Apa yang dimaksud dengan tahap awal dalam proses pengembangan bisnis dengan MOV?

Jelaskan bagaimana maksud dari tahap awal atau tahap 1 dalam proses pengembangan sebuah proyek yang menggunakan MOV.

1 Like

Tahap satu dalam sebuah proses pengembangan sebuah proyek yang menggunakan MOV (Measurable Organisational Values) adalah identifikasi area-area yang berpotensi terkena dampak dari (pengembangan) proyek tersebut. Pada dasarnya, area-area yang berpotensi terkena dampak atau impact adalah area yang serupa dengan sudut pandang atau perspektif didalam Balanced Scorecard. Adapun area-area potensial tersebut adalah:

  1. Area Strategis, apakah proyek ini akan membawa value besar pada pangsa pasar yang sesuai. Misal, apakah market-share nya bertambah, apakah terjadi transformasi dalam hal kompetisi didalam pasar, dan hal-hal yang berhubungan dengan strategi perusahaan atau organisasi.

  2. Area Pelanggan, yakni bagaimana proyek ini akan tampil dan membawa benefit bagi pelanggan, misalnya seperti pelanggan dapat menerima produk atau jasa dengan kualitas yang lebih baik, apakah pelanggan dapat memiliki banyak pilihan yang sesuai dengan kebutuhannya, proses transaksi dengan pelanggan yang lebih efisien dan efektif, dan sebagainya.

  3. Area Finansial, tentu saja seperti meningkatkan ROI, margin keuntungan meningkat, dan lain-lain.

  4. Area Operasional, dalam sisi operasional, seharusnya proyek ini dapat meminimalisir biaya operasional, adanya peningkatan pada rantai suplai, dan sebagainya.

  5. Area sosial, adanya pengaruh yang baik terhadap bidang kesehatan, pendidikan, keamanan (baik untuk lingkungan internal perusahaan dan eksternal perusahaan).

Dengan mengidentifikasi kelima area tersebut dan memperhatikan setiap aspek didalamnya, maka bisnis atau proyek perusahaan dapat berjalan selaras dengan MOV atau goals perusahaan.

Referensi:

http://higheredbcs.wiley.com/legacy/college/marchewka/0470371935/husky/Assignments/Assignment_2/assignment_2.html

https://goo.gl/j3S7ck

Dalam pengembangan proyek dengan MOV (Measurable Organizational Value) langkah pertama yang harus dilakukan ialah mengidentifikasi area yang terkena dampak dalam pengembangan proyek yang dilakukan. Area-area tersebut antara lain:

  • Strategic
    Area strategis dalam organisasi atau perusahaan berarti berbicara mengenai pasar yang menjadi tujuan dari suatu organisasai atau perusahaan. Apakah dengan mengembangkan suatu proyek akan meningkatkan market share, lalu apakah tingkat kompetisi dalam pasar mengalami perubahan atau tidak.

  • Customer
    Area customer berarti berbicara mengenai hal yang berkaitan dengan custumer. Apa saja dampak-dampak yang timbul terhadap customer dari suatu perusahaan atau organisasi. Misalnya seperti customer yang mendapatkan produk atau layanan yang lebih baik, dengan demikian maka customer juga memiliki rasa puas jika produk atau jasa yang mereka gunakan memiliki improvement. Selain itu juga dapat berguna untuk menumbuhkan rasa loyalitas akan produk atau jasa yang digunakan.

  • Financial
    Area financial berbicara mengenai hal yang berkaitan dengan finansial perusahaan seperti profit. Dengan mengembangkan suatu proyek pastinya akan memeiliki dampak terhadap profit perusahaan, entah profit akan meningkat atau bahkan juga menrun.

  • Operational
    Area operational berbicara mengenai hal operational dalam perusahaan. Apakah mengakibatkan terjadinya efisiensi dalam kegiatan operational dalam perusahaan, supply chain yang meningkat, serta berkurangya cost dalam operational.

  • Social
    Area sosial yang terpengaruh dapat meliputi dalam hal edukasi, kesehatan, safety, dan juga dalam lingkungan baik internal maupun eksternal. Dalam internal perusahaan mungkin juga dapat berupa kondisi psikologis dari orang-orang yang berkaitan dalam mengambangkan suatu proyek.

Referensi:


Setiap perusahaan selalu ingin mengembangan bisnisnya untuk mendapatkan pemasukan yang lebih dari yang mereka dapatkan sekarang. Cara untuk mendapatkan hal tersebut dapat ditempuh dengan berbagai cara, seperti perluasan pasar, investasi IT dan lain sebagainya.

Salah satu yang dapat diterapkan oleh perusahaan adalah MOV ( Measurable Organizational Value), dimana MOV sendiri mempunyai beberapa tahapan proses, tahap pertama adalah identify the desire area of impact yaitu mengidentifikasi terhadap dampak atas sesuatu yang diinginkan yang memiliki beberapa poin yaitu :

  1. trategic
    Merupakan strategi perusahaan dalam menjalankan bisnisnya, seperti pemasaran produk di pasar, peningkatan dalam produksi dan lain sebagainya.

  2. Customer
    Merupakan pelanggan dari produk yang dihasilkan oleh perusahaan itu sendiri. Bagaimana perusahaan menghasilkan produk untuk pelanggan dengan variasi yang beraneka ragam, produk yang lebih baik ataupun servis yang baik serta pada proses transaksi yang lebih efisien.

  3. Financial
    Bagaimana keadaan keuangan suatu perusahaan dapat menghasilkan keuntungan dan kenaikan untuk perusahaan.

  4. Operational
    Berkaitan dengan supply chain ( produk yang dihasilkan ), efektifitas kerja pegawai perusahaan dan rendahnya biaya atau gaji terhadap operasional yang ada.

  5. Social
    Berisi mengenai edukasi, kesehatan, keselamatan dan lingkungan hidup. Dimana tidak hanya aspek non sosial saja yang perlu dipertahikan, namun aspek sosial seperti kebutuhan pelanggan itu sendiri juga cukup penting menjadi faktor pengembangan.

Dari poin-poin diatas dapat diketahui bahwa maksud tahap pertama dalam MOV adalah dasar dalam penerapan MOV untuk kedepannya, dimana poin-poin itulah yang menjadi patokan atau target dalam penerapan MOV agar suatu perusahaan dapat dikatakan berhasil mencapai target-targetnya tersebut.

Sumber :

1 Like

Pada suatu proyek perusahaan ada yang menggunakan metode MOV (Measurable Organisational Values) supaya perusahaan mereka berkembang. Lalu pada MOV sendiri terdapat beberapa aspek untuk diterapkan. Pada tahap pertama, terdapat poin-poin atau area-area yang bertujuan untuk menentukan bagaimana ide untuk proyek yang dikerjakan dan mengetahui bagaimana suatu keputusan tersebut dibuat. Area area pada tahap pertama itu ialah :

  1. Strategic
    Pada area ini contoh dampak yang diinginkan berupa meningkatkan pasar baru, perubahan untuk persaingan pasar, dan peningkatan pangsa pasar.
  2. Customer
    Pada area ini contoh dampak yang diinginkan berupa pelanggan memiliki lebih banyak pilihan produk atau layanan, pelanggan menerima produk atau layanan yang lebih baik, dan proses transaksi lebih efisian atau efektif.
  3. Financial
    Pada area ini contoh dampak yang diinginkan berupa peningkatan keuntungan dan peningkatan margin.
  4. Operational
    Pada area ini contoh dampak yang diinginkan berupa biaya yang lebih rendah karena operasi yang efisien, meningkatkan efektivitas operasional, dan perbaikan rantai pasokan.
  5. Social
    Pada area ini contoh dampak yang diinginkan berupa pendidikan, kesehatan, keamanan, dan lingkungan hidup. Pada area ini tentunya mempunyai lingkup internal maupun eksternal dari perusahaan.

Pernyataan diatas merupakan area area yang dilakukan oleh perusahaan sebagai langkah awal untuk melakukan ide-ide yang terdapat pada perusahaan agar bisa mencapai tujuan proyek perusahaan tersebut.

Referensi :

https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=1&ved=0ahUKEwjF-vG7yOPWAhWMbbwKHTVIBIoQFgglMAA&url=http%3A%2F%2Fhigheredbcs.wiley.com%2Flegacy%2Fcollege%2Fmarchewka%2F0471715395%2Fppt%2Fch07.ppt&usg=AOvVaw1a2Asoi2Dz9MXcbHaW2LP6