Apa yang dimaksud dengan Risk Averse?

Risk averse (menjauhi resiko) dapat berlaku dalam skenario apapun, tetapi muncul teratur di dunia keuangan dan investasi. Risk averse investors adalah investasi yang mencari peluang investasi beresiko rendah untuk mengurangi potensi kerugian.

Referensi

Black, John. (1997). Dictionary of Economics-Oxford University Press. New York: Oxford University Press

Risk aversion mengacu pada kecenderungan pelaku ekonomi untuk lebih mengutamakan kepastian daripada ketidakpastian. Istilah risk aversion menggambarkan investor yang memilih pelestarian modal daripada potensi pengembalian yang lebih tinggi dari rata-rata.

Dalam berinvestasi, risiko sama dengan volatilitas harga. Investasi yang tidak stabil dapat membuat sang investor kaya atau hanya sekedar menghabiskan tabungan. Investasi konservatif akan tumbuh secara perlahan dan pasti dari waktu ke waktu. Berisiko rendah berarti stabilitas. Investasi berisiko rendah menjamin pengembalian yang wajar.

Istilah risk-neutral menggambarkan sikap individu yang mengevaluasi alternatif investasi dengan hanya berfokus pada potensi keuntungan terlepas dari risikonya. Meskipun demikian, dengan menawarkan dua peluang investasi, investor risk-neutral hanya melihat potensi keuntungan dari setiap investasi dan mengabaikan potensi risiko penurunan.

Investor yang menghindari risiko akan melewatkan kesempatan untuk mendapatkan keuntungan besar demi keselamatan. Investor yang menghindari risiko biasanya menginvestasikan uang mereka di rekening tabungan, sertifikat deposito, obligasi kota dan perusahaan, dan saham pertumbuhan dividen.

Investor yang menghindari risiko juga dikenal sebagai investor konservatif. Mereka secara alami tidak mau menerima volatilitas dalam portofolio investasi mereka. Mereka ingin investasi mereka sangat likuid. Artinya, uang itu harus ada seluruhnya saat mereka siap untuk melakukan penarikan. Jumlah terbesar investor yang menghindari risiko dapat ditemukan di antara investor yang lebih tua dan pensiunan.

Sumber

What is Risk Aversion. https://corporatefinanceinstitute.com/resources/knowledge/finance/risk-aversion/ Diakses pada 22 April 2021