Apa yang dimaksud dengan Strategi Rantai Suplai (Supply Chain Strategy)?

Rantai Suplai adalah rangkaian antar perusahaan yang saling bekerja bersama-sama untuk membuat dan menyalurkan produk atau jasa kepada pengguna akhir.
Rangkaian tersebut biasanya terdiri dari penyedia bahan baku, pabrik, distributor, penjual grosir, pengecer, dan pembeli.

Apabila dilihat dari definisi rantai suplai tersebut, maka Strategi Rantai Suplai mempunyai tugas utama terkait bagaimana seluruh rangkaian itu dapat berjalan dengan efektif dan efisien.

Beberapa pertanyaan yang sering muncul ketika membuat strategi rantai suplai antara lain :

  • Bagaimana pembelian bahan baku ?
  • Bagaimana transportasi dari dan menuju pabrik/perusahaan ?
  • Bagaimana membuat sebuah produk atau memberikan sebuah layanan ?
  • Bagaimana mendistribusikan sebuah produk kepada pengguna
  • Apakah semua kegiatan tersebut dilakukan sendiri atau menggunakan pihak ketiga (outsource) ?

Berikut beberapa contoh Supply chain strategy dari beberapa perusahaan :

Buys from low cost producers, owns its infrastructure and distribution network, Wal Mart
Online ordering, no middle-man, Dell Computer

Strategi rantai suplai biasanya mempunyai rentang waktu yang panjang, sehingga dalam pembuatan strategi rantai suplai perlu memperhatikan perubahan-perubahan yang mungkin terjadi di masa akan datang, baik dari sisi teknologi, peraturan, ekonomi maupun hal lainnya.

Satu hal yang terpenting, strategi rantai suplai haruslah mengikuti atau linier dengan strategi perusahaan dan strategi kompetitif.