekurangan vitamin D mengakibatkan penyakit rakhitis, tulang menjadi lunak sehingga mudah berubah bentuk.

3. Vitamin E

Vitamin E dianggap berpengaruh pada kesanggupan untuk mengadakan keturunan. Hewan coba yang kekurangan vitamin E menjadi mandul. Hewan betina yang kekurangan vitamin ini sel-sel telurnya akan terdegenerasi, sedangkan hewan-hewan jantan akan berakibat pada penghambatan pembentukan sel jantan. (sperma)

4. Vitamin K

Vitamin K penting artinya dalam proses pembekuan darah, karena vitamin ini mempengaruhi pembentukan protrombine dalam hati. Jika kekurangan vitamin ini maka protrombin dalam darah akan berkurang, akibatnya jika mengalami luka pembekuan darah akan terhambat dan luka sukar menutup. Sayuran berhijau daun dan hati banyak mengandung vitamin K.

Vitamin-vitamin yang larut dalam air


1. Vitamin C (asam askorbat)

Vitamin C dalam tubuh berguna dalam pembentukan dan pemeliharaan yang menghubungkan sel-sel dari berbagai jaringan. Kekurangan vitamin C dapat menyebabkan kelemahan dinding-dinding kapiler darah sehingga mempermudah perdarahan. Selain itu juga dapat berpengaruh pada pembentukan sel-sel darah, susunan tulang, gusi dan gigi, serta pemeliharaan kadar hemoglobin darah.

Penyakit skorbut, diakibatkan oleh kekurangan vitamin C. Vitamin ini banyak terdapat dalam buah-buahan yang yang masak. Berbagai faktor yang dapat mempengaruhi kadar vitamin C dalam makanan antara lain adalah :

  • Bahan makanan yang terlalu lama disimpan
  • Bahan makanan yang dijemur dibawah sinar matahari
  • Pemanasan yang terlalu lama

2. Vitamin B kompleks

Vitamin-vitamin yang termasuk dalam kelompok vitamin B kompleks
yaitu :

  • Vitamin B1 (tiamin)
    Guna vitamin B1 bagi tubuh ialah :

    • Ikut serta dalam metabolisme karbohidrat
    • Mengatur air dalam jaringan tubuh
    • Memperbaiki pengeluaran getah cerna

    Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan kurangnya nafsu makan, terjadi gangguan pencernaan. Kekurangan dalam jumlah yang banyak akan menyebabkan penyakit beri-beri. Vitamin B1 banyak terdapat pada beras pecah kulit, kacang hijau dan sayu-sayuran.

  • Vitamin B2
    Vitamin ini berguna untuk pernafasan antar sel. Selain itu juga berguna untuk pemeliharaan jaringan saraf, jaringan pelapis, kulit , dan kornea mata. Kekurangan vitamin ini akan menyebabkan gangguan pada pertumbuhan anak, gangguan jaringan tubuuh. Terjadi luka pada bibir dan sudut mulut (Seilosis). Banyak terdapat dalam buah, sayur, kacang-kacangan.

  • Asam Nikotin (niasin)
    Niasin terdapat dalam enzim yang turut dalam peristiwa oksidasi dan reduksi dalam tubuh. Kekurangan vitamin ini akan menyebabkan penyekit pelagra yang ditandai dengan kulit yang pecah-pecah, gangguan pencernaan, dan sistem saraf. Banyak terdapat dalam daging, sayur-sayuran, dan kacang-kacangan.

  • Vitamin B6 (piridoksin)
    Vitamin ini berguna untuk membantu metabolisme protein. Piridoksin terdapat dalam enzim yang memecah protein menjadi asam- asam amino. Kekurangan vitamin ini akan menyebabkan anemia, seilosis.

  • Asam pantotenat
    Asam pantotenat diperlukan untuk sintesis lemak dan sterol

  • Vitamin B12
    Vitamin B12 diperlukan untuk pembentukan darah merah.
    Vitamin ini terdapat dalam daging.

  • Koline
    Kolin digunakan untuk metabolisme dan pengangkutan lemak. Dalam tubuh kolin dapat dibuat dari metionine. Kekurangan kolin akan mempermudah penumpukan lemak. Kekurangan kolin biasanya karena
    kurang konsumsi protein hewani dan bisa juga karena sering mengkonsumsi alkohol.

  • Asam folat
    Kekurangan asam folat dapat menyebabkan anemia.

Vitamin


Vitamin merupakan salah satu zat yang paling dibutuhkan oleh tubuh manusia, karena itu kekurangan vitamin dapat menyebabkan memperbesar peluang terkena penyakit pada tubuh kita serta memungkinkan fungsi-fungsi tubuh tidak berfungsi secara maksimal. Berbagai vitamin memang tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh manusia, oleh karena itu, tubuh perlu asupan dari makanan dan buah-buahan untuk mendapatkan vitamin tersebut.

Secara garis besar, vitamin dapat dikelompokkan menjadi 2 kelompok besar, yaitu vitamin yang larut dalam air dan vitamin yang larut dalam lemak. Hanya terdapat 2 vitamin yang larut dalam air, yaitu B dan C, sedangkan vitamin lainnya, yaitu vitamin A, D, E, dan K bersifat larut dalam lemak.

Vitamin yang larut dalam lemak akan disimpan di dalam jaringan adiposa (lemak) dan di dalam hati. Vitamin ini kemudian akan dikeluarkan dan diedarkan ke seluruh tubuh saat dibutuhkan. Beberapa jenis vitamin hanya dapat disimpan beberapa hari saja di dalam tubuh, sedangkan jenis vitamin lain dapat bertahan hingga 6 bulan lamanya di dalam tubuh.

Berbeda dengan vitamin yang larut dalam lemak, jenis vitamin larut dalam air hanya dapat disimpan dalam jumlah sedikit dan biasanya akan segera hilang bersama aliran makanan. Saat suatu bahan pangan dicerna oleh tubuh, vitamin yang terlepas akan masuk ke dalam aliran darah dan beredar ke seluruh bagian tubuh. Apabila tidak dibutuhkan, vitamin ini akan segera dibuang tubuh bersama urin. Oleh karena hal inilah, tubuh membutuhkan asupan vitamin larut air secara terus-menerus (Yuniastuti, Ari. 2008).

Vitamin yang larut dalam lemak:
  • Vitamin A
    Vitamin A, yang juga dikenal dengan nama retinol, merupakan vitamin yang berperan dalam pembentukkan indra penglihatan yang baik, terutama di malam hari, dan sebagai salah satu komponen penyusun pigmen mata di retina. Selain itu, vitamin ini juga berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit dan imunitas tubuh.Vitamin ini bersifat mudah rusak oleh paparan panas, cahaya matahari, dan udara.

    Sumber makanan yang banyak mengandung vitamin A, antara lain susu, ikan, sayur-sayuran (terutama yang berwarna hijau dan kuning), dan juga buah-buahan (terutama yang berwarna merah dan kuning, seperti cabai merah, wortel, pisang, dan pepaya).

  • Vitamin D
    Bagian tubuh yang paling banyak dipengaruhi oleh vitamin ini adalah tulang. Vitamin D ini dapat membantu metabolisme kalsium dan mineralisasi tulang. Sel kulit akan segera memproduksi vitamin D saat terkena cahaya matahari (sinar ultraviolet).
    Sumber vitamin D banyak ditemukan pada makanan hewani, antara lain ikan, telur, susu, serta produk olahannya, seperti keju.

  • Vitamin E
    Vitamin E berperan dalam menjaga kesehatan berbagai jaringan di dalam tubuh, mulai dari jaringan kulit, mata, sel darah merah hingga hati. Selain itu, vitamin ini juga dapat melindungi paru-paru manusia dari polusi udara. Nilai kesehatan ini terkait dengan kerja vitamin E di dalam tubuh sebagai senyawa antioksidan alami.

    Sumber vitamin E banyak ditemukan pada ikan, ayam, kuning telur, kecambah, ragi, havermut dan minyak tumbuh-tumbuhan.

  • Vitamin K
    Vitamin K banyak berperan dalam pembentukan sistem peredaran darah yang baik dan penutupan luka. Selain itu, vitamin K juga berperan sebagai kofaktor enzim untuk mengkatalis reaksi karboksilasi asam amino asam glutamat.
    Oleh karena itu, penting untuk banyak mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin K yang baik bagi pemenuhan kebutuhan di dalam tubuh. Sel darah merah, terbentuk sempurna oleh kontribusi vitamin B, C, dan E, serta asam para- aminobenzoat.Sumber vitamin K antara lain susu, kuning telur, dan sayuran segar.

    Vitamin yang larut dalam air:
    
  • Vitamin C
    Vitamin C (asam askorbat) banyak memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh. Di dalam tubuh, vitamin C juga berperan sebagai senyawa pembentuk kolagen yang merupakan protein penting penyusun jaringan kulit, sendi, tulang, dan jaringan penyokong lainnya.

    Vitamin C merupakan senyawa antioksidan alami yang dapat menangkal berbagai radikal bebas dari polusi di sekitar lingkungan kita. Terkait dengan sifatnya yang mampu menangkal radikal bebas, vitamin C dapat membantu menurunkan laju mutasi dalam tubuh sehingga risiko timbulnya berbagai penyakit degenaratif, seperti kanker, dapat diturunkan. Selain itu, vitamin C berperan dalam menjaga bentuk dan struktur dari berbagai jaringan di dalam tubuh, seperti otot. Vitamin ini juga berperan dalam penutupan luka saat terjadi pendarahan dan memberikan perlindungan lebih dari infeksi mikroorganisme patogen. Melalui mekanisme inilah vitamin C berperan dalam menjaga kebugaran tubuh dan membantu mencegah berbagai jenis penyakit.

    Sumber vitamin C antara lain buah jeruk, tomat, nanas, arbei, kangkung, kentang, cabai hijau, selada hijau, jambu biji.

  • Vitamin B
    Secara umum, golongan vitamin B berperan penting dalam metabolisme di dalam tubuh, terutama dalam hal pelepasan energi saat beraktivitas. Hal ini terkait dengan peranannya di dalam tubuh, yaitu sebagai senyawa koenzim yang dapat meningkatkan laju reaksi metabolisme tubuh terhadap berbagai jenis sumber energi. Beberapa jenis vitamin yang tergolong dalam kelompok vitamin B ini juga berperan dalam pembentukan sel darah merah (eritrosit).
    Sumber utama vitamin B berasal dari susu, gandum, ikan, dan sayur-sayuran hijau.

  • Vitamin B1
    Vitamin B1, yang dikenal juga dengan nama tiamin, merupakan salah satu jenis vitamin yang memiliki peranan penting dalam menjaga kesehatan kulit dan membantu mengkonversi karbohidrat menjadi energi yang diperlukan tubuh untuk rutinitas sehari-hari. Di samping itu, vitamin B1 juga membantu proses metabolisme protein dan lemak.

    Sumber vitamin B1 berasal dari jantung, hati, ginjal, beras, ragi, gandum, kedelai, susu, kacang tanah dan kacang-kacangan.

  • Vitamin B2
    Vitamin B2 (riboflavin) banyak berperan penting dalam metabolisme di tubuh manusia. Di dalam tubuh, vitamin B2 berperan sebagai salah satu kompenen koenzimflavin mononukleotida (flavin mononucleotide, FMN) dan flavin adenine dinukleotida (adenine dinucleotide, FAD). Kedua enzim ini berperan penting dalam regenerasi energi bagi tubuh melalui proses respirasi. Vitamin ini juga berperan dalam pembentukan molekul steroid, sel darah merah, dan glikogen, serta menyokong pertumbuhan berbagai organ tubuh, seperti kulit, rambut, dan kuku.

    Sumber vitamin B2 banyak ditemukan pada sayur-sayuran segar, kacang kedelai, kuning telur, dan susu.

  • Vitamin B3
    Vitamin B3 juga dikenal dengan istilah niasin. Vitamin ini berperan penting dalam metabolisme karbohidrat untuk menghasilkan energi, metabolisme lemak, dan protein. Di dalam tubuh, vitamin B3 memiliki peranan besar
    dalam menjaga kadar gula darah, tekanan darah tinggi, penyembuhan migrain, dan vertigo. Berbagai jenis senyawa racun dapat dinetralisir dengan bantuan vitamin ini.

    Vitamin B3 termasuk salah satu jenis vitamin yang banyak ditemukan pada makanan hewani, seperti ragi, hati, ginjal, daging unggas, dan ikan. Akan tetapi, terdapat beberapa sumber pangan lainnya yang juga mengandung vitamin ini dalam kadar tinggi, antara lain gandum dan kentang manis.

  • Vitamin B6
    Vitamin B6, atau dikenal juga dengan istilah piridoksin, merupakan vitamin yang esensial bagi pertumbuhan tubuh. Vitamin ini berperan sebagai salah satu senyawa koenzim A yang digunakan tubuh untuk menghasilkan energi melalui jalur sintesis asam lemak, seperti spingolipid dan fosfolipid. Selain itu, vitamin ini juga berperan dalam metabolisme nutrisi dan memproduksi antibodi sebagai mekanisme pertahanan tubuh terhadap antigen atau senyawa asing yang berbahaya bagi tubuh.

    Sumber vitamin B6 banyak terdapat di dalam beras, jagung, kacang-kacangan, hati, ragi, daging, dan ikan

  • Vitamin B12
    Vitamin B12 atau sianokobalamin merupakan jenis vitamin yang hanya khusus diproduksi oleh hewan dan tidak ditemukan pada tanaman. Oleh karena itu, vegetarian sering kali mengalami gangguan kesehatan tubuh akibat kekurangan vitamin ini. Vitamin ini banyak berperan dalam metabolisme energi di dalam tubuh. Vitamin B12 juga termasuk dalam salah satu jenis vitamin yang berperan dalam pemeliharaan kesehatan sel saraf, pembentukkan molekul DNA dan RNA, pembentukkan platelet darah.

    Sumber makanan yang baik untuk memenuhi kebutuhan vitamin B12 adalah telur, hati, dan daging.