© Dictio 2017 - 2019, Inc. All Rights Reserved. Terms of Use | About Us | Privacy Policy


Apa yang dimaksud dengan pembelajaran Metode Pembelajaran Luar Kelas?

pembelajaran

Belajar adalah proses dimana tingkah laku ditimbulkan diubah melalui latihan atau pengalaman. Belajar adalah suatu proses yang dilakukan individu untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalaman individu itu sendiri di dalam interaksi dengan lingkungannya.

Kajawati (1995) menyatakan bahwa metode outdoor study atau metode di luar kelas adalah metode dimana guru mengajak siswa belajar di luar kelas untuk melihat peristiwa langsung dilapangan dengan tujuan mengakrabkan siswa dengan lingkungannya. Melalui outdoor study lingkungan luar kelas dapat digunakan sebagai sumber belajar. Peran guru disini adalah sebagai motivator artinya guru sebagai pemandu agar siswa belajar secara aktif, kreatif dan akrab dengan lingkungan. (Muslisch, M, 2009)

Hal-hal yang harus diperhatikan oleh seorang guru agar metode pembelajaran di luar kelas (OutDoor Study) berhasil dengan baik diantaranya adalah :

  • mampu mengidentifikasi objek outdoor study yang sesuai dengan tujuan pembelajaran,

  • membuat perencanaan dan panduan siswa dalam melaksanakan outdoor study,

  • mampu mempersiapkan bahan dan alat akan digunakan dalam kegiatan,

  • mampu mengontrol, memfasilitasi dan membimbing aktivitas siswa selama melaksanakan kegiatan,

  • mampu menilai kegiatan outdoor study.

Langkah-langkah Pembelajaran Luar Kelas


Langkah-langkah pembelajaran metode pembelajaran di luar kelas:

1. Tahap Persiapan

Pada tahap ini aktivitas yang dilakukan adalah :

  • Penentuan tujuan dan sasaran yang dituju; Tahap ini dengan terencananya tujuan dan sasaran yang dituju diharapkan dengan melaksanakan metode Outdoor Study siswa mampu menggali ide-ide kreativitas siswa dalam mengungkapkan gagasan.

  • Aspek-aspek yang akan diselidiki; Aspek-aspek yang akan diselidiki didasarkan pada materi yang disesuaikan, sebelumnya pembentukan kelompok, serta bimbingan pengarahan kerja.

  • Peralatan; Peralatan yang harus dibawa misal buku, pensil.

  • Tenaga Pendamping; Tenaga pendamping yang akan membimbing siswa serta mengawasi siswa dalam kegiatan pembelajaran di luar kelas adalah guru.

  • Objek pengamatan dan waktu; Penentuan lokasi disini sangat diperhatikan misal akan menjadikan halaman sekolah sebagai sumber belajar dan sebelum pelaksanaan waktu yang tepat juga harus direncanakan sebaik mungkin.

2. Tahap Pelaksanaan

Pada tahap ini aktivitas yang dilakukan adalah kunjungan lokasi, pengajuan masalah, kerja kelompok dan monitoring kerja.

3. Tahap Pelaporan dan Improvisasi

Pada tahap ini aktivitas yang dilakukan adalah presentasi, diskusi dan evaluasi. (Surakhmad, 1991).

Kelebihan dan Kelemahan


Keunggulan metode pembelajaran di luar kelas (outdoor study) :

  1. Pembelajaran di ruang terbuka memberi anak kebebasan untuk belajar dengan menggunakan semua indra, dan dapat mendorong pola pikir kreatif dan imajinatif.
  2. Pembelajaran di ruang terbuka membantu memperbaiki kemampuan belajar, prilaku dan pemahaman anak di dalam kelas .
  3. Dapat menumbuhkan rasa senang, percaya diri, harga diri, pengendalian diri dan motivasi terhadap objek tertentu.
  4. Memberikan masukan terhadap program sekolah.
  5. Mendekatkan siswa dengan lingkungan sehingga dapat memberikan pengalaman belajar yang kuat, praktis.

Dari penjelasan di atas dapat menyimpulkan bahwa pembelajaran di luar kelas akan mendorong terjadinya proses belajar dan memberikan pengalaman siswa secara nyata. Menjadikan siswa lebih bersemangat dalam belajar, lebih berkonsentrasi pada materi, membuat daya pikir siswa lebih berkembang, suasana belajar lebih nyaman, siswa lebih dapat memahami materi pelajaran, siswa lebih berani mengemukakan pendapat dan membuat siswa lebih aktif.

Kelemahan metode pembelajaran luar kelas (outdoor study) antara lain :

  1. Memerlukan waktu yang cukup lama.

  2. Memerlukan pengawasan dan bimbingan ekstra ketat terhadap aktivitas siswa.

  3. Jika tidak terkontrol maka siswa bermain sendiri daripada belajar.

Pengembangan sikap positif dan menyenangkan


Pengembangan sikap positif dan menyenangkan siswa terhadap program pembelajaran di luar kelas yaitu :

  1. Keingintahuan. Doronglah siswa untuk bereksplorasi menggunakan semua indranya. Ajukan berbagai pertanyaan dan bangkitkan kekaguman dan keingintahuan tentang alam dalam dirinya.

  2. Kesenangan. Belajar di luar kelas harus selalu menyenangkan.

  3. Fleksibilitas. Bersikap spontan, tunjukkan respon terhadap beragam penemuan dan kejadian yang dialami siswa. Guru juga harus siap jika sewaktu-waktu cara pembelajaran berubah dari yang sudah direncanakan.

  4. Panutan. Tunjukkan antusiasme guru dan sebisa mungkin terlibatlah dalam setiap aktivitas. Ajari siswa supaya selalu merujuk ke buku atau panduan lapangan.

Manfaat


Manfaat dari pembelajaran luar kelas yaitu :

  1. Kesenangan.
  2. Membangun kepercayaan diri dan harga diri.
  3. Meningkatkan kesadaran sosial dan lingkunagan.
  4. Mempelajari berbagai keterampilan baru.
  5. Meningkatkan kesegaran dan kebugaran tubuh.
  6. Meningkatkan pencapaian akademik. (Barron, P, 2009)