Apa yang dimaksud dengan Probability and Impact Matrix pada Qualitative Risk Analysis?

Probability and Impact Matrix merupakan salah satu tools dan technique yang ada dalam proses Qualitative Risk Analysis. Bagi tim proyek, biasanya digunakan untuk membantu dalam melakukan prioritas terhadap risiko sehingga mampu mengetahui risiko mana yang memerlukan rencana respon risiko yang lebih rinci.

Apa yang dimaksud dengan Probability and Impact Matrix pada Qualitative Risk Analysis ?

Probability and Impact Matrix merupakan representasi tabular yang memberikan nilai numerik untuk setiap kombinasi nilai probabilitas dan nilai dampak. Kombinasi dan peringkat digunakan untuk penanganan risiko yang mudah. Dengan kata lain, matriks probabilitas dan dampak membantu menentukan risiko mana yang memerlukan rencana respons risiko yang lebih rinci. Nilai numerik ini diperoleh dengan mengalikan nilai probabilitas dan nilai dampak, yang diharapkan akan tersedia dalam aset proses organisasi.

Penilaian risiko ditetapkan untuk risiko berdasarkan probabilitas dan dampak yang dinilai. Evaluasi setiap kepentingan dan prioritas risiko biasanya dilakukan menggunakan tabel atau matriks probabilitas dan dampak. Matriks berguna untuk menentukan kombinasi probabilitas dan dampak mengarah kepada peringkat risiko sebagai prioritas rendah, sedang atau tinggi. Istilah deskriptif atau nilai numerik dapat digunakan tergantung pada preferensi organisasi.

Setiap risiko yang dinilai pada kemungkinan terjadinya dan memiliki dampak pada suatu tujuan jika hal itu terjadi. Maka organisasi harus menentukan kombinasi probabilitas dan dampak mana yang menghasilkan klasifikasi risiko tinggi, risiko sedang dan risiko rendah. Dalam matriks hitam-putih, kondisi ini dilambangkan menggunakan nuansa abu-abu yang berbeda. Pada gambar dibawah, area abu-abu gelap (dengan angka terbesar) mewakili risiko tinggi; area abu-abu sedang (dengan angka terkecil) mewakili risiko rendah; dan area abu-abu terang (dengan angka diantara) mewakili risiko sedang. Dalam aturan peringkat risiko ini, biasanya ditentukan oleh organisasi sebelum suatu proyek dan termasuk kedalam aset proses organisasi. Aturan ini dapat disesuaikan dalam Plan Risk Management untuk proyek tertentu.

matriks analisis risiko

Seperti gambar diatas, organisasi dapat menilai risiko secara terpisah untuk setiap tujuan (misalnya biaya, waktu dan cakupan). Selain itu, dapat mengembangkan cara untuk menentukan satu peringkat keseluruhan untuk setiap risiko. Peluang dan ancaman ditangani dalam matriks yang sama menggunakan definisi dari berbagai tingkat dampak yang sesuai.

Nilai atau skor risiko membantu menunjukkan respon risiko. Misalnya risiko yang memiliki dampak negatif pada tujuan, atau dikenal sebagai ancaman jika terjadi dan berada dalam zona matriks abu-abu (abu-abu gelap), mungkin memerlukan tindakan prioritas dan strategi terhadap respons yang agresif. Ancaman yang ditemukan pada zona berisiko negatif (menengah keabuan) mungkin tidak memerlukan tindakan manajemen proaktif selain ditempatkan dalam daftar risiko sebagai bagian dari daftar pantauan atau menambahkan cadangan kontingensi. Sama halnya dengan peluang, yang berada di zona berisiko tinggi (abu-abu gelap) yang dapat diperoleh dengan paling mudah dan menawarkan manfaat terbesar, namun harus ditargetkan terlebih dahulu. Peluang pada zona berisiko rendah (menengah keabuan) harus dilakukan pemantauan. Nilai-nilai yang digunakan dalam gambar adalah representatif. Jumlah langkah dalam skala biasanya ditetapkan ketika mendefinisikan sikap risiko organisasi.

Sumber: