© Dictio 2017 - 2019, Inc. All Rights Reserved. Terms of Use | About Us | Privacy Policy


Apa yang dimaksud dengan Teori Normatif Media?

Teori Normatif Media

Teori Normatif Media merupakan sebuah teori yang menjelaskan bagaimana seharusnya media beroperasi dengan sebuah sistem yang spesifik didalam nilai-nilai sosial masyarakat dan negara.

Apa yang dimaksud dengan Teori Normatif Media ?

Teori normatif media massa menggagas pokok media seharusnya atau diharapkan, dikelola, dan bertindak untuk kepentingan publik dan kebaikan masyarakat. Situasi ini berangkat dari kenyataan bahwa media diasumsikan tidak hanya memiliki dampak obyektif, tetapi juga menjalankan tujuan- tujuan sosial tertentu. Misalnya media bisa digunakan untuk menghasilkan dampak, direncanakan, yang positif.

Teori normatif media ini mengajukan empat model (McQuail, 2011), yaitu :

  1. Model pluralis liberal atau pasar (liberal pluralist or market model).
    Model ini berdasarkan terori pers bebas yang memiliki kebebasan untuk mengoperasikan alat publikasi tanpa izin atau campur tangan negara. Ranah publik dilayani oleg pengoperasian pasar bebas ide. Akuntabilitas ublik diraih dengan cara pasar media dan pengaturan diri yang minimal dengan peranan minil untuk negara.

  2. Model tanggung jawab sosial (social responsibility or public interest model).
    Hak kebebasan penyiara dibarengi dengan kewajiban terhadap masyarakat luas melebihi kepentingan pribadi. media memeliharan standar tinggi, tetapi campur tangan pemerintah juga dilibatkan.

  3. Model profesional (professional model).
    Masyarakat sebagai pengawal standard nilai dan profesi jurnalisme. Otonomi lembaga dan profesionalis dari jurnalisme menjadi jaminan terbaik sebagai bentuk pengawasan terhadap pemegang otoritas.

  4. Model media alternatif (alternatifve media model).
    Model ini mewakil media nonmainstream yang memiliki tujuan berbeda.namun terdapat nilai bersama, terutama pada arus bawah atau masyarakat umum serta oposisi terhadap kekuasaan.

Dalam hal ini, teori normatif media memandang bahwa media massa dianggap sebagai media yang melayani tujuan sosial, termasuk dalam menyajikan foto jurnalistik juga memperhatikan tanggung jawab sosial yang dimilikinya.

Teori normatif media mengacu pada ide-ide tentang bagaimana struktur konten media seharusnya dan berperilaku untuk kepentingan umum yang lebih luas atau untuk kebaikan masyarakat secara keseluruhan.

Media melaksanakan sejumlah tugas penting dan esensial dalam menginformasikan sesuatu kepada masyarakat dan selalu berpegang pada kepentingan publik. Oleh karena itu, di dalam teori normatif media terdapat model tanggungjawab sosial. Teori ini fokus pada sistem yang dioperasikan oleh media haruslah sesuai dengan prinsip dasar yang sama, yang mengatur ke seluruh elemen masyarakat, terutama dalam kaitannya dengan keadilan, keterbukaan, demokrasi dan pengertian akan nilai-nilai sosial dan budaya yang diinginkan. Paling tidak, apa yang diinformasikan oleh media tidak menimbulkan persoalan sosial atau pelanggaran yang ekstrem. Terdapat pula mekanisme akuntabilitas terhadap khalayak.