Apa yang dimaksud dengan uji kandungan lapisan atau drill stem test?

Uji Kandungan Lapisan atau Drill Stem Test
Uji kandungan lapisan adalah suatu “temporary completion”,yaitu pengujian produktivitas formasi ketika kegiatan pemboran masih berlangsung. Pemboran dihentikan dan fluida formasi diproduksikan melalui pipa bor. Tujuan dari uji kandungan lapisan adalah untuk mengetahui kandungan (hidrokarbon) suatu lapisan, juga untuk menentukan karakteristik reservoir seperti permeabilitas, skin factor dan damage ratio.

Uji kandungan lapisan biasanya dilakukan dalam 2 periode pengaliran (uji alir pertama dan kedua) dan dua kali penutupan. Untuk mendapatkan besaran produktivitas dan karekteristik formasi dipakai analisa pressure build up metoda horner pada kedua periode penutupan sumur.

Uji kandungan lapisan dapat dilakukan secara kualitatif dan kuantitiatif.

  • Analisa Uji Kandungan Lapisan Secara Kualitatif
    Respon tekanan sebagai fungsi waktu biasanya direkam pada suatu plat metal. Dari rekaman tersebut dapat di analisis secara kwalitatif hal-hal di bawah ini:

    • Kejadian mekanis di dalam sumur selama uji kandungan lapisan berlangsung

    • Karakteristik reservoir yang diuji. Ini menyangkut fluida di reservoir yang diuji.

    • Tindak lanjut perlu tidaknya dilakukan analisis hasil uji kandungan lapisan secara kuantitatif

  • Analisa Uji Kandungan Lapisan Secara Kuantitatif
    Tujuan dari analisa uji kandungan lapisan secara kuantitatif adalah menentukan permeabilitas lapisan (K), skin faktor (S), dan damage ratio (Skin). Untuk tujuan tersebut, biasanya di gunakan metode horner pada periode tutup pertama dan kedua apabila fluida tidak mengalir kepermukaan, laju alir periode pertama di perkirakan berdasarkan persamaan :
    image

    Laju alir pada periode alir kedua ( jika tidak mengalir ke permukaan) dapat di perkirakan dengan persamaan di bawah ini :
    image

    Dimana perolehan di dalam pipa di nyatakan dalam satuan ft, dan t adalah lama periode alir kedua (menit).

    Waktu produksi ( producting time, tp) untuk analisis horner adalah sebagai berikut:

  1. Lama waktu periode alir pertama digunakan sebagi tp dalam analisis pressure buildup pada peride tutup pertama.

  2. Tp untuk analisa pressure build up-Horner pada
    periode tutup kedua adalah waktu periode alir pertama di tambah periode alir kedua.