Apa yang dimaksud dengan Pasar persaingan sempurna?

Pasar persaingan sempurna merupakan pasar dengan barang dan jasa yang dijual di pasar ini bersifat homogen dan tidak dapat dibedakan. Semua produk terlihat identik.

Harga terbentuk melalui mekanisme pasar dan hasil interaksi antara penawaran dan permintaan sehingga penjual dan pembeli di pasar ini tidak dapat memengaruhi harga. Oleh karena itu, promosi dengan iklan tidak akan memberikan pengaruh terhadap penjualan produk.

Apa yang dimaksud dengan Pasar persaingan sempurna ?

Pasar persaingan sempurna, di dalam teori ekonomi mikro, adalah suatu pasar yang ditandai oleh tidak adanya sama sekali persaingan yang bersifat pribadi (rivalry) di antara perusahaan-perusahaan individu yang ada di dalamnya. Dengan demikian pengertian persaingan sempurna di dalam teori ekonomi berbeda berbeda dengan pengertian persaingandi dalam bahasa sehari- hari.

Di dalam pengertian bahasa sehari-hari persaingan berarti persaingan antarpribadi (rivalry), sedangkan di dalam teori ekonomi persaingan berarti tidak adanya sama sekali persaingan langsung antarpribadi (perfect competition).

Dalam percakapan sehari-hari, pasar mobil misalnya atau pasar sepeda motor adalah dikenal sebagai suatu pasar di mana persaingan antar produsen adalah sangat ketat/tinggi. Masing-masing perusahaan yang jumlahnya sedikit itu bersaing mati-matian terhadap pesaingnya. Persaingan antarmereka antara lain dengan jalan melalui periklanan. Dalam setiap iklan, biasanya setiap perusahaan menyatakan bahwa produknya adalah superior di antara produk-produk sejenisnya. Cara persaingan lain misalnya adalah dengan melalui cara pembungkusan (packaging), cara pelayanan dan lain sebagainya. Struktur pasar seperti yang diuraikan di muka adalah bukan yang dimaksudkan oleh para ahli teori ekonomi apabila mereka membicarakan pasar persaingan sempurna.

Dalam pasar bersaing sempurna, secara teoritis penjual tidak dapat menentukan harga atau disebut price taker,14 dimana penjual akan menjual barangnya sesuai harga yang berlaku di pasar. Hal ini disebabkan oleh banyaknya perusahaan yang ada di pasar dan semuanya menjual produk yang identik sama. Tiap-tiap penjual merupakan bagian yang sangat kecil jika dibandingkan dengan luas pasar, sehingga ia tidak dapat mempengaruhi harga.

Dalam kenyataannya, pasar bersaing sempurna juga memiliki derajat yang berbeda-beda. Derajat yang paling ekstrem memang penjual tidak dapat menentukan harga sama sekali. Derajat akan semakin mendekati keekstreman bila hal-hal ini terpenuhi:

  1. ada banyak penjual
  2. pembeli memandang barang sama saja (homogen, tidak terdiferensiasi)
  3. ada kelebihan kapasitas produksi.

Semakin banyak penjual, berarti semakin banyak pilihan pembeli. Penjual yang harganya lebih tinggi tentu akan ditinggalkan pembeli. Hal inilah yang mendorong penjual untuk mengikuti saja harga yang berlaku di pasar (price taker).
Semakin homogen barang yang dijual berarti pembeli semakin tidak memiliki insentif mencari barang dipenjual lain. Hal inilah yang mendorong penjual untuk menjual barangnya sama dengan harga yang berlaku di pasar. Tidak ada alasan bagi pembeli untuk membayar lebih untuk membayar yang sama.

Semakin banyak kelebihan kapasitas produksi berarti setiap kenaikan permintaan dapat dipenuhi tanpa membuat harga-harga naik.

Hal inilah yang menahan penjual untuk tidak menaikkan harganya meskipun ada kenaikan permintaan. Bila ia menaikkan harganya, pembeli akan membelinya dari penjual lain yang juga memiliki kelebihan kapasitas.

Persaingan sempurna menghindari adanya konsentrasi kekuasaan di segolongan kecil masyarakat. Pada umumnya orang berkeyakinan bahwa konsentrasi semacam itu akan membatasi kebebasan seseorang dalam melakukan kegiatannya dan memilih pekerjaan yang disukainya. Juga kebebasannya untuk memilih barang yang dikonsumsikannya menjadi lebih terbatas.

Didalam pasar yang bebas tidak seorang pun mempunyai kekuasaan dalam menentukan harga, jumlah produksi dan jenis barang yang diproduksikan. Begitu pula dalam menentukan bagaimana faktor-faktor produksi digunakan dalam masyarakat, efisiensilah yang menjadi faktor yang menentukan pengalokasiannya. Tidak seorang pun mempunyai kekuasan untuk menentukan corak pengalokasiannya. Selanjutnya dengan adanya kebebasaan untuk memproduksikan berbagai jenis barang maka masyarakat dapat mempunyai pilihan yang lebih banyak terhadap barang-barang dan jasa-jasa yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhannya. Masyarakat juga mempunyai kebebasan yang penuh keatas corak pilihan yang akan dibuatnya dalam menggunakan faktor-faktor produksi yang mereka miliki.

Karakteristik Pasar Persaingan Sempurna

Pasar persaingan sempurna


Pasar persaingan sempurna memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

  1. Perusahaan sebagai pengambil harga atau price taker, berarti suatu perusahan yang ada di dalam pasar tidak dapat menentukan atau mengubah harga pasar. Apa pun tindakan perusahaan dalam pasar, ia tidak akan menimbulkan perubahan ke atas harga pasar yang berlaku. Harga barang di pasar ditentukan oleh interaksi diantara keseluruhan produsen dan keseluruhan pembeli. Seorang produsen terlalu kecil peranannya didalam pasar sehingga tidak dapat mempengaruhi penentuan harga atau tingkat produksi dipasar. Peranan yang sangat kecil tersebut disebabkan karena jumlah produksi yang diciptakan produsen merupakan sebagian kecil saja dari keseluruhan jumlah barang yang dihasilkan dan diperjual-belikan.

  2. Sifat Produk adalah homogen (homogeneous). Dalam pandangan konsumen, produk dari suatu perusahaan adalah identik dengan produk perusahaan lain. Dengan demikian maka konsumen mempunyai efek kepuasan sama untuk membeli produk manapun dari perusahaan manapun. Jika perusahaan merubah harganya (misalnya menaikkan harganya) maka konsumen akan berpindah pada produk lain. Sebab produk lain sifatnya identik dan mempunyai kepuasan yang sama.

  3. Siapa saja bebas masuk atau keluar dari pasar, artinya bahwa tidak ada halangan atau rintangan bagi siapa saja untuk setiap saat menjual barang tersebut dipasar dan bebas pula setiap saat untuk menjualnya. Sekiranya perusahaan mengalami kerugian, dan ingin meninggalkan industri tersebut, langkah ini dapat dengan mudah dilakukan. Sebaliknya apabila ada produsen yang ingin melakukan kegiatan di industri tersebut, produsen tersebut dapat dengan mudah melakukan kegiatan yang diinginkannya tersebut. Sama sekali tidak terdapat hambatan-hambatan, baik secara legal maupun dalam bentuk lain secara keuangan atau secara kemampuan teknologi, misalnya kepada perusahaan-perusahaan untuk memasuki atau meninggalkan bidang usaha tersebut.

  4. Mobilitas barang sangat lancar dan tidak ada satupun perusahaan yang sanggup untuk menghalanginya begitu pula dengan berbagai sarana dan prasarana bisnis yang lain.

  5. Setiap penjual mempunyai informasi yang sempurna tentang pasar sehingga dapat dihindari keputusan yang salah sebagai akibat salah informasi. Dalam pasar persaingan sempurna juga dimisalkan bahwa jumlah pembeli adalah sangat banyak. Namun demikian dimisalkan pula bahwa masing-masing pembeli tersebut mempunyai pengetahuan yang sempurna mengenai keadaan dipasar, yaitu mereka mengetahui tingkat harga yang berlaku dan perubahan-perubahan ke atas harga tersebut. Akibatnya para produsen tidak dapat menjual barangnya dengan harga yang lebih tinggi dari yang berlaku di pasar.

Pasar persaingan sempurna adalah suatu kondisi pasar dimana terdapat banyak penjual dan pembeli. Pasar persaingan sempurna mempunyai beberapa ciri, yaitu:

  1. Terdapat banyak penjual dan pembeli, dan masing-masing penjual hanya merupakan bagian kecil dari pasar secara keseluruhan.

  2. Barang yang dihasilkan bersifat homogen, artinya barang yang diproduksi oleh seorang produsen merupakan barang subsitusi sempurna dari barang yang sama yang diproduksi oleh produsen lain.

  3. Adanya kebebasan keluar masuk industri (free entry dan free exit) baik bagi konsumen maupun bagi produsen. Artinya bila menguntungkan pengusaha bebas membuka pabrik baru tetapi bila rugi mereka bisa menutup usahanya.

  4. Informasi mengenai pasar (seperti perubahan harga dan permintaan) mudah didapat.

Pasar persaingan sempurna terjadi apabila:

  1. Semua pelaku usaha menjual produk yang sejenis untuk banyak pembeli.

  2. Baik penjual dan pembeli tidak dapat mempengaruhi harga barang yang berlaku di pasar. Harga pasar sepenuhnya ditentukan oleh penjual dan pembeli di pasar. Sehingga baik penjual maupun pembeli sama-sama tunduk pada harga pasar ( price taking ).

  3. Tidak ada hambatan bagi siapapun, baik ia sebagai penjual atau pembeli untuk memasuki pasar (free exit and free entry). Siapapun yang hendak melakukan transaksi di pasar bisa menjalankannya tanpa hambatan. Pembeli tidak bisa memaksa penjual untuk menjual produknya sesuai dengan yang dikehendakinya, demikian juga sebaliknya; penjual juga tidak bisa memaksakan kehendaknya kepada pembeli untuk membeli produknya pada tingkat harga yang dikehendaki. Dengan kata lain, penjual bebas menawarkan barang kepada pembeli, dan pembeli pun bebas menawar harga sesuai dengan kekuatan daya belinya.

  4. Tidak ada pelaku usaha yang memperoleh keuntungan lebih besar dari pelaku usaha sejenis lainnya.

  5. Baik penjual dan pembeli memiliki informasi yang sempurna tentang harga pasar.