Apa yang dimaksud dengan Teori Lateralitas atau Laterality Theory?

Istilah lateral / lateralitas mengacu pada sesuatu yang terletak di samping, atau berorientasi pada sisi yang jauh dari sumbu median misalnya, istilah dominasi lateral menunjukkan “kidal” (penggunaan tangan kiri versus kanan, atau keduanya seperti dalam “ambidexterous” ) atau “dominasi serebral” (sisi kanan versus kiri korteks serebral). Teori dominasi serebral menyatakan bahwa aktivitas kortikal yang berkaitan dengan fungsi yang lebih tinggi biasanya didominasi oleh belahan otak yang mengontrol tangan yang paling sering digunakan.

Pada gerakan mata lateral (LEM), terdapat defleksi pandangan seseorang ke kiri atau kanan (atau naik versus turun dalam gerakan mata vertikal atau VEM). Teori LEM menyatakan bahwa arah pandangan seseorang menunjukkan peningkatan aktivitas di belahan otak kontralateral, sehingga seseorang cenderung memberikan defleksi pandangan ke kanan ketika bersiap untuk menjawab pertanyaan yang membutuhkan pemrosesan verbal, sedangkan defleksi pandangan ke kiri menunjukkan bahwa orang tersebut sedang memikirkan masalah spasial. Namun, disarankan agar seseorang berhati-hati saat mengekstrapolasi dari LEM ke proses kognitif-afektif (cf., Ehrlichman & Weinberger, 1978; Raine, 1991).

Dalam teori lateralitas otak, dikemukakan bahwa ada asimetri fungsional dari dua belahan otak otak dan, meskipun dua belahan otak bekerja bersama sebagai satu kesatuan yang terkoordinasi dan terintegrasi, banyak fungsi yang lebih banyak dilakukan oleh satu belahan otak daripada oleh yang lain. Namun, disarankan bahwa lateralitas otak menyediakan sarana untuk memproses komponen informasi yang berbeda, daripada melakukan jenis aktivitas yang terpisah. Dalam teori inhibisi lateral, terdapat penekanan oleh neuron dari respon neuron terdekat pada tingkat yang sama dalam sistem sensorik, dan terjadi pada berbagai struktur saraf di mana sel-sel reseptor disusun untuk merepresentasikan titik-titik di sepanjang kontinum dalam fenomena ini, eksitasi pada satu titik menghasilkan penghambatan pada titik-titik yang berdekatan, yang mengarah pada peningkatan perbedaan antara daerah saraf tetangga. Dalam teori berpikir lateral, pemecahan masalah secara kreatif terjadi melalui reformulasi atau restrukturisasi masalah, atau menilai dari perspektif baru dan segar.

Lihat juga: INHIBITION, LAWS OF; RIGHT-SHIFT THEORY.

Sumber :
  • J.E. Roeckelein, 2006, Elseviers’s Dictionary of Psychological Theories, Elsevier B.V.*
Referensi :
  • Bryden, M. P. (1965). Tachistoscopic recognition, handedness, and cerebral dominance. Neuropsychologia , 3 , 1-8.

  • Sperry, R. W. (1968). Hemisphere deconnection and unity in conscious awareness. American Psychologist , 23 , 723-733.

  • DeBono, E. (1970). Lateral thinking: Creativity step by step . New York: Harper & Row.

  • Gazzaniga, M. S. (1970). The bisected brain . New York: Appleton-Century-Crofts.

  • Nebes, R. D. (1974). Hemispheric specialization in commisurotomized man. Psychological Bulletin , 81 , 1-14.

  • Wada, J. A., Clarke, R., & Hamm, G. (1975). Cerebral hemispheric asymmetry in humans. Archives of Neurology , 32 , 239-246.

  • Lake, D. A., & Bryden, M. P. (1976). Hand- edness and sex differences in hemi- spheric asymmetry. Brain and Lan- guage , 3 , 266-282.

  • Ehrlichman, H., & Weinberger, A. (1978). Lateral eye movements and hemi- spheric asymmetry: A critical re-view. Psychological Bulletin , 85 , 1080-1101.

  • Galaburda, A. M., LeMay, M., Kemper, T. L., & Geschwind, N. (1978). Right-left asymmetries in the brain. Science , 199 , 852-856.

  • Bryden, M. P. (1979). Evidence for sex- related differences in cerebral or- ganization. In M. A. Wittig & A. C. Petersen (Eds.), Sex-related differ- ences in cognitive functioning: De- velopmental issues . New York: Academic Press.

  • Kinsbourne, M. (1982). Hemispheric speciali- zation and the growth of human un- derstanding. American Psychologist , 37 , 411-420.

  • Raine, A. (1991). Are lateral eye movements a valid index of functional hemi- spheric asymmetries? British Jour- nal of Psychology , 82 , 129-135.
    *x2

1 Like