Apa yang dimaksud dengan stadium dalam penyakit kanker?


Apa yang dimaksud dengan stadium dalam penyakit kanker ?

Stadium penyakit kanker adalah suatu keadaan dari hasil penilaian saat mendiagnosis suatu penyakit kanker yang diderita pasiennya, sudah sejauh manakah tingkat penyebaran kanker tersebut baik ke organ atau jaringan sekitar maupun penyebaran ketempat lain.

Stadium hanya dikenal pada tumor ganas atau kanker dan tidak ada pada tumor jinak. Untuk menentukan suatu stadium, harus dilakukan pemeriksaan klinis dan ditunjang dengan pemeriksaan penunjang lainnya yaitu histopatologi atau PA, USG, dan bila memungkinkan dengan CT scan , scintigrafi , dll.

Banyak sekali cara untuk menentukan stadium, namun yang paling banyak dianut saat ini adalah stadium kanker berdasarkan klasifikasi sistem TNM yang direkomendasikan oleh UICC ( International Union Against Cancer dari World Health Organization )/AJCC ( American Joint Committee On cancer yang disponsori oleh American Cancer Society dan American College of Surgeons ).

image

Keterangan :

T – Tumor Primer

  • Tx : Tumor primer belum dapat dievaluasi

  • T0 : Tidak ditemukan tumor primer

  • Tis : Karsinoma in situ

  • T1 : Tumor dengan ukuran diameter terbesar ≤ 2 cm

  • T2 : Tumor dengan ukuran diameter terbesar 2-5 cm

  • T3 : Tumor dengan ukuran diameter terbesar > 5 cm

  • T4 : Tumor telah menginvasi jaringan di luar mamma

  • T4a : dinding dada

  • T4b : kulit mamma

  • T4c : dinding dada dan kulit

  • T4d : tumor dengan inflamasi

N – Kelenjar Getah Bening Regional

  • Nx : Kelenjar getah bening regional belum dapat dievaluasi

  • N0 : Tidak terdapat metastasis kelenjar getah bening regional

  • N1 : Terdapat metastasis kelenjar getah bening axilla yang mobile

  • N2 : Terdapat metastase KGB axilla yang melekat

  • N3 : Metastase KGB mammaria interna

  • N4 : metastase axilla tidak dapat dievaluasi

M – Metastasis Jauh

  • Mx : Metastasis jauh belum dapat dievaluasi

  • M0 : Tidak ada metastasis jauh

  • M1 : Terdapat metastasis jauh

Sistem TNM ini menggunakan tiga kriteria untuk menentukan stadium kanker, yaitu :

  • T (Tumor), tumor itu sendiri. Seberapa besar ukuran tumornya dan dimana lokasinya

  • N (Node), kelenjar getah bening di sekitar tumor. Apakah tumor telah menyebar kekelenjar getah benin disekitarnya.

  • M (Metastasis), kemungkinan tumor telah menjalar ke organ lain.

Berdasarkan teknik tersebut maka, terdapat pembagian stadium klinik, yaitu (Yustiana, O., 2013) :

  1. Stadium I : tumor dengan garis tengah <2 cm dan belum menyebar keluar dari payudara

  2. Stadium IIA : tumor dengan garis tengah 2-5 cm dan belum menyebar ke kelenjar getah bening ketiak, atau tumor dengan garis tengah <2 cm tetapi sudah menyebar ke kelenjar getah bening ketiak

  3. Stadium IIB : tumor dengan garis tengah lebih besar dari 5 cm dan belum menyebar ke kelenjar getah bening ketiak atau tumor dengan garis tengah 2-5 cm tetapi sudah menyebar ke kelenjar getah bening ketiak

  4. Stadum IIIA : tumor dengan garis tengah <5 cm dan sudah menyebar ke kelenjar getah bening ketiak disertai perlengketan satu sama lain atau perlengketan ke struktur lainnya.

  5. Stadium IIIB : tumor telah menyusup keluar payudara yaitu ke dalam kulit payudara atau ke dinding dada dan tulang dada

  6. Stadium IV : tumor telah menyebar keluar daerah payudara dan dinding dada, misalnya ke hati, tulang, atau paru-paru. Kondisi dimana ukuran tumor bisa berapa saja, tetapi telah menyebar ke lokasi yang jauh, yaitu tulang, paru- paru,liver atau tulang rusuk. Ciri-ciri pada stadium IV, antara lain :

    • Tumor seperti pada yang lain (stadium I, II, dam III). Tetapi sudah disertai dengan kelenjar getah bening aksila supra-klavikula dan metastasis jauh.

    • Tindakan yng harus dilakukan adalah pengangkatan payudara. Tujuan pengobatan pada stadium ini adalah paliatif bukan lagi kuratif (menyembuhkan).

Manfaat diketahuinya stadium penderita kanker, antara lain:

  • Mengetahui keadaan sejauh mana tingkat pertumbuhan kanker dan penyebaran kanker ketika pertama kali apakah merupakan stadium dini atau stadium lanjut.

  • Dapat menentukan perkiraan, prognosis, atau tingkat harapan kesembuhan dan harapan hidup seberapa besar. Ketika makin tinggi stadium maka harapannya makin rendah, sebaliknya makin dini stadium ditangani maka makin tinggi harapan kesembuhannya.

  • Mengetahui stadium kanker juga berguna untuk menentukan jenis pengobatan atau tindakan yang terbaik berdasarkan stadiumnya, karena masing- masing stadium akan berbeda cara penanganannya.

Pengobatan kanker payudara berdasarkan stadium kanker payudara adalah sebagai berikut (Saryono, dkk. 2008):

Stadium I : Operasi + kemoterapi
Stadium II : Operasi + kemoterapi
Stadium III : Operasi + kemoterapi + radiasi
Stadium IV : Kemoterapi + radiasi