© Dictio 2017 - 2019, Inc. All Rights Reserved. Terms of Use | About Us | Privacy Policy


Apa yang dimaksud dengan Public Relations atau Hubungan Masyarakat?

Public relation adalah usaha yang direncanakan secara terus-menerus dengan sengaja, guna membangun dan mempertahankan pengertian timbal balik antara organisasi dan masyarakatnya.

Apa yang dimaksud dengan Public Relations atau Hubungan Masyarakat ?

Menurut John E. Marton dalam Rosady Ruslan definisi dari komunikasi dan persuasif sebagai berikut:

“Public Relations is planned, persuasive communication design to influence significant public.” (Rosady Ruslan, 2012)

Dari definisi diatas dapat di artikan bahwa Public Relations adalah sesuatu yang direncanakan berupa komunikasi persuasif yang di desain untuk mempengaruhi segmen publik tertentu. Jadi kehadiran Public Relations di dalam sebuah perusahaan atau organisasi dapat menggunakan komunikasi persuasif di beberapa kegiatannya dan untuk publik tertentu yang hanya ditargetkan untuk menerima pesan dari komunikasi persuasif yang disampaikan oleh Public Relations sebuah perusahaan.

Public Relations adalah fungsi manajemen yang membangun dan mempertahankan hubungan yang baik dan bermanfaat antara organisasi dengan publik yang memengaruhi kesuksesan atau kegagalan organisasi tersebut, definisi
ini menempatkan Public Relations sebagai fungsi manajemen, yang berarti bahwa manajemen di semua organisasi harus memerhatikan Public Relations.

Definisi ini juga mengidentifikasi pembentukan dan pemeliharaan hubungan baik yang saling menguntungkan antara organisasi dengan publiknya sebagai basis moral dan etis dari profesi Public Relations. Pada saat yang sama, definisi ini mengemukakan kriteria untuk menentukan apa itu Public Relations dan apa yang bukan Public Relations.

Terakhir, definisi ini mendefinisikan konsep praktik yang menjadi subjek. (Cutlip, Center and Broom, 2006)

Dari definisi yang dikutip dari buku Effective Public Relations, dapat diambil kesimpulan bahwa public relations merupakan fungsi manajemen yang dapat membangun dan mempertahankan hubungan baik dengan pihak eksternal maupun pihak internal dari suatu perusahaan atau organisasi yang dinaunginya.

Dalam suatu organisasi, Public Relations merupakan suatu bagian atau satu departemen yang bertanggung jawab mendengarkan dan menampung segala kritik, keluhan, ataupun saran dari masyarakat, kemudian dalam program Public Relations yang baik adalah mengembangkan kebijakan dan prosedur yang ada dalam keinginan masyarakat, selanjutnya dalam program Public Relations adalah mengambil tindakan untuk mendapatkan pengertian, dan pengakuan dari masyarakat perlu diberitahukan tentang kenyataan yang ada.

Definisi yang lain menurut Marston yang dikuti Kasali, mengemukakan bahwa :

Public Relations is planned, persuasive communication designed to influence significant public; (pubic relations adalah suatu perencanaan, desain komunikasi yang bersifat mengajak atau membujuk untuk mempengaruhi pihak yang penting)” (Kasali, 2003)

Kata kunci diatas adalah perencanaan, komunikasi yang bersifat membujuk dan publik yang penting.

Definisi lain dari public relations, yang diambil dari The British Institute of Public Relations dalam buku Manajemen Public Relations dan Media Komunikasi (Ruslan, 2012), berbunyi :

  1. Public Relations activity is management of communications between an organization and its publics
    Aktivitas public relations adalah mengelola komunikasi antara organisasi dengan publiknya.

  2. Public Relations practice is deliberate, planned and sustaineffort to establish and maintain mutual understanding between an organization and its publics
    Praktik public relations adalah memikirkan, merencanakan dan mencurahkan daya untuk membangun dan menjaga saling pengertian antara organisasi dan publiknya.

Dapat disimpulkan dari pengertian atau penjabaran public relations diatas bahwa sebagai public relations harus dapat mengelola komunikasi, dan dapat memaparkan pendapat serta rangkaian perencaaan untuk program-program yang dijalankan oleh public relations sebagai salah satu tanggung jawab dan juga sebagai public relations harus dapat memberikan kepercayaan kepada publiknya dan menjaga hubungan yang harmonis dengan publik.

Menurut Haris Munandar (1992: 9) menerjemahkan definisi humas dari Franks Jefkins yaitu “ humas adalah sesuatu yang merangkum keseluruhan komunikasi yang terencana, baik itu ke dalam maupun ke luar, antara suatu organisasi dengan semua khalayaknya dalam rangka mencapai tujuan –tujuan spesifik yang berlandaskan pada saling pengertian. “

Sedangkan R. Sudiro Muntahar (1985) mengartikan

“Humas sebagai suatu kegiatan usaha yang berencana yang menyangkut itikad baik, rasa simpati, saling mengerti, untuk memperoleh pengakuan, penerimaan dan dukungan masyarakat melalui komunikasi dan sarana lain (media massa) untuk mencapai manfaat dan kesepakatan bersama.”

Dari dua pendapat diatas pada dasarnya mempunyai dua pengertian yang sama tentang humas yaitu humas merupakan komunikasi yang terencana dengan menggunakan media kepada khalayaknya dan digunakan untuk mencapai tujan bersama dalam sebuah organisasi.

Peran dan Tujuan Hubungan Masyarakat


Peran Hubungan Masyarakat

Berbicara mengenai peran hubungan masyarakat sangat erat hubungannya dengan fungsi humas. Menurut F. Rachmadi (1992),

“Fungsi utama humas adalah menumbuhkan dan mengembangkan hubungan baik antara lembaga / organisasi dengan publiknya, intern maupun ektern dalam rangka menamkan pengertian, menumbuhkan motivasi dan partisipasi publik dalam upaya menciptakan Iklim pendapat (opini publik) yang menguntungkan lembaga atau organisasi."

Selanjutnya, Rosady Ruslan ( 2005) menjelaskan secara rinci empat peran utama humas adalah sebagai berikut :

  1. Sebagai communicator atau penghubung antara organisasi atau lembaga yang diwakili dengan publiknya.

  2. Membina relationship, yaitu berupaya membina hubungan yang positif dan saling menguntungkan dengan pihak publiknya,

  3. Peranan back up pariwisata, yakni sebagai pendukung dalam fungsi Pariwisata organisasi atau perusahaan.

  4. Membentuk corporate image, artinya peranan humas berupaya menciptakan citra bagi organisasi atau lembaganya.

Dalam berbagai situasi dan kondisi yang penuh tantangan di era globalisasi humas mempunyai peran utama yaitu bertindak sebagai komunikator, mediator dan bertindak sebagai pendukung Pariwisata (back up management).

Dari pendapat di atas, fungsi utama dari hubungan masyarakat adalah menumbuhkan hubungan baik dengan publiknya baik intern maupun ekstern sehingga tercipta opini publik yang menguntungkan lembaga / organisasi terkait.

Tujuan Hubungan Masyarakat


Pada tahap perencanaan program humas, hal yang pertama yangharus dilakukan adalah penetapan tujuan. Frida Kusumastuti (2002) merupakan tujuan humas adalah sebagai berikut :

  • Terpeliharanya saling pengertian

  • Menjaga dan membentuk saling percaya

  • Memelihara dan menciptakan kerjasama

Dari pendapat tersebut tujuan humas pada intinya adalah menciptakan dan memelihara hubungan saling percaya dengan publik dalam rangka menjalin kerjasama yang baik

Tugas Hubungan Masyarakat


Menurut F. Rachmadi (1992) dijelaskan beberapa tugas pokok humas adalah :

  • Menyelenggarakan dan bertanggung jawab atas penyampaian informasi / pesan secara lisan, tertulis atau melalui gambar (visual) kepada publik, sehingga publik mempunyai pengertian yang hal ikhwal perusahaan atau lembaga, segenap tujuan serta kegiatan yang dilakukan.

  • Memonitor, merekam, dan mengevaluasi tanggapan serta pendapat umum / masyarakat

  • Mempelajari dan melakukan analisis reaksi publik terhadap kebijakan perusahaan / lembaga, maupun segala macam pendapat (public acceptance dan non acceptance)

  • Penyelenggaraan hubungan baik dengan masyarakat dan media massa untuk memperoleh penerimaan publik (public favour) , pendapat umum (public opinion) dan perubahan sikap.