Apa yang dimaksud dengan Pengawasan atau Controlling?

organisasi
pengawasan

(Amalia Laisa) #1

Pengawasan

Pengawasan adalah proses dalam menetapkan ukuran kinerja dan pengambilan tindakan yang dapat mendukung pencapaian hasil yang diharapkan sesuai dengan kinerja yang telah ditetapkan tersebut.

Controlling is the process of measuring performance and taking action to ensure desired results

Apa yang dimaksud dengan Pengawasan atau Controlling ?


Apa tujuan dilakukannya pengawasan di dalam organisasi?
Hal-hal apa yang harus diperhatikan di dalam mengelola sistem pengawasan yang efektif?
Apa saja jenis-jenis Pengawasan yang ada di dalam organisasi?
Apa saja fungsi pengawasan di dalam organisasi?
(Siera Nur Garuda) #2

Menurut Sujamto, Pengawasan adalah segala usaha atau kegiatan untuk mengetahui atau menilai kenyataan yang sebenarnya tentang pelaksanaan tugas atau kegiatan sesuai dengan semestinya atau tidak.

Menurut Siagian, Pengawasan adalah keseluruhan upaya pengamatan pelaksanaan kegiatan operasional guna menjamin bahwa berbagai kegiatan tersebut sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan sebelumnya .

Menurut Darwin, Eni Yulinda, Lamun Bathara, Pengawasan adalah proses pengamatan, pemeriksaan, dan pengkoreksiaan daripada pelaksanaan seluruh kegiatan organisasi untuk menjamin agara semua pekerjaan/kegiatan organisasi yang dilakukan berjalan dengan rencana yang telah ditetapkan sebelumnya.

Selanjutnya pengawasan diartikan sebagai proses dalam menetapkan ukuran kinerja dan pengambilan tindakan yang dapat mendukung pencapaian hasil yang diharapkan sesuai dengan kinerja yang telah ditetapkan tersebut.

Controlling is the process of measuring performance and taking action to ensure desired results.

Pengawasan adalah proses untuk memastikan bahwa segala aktifitas yang terlaksana sesuai dengan apa yang telah direncanakan.

The process of ensuring that actual activities conform the planned activities.

Menurut S.P Siagian, pengawasan adalah proses pengamatan dari pada pelaksanaan seluruh kegiatan organisasi untuk menjamin agar supaya pekerjaan yang sedang dilaksanakan berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditentukan sebelumnya.

Dalam bahasa inggris, terdapat 2 (dua) istilah yang berkaitan dengan istilah pengawasan, yakni control dan supervision.

Dalam Black’s Dictionary, Control diartikan dengan “the power or authority to manage” dan supervision diartikan dengan “watch to make it is done properly”,

Sujamto dalam kaitan pengertian pengawasan mengemukakan bahwa “pengawasan adalah segala usaha atau kegiatan untuk mengetahui dan menilai kenyataan yang sebenarnya mengenai pelaksanaan tugas atau kegiatan, apakah sesuai dengan semestinya atau tidak”.

Pengertian pengawasan tersebut menunjukkan bahwa tindakan pengawasan dapat dilakukan baik terhadap suatu proses kegiatan yang sedang berjalan maupun terhadap hasil yang dicapai dari kegiatan tersebut.

Sifat dan Waktu Pengawasan

Menurut Hasibuan, sifat dan waktu pengawasan terdiri dari :

1. Preventive controll,

Preventive controll adalah pengendalian yang dilakukan sebelum kegiatan dilakukan untuk menghindari terjadinya penyimpangan-penyimpangan dalam pelaksanaannya.

Preventive controll ini dilakukan dengan cara :

  • Menentukan proses pelaksanaan pekerjaan
  • Membuat peraturan dan pedoman pelaksanaan pekerjaan
  • Menjelaskan dan atau mendmonstrasikan cara pelaksanaan pekerjaan itu
  • Mengorganisasi segala macam kegiatan
  • Menentukan jabatan, job description, authority, dan responsibility bagi setiap individu karyawan
  • Menetapkan sistem koordinasi pelaporan dan pemeriksaan
  • Menetapkan sanksi-sanksi bagi karyawan yang membuat kesalahan

Preventive controll ini adalah pengendalian terbaik karena dilakukan sebelum terjadi kesalahan.

2. Repressive Controll,

Repressive Controll adalah pengendalian yang dilakukan setelah terjadi kesalahan dalam pelaksanaannya, dengan maksud agar tidak terjadi pengulangan kesalahan, sehingga hasilnya sesuai dengan yang diinginkan.

Repressive controll ini dilakukan dengan cara sebagai berikut :

  • Membandingkan hasil dengan rencana
  • Menganalisis sebab-sebab yang menimbulkan kesalahan dan mencari tindakan perbaikannya
  • Memberikan penilaian terhadap pelaksanaannya, jika perlu dikenakan sanksi hukuman kepadanya.
  • Menilai kembali prosedur-prosedur pelaksanaan yang ada
  • Mengecek kebenaran laporan yang dibuat oleh petugas pelaksana jika perlu meningkatkan keterampilan atau kemampuan pelaksana melalui training dan education.

3. Pengawasan saat proses dilaksanakan yaitu jika terjadi kesalahan langsung diperbaiki.

4. Pengawasan berkala, adalah pengendalian yang dilakukan secara berkala, misalnya per bulan, per semeter, dan lain-lain.

5. Pengawasan mendadak, adalah pengawasan yang dilakukan secara mendadak untuk mengetahui apakah pelaksanaan atau peraturan-peraturan yang ada telah dilaksanakan atau tidak dilaksanakan dengan baik. Pengawasan mendadak ini sekali-sekali perlu dilakukan, supaya kedisiplinan karyawan tetatp terjaga dengan baik.

6. Pengawasan melekat (waskat) adalah pengawasan yang dilakukan secara integratif mulai dari sebelum, pada saat, dan sesudah kegiatan operasional dilakukan.