Apa yang dimaksud dengan Social Computing ?

Social Computing adalah bidang ilmu komputer yang berkaitan dengan perilaku sosial dan sistem komputasi. Hal ini didasarkan pada penciptaan atau penciptaan kembali konvensi sosial dan konteks sosial melalui penggunaan perangkat lunak dan teknologi.

Apa yang dimaksud dengan Social Computing ?

Social computing merupakan area penelitian yang luas yang terletak di antara ilmu komputer, ekonomi, dan ilmu-ilmu sosial lainnya. Social computing menyangkut dua aspek, yaitu kecerdasan manusia untuk melakukan tugas-tugas komputasi dan desain sistem komputasi yang mendukung perilaku dan interaksi sosial, atau dengan kata lain, social computing adalah interaksi sosial yang dilakukan dengan sistem digital yang mendukung interaksi secara online.

Sejarah


Social computing berawal dari pernyataan bahwa manusia adalah makhluk sosial. Sejak lahir, manusia berhubungan dengan manusia lainnya, seiring berjalannya waktu manusia tumbuh dan berkembang sehingga mereka dapat berinteraksi satu sama lain, interaksi tersebut bisa berupa ekspresi ataupun gestur. Konsekuensi dari interaksi itu sendiri, seseorang menjadi sangat sensitif terhadap perilaku orang-orang di sekitar mereka.
Social computing dapat didefinisikan sebagai suatu hal yang mengacu pada sistem yang mendukung pengumpulan, representasi, pengolahan, penggunaan, dan penyebaran informasi yang didistribusikan di seluruh jajahan sosial seperti tim, komunitas, organisasi, dan pasar.

PLATO mungkin menjadi contoh paling awal dari social computing dalam lingkungan produksi yang hidup, dengan awalnya ratusan pengguna kemudian menjadi ribuan pengguna pada sistem komputer berbasis PLATO di University of Illinois di Urbana-Champaign pada tahun 1973, ketika sosial media untuk multi-user chatting room, forum pesan untuk grup, dan pesan instan muncul pada tahun itu.

Teknologi dan Infrastruktur


Ide untuk melibatkan pengguna menggunakan situs untuk berinteraksi pertama kali dibawa oleh Web 2.0. Web 2.0 menyediakan fungsi yang memungkinkan pengguna untuk menggunakan layanan web-hosting dengan murah. Web 2.0 juga memperkenalkan fitur dengan tampilan browser yang menggunakan struktur informasi dasar dan memperluasnya ke banyak perangkat menggunakan HTTP.

Social computing menjadi lebih dikenal karena hubungannya dengan sejumlah tren baru. Hal tersebut terjadi karena semakin populernya perangkat lunak sosial dan Web 3.0, meningkatnya minat akademik dalam analisis jaringan sosial, munculnya open source sebagai metode yang layak produksi, dan keyakinan yang berkembang bahwa semua ini dapat memiliki dampak besar pada kehidupan sehari-hari. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Forrester Research mengatakan bahwa:

“ Koneksi yang mudah dibawa oleh perangkat yang murah, konten yang modular, dan sumber komputasi yang dibagikan memiliki dampang yang mendalam pada ekonomi global dan struktur sosial.”

Perangkat Lunak Sosial


  • Sosial media
  • Jejaring sosial
  • Wiki
  • Blog
  • Game Online
  • Dan lain-lain.

Referensi

http://crcs.seas.harvard.edu/theory-and-applications-social-computing
https://www.interaction-design.org/literature/book/the-encyclopedia-of-human-computer-interaction-2nd-ed/social-computing#
https://en.wikipedia.org/wiki/Social_computing